Di balik kelopak matanya yang terpejam rapat, bibir tua Tetua Feng Hao diam-diam menyunggingkan sebuah senyuman tipis yang hampir tak kentara.
Suara dengkur halusnya masih terdengar konstan, menjadi kamuflase sempurna bagi indra spiritualnya yang tajam.
'Gorila kecilku ternyata sudah belajar dari rasa sakit ya...' batin Tetua Feng Hao, merujuk pada Aoya yang kini duduk dengan sikap sangat patuh tanpa berani mengeluarkan suara berisik.
'Baguslah. Kalau begitu. Mari kita lihat, apakah kau sudah membuat kemajuan.'
Sesaat kemudian, sapuan indra spiritual Tetua Feng Hao melintas santai, menyelidik ke arah Qin Mu, seorang murid luar berjubah hijau yang tampaknya baru pertama kali ini ia lihat di area ujian tersebut.
Tekanan energinya terasa padat di ranah Janin Dantian tahap awal, namun bagi seorang Tetua Dalam sekelas Feng Hao, bakat seperti itu sudah terlalu sering ia jumpai di wilayah murid dalam.
Ia tidak terlalu peduli.
Setelah sapuan kilat itu, Tetua Feng Hao pun kembali mengalihkan fokus batinnya, lanjut mengawasi satu persatu beberapa murid luar lainnya yang sedang berjuang keras menguras keringat di depan Prasasti Jiwa Kemurnian.
Sementara itu, di sisi lain arena sepi tersebut...
Qin Mu telah sepenuhnya tenggelam dalam posisi duduk bersila. Namun, tidak seperti ekspresi Aoya yang mulai menegang menahan tekanan, wajah Qin Mu tampak datar.
'...'
Di dalam meditasinya, ia merasa aneh. Ia sama sekali tidak bisa merasakan getaran, visi, ataupun energi apa pun dari prasasti batu hitam di depannya itu.
Gelombang kesadarannya berulang kali menyentuh permukaan batu, namun hasilnya selalu kosong.
Kondisi ini berbeda sekali dengan Prasasti Jiwa Tinju di aula luar tempo hari, yang dalam sekejap langsung menarik paksa jiwanya masuk ke dalam dimensi kesadaran alam bawah sadar.
'Hmm...' Qin Mu berpikir sementara, menganalisis situasi dengan ketenangan internalnya yang konstan.
'Sepertinya tidak semua hal bisa didapatkan dengan mengandalkan keberuntungan atau bantuan eksternal se…
Penguasa Agung
Ch. 101 — Ini... Bagaimana Mungkin?!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 178 Episodes
Comments
Didi h Suawa
sudah 100 bab cuma gitu2 aja,,tak ada imajinasinya thoooorr,,pengarang at apa yachj🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭😛
2026-07-24
2
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
2026-06-18
3
Nanik S
Teruskan
2026-06-18
1