Asap tipis masih tersisa di udara ketika Dewi mematikan rokoknya.
Rizky tidak mengalihkan pandangan. Ia masih mencoba memahami potongan demi potongan yang baru saja terungkap—kebiasaan baru, sikap yang berubah, dan jarak yang terasa semakin jauh meskipun mereka berdiri di ruangan yang sama.
Dewi duduk kembali, tangannya bersandar ringan di atas meja.
“Dulu,” katanya pelan, “aku tidak pernah merokok di depanmu.”
Rizky mengerutkan kening.
“Aku tahu.”
Dewi menggeleng sedikit.
“Bukan karena aku tidak ingin,” lanjutnya. “Tapi karena aku pikir kamu tidak suka.”
Kalimat itu sederhana.
Namun cara ia mengucapkannya membuat Rizky tidak bisa menjawab.
“Hal-hal seperti itu,” tambah Dewi, “aku selalu perhatikan.”
Ia berhenti sejenak, lalu melanjutkan tanpa melihat ke arah Rizky.
“Termasuk hal-hal kecil yang mungkin kamu sendiri tidak sadar.”
Rizky menelan ludah.
“Lalu… kenapa sekarang?” tanyanya.
Dewi mengangkat pandangan.
“Karena sekarang aku tidak perlu lagi memikirkan itu.”
Jawaban itu tidak keras, tapi cukup untuk memutus sesuatu yang tak terlihat.
Rizky terdiam.
Dewi melanjutkan.
“Kebiasaan ini,” katanya, mengangkat sedikit sisa rokok di asbak, “tidak muncul begitu saja.”
Ia menatap benda itu sebentar, lalu kembali ke Rizky.
“Kamu ingat Lina?” tanyanya.
Nama itu membuat Rizky langsung menegang.
“Tentu.”
Dewi mengangguk pelan.
“Setahun pertama pernikahan kita,” katanya, “aku sering ke rumah sakit.”
Rizky mencoba mengingat.
Ada beberapa bayangan samar—panggilan, pesan singkat, beberapa alasan yang ia anggap tidak penting saat itu.
“Untuk apa?” tanyanya.
Dewi menatapnya lurus.
“Untuk menyumbangkan darah.”
Ruangan mendadak terasa lebih sunyi.
Rizky tidak langsung mengerti.
“Untuk Lina?” tanyanya pelan.
Dewi mengangguk.
“Berkali-kali.”
Ia tidak menjelaskan detailnya langsung.
Ia hanya membiarkan kata itu menggantung.
Rizky menelan ludah.
“Kamu tidak pernah bilang.”
Dewi tersenyum tipis.
“Aku mencoba.”
Ia berhenti sejenak.
“Tapi kamu tidak pernah benar-benar mendengar.”
Kalimat i…
Istri Setelah Cerai Menjadi Or Terkaya
Episode 69
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
Roynaldi Ananda
bukankah rizki tahu kalau dewi.mendonorkan.darahnya untuk lina? kenapa ceritanya jadi ngawur sih?
2026-05-24
0
Ds Phone
darah dibayar darah lah hutang mesti dilunas kan
2026-06-29
1