Suasana lapangan seni bela diri yang ada di markas besar aliansi murim, terasa penuh sesak oleh orang-orang yang ikut menonton. Di antara orang-orang itu, Lu Shu tampak terhimpit di antara tubuh-tubuh orang dewasa yang begitu bersemangat.
Kemarin setelah pembicaraan serius dengan Ibu Wei, pagi ini ia mencoba untuk melihat bagaimana para murid Sekte dan putra putri dari keluarga terhormat saling beradu pedang dalam pertandingan.
"Hm, ini tidak terlalu menarik. Aku tidak terlalu suka menggunakan pedang, apalagi untuk menyayat daging manusia.." bisik Lu Shu.
Lu Shu tidak mengerti, mengapa orang-orang begitu mengelu-elukan ilmu pedang dan bermimpi menjadi seorang swordmaster.
"Aku bahkan tidak tau, ilmu pedang yang bagus itu seperti apa.." ujarnya saat matanya melihat kilatan-kilatan dari 2 pedang yang beradu.
Bahkan saat salah satu pedang di atas arena mengeluarkan percikan listrik dan kabut, Lu Shu masih tak merespon apapun. Matanya masih menatap semua itu dengan sorot yang bosan.
"Apa aku pulang saja ya.."
.
.
Wei Ying sibuk melayani pelanggan, hari ini putra sulungnya absen untuk membantu jadi ia sedikit kewalahan. Meski begitu ia tak mengeluh.
Matahari sudah setinggi ubun-ubun, saat dari kejauhan Lu Shu berjalan cepat menuju ke rumah.
"Ibu, aku pulang..." seru Lu Shu.
Wei Ying yang mendengar suara anaknya langsung menoleh dan menaikan alisnya sebelah. Lalu dengan cepat mendekat ke arah Lu Shu dan bertanya. "Mengapa sudah pulang? Apakah pertandingannya seru?"
Lu Shu menggaruk belakang kepalanya dengan bingung, ia tak tau harus menjawab seperti apa pertanyaan Ibu Wei, karena sejujurnya dirinya sendiri tak tau di mana letak serunya sampai-sampai orang-orang begitu bersemangat.
"Hm, sejujurnya aku tidak mengerti Bu." jawab Lu Shu. "Aku tidak suka pedang, apalagi jika harus di gunakan untuk menebas manusia meski itu penjahat sekalipun.."
Wei Ying tertawa kecil, tak menyangka jika Lu Shu anak sulungnya itu ternyata begitu lembut dan mungkin penakut. Kini Wei…
Transmigrasi Menjadi Ibu Tiri Jahat
Chapter 42 Telur Katanya?!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments
Geb Lentey
semangat author, lanjut terus🤭
2026-04-24
0
Siti Solikah
apa ya telur itu
2026-05-17
0
kaylla salsabella
telur naga ilahi
2026-04-19
0