Haikal membawa kembali Ailena ke kantor setelah lama berkeliling dan Ailena yang sudah mulai kelelahan.
Haikal pun masuk ke dalam ruangan nya sembari merangkul pinggang Ailena tanpa memperdulikan tatapan memuja dari para karyawan nya.
"Mas pulang yuk, kamu nggak bosan apa di kantor terus?" ajak Ailena, ia mulai merasa tak nyaman dengan tatapan para karyawan.
Entah kenapa para karyawan seperti tak menyukai kehadiran nya, membuat nya tak ingin berlama-lama di kantor sang suami.
Haikal mengernyit. "Bosan kalau nggak ada kamu.. Kamu mau pulang? Udah kangen sama anak-anak ya?" balas Haikal dengan menebak.
Ailena mengangguk sebagai jawaban, walau tak sepenuhnya hanya karena merindukan anak-anak nya.
Tok tok tok
Haikal dan Ailena yang sedang mengobrol di hentikan oleh suara ketukan lalu tak berselang lama pintu terbuka dari luar.
"Maaf Tuan dan Nyonya sudah mengganggu waktu nya, tapi di depan ada beberapa karyawan yang seperti nya penasaran dengan hubungan Nyonya dan Tuan" ucap sang asisten pribadi sembari menutup pintu.
Haikal mengernyit. "Hubungan saya dengan istri saya sendiri? Buat apa? Apa mereka tak memiliki kerjaan" cibir Haikal segera bangkit dari kursi kebesaran nya di susul Ailena.
Asisten pribadi itu segera membukakan pintu dan memberi celah untuk Haikal dan Ailena berada di ambang pintu.
"Kalian penasaran karna apa?" tanya Haikal dengan kedua tangan di masukkan ke dalam saku celana, tatapan nya yang datar membuat para karyawan belum ada yang bersuara.
"kata Meriana, wanita yang di belakang Tuan Haikal itu hanya sebatas pembantu, kenapa bisa seenaknya keluar masuk dari kantor" salah satu karyawan dengan kesiapan mental yang kuat.
Haikal menghela nafas berat. "Siapa yang bilang dia pembantu?" tanya Haikal dengan nada bicara masih datar.
"M-M-Meriana, Pak" jawab mereka serempak dengan kepala menunduk.
Haikal mendengus kasar. "Mudah sekali kalian terhasut oleh berita yang tak benar itu, apalagi yang menyebar berita itu bukan orang lama yang bekerja dengan saya" bal…
Suami Dadakan
(89) Di Pecat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments