"Aku sungguh tak mengira akan ada sebuah pintu di balik dinding, tak pernah sedikit pun aku berpikir altar peninggalan memang benar benar nyata." Wei Huan masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat.
Wei Huan maju dan berniat mendorong pintu di hadapannya. Namun, apa yang ia lakukan sia-sia, bahkan tak dapat membuat pintu berukiran kepala singa itu bergeming.
"Ayah mertua, mungkin pintu ini ada hubungan dengan kalimat terakhir." Zhou Fan mengingatkan Wei Huan akan kalimat ke-tiga.
Dengan kekayaan kau mencapai tujuan.
Keduanya terus mengulang kalimat tersebut. Bahkan tak jarang mereka mengetuk kepala dengan telunjuk berharap otaknya bisa bekerja.
"Kekayaan mencapai tujuan, tujuan yang dimaksud mungkin adalah membuka pintu ini," gumam Zhou Fan.
"Tapi apa maksud dari kekayaan, apakah dengan banyak koin emas?" timpal Wei Huan asal.
Zhou Fan tak menjawab langsung, dia hanya menggeleng. Pemuda itu semakin mengurut dagunya kuat, bola matanya berputar mencari pencerahan.
"Jika bukan emas lalu apa, kekayaan selalu diukur berdasarkan koin emas. Bahkan jika ada yang menemukan giok mereka akan menukarkan dengan emas yang amat melimpah." Wei Huan menyuarakan apa yang ada dalam kepalanya.
Ha!
"Itu dia!" seru Zhou Fan dengan semangat, membuat Wei Huan tersentak terkejut.
"Apa yang itu dia?" tanya Wei Huan penasaran.
"Giok," jawab Zhou Fan singkat.
"Tidak mungkin, meskipun nilai giok lebih tinggi dari koin emas, giok sangat sulit di temukan." Wei Huan menggeleng dengan yakin.
"Yang aku maksud bukan giok sembarangan." Zhou Fan mengeluarkan giok prisma dari cincin penyimpanan, kemudian melanjutkan perkataannya. "Aku sungguh bodoh melupakan giok yang ada padaku."
Zhou Fan mencari tempat dimana ia akan meletakkan giok prisma, tapi tak kunjung dia temukan.
"Letakkan saja di mulutnya, kenapa kau susah susah?" ujar Wei Huan tanpa pikir panjang.
Zhou Fan memicingkan mata, kemudian mencoba memasukkan giok prisma ke dalam mulut singa yang terbuka lebar.
Brt....
"Woah... Kau genius, ayah mer…
Legenda Petarung
Chapter... 185 : Perjalanan Pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 312 Episodes
Comments
Harman Loke
seeeeemaaaaaaaaaangaaaaaaaaattt
2026-04-03
0
kenta jaya
hehe/Grin//Tongue/
2025-02-05
0
Cokro Aminoto
hhhhhhh ayah mertua SDH curiga
2023-09-15
2