Ketika Kepala Biro Keamanan Publik Kabupaten, Xu Jianbo, yang mendampingi kunjungan melihat pemandangan di hadapannya, jantungnya tidak dapat menahan diri untuk tidak berdegup kencang.
Sejak tadi, dia sudah merasa bahwa perilaku Wu Liqian agak tidak biasa. Agenda rute mereka berikutnya seharusnya adalah kantor Biro Keamanan Publik, namun secara mendadak diubah pada menit-menit terakhir. Wu Liqian bahkan tidak mampir ke kantor Dinas Kesehatan, melainkan langsung mengarahkan rombongan menuju ke Rumah Sakit Kabupaten. Begitu tiba di lokasi, dia bahkan tidak menyapa jajaran direksi pimpinan rumah sakit, melainkan berjalan lurus menuju ke gedung rawat inap ini.
Melihat situasi nyata yang tersaji di dalam kamar bangsal saat ini, sebodoh apa pun Xu Jianbo dalam menyikapi keadaan, dia kini sudah mengetahui dengan pasti bahwa Wu Liqian telah menerima informasi awal terlebih dahulu, itulah sebabnya dia bergegas merangsek kemari tanpa henti. Sekarang, Xu Jianbo hanya bisa berharap di dalam hatinya agar tidak ada cacat prosedur yang dilakukan oleh personel bawahannya tersebut. Jika tidak, melihat ketegasan sikap Wu Liqian hari ini, tindakan penertiban yang keras dipastikan tidak akan bisa dihindari lagi.
Wu Liqian sendiri saat ini sama sekali tidak berniat memikirkan masalah intrik birokrasi pemerintahan. Keberadaan borgol besi yang mengunci rapat pergelangan tangan Xia Ruofei terlihat sangat mencolok di matanya, membuat amarah di dalam hatinya mendadak berkobar hebat.
Di sisi lain, personel polisi bertubuh tinggi kurus seketika langsung menjadi panik begitu melihat rombongan jajaran kader pimpinan tingkat kabupaten mendadak muncul memadati area pintu masuk bangsal. Sebagai orang yang berkecimpung di dalam sistem, dia tentu saja mengenali sosok Wakil Kepala Kabupaten yang cantik yang baru saja resmi menjabat tersebut. Terlebih lagi, sosok Xu Jianbo yang berdiri tepat di samping Wu Liqian merupakan atasan langsungnya sekaligus pemegang otoritas tertinggi di instansi Bironya.
Pol…
Ladang Surgawi Sang Mantan Prajurit
Bab 148: Kebenaran Terungkap dan Skandal Penyalahgunaan Wewenang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 298 Episodes
Comments
Memyr 67
𝗍𝖺𝗎 𝗋𝖺𝗌𝖺. 𝗌𝖾𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗅𝗈𝗈𝖽 𝗐𝗈𝗅𝖿 𝗆𝖺𝗎 𝖽𝗂𝗍𝗂𝗇𝖽𝖺𝗌 𝗌𝖾𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗉𝗈𝗅𝗂𝗌𝗂 𝗋𝖾𝗇𝖽𝖺𝗁𝖺𝗇. 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗅𝗎 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗍𝗎 𝗉𝗈𝗅𝗂𝗌𝗂. 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗉𝗈𝗅𝗂𝗌𝗂 𝗄𝖺𝗋𝖾𝗇𝖺 𝗄𝗄𝗇, 𝗆𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖾𝗋𝗁𝖺𝗄 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀.
2026-07-13
0