Akhirnya Zahra, Althaf, Mak Mia, serta si kembar Karel dan Lisa pulang ke rumah. Udara malam terasa lebih lengang, hanya suara jangkrik yang menemani langkah mereka menaiki rumah panggung itu. Begitu tiba, Zahra langsung meregangkan otot-ototnya sambil menguap lebar.
Malam itu, semuanya telah berakhir dengan sebuah kesepakatan. Para warga sepakat membuat pernyataan tertulis agar tidak lagi membuat onar atau mengganggu keluarga Althaf. Satu per satu mereka menandatangani perjanjian tersebut di hadapan Pak RT dan polisi. Meski begitu, Zahra sama sekali tidak merasa puas.
Baginya, mereka semua seharusnya merasakan dinginnya hotel prodeo, meski hanya semalam. Namun ada satu hal yang cukup mengobati kekesalannya, Pak Samsul dan Bu Mirna tetap harus masuk penjara, meski hanya beberapa hari.
Zahra kembali menguap dan berkata, “Ada-ada aja tuh warga. Ganggu tidur cantik aku.”
Lisa mengangguk setuju. “Iye kak. Bikin ribut-ribut saja.”
Zahra mendengus pelan, lalu menimpali,
“Aku heran kok mereka masih percaya gituan. Emang sih, kalau suatu kampung sudah berbuat dosa, pasti akan dihukum. Lah ini, hanya karena provokasi si Mirna itu langsung percaya deh.”
Karel mengangkat bahu. “Memang begitu kak. Di sini masih kental soal takhayul. Tapi kak Zahra hebat, kasih Bu Mirna tai kucing.”
Ucapan itu membuat mereka bertiga tertawa terbahak-bahak, mengingat kejadian memalukan Bu Mirna beberapa saat lalu.
Mak Mia langsung menegur lembut, “Sudah. Ayo tidur kembali. Besok kau berdua mau sekolah.”
Si kembar mengangguk patuh, lalu masuk ke kamar masing-masing. Rumah kembali terasa tenang.
Mak Mia kemudian menatap Zahra dengan mata berkaca-kaca. “Terima kasih nah. Sudah bela keluarga ini.”
Zahra berdecak kecil. “Ih mamak. Kenapa harus terima kasih. Keluarga ini juga keluargaku.”
Mak Mia tersenyum haru. Dari sudut ruangan, Althaf menatap Zahra dengan senyum tipis yang tak bisa ia sembunyikan.
“Mamak mau tidur kembali nah,” ujar Mak Mia sebelum melangkah pergi.
Zahra mengangguk. Tak lama kemudi…
Assalamualaikum, Pak KUA
Masalah Selesai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 113 Episodes
Comments
ceuceu
Coppeng: gowok
bunne: buni
kalaw di kampungku thor
2026-04-19
1
Qaisaa Nazarudin
Gooooddd...Baru tau rasa,Dan sadar mereka,siapa yg mereka Lawan..dulu Mak Mia dan Althaf mungkin diam saja kerana ekonomi mereka,Dan sekarang udah ada Zahra,dan Althaf juga udah PNS jadi udah bisa melawan orang kampung yg sok berkuasa itu..
2026-01-23
0
nikatha
ditempatku yg gede itu duwet tor punya pohonnya jg yg sdh item banget manis g terlalu sepet
2025-12-20
1