"Sudah siap,yank...?" ujar Arya menoleh ke arah Andina yang baru menuruni anak tangga menuntun Athaya. Arya sudah sudah rapi dengan setelan kerja. Mereka akan mengunjungi dokter kandungan terlebih dahulu.
"Hayu Mas....kakak sudah nggak sabar nih mau lihat adek katanya," sahut Andina tersenyum. Arya terkekeh pelan sambil mengusap kepala Athaya yang bergelayut manja di lengan Andina.
"Pak Asep, kita ke rumah sakit Aminah dulu ngantar istri periksa kandungan," ujar Arya saat mobil sudah melaju keluar gerbang.
"Siap Pak," jawab sang sopir sambil menganggukkan wajah.
Jalan raya saat jam 7 pagi, mulai padat dengan kendaraan yang didomimasi oleh motor. Aktifitas pagi menggeliat di awal pekan dengan berbagai kegiatan baik sekolah atau bekerja.
"Sayang, aku sudah telepon Rendi untuk bantu mendaftar agar kita nggak menunggu lama," ujar Arya sambil tangannya sibuk membalas chat.
"Oke Mas. Dokternya laki-laki atau perempuan ?" Andina menoleh ke Arya yang duduk di sisi kiri. Di tengah mereka ada Athaya yang terus bernyanyi riang menyanyikan lagu-lagu Nussa Rara.
Arya menyimpan hapenya ke saku celana. "Aku pilih yang perempuan dong, aku nggak mau kamu diperiksa dokter laki-laki," sahut Arya dengan tatapan lembutnya.
Mobil sudah sampai di parkiran rumah sakit. Mereka bertiga turun dan berjalan menuju lobi rumah sakit. Sudah ada dokter Rendi yang berdiri menyambut kedatangan mereka.
"Wah...Athaya mau punya adek nih..." Rendi menggendong Athaya dan mencium gemas kedua pipi gembulnya.
"Andina nomer berapa bro ?" tanya Arya yang berdiri sejajar dengan Rendi.
"Nomer 2. Sekarang baru dimulai, ayo gue antar sampai ruangannya. Tapi gue nggak bisa nemenin ya, bentar lagi jadwal praktek dimulai," sahut Rendi sambil berjalan paling depan menggendong Athaya diikuti Arya yang menggandeng tangan Andina.
Tiba di ruang tunggu dokter spesialis kandungan, sudah ada beberapa orang yang menunggu tapi belum penuh antrian. Andina memperhatikan sekeliling. Melihat beberapa orang dengan kandungan yang…
SANG PENGASUH
138. Cek Kandungan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 185 Episodes
Comments
Mimi Yoh
adeknya masih hitam dan tecil tata...nanti talau tudah teluar, butan sepelti lala lagi...tapi meman adek namana lala 😊😊🤗
2026-06-26
0
Mimi Yoh
hmm si papi emang ya...
2026-06-26
0
Rusmini Mini
masak sih sampulnya di ganti
2025-11-28
0