Sebelum membaca...
Jangan lupa like babnya, votenya dan masukin list favorit ya...
Komentar positifnya juga biar makin semangat nulis apalagi kalau dapet koin...
Happy Reading...
*****
"Hai Nit." sapa Dita memasuki ruang tiket meja kerja nya.
"Hai...! mau nasi goreng?" Anita menawarkan bekal nasi gorengnya pada Dita.
"Emmmm keliatannya enak, mau dong nyobain." Dita menyendok beberapa suap nasi sampai dia merasa kenyang kebetulan memang Anita membawa porsi lebih untuk Dita.
"Parah ya pak semalem suaranya makin kenceng aja." sahut Doni merangkul Pak Ujang.
"Suara siapa?" tanya Anita penasaran yang mendengar sekilas percakapan mereka.
"Itu perempuan yang di mess kosong itu."
sahut Doni.
"Saya harus bilang pak Herdi nih buat ngebersihin tempat ini."
"Kan ada tukang sapu pak buat bersih bersih." sahut Dita polos.
"Ye neng bukan bersihin kotoran itu, tapi hantu."
Anita mencengkeram tangan Dita mendekatinya karena takut.
"Kemarin-kemarin mah biasa aja neng, gaktau udah dua minggu ini sering ngamuk takutnya malah cari korban di kolam renang kaya kemaren kan hampir aja."
"Sebulan ini pak?" Tanya Dita.
"Iya, sssttt diem - diem aja yak."
Dita , Anita dan Doni makin mendekat.
"Semenjak pak Herdi bawa Bu Devi, tuh hantu sering keluar dan ngamuk." ucap Pak Ujang
"Bu Devi...?" Dita mengernyitkan dahinya.
"Oh iya aku belum cerita ya, cem cemannya pak Herdi yang baru." jawab Anita.
"Oh..." Ada rasa kecewa di hati Dita mendengar perempuan lain yang berada disamping pak Herdi dan membuat dia makin penasaran.
"Terus suaranya gimana pak di mess itu?" tanya Anita
"Ya nangis ya pukul-pukul sesuatu gitu berisi dah non pas saya coba liat sama Doni eh sepi gak ada orang barang-barang juga gak berantakan." Pak Ujang menjelaskan.
"Ya bener tuh, hiyyy merinding saya." Doni memeluk dirinya sendiri ketakutan.
"Eh pak Herdi dateng sama Bu Devi."
Dita menunjuk parkiran Pak Herdi dan seorang perempuan tinggi berbadan sintal berambut panjang mengenakan rok mini dan kemeja putih , berusia sekitar 30an sebaya dengan pak Herdi turun dari mobilnya.
"Ayo bubar - bubar!" sahut pak Ujang membubarkan diri dari percakapan itu.
"Pagi semua....!" Sapa Pak Herdi.
"Pagi Pak..!" Dita dan Anita menjawab bersamaan.
"Kamu siapa?" perempuan itu menunjuk Dita.
"Saya Anandita Bu?" Dita mengulurkan tangannya namun tak disambut oleh perempuan yang bernama Devi itu .
"Dia karyawan disini sudah 6 bulan bekerja." jawab Pak Herdi.
"Kok kemaren-kemaren aku gak liat ya, apa gak keliatan kaya hantu aja hahahhaha." Devi tertawa seraya menutup bibirnya dengan jari-jarinya seperti mengejek.
"Dia baru mengalami kecelakaan pas kamu datang dia ada di rumah sakit." jawab Pak Herdi.
"Oh sakit,,, duh kasian..." sahut Devi tersenyum kearah Dita melihatnya dari ujung kepala sampai sepatu butut yang Dita kenakan.
Dih bisa-bisanya mereka membicarakanku didepanku pula seperti ini.
Batin Dita kesal.
Anita menyentuh seragam Dita untuk kembali ketempat duduknya seiring pak Herdi dan Bu Devi berlalu.
"Cuekin aja, kemaren si Andi temennya Doni di pecat cuma gara-gara gak sengaja bikin dia kepeleset." tutur Anita.
"Hah, dipecat??" emangnya dia siapa?"
"Dia bilang sih dia pemilik saham di sini juga jadi bisa berbuat sesuka hatinya, makanya jaga jarak deh dari dia."
"Kasian kan main pecat gitu aja." Dita menyahut kesal.
"Iya tapi pak Herdi terus panggil Andi buat kasih pesangon kalo sama Bu Devi mah pecat cuma-cuma tanpa ada pesangon kali."
Braakk...!!!
Dita menggebrak mejanya membuat kaget Anita.
"Elo ngagetin aja."
"Abisnya aku kesel dong dengernya."
Pengunjung mulai berdatangan di depan loket Dita dan Anita.
Sekelebat perempuan yang kemarin itu berjalan di tepi kolam.
"Duh gak bisa gue biarin nih kalo dia makan korban." gumam Dita.
"Kenapa Ta?" sahut Anita mendengarnya sekilas.
"Eng enggak cuma ngedumel dikit doang."
"Oh... bawa santai aja shay.." Anita tersenyum melihat temannya itu.
Kurang kerjaan banget sih masih jam 9 pagi udah penampakan manja keliaran gitu.
Batin Dita masih menatapi bayangan sekelebat itu dan
deeggg
kedua mata mereka bertemu saling tatap.
***
To be continued..
Happy Reading...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 489 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kok saya curiga kl pak Hendi itu jahat ya terus dia melakukan pesugihan
2024-01-03
0
❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳
itu pasti penampakan hantu almarhumah istri pak Herdi.. dia meninggalnya gk wajar pasti. pelakunya kayknya si Devi pelakor yg deket ma Herdi itu. Makanya hantu itu muncul dan marah, sebab ia ingin kematiannya cepat diusut dan kebusukan Devi lekas dibongkar.
2023-09-23
0
Berdo'a saja
hantu nya mendiang istrinya herdi kali
2023-01-13
0