Lisa, Jungkook dan Ten sekarang sedang berada di ruangannya Ten.
Sebenarnya barang-barang mereka masih di taruh di dalam mobil dan belum di masukkan.
Ten
Lis, lu mau nginep di rumah gua aja?
Lisa
Bo.....
Jungkook
Ga, Lisa harus bantuin gua bikin proposal kerja sama yang lain. [Ucapnya memotong ucapan Lisa.]
Lisa
[memandang sinis kearah Jungkook.]
Lisa
'Dih, padahal gua mau sama Ten'
[ucap dalam hati.]
Ten
Okedeh kalo gitu.
Lisa memandang Jungkook dengan tatapan sebalnya. Kalo Lisa menginap di rumah Ten, dia bisa bertemu dengan keluarganya Ten, dan bisa bercanda sepuasnya dengan mereka menggunakan bahasa Thailand.
Lisa kan cinta negara sendiri. H3H3
Ten
Oh iya bos, berapa lama disini?
Jungkook
Sehari.
[Jawabnya singkat.]
Ten
Yailah bos kirain bakalan lama.
[Ucapnya dengan nada sedihnya.]
Jungkook
Ga, masih ada urusan yang lebih penting. [jutek.]
Sebenarnya Ten heran sama sifat jungkook yang mendadak jutek gini dari tadi, biasanya Jungkook bakalan ngomel dengan masalah sekecil apapun.
Tapi Ten sih bersyukur juga, dia ga dimarahin samaJjungkook hehe.
Lisa
Tapi Pa bukannya rencana kita disini 3 hari ya pa? [Heran.]
Lisa yang heran kenapa rencana mereka tiba-tiba berubah.
Jungkook
Ga jadi.
[Jawabnya singkat.]
Lisa
Tapi pa, kan itu akhir pekan jadi boleh dong kalo saya ga ikut pulang bos ke Seoul besok? [Tanyanya berbinar.]
Ten
Nah iya Lis, lu bisa liburan dulu disini bareng keluarga gua, mereka pasti kangen sama lu, boleh kan bos?
[Tanyanya riang.]
Sebenarnya Jungkook ingin melarang Lisa untuk tidak menghabiskan akhir pekannya disini. Tapi dia siapanya Lisa sehingga bisa melarang Lisa?
Akhirnya ia hanya bisa menanggukan kepalanya, menyetujui keinginan Lisa.
Lisa
Yeayyyyy
[teriak.]
Ten
Yeayyyyy
[teriak.]
Jungkook memandang jiji ke arah Ten yang sekarang sedang loncat-loncat tidak jelas, sepertinya jiwa cabe Ten belom hilang.
Comments