SERENDIPITY [Rami X Haruto] [Harumi]
#13
Setelah beberapa menit berkendara Hellga akhirnya memberhentikan motor nya di depan cafe.
Rellyna Alethea
Lo mau beli makanan?
Hellga Aditya
Mau makan, ayo turun.
//turun
Mereka akhirnya memasuki cafe itu, dan duduk di tempat kosong di cafe tersebut.
Rellyna Alethea
Sebenernya lo mau ngapain sih?
Hellga Aditya
lo mau pesen apa?
Hellga Aditya
Mau pesen apa?
Hellga Aditya
Pesen aja, anggep aja ini buat bayar kopi kemarin.
Rellyna Alethea
Gausah, hell.
Hellga Aditya
Gue ga nerima penolakan.
Rellyna Alethea
Tck, yaudah!
Hellga Aditya
//mengangguk
Rellyna Alethea
Milkshake aja deh.
Beberapa menit kemudian, pesanan mereka datang. Hellga langsung makan dengan lahap, sementara Rellyna makan dengan tenang, sesekali melirik Hellga yang makannya seperti orang kelaparan seminggu.
Rellyna Alethea
Lo buru-buru mau perang, Hell?
Hellga Aditya
Bukan, tapi makan tuh harus dinikmati dengan sepenuh hati tau.
Rellyna Alethea
Btw, kenapa tiba-tiba ngajak makan?
Hellga Aditya
Mau berduaan sama lo.
Hellga Aditya
Mau berduaan sama rellyna Alethea.
Rellyna Alethea
( fuck, ni cowo beneran terang terangan banget kah?! )
Hellga Aditya
kenapa? Gaboleh ya?
Rellyna Alethea
B-bukan gitu..
Hellga Aditya
Gue seneng aja berdua sama lo, apalagi klo gaada yang ganggu gini.
Rellyna terdiam, lalu memalingkan wajah untuk menyembunyikan rona tipis di pipinya. Hellga hanya tertawa kecil, merasa menang.
Hellga Aditya
Lo nyuruh gue makan pelan pelan, tapi lo makan berantakan.
//mengusap sisi bibir rellyna
Rellyna Alethea
//mematung
Hellga Aditya
ada makanan di bibir lo.
Rellyna Alethea
lo harusnya bilang aja, gue bisa sendiri.
//salting
Hellga Aditya
telat, hehe.
//nyengir
Rellyna Alethea
//rolling eyes
Mereka akhirnya selesai makan dan keluar dari cafe.
Udara sore terasa sejuk, langit mulai berubah warna keemasan.
Hellga Aditya
Gila, kenyang banget. Rasanya pengen langsung rebahan di jalan.
Rellyna Alethea
Tinggal di restoran aja sekalian. Jadi maskotnya.
//lirik sinis
Hellga Aditya
Ide bagus, pasti restoran nya langsung rame, mana ada maskot seganteng gue, yakan?
//wink
Rellyna Alethea
najong.
//rolling eyes
Saat mereka berjalan melewati taman kecil di dekat parkiran, Rellyna tiba-tiba berhenti. Matanya tertuju pada seekor anjing berbulu putih yang sedang duduk manis di dekat pemiliknya.
Rellyna Alethea
Hell, liat deh!
//berbinar
Hellga Aditya
Apa?
//melihat arah pandang rellyna
Hellga Aditya
Oh, lo suka anjing?
Rellyna Alethea
banget, tapi gue gaboleh pelihara di rumah.
//murung
Hellga Aditya
Mau foto sama anjing nya?
//tanyanya iseng
Rellyna Alethea
MAU!
//girang
Rellyna Alethea
E-eh, maksud gue emang boleh?
Hellga Aditya
Izin aja sama pemilik nya, sini.
//mendekati pemilik anjing dengan santai
Hellga Aditya
Sorry kak, boleh foto sama anjing nya gak?
Rellyna Alethea
thank you, kak!
Bu guru.
Sama sama.
//tersenyum ramah
Rellyna langsung berjongkok dengan hati-hati, lalu mengelus kepala anjing itu.
Rellyna Alethea
//mengelus
Rellyna Alethea
kiyowo banget!!
//gemas
Wajah Rellyna yang biasanya dingin kini terlihat lembut dan bahagia.
Hellga Aditya
//tertawa kecil
Rellyna Alethea
Kenapa?
//mendongak
Hellga Aditya
Mau gue foto.
//mengeluarkan hp
Rellyna Alethea
Pake hp gue-
Hellga Aditya
Gapapa, ntar gue kirim.
Rellyna sempat mau protes, tapi akhirnya membiarkan Hellga mengambil foto. Dia kembali fokus ke anjing itu, tersenyum kecil.
Hellga Aditya
Momen langka, si jutek senyum!!
//ejeknya
Rellyna Alethea
Dih!
//kesel
Bu guru.
Kalian pacaran ya? saya jadi keinget masa SMA .
//tersenyum
Rellyna Alethea
engga kak, kita cuma-
Bu guru.
Gapapa, saya juga dulu malu malu.
//tersenyum
Hellga Aditya
//tertawa kecil
Setelah puas jalan-jalan dan bertemu anjing lucu, Hellga akhirnya mengantar Rellyna pulang. Motor mereka melaju di jalanan yang mulai sepi, angin sore berhembus lembut.
Rellyna Alethea
Hah? Enggak kok.
Hellga Aditya
Biasanya nyolot ga jelas.
Rellyna Alethea
Enggak, gue cuma... Lumayan enjoy aja.
Hellga terdiam sebentar, tapi sudut bibirnya terangkat. Ini pertama kalinya Rellyna mengakui sesuatu tanpa harus dia paksa.
Sesampainya di rumah rellyna.
Rellyna Alethea
Untung gak nyasar.
Hellga Aditya
Klo nyasar sama lo gue mau si.
Rellyna Alethea
Hellga udah plis, udah pulang juga.
Rellyna benar benar sudah muak mendengar gombalan hellga yang tidak ada habisnya.
Rellyna Alethea
Udah, balik sana. Kebanyakan ngomong lo.
Rellyna Alethea
Btw, makasih hell.
Hellga Aditya
Kapan kapan kita jalan jalan lagi ya!
//tersenyum lebar
Rellyna Alethea
Terserah.
//menghela nafas pura pura malas
Hellga memasang helmnya lagi, lalu menyalakan motor. Sebelum pergi, dia melambaikan tangan dengan santai.
Hellga Aditya
Jangan kangen ya!
//sedikit berteriak
Rellyna Alethea
Udah pergi sana!
//mendengus
Rellyna hanya menggelengkan kepala, tapi saat dia masuk ke rumah, hatinya terasa lebih ringan. Mungkin, pulang bareng Hellga bukan ide buruk. Dan mungkin, dia nggak keberatan kalau itu terjadi lagi
Rellyna Alethea
//memasuki rumah
Roseane [Rellyna mom]
Ekhem...
Roseane [Rellyna mom]
Pulang sama siapa tuh??
//menaikkan alisnya
Rellyna Alethea
T-temen doang kok..
//panik
Roseane [Rellyna mom]
Temen, ada acara kangen kangen nan gitu ya...
//menggoda anak nya
Rellyna Alethea
ih, emang temen kok.
Roseane [Rellyna mom]
Mama kaya pernah liat anaknya, dia anak bu Luna komplek sebelah ya?
Rellyna Alethea
Iya.
//mengangguk
Roseane [Rellyna mom]
bagus kayaknya klo besanan sama bu Luna.
//terkekeh.
Rellyna Alethea
Mama!!
//mendengus
Roseane [Rellyna mom]
ceritain ke papa ah...
Rellyna Alethea
IH MAAAA JANGANN!!
//malu
Comments
Rubyanejane
lanjuttt
2025-03-17
1