enchanted

"yah jadi Regan sama Naysilla  batal tunangan tahun lalu?"tanya Andre pada Andala mengingat apa yang dikatakan Alvin kalau Regan telah memiliki pacar

"Iya itu waktu kamu masih di US ,katanya sih belum siap"jawab Andala sambil membaca koran yang ada di tangannya

Andre diam sejenak seperti sedang memikirkan hal itu "tapi gak siap kenapa bukannya mereka udah sama sama sepakat sebelum nya?"tanyanya lagi

"Bilangnya ke Ayah cuma karena belum siap,dan katanya dia udah jelasin ke Nay lewat telpon sebelum bicara sama ayah"ucap Andala menjelaskan

"Lewat telpon? berarti waktu itu Nay di Surabaya? Dan gak ikut ngumpul?"tanya Andre dan diangguki oleh Andala

"Aneh banget"gumam Andre

***

***

Pengumuman

Sebelum tiba waktunya ulang tahun Banaslaka School.Kita akan mengadakan  perlombaan nyanyi,dimana setiap kelas akan ada dua orang kandidat.Buat pemenang akan mendapat penghargaan beserta akan tampil tepat pada Hari-H ulang tahun sekolah.

Terimakasih.

Isi lembaran pengumuman yang di bagikan oleh pak Beno "siapa yang mau ikutan supaya bapak catat sekarang"ucap pak Beno

"Saya pak"Naysilla mengangkat tangannya tanda ikut mendaftarkan diri

Semua mata tertuju padanya "oke siapa lagi"ucap pak Beno melihat yang lain

Regan dan Raja berbarengan mengangkat tangannya "kita hanya butuh dua orang kandidat dari kelas ini,kira kira diantara mereka berdua siapa yang akan kita pilih"tanya pak Beno pada yang lain untuk membantu membuat keputusan

"Lo gak ikutan Lan?Lo kan jago tuh"bisik Alvin bertanya pada Alan

Alan menggeleng "sibuk gue malas buang waktu"jawab Alan

"Gimana kalo Vote aja pak"usul Gino yang diangguki oleh pak Beno

"Kalian tulis nama yang kalian pilih ,setelah itu Naysilla akan kumpulkan "ucap pake Beno

Semua serentak menulis nama di kertasnya ,tidak lama setelah itu semua suara sudah dikumpulkan oleh Naysilla dan membawanya kedepan kelas.

"Total ada 13 suara ,Naysilla silahkan buka dan saya akan tulis dipapan tulis untuk hitungannya "perintah pak Beno

Naysilla mulai membuka satu persatu "Regan"ucapnya membuka kertas pertama

"Regan"kertas ke dua

"Raja "kertas ketiga

"Regan"kertas keempat

"Raja"kertas kelima

"Raja "kertas keenam

"Raja"kertas ketujuh

"Regan"kertas kedelapan

"Regan "kertas kesembilan

"Regan"kertas kesepuluh

"Raja"kertas ke sebelas

"Raja"kertas ke duabelas

"Kertas terakhir kira-kira siapa Yang bakalan menang"bisik Davin pada Deny

"Pasti Regan yang menang" bisik muchaby

"Menurut gue sih Raja"sahut Daniel

Naysilla memperhatikan kertas terakhir,seperti berpikir keras melihat isi kertas itu

"Nay siapa?jangan malah bengong"teriak abelio melihat Naysilla yang tidak langsung membacakan kertas

"Raja"sahut Naysilla

"Kan gue bilang juga apa udah pasti Raja"ucap Daniel tertawa melihat muchaby

"Oke baik jadi yang bakalan maju dari kelas ini adalah Naysilla dan Raja ,Kalian  mulai berlatih mandiri karena pertandingannya hari Jumat ,semoga menang"ucap pak Beno mengakhiri pertemuan

***

***

Naysilla duduk disudut perpustakaan dengan earphone putih memainkan ponselnya mendengarkan beberapa lagu ,mencari lagu mana yang cocok mereka bawakan pas lomba nanti.

"Hei cewe gatel ngapain Lo diperpustakaan sendirian,gak pergi ngegatel lu?"ucap Hutri menghampiri Naysilla yang taksengaja mereka lihat tadi

"Ngegatel sama siapa lagi emang?"sahut Nabilla pura pura bertanya

"Kemaren dia ngegatel sama Raja sebelumnya kan Alvin"ucap hutri dengan nada ejekan

"Upss gatel banget ,apa butuh kita garukin?"tanya Nabilla sinis

Naysilla diam diam menahan emosi,sangat ingin menampar keduanya tapi dia tahan

"Lo berdua kesini mau membaca atau mau nyinyirin orang "ucap Naysilla tanpa melihat kedua orang itu

"Kemaren Lo gatel sama Alvin dan Raja gue oke aja tapi kalo sempat gue liat Lo gatel sama Alan Lo liat apa yang bakalan gue perbuat"ucap Nabilla mengarahkan telunjuknya pada Naysilla

Naysilla tertawa tidak peduli lagi kalau dia sedang diperpustakaan "emang Lo siapanya Alan?  Pacar? Istri? Atau mantan?"tanya Naysilla dengan nada sedikit mengejek "atau Lo ngeclaim Alan milik Lo padahal bukan?cihh murah"ucap Naysilla lalu pergi dari sana meninggalkan penghancur moodnya

Naysilla berjalan dengan cepat dengan mood berantakan menuju rooftop sambil sesekali mengumpat "kalo bukan disekolah udah gue robek tuh mulut"gerutunya "hufftt untung gue masih ingat reputasi sekolah milik gue kali gak abis tuh rambut botak"ucapnya terus melangkah menaiki tangga.

Saat sudah dekat dengan pintu rooftop Naysilla mendengar lantunan lagu dengan petikan gitar membuat langkahnya terhenti

...This is me praying that...

...This was the very first page...

...Not where the story line ends...

"Siapa?apa itu Alan?"tanya Naysilla dalam hati mengingat hanya Alan yang sering ke rooftop

...My thoughts will echo your name, until I see you again...

...These are the words I held back, as I was leaving too soon...

...I was enchanted to meet you...

...Please don't be in love with someone else...

Naysilla perlahan bergerak menuju sumber suara tanpa menimbulkan suara

...Please don't have somebody waiting on you...

...Please don't be in love with someone else...

...Please don't have somebody waiting on you...

Alan berhenti menyadari ada seseorang yang berada dirooftop "Nay is it you?"ucapnya memastikan karena biasanya Naysilla yang berada disini

Naysilla yang bersembunyi dibalik dinding muncul dengan senyum merasa malu ketahuan

"Hehe sorry"ucapnya menggaruk kepala yang tidak gatal

"Gakpapa"jawab Alan duduk kembali dengan gitar yang masih ditangannya

"lagu Taylor Swift?"ucap Naysilla menebak lagu yang dinyanyikan oleh Alan

Alan mengangguk "enchanted"sahutnya memberitahu judul lagu tersebut

"Cinta pada pandangan pertama?"ucap Naysilla ikut duduk disamping Alan

"Hmm begitulah,awalnya gue kira itu hanya perasaan yang singgah dan bakalan hilang begitu saja tapi ternyata tidak"ucapnya menghela nafas panjang

"Ternyata ada keinginan untuk memiliki tapi ya gitu gue hanya bertemu sekali dulu, setelah itu gue gak tau dia kemana"lanjut Alan menjelaskan

"Lah berarti dia gak kenal sama Lo?atau kalian gak pernah ngobrol sama sekali?"tanya Naysilla penasaran

"Kita ngobrol gue kenalin nama gue dan sebaliknya tapi hanya sebatas itu emang guenya aja yang sangat tertarik pada hari itu"

"Setelah pertemuan singkat itu gue minta Dady gue,buat kenalin gue ke cewe itu melalui bokapnya tapi sayangnya dia udah dijodohin sama orang lain meski umur kita masih muda"ucap Alan dengan nada sendunya

Naysilla meraih gitar dari tangan Alan "trus masih pernah ketemu?"tanya naysilla

"Kita hanya ketemu sekali itu saja pada waktu itu sampai pada saat dia kembali muncul didepan gue tapi dia gak ingat gue sama sekali"jawab Alan

"Wajar dia gak ingat kalau kalian cuma ketemu sekali ,gue juga gitu kadang hari ini gue liat muka orang besok udah langsung lupa lagi"ucap Naysilla mewajarkan hal itu

Naysilla mulai memainkan gitar dengan Alan yang memperhatikannya

...Aku terus berjuang...

...Dari rindu yang panjang...

...Aku selalu bersabar...

...Menantimu yang hilang tanpa kabar...

...Mereka bilang tuk lupakan...

...Kau yang telah lama pergi...

...Dan mulai melanjutkan hidup...

...Sudahi sedihku ini...

...Tapi ku yakin kepada hatiku...

...Perlahan membunuhku...

...Aku terus berjuang...

...Dari rindu yang panjang...

...Aku selalu bersabar...

...Menantimu yang hilang...

...Aku terus berjuang...

...Dari rindu yang panjang...

...Aku selalu bersabar...

...Menantimu yang hilang...

...Tanpa kabar...

...Kamu jurang antara kesetiaan dan kegilaan...

...Sebatas harapan yang mungkin tak jadi kenyataan...

...Kau adalah kepahitan namun bukan penyesalan...

...Pelajaran hidup berharga...

...Bukan, kau bukan kegagalan...

...Adakah yang tetap waras saat jatuh cinta...

...Sementara ku hanya bisa menyentuhmu lewat doa...

...Bagaimana bila disana kau menemukan seseorang dan bahagia...

...Apakah untukmu ku pernah ada?...

...Aku terus berjuang...

...Dari rindu yang panjang...

...Aku selalu bersabar...

...Menantimu yang hilang...

...Ho ho...

...Hu hu...

...Ho ho...

...Aku terus berjuang...

...Dari rindu yang panjang...

...Aku selalu bersabar...

...Menantimu yang hilang...

...Tanpa kabar...

...Menantimu yang hilang...

...Tanpa kabar...

Lagu: putri ariani

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!