PDKT

“Oh iya, nak Yumi … tadi katanya Ares mau ngajakin kamu jalan biar akrab katanya” ujar Alan

Yumi yang mendengar ajakan itu hanya tersenyum, lalu berjalan ke samping Ares.

“Ekhemm ekhemm…” deheman Shiro

“Pepet terussss, jangan kasih kendor” ujar Shiro

“Cieee cieee udah mulai deket deket” goda mama Gauri

“Kiw kiw” timpal Shiro

“Ishhh, apaan sihh….” Yumi menunduk karna pipinya memerah menahan malu.

“Udah udah, Ares kalo mau ngajak Yumi jalan silahkan aja… biar akrab, kalo mau bawa pulang ke rumah kamu” ujar Kenzo

“Emang boleh pa?” Tanya Ares tersenyum sumringah

Yumi yang mendengar perkataan papa nya kaget. ‘Astagaa apa-apaan ini? Punya papa kok gini banget sih, gue kayak di jual aja’ batin Yumi

“Papa apa-apaan sih?” Ucap Yumi

“Hahaha. Papa cuman bercanda” ujar Kenzo

“Hahaha kalo mau beneran juga engga papa, kan kalian udah mau nikah” tawa Gauri sambil menggoda Yumi.

...🍒🍒🍒🍒🍒...

Kini Ares dan Yumi sedang berada di dalam mobil, terlihat kedua nya sedang sibuk dengan aktifitas nya masing-masing. Ares sibuk menyetir, Yumi yang sibuk melirik jalan dari jendela. Suasana hening hanya terdengar suara nafas mereka berdua.

“Ekhemm…” dehem Ares

Namun Yumi tak menggubrisnya.

“Ekhemm… ekhemm…” dehem nya lagi

Yumi yang mendengar itu reflek menoleh ke arah Ares, kedua nya saling bertatapan 3 detik lamanya. Yumi memutuskan tatapan nya, Ares pun fokus kembali ke depan.

“Why?” Tanya Yumi

“Engga, cuman seret aja pengen minum. Tolong ambilin minum di kursi belakang dong” suruh Ares

Yumi yang di suruh pun langsung membalikkan badan nya ke belakang untuk menjangkau botol air yang ada di kursi belakang, Ares yang melihat Yumi kesusahan karna guncangan mobil, menghentikan mobil nya di pinggir jalan.

Kebetulan jalan sepi karna mereka lewat tol ingin keluar kota untuk berkeliling. Setelah Yumi berhasil menjangkau botol air itu, ia hendak kembali duduk seperti semula. Namun saat ingin berbalik badan, ternyata Ares sedang menatap nya dan terjadilah hal yang tak terduga.

Kini bibir mereka saling bersentuhan, Yumi yang merasakan benda kenyal menyentuh bibir nya membulatkan mata, pipinya memerah bahkan terasa panas, jantung nya berdetak kencang.

Ares yang merasakan bibir nya bersentuhan dengan bibir Yumi, dengan refleks tangan nya terangkat meraih tengkuk leher Yumi. Ares menutup matanya, ia melumat bibir Yumi dengan lembut. Yumi yang terbuai akan permainan Ares pun membalasnya perlahan, menikmati sentuhan dari Ares.

Ares memperdalam ciuman nya, entah sudah berapa lama mereka bermain, Ares pun melepaskan ciuman itu. Terlihat wajah Yumi memerah karna malu, lelaki itu menyunggingkan senyum puas.

“Maaf, gua engga sengaja cium lo” ujar Ares

“I-iya eng-ga pa-pa ko” jawab Yumi terbata-bata karna malu

“Nih airnya” Yumi memberikan botol air yang ia ambil tadi pada Ares

Ares pun mengambilnya “Makasih” ujar Ares

Yumi hanya mengangguk sebagai jawaban.

“Enak” ujar Ares

“Hah, enak?” Tanya Yumi menatap Ares

“Iya enak, manis lagi” jawab Ares tersenyum, setelah itu ia minum.

Yumi yang melihat jakun Ares yang naik turun itu ingin sekali menyentuh nya, namun ia sadar belum memiliki Ares seutuhnya.

Ares memalingkan wajah nya, menatap Yumi yang sedang menatap nya.

“Kenapa?”

“Engga papa kok” Yumi memalingkan wajah nya ke arah depan.

Terpopuler

Comments

Anbu Hasna

Anbu Hasna

SEMANGAT!!

2025-02-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!