APC 018

"Pelakor!!"

Tiga telur mentah mendarat di tubuh Viera secara bersamaan. Selain wartawan, ternyata banyak buzzer di antara para penggali informasi yang berjajar di parkiran depan.

Berita semakin simpang siur memang, ada yang mengatakan Viera sudah menjadi simpanan Allasca sedari dulu. Ada juga yang mengatakan seluruh keluarga besar Rain sengaja menutupi aib Allasca demi reputasi.

Karena tingkah impulsif para buzzer, Viera harus menunduk saat berlari memasuki mobil yang di mana, Allasca sudah lebih dulu masuk dan duduk dengan aman.

"Huuu!! Pasangan selingkuh!!" Orang-orang meneriaki. Salah satunya penggemar berat Pingkan yang merasa kecewa pada Allasca.

Mobil dilajukan perlahan. Sengaja mereka pulang sampai larut malam, tujuannya supaya paparazi tidak lagi ada, namun nyatanya paparazi masih cukup setia menunggu keluarnya Allasca dan Viera.

Jujur, Allasca iba, karena dirinya dan drama seorang Pingkan, tubuh Viera berhamburan telur mentah dan tepung sekarang. Bahkan, ada satu telur yang pecah di kepala.

Padahal, bukankah justru Viera yang menjadi korban di sini? Korban dari cinta Hudson dan fitnah seorang Pingkan Laksamana.

Bergegas, Allasca meraih tisu demi membersikan sisa-sisa telur dan tepung di sebagian tubuh Viera. Allasca juga membuka jas dan menyuruh Viera melepas bajunya.

"Pakai bajuku saja. Ganti pakaian mu. Lepas dan buang baju kotor mu."

"Di sini?" Viera mengernyit untuk titah enteng Allasca yang selalu di luar nalar.

"Lalu di mana lagi, hm?"

"Tidak, terima kasih." Viera lebih suka bau telur sampai rumah, dari pada mengganti pakaian di depan Allasca dan sopirnya.

"Kalau begitu biar aku bersihkan."

Memang menyebalkan, tapi, Viera diam saja saat Allasca membersihkan telur dan tepung di bagian kepala hingga wajahnya. Perlahan, cantik yang tertutup kotoran tersingkap.

Yah, Viera sendiri bingung, sejak kapan Allasca yang serba jijik mau membersikan sisa-sisa kotoran di tubuhnya tanpa merasa takut alerginya akan kumat setelah ini.

Sampai, mata keduanya sempat terpaku satu sama lain saat sapuan tangan Allasca tiba ke bibir plum Viera. Allasca hening cukup lama.

Dua kali menciumnya, entahlah, Allasca sudah merasa cukup akrab dengan rasa manis dari bibir mungil itu. Bahkan tanpa dia sadar, ada ludah yang tertelan saat tiba-tiba muncul perasaan aneh dalam dirinya.

Pak sopir di depan sana, melirik kaca spion di mana dia sempat tersenyum-senyum saat Sang Tuan mendekati bibir Sang Nona seolah tersihir dan ingin menciumnya.

"Acchim!!" Bersin Viera mengenai seluruh wajah Allasca. Bukan sengaja, barusan tepung terigu mengenai hidungnya.

Karena itu Allasca terjaga, seolah beranjak dari sihir yang barusan hampir membawanya mencium kembali gadis bukan istri itu.

"Ehm..." Dahaman kecil Allasca keluarkan demi mengondisikan kembali detak jantung yang mengencang entah sedari kapan.

"Siap-siap telepon dokter, pasti setelah ini Aa akan sakit." Viera sedikit menyindir. Bukankah dia masih kuman menjijikan bagi Allasca?

Allasca diam saja meski nada Viera cukup menohok dirinya tadi. Karena memang benar adanya, Allasca selalu menyiapkan dokter saat Viera berusaha menyentuh kulit-kulitnya.

Suasana sempat hening, Allasca dan Viera sempat diam dengan masing-masing pikirnya. Tepatnya saat mobil berhenti di lampu merah, Allasca melirik lamunan Viera.

Lamunan yang merenyuh. Gadis yatim piatu, umur sudah tidak lagi muda, bisa dikatakan matang, dan sekarang gosip di luaran sana orang-orang menyebut gadis itu pelakor.

Gadis yang malang, bahkan hingga kini, gadis itu masih mendapati kesialan. "Kau yakin tidak mau menerima lamaran ku?"

Viera menoleh beneran detik setelah pertanyaan Allasca. Dahulu, kata-kata itu kata-kata yang ingin sekali Viera dengar.

Namun, hari ini kata-kata lamaran itu sama sekali tidak terasa berarti. Mungkin, karena kekecewaan di masa lalu berhasil menenggelamkan angan dan hasrat Viera.

"Tukar pasangan sudah selesai. Dan tolong jangan terus menerus melamar ku. Dari pada memikirkan lamaran, akan lebih baik kalau Aa klarifikasi ke media. Ungkap kebenarannya, bukan Aa yang menyimpang, tapi Pingkan, setidaknya perusahaan kita tidak akan terus menerus mengalami penurunan penjualan."

"Kau masih dendam dengan ku?" Allasca justru semakin penasaran dengan jawaban Viera. Apa sekosong itu kah hati Viera kini?

"Siapa yang tidak dendam? Istrimu meniduri calon suami ku," ungkap Viera.

"Bukan karena aku pernah menolak mu di masa lalu, hmm?" Allasca mencecar.

"Aku sudah melupakan masa itu."

Kapan tepatnya bisa berhenti mencintai Allasca, pun Viera tak tahu, yang pasti Viera benar-benar sudah tidak lagi mengharapkan apa pun dari Allasca selain klarifikasi agar nama baik keluarga Rain pulih kembali.

"Kamu setuju tidak, kalau ada yang bilang pertemuan kita di Berlin, menjadi salah satu cara Tuhan menyatukan kita?" Allasca masih penasaran dengan rasa gadis bodoh ini, dan ternyata respon Viera tergelak meremehkan.

"A ... pertemuan kita di Berlin cuma kebetulan semata. Sama seperti saat Aa bilang, pertemuan pertama kita di Cianjur pas kita masih kecil itu, cuma kebetulan yang buat Aa apes seumur hidup Aa."

Allasca bahkan lupa kalau dirinya pernah mengatakan hal itu. Dan, ternyata Viera merekam segala ucapan dan cacian yang pernah dia cetuskan di masa lalu.

"Dari pada iseng melamar kuman, mending Aa diam, tunggu sampai Miss perfect ke tiga Aa datang lagi setelah Karina dan Pingkan cuma numpang lewat di hidup Aa."

Terpopuler

Comments

Niͷg_Nσͷg

Niͷg_Nσͷg

Ingat Lasca...wanita Tidak bercerita, tapi dia akan selalu mengungkit apapun yang pernah kamu katakan dan lakukan sampai kiamatt 🤭
jadi anggap saja...smeua yang di lakukan viera sama kamu , adalah balas dendam secara elegant 🤭

lagian tidak mudah bagi viera membuka hati buat kamu lagi lasca.. setelah dia belajar buat move on darimu. semua butuh waktu, apalagi viera habis terguncang dengan penghianatan yang di lakukan Hudson..jadi untuk saat ini tidak mudah bagi viera menjalani hubungan baru, kamu memang cinta pertama viera..lasca? tapi kamu juga yang pernah menolak viera..jadi biarkan waktu yang membawa viera lagi dalam dekapanmu. lebih baik selesaikan dulu masalahmu dnegan pingkan..jangan membawa viera dalam masalahmu dulu, biar netizen tidak berfikiran kalau viera jadi gayung love pink dalam kehidupan rumah tanggamu.

2025-02-14

54

ALURRA KHAI BACHTIAR 💅

ALURRA KHAI BACHTIAR 💅

Vie ini mau membalas segala Budi baik Lala Karmela dan sky.mati-matian dia mempertahankan reputasi keluarga Rain.
kalo kita jadi Viera hal yang dilakukan pasti itu.persetan dengan rasa yang tiba-tiba muncul dari Lasca.

Tapi ... tidak ada satu pun yang akan tau rasa itu muncul.
seperti yang pernah Hambra bilang ke istrinya "bahwa yng dibutuhkan bang Aa adalah vie

2025-02-14

12

Aluna_21

Aluna_21

Viera benar² menjaga jarak, tugas lasca meyakinkanya kalau perlu minta bantuan Dad sky sama mom lala aja, pasti Viera mau nerima lamaranmu,tapi kalau soal hati mungkin perlu waktu lagi🤭

2025-02-14

10

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!