Cast : Oh Sehun
⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️
Cast : Yoon Ji (Yonji)
⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️
Cast : Kim Taehyung.
⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️
Cast : Sejeong (Sejong)
⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️
Cast : Sang Hyun(Sanghyun)
⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️
Cuaca dingin yang menusuk di malam hari kota Seoul, membuat Kim Sejeong semakin mempercepat langkahnya menuju apartemennya. Sesekali dia menggesekkan kedua tangannya lalu meniupnya untuk mengurangi rasa dingin yang kini membuatnya sedikit menggigil. Pikirannya melayang kembali ke masa-masa kala dia bersama Sehun kekasihnya.
Bukan! Lebih tepatnya mantan kekasihnya ketika masih bersama. Saat yang indah ketika Sehun tersenyum manis kepadanya dan dengan senang hati melindunginya dari cuaca dingin dengan kehangatan tubuh kekarnya. Aroma tubuhnya yang maskulin, ketika pria tampan itu mendaratkan kecupannya di kening juga di bibirnya, gadis itu merindukan semuanya. Bohong jika dia tak hancur saat harus melepas Sehun.
Seandainya saja ayah Sehun tak membencinya hanya karena dia adalah anak dari rival bisnisnya dulu yang membuat perusahaan ayah Sehun sempat bangkrut. Atau jika ia tak mengidap penyakit yang sama persis seperti ibunya yang sudah lama tiada. Dia bisa hidup bahagia dengan lelaki yang ia cintai dan mencintainya. Tapi itu semua hanya sebatas " seandainya" dan " jika" yang tak berlaku dalam fakta kehidupan Sejeong. Ia merapatkan jaketnya dan menggenggamnya erat saat hawa dingin semakin menusuk kulit. Barangkali itu membantu menghangatkan tubuhnya sekaligus hatinya. Semoga.
Sejeong baru akan membuka kunci apartmentnya, saat sebuah tangan kekar menariknya dan mendorong tubuhnya masuk ke celah sempit di dekat tangga.
Pria itu menghujani Sejeong dengan tatapan tak suka. Dadanya bergemuruh saat api cemburu yang sudah tersulut makin berkobar kala mengingat apa yang belum lama dia lihat.
Sejeong kaget. Ia tak menyangka kalau laki-laki yang tengah menggenggam lengannya dengan kasar adalah Sehun. Yang dia tahu, masih berada di London.
"Se - sehun? Kau?"
"Ya ini aku. Kenapa? Kau kaget?"
Sejeong terdiam.
"Aku tidak menyangka ucapanmu itu benar. Aku kira kau sedang tertekan sehingga kau dengan mudahnya memutuskan aku. Aku berharap saat aku kembali ke Seoul, aku bisa melihatmu, lalu mendengar kata-kata kau merindukan aku. Tapi ternyata aku salah. Kau malah terlihat ceria bersama laki-laki itu. Kau baik-baik saja tanpa aku."
Mendengar itu, airmata Sejeong menetes.
Tidak Sehun! Aku sakit. Aku tak pernah baik baik saja tanpamu.
"Lepas Sehun! Kau menyakitiku!"
Sehun langsung melepaskan cengkeramannya dan tertunduk. Sejenak ia mengatur napasnya lalu menghela nafas panjang.
"Tidak apa. Aku jauh-jauh ke Seoul, hanya untuk memberikanmu ini. "
Sehun menyerahkan sebuah surat undangan yang didalamnya ada sebuah tiket. Aku sudah menyiapkan semuanya untukmu. Aku harap kau bisa datang."
Sehun bergerak menjauhi tubuh Sejeong.
"Dan dengan tiket itu, aku harap tidak pernah ada kejadian tertukar lagi yang menyebabkan posisimu pun tertukar."
Laki-laki yang memakai sweater putih berlapis mantel coklat itu pun meninggalkan Sejeong dengan berjuta pertanyaan yang menggayuti pikirannya. Tangannya kini bergerak membuka lembaran undangan yang Sehun beri. Setelah membaca undangannya, malam itu pun menjadi malam dimana air matanya mengalir deras tanpa henti ketika dua buah nama terpampang jelas di netranya dan membuat hatinya terguncang begitu hebat.

Oh Sehun
&
Min Yoon Ji
Aegi / Yoon Ji pov
Hari ini...
Aku berharap hari ini bukanlah hari ini.
Entahlah... Ketika aku melihat cerminan diriku sendiri mengenakan gaun pengantin putih, seharusnya aku bahagia, bukan? Tapi yang terjadi aku malah galau sendiri. Tidak seperti gadis-gadis lain yang menantikan momen disaat mereka akan mengikrarkan janji suci kepada pria yang mereka cintai di pelaminan. Cinta? Aku tidak yakin. Setiap hari aku merutuki diriku sendiri yang tak secuil pun mengingat akan jati diriku yang asli. Yang aku tau hanya sebatas " kata mereka".
Aku yang kata mereka bernama Min Yoon Ji. Tunangan dari pria bernama Oh Sehun sejak dua tahun yang lalu. Berada di London karena aku hendak meneruskan kuliah kedokteran disini. Kedua orang tuaku yang sudah meninggal, menitipkan aku pada Sang Hyun ayahnya Sehun yang aku pun memanggilnya ayah.
Ayah Sehun sangat baik kepadaku. Dia bilang wajahku juga kepribadianku mirip dengan istrinya yang sudah meninggal. Tapi berbeda dengan Sehun. Pria itu terkesan dingin dan acuh kepadaku. Aku sendiri bingung, kesalahan apa yang aku perbuat sebelum aku kehilangan ingatanku hingga Sehun begitu dingin dan terkadang bersikap kasar.
Dari situlah aku mulai meragukan kalau aku benar-benar tunangannya. Ini berat. Aku seolah sedang menjebak Sehun untuk hidup bersamaku. Dan aku tidak mau jika dia mencintaiku karena terpaksa. Bisa jadi ayahnya lah yang menjadi alasan Sehun mau menikahi aku. Hingga akhirnya aku sampai disini. Di kamar pengantin ini. Menunggu pria yang telah menikahiku di tepi ranjang ini. Untuk menyerahkan mahkotaku yang paling berharga.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 504 Episodes
Comments
hellonan.
disaat semua udah bahagia nanti sejong malah hadir minta dikawinin huh itu yg bikin greget
2022-02-09
0
Sri Wahyuni
knp nmya Korea jdi kurang????
2021-11-11
0
Riyah Harun
kasihan yoonji. mahkotanya harus diaerahkan ke org asing. semoga sehun gak ambil ya?
2020-11-07
0