part 14

Diego dan Amira terbawa oleh suasana hingga suatu hal yang tidak boleh dilakukan pun kini mereka lakukan,

Setelah berhasil membobol pertahanan Amira, akhirnya Diego melancarkan aksinya.Dengan kebanggaan yang luar biasa karena dia adalah orang pertama bagi Amira,sungguh malam panas dan romantis mereka lakukan.Amira sungguh sangat terbuai dengan sentuhan-sentuhan Diego.Tidak ada penolakan dari Amira,ia merasa sangat yakin dengan hubungannya,yakin dengan seorang Diego.Setelah melakukan pelepasan,Diego berbaring di sebelah Amira, nafasnya terengah-engah.Dia melirik kearah Amira,dan tersenyum.Begitupun dengan Amira

"Amira.. Terimakasih,Kamu meningkatkan kepercayaan diriku untuk memiliki mu lebih dalam.."

"Aku berharap kamu tidak melupakan janji mu Diego,aku berharap penuh kepada mu" ungkap Amira

Mereka berpelukan dan memejamkan mata.Menghabiskan malam panjang dengan waktu yang semakin berkurang.Kebersamaan yang Akan singkat ini akan berakhir karena Diego harus kembali ke Belanda.

Di bandara

Setelah pulang bekerja,Amira mengantarkan Diego ke bandara internasional Soekarno-Hatta.Jujur Amira sangat sedih,ia bahkan menangis saat Diego sudah memasuki pengecekan keamanan boarding pass, Diego melambaikan tangannya dan tersenyum kearah Amira.Jujur Diego juga merasa sangat sedih meninggalkan kekasihnya itu.

Setelah kepergian Diego,Amira berjalan dengan gontai.Ia mengusap air matanya,Dan berusaha tegar.

"Amira..ayo jangan nangis lagi.kamu kuat Amira" ucap Amira dengan lirih

"hiks...hiks...hiks..."

Tapi nyatanya Amira tidak sekuat itu,Ia menangis sepanjang perjalanan menuju ke apartemennya.

Di Apartemen

Amira duduk di ruang tamu,ia melihat arloji di pergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul 1 dini hari, sudah 2 jam kepergian Diego Tapi Amira masih sangat terluka.Apakah dirinya yakin akan bertahan tidak bisa bertemu dengan Diego dengan waktu yang lama.

"Apa aku bisa menjalani hidupku tanpa Diego," uCap Amira dengan lirih

Keesokan paginya

Amira melakukan pekerjaan seperti biasanya,banyak sekali job desk yang harus kerjakan sebelum terbentur dengan deadline yang masuk pada layar komputernya.

Sesaat ia melihat kearah ponselnya yang berdering,Amira kemudian tersenyum senang dan mengangkat telepon itu,

"hallo" jawab Amira

"aku sudah sampai di Belanda ,apa kamu sedang di kantor?" tanya Diego

Amira melihat kearah arlojinya," 14 jam perjalanan,apa kamu tidak capek?"

"lumayan,tapi mendengar suara mu, serasa energi ku sudah penuh kembali " ucap Diego

Amira tersenyum senang, "aku masih bekerja, tidak enak kalau aku berteleponan seperti ini, Nanti sepulang bekerja aku akan menghubungimu ya.jangan kemana-mana "

"hari ini aku free,dan istirahat lebih dulu sebelum besok aku sudah mulai latihan kembali.ya sudah selamat bekerja ya sayang" ucap Diego

"iya...Aku cinta kamu" ungkap Amira

"aku lebih cinta kamu" jawab Diego

Amira tersenyum senang dan bahagia,di balik telepon pun demikian.Diego tersenyum dan merasakan getaran asmara yang kuat kepada kekasihnya itu.

Di apartemen

Amira kedatangan Sasa,ini pertama kali menginjakkan kakinya di apartemen baru milik Amira,tepatnya Apartemen yang dibeli Diego untuk nya, karena surat-surat kepemilikan atas nama Amira.

"Mira,Diego benar-benar super loyal ya.. lihatlah ini terlalu mewah untuk kaum kita Amira. Ya Allah Mira..mimpi apa kamu di beliin Apartemen ini" ucap Kagum Sasa yang sudah berkeliling penjuru hunian mewah Amira.

Amira tersenyum, "aku juga kaget,ku pikir dia akan membeli ini atas namanya, ternyata memakai namaku.Bahkan berkas-berkas kepemilikan diberikan langsung kepada ku."

"Dia mencintai mu secara ugal-ugalan Mir,untuk apartemen ini berapa harganya ?" tanya Sasa penasaran

"aku sendiri juga tidak tahu berapa " ujar Amira

"udah pasti milyaran ini mah Amira, sumpah kamu beruntung banget" ujar Sasa

Amira tersenyum, "ya ada plus minusnya sih, kamu tau sendiri kan,Aku sekarang ini LDR an sama dia,entah sampai kapan aku bisa bertemu lagi.Karena jadwalnya begitu padat." ungkap Amira

Sasa menghela nafasnya berat, "betul juga,ini pasti sangat menyiksamu.."

Dering ponsel Amira terdengar, ia kemudian mengambilnya dan melihat kearah Sasa.

"Diego menelfon,aku angkat dulu ya..." ucap Amira kepada Sasa

Sasa kemudian mengangguk dengan tersenyum,ia kemudian melanjutkan lagi makan makanannya.Tadi saat pulang dari kantor kebetulan Amira dan Sasa membeli makanan di tempat rumah makan cepat saji untuk di bawa pulang ke apartemen.

Di balkon

Amira duduk dan mulai berbicara kepada Diego kekasihnya,ia tak menyangka Diego akan menepati janjinya untuk bisa bertukar kabar dengannya.

"Sedang apa?"

"Aku baru akan makan," ucap Amira

"jangan lupa makan ya,"

"iya...oia,Aku mengajak Sasa untuk bertamu ke apartemen, tidak apa-apa ya" tanya Amira

"kamu bebas membawa teman-teman mu sayang..itu sudah menjadi hak mu sebagai tuan rumah" ujar Diego

"Setidaknya aku harus ijin dulu kepada kepala tuan rumahnya terlebih dulu" celetuk Amira

"hehehehe kenapa begitu,aku tidak punya hak melarang mu sayang.Sudah jangan bahas itu lagi.nanti ujung-ujungnya merembet kemana-mana "

"kamu sudah makan?" tanya Amira

"aku barusan makan makanan buatanmu" ucap Diego

"yang mana?" tanya Amira

"semuanya, tempe kering sama kentang Mustofa "

"kan itu kita masakan kita bersama kemarin.. kenapa jadi itu masakan ku.. seharusnya masakan kita berdua " ucap Amira

"tapi aku hanya potong-potong saja, yang ngasih bumbu nya kan kamu sayang.."

"bagaimana?enak?"

"enak sekali,ini seperti harta karun buatku, karena di sini aku tidak akan menemukan makanan seperti ini."

"apa kamu merindukan kan aku?" tanya Amira

"tentu saja, setiap detik aku sangat merindukanmu.Besok jadwal ku akan sedikit padat,jangan marah ya jika aku terlambat mengirimi mu pesan "

"aku akan marah jika kamu tidak memberikan kabar apapun dalam sehari," ujar Amira

"iya-iya besok ponsel akan di pegang oleh kakak ku,jadi kamu bisa mengecek keadaan ku ke dia jika kamu tidak percaya "

"ah,aku nggak mau.Aku Takut kakak mu akan menganggap aku posesif dna egois " ungkap Amira

"tidak apa-apa,wajar saja kamu kan kekasih ku.kakakku pasti mengerti sayang"

Obrolan mereka berlanjut dengan saling tertawa bersama,tanpa sadari Amira telah meninggalkan Sasa yang hanya seorang diri di dalam apartemen.

.

.

Hay..hay..gengs, bagaimana masih mau lanjut nggak,ini au mau spil-spil spek apartemen Amira yang dibelikan diego ya.😬🙏 dilarang komplen karena ini hanya Hiburan semata 🤭🙃🤣

Udah itu dulu yak.. selamat berhalu ya🤭🙏

Instagram eunhyeayu90

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!