Kontes Kucing Kecantikan yang Berujung Kacau)

(Bab 16: Kontes Kucing Kecantikan yang Berujung Kacau)

Suatu hari, Rian, si ninja kurir, sedang bersantai di rumah sambil menonton TV. Tiba-tiba, iklan tentang kontes kucing kecantikan muncul di layar. Rian langsung teringat pada kucing peliharaannya, Si Putih.

---

Di dalam rumah, Rian bercakap-cakap dengan Si Putih, yang sedang duduk manis di sofa.

Rian: "Eh, Putih! Kamu tahu kan, ada kontes kucing kecantikan di taman sebelah? Mungkin kita harus ikut!"

(Si Putih menatapnya dengan bingung, seolah bertanya, “Kenapa aku harus ikut?”)

Rian: "Ayo, kita bisa jadi terkenal! Kamu bisa jadi bintang. Nanti kita beli makanan kucing sepuasnya!"

(Si Putih tetap diam, tetapi Rian yakin kucingnya pasti setuju. Dia pun bersiap-siap untuk mendaftar.)

---

Hari kontes pun tiba. Rian datang dengan penuh semangat, mengenakan seragam ninja-nya dan membawa Si Putih dalam tas khusus kucing. Di lokasi kontes, suasananya ramai dengan banyak peserta dan pengunjung. Kucing-kucing yang tampil pun terlihat sangat glamor.

Rian: (melihat ke sekeliling) "Wah, ini lebih ramai dari yang saya bayangkan. Putih, kita pasti bisa menang!"

(Si Putih terlihat tidak terlalu peduli, bahkan menguap dengan santainya. Rian mengabaikannya dan mengajak Si Putih ke panggung.)

---

Di panggung, panitia mulai memanggil peserta. Kucing-kucing yang lain tampil dengan berbagai kostum menggemaskan, mulai dari ratu es hingga pahlawan super. Rian merasa sedikit gugup melihat Si Putih yang hanya mengenakan kalung sederhana.

Juri 1: "Selanjutnya, kita punya kucing dengan penampilan luar biasa, kucing Angora bernama Princess!"

(Princess melangkah dengan anggun, diiringi tepuk tangan meriah. Rian menepuk Si Putih.)

Rian: "Ayo, Putih! Saatnya kita tunjukkan kehebatanku sebagai ninja!"

(Saat gilirannya tiba, Rian maju ke panggung dengan percaya diri. Dia mengangkat Si Putih dengan gaya dramatis.)

Rian: "Perkenalkan, kucing ninja kita, Si Putih!"

(Tetapi begitu Rian mengangkat Si Putih, kucing itu berontak dan melompat dari tangannya, langsung berlari ke arah penonton. Semua orang terkejut.)

Rian: "Putih! Kembali ke sini!"

(Si Putih berlari ke arah kucing-kucing lain yang sedang berlatih di pinggir panggung. Terjadilah kekacauan ketika Si Putih mulai mengejar kucing-kucing itu, seolah-olah bermain petak umpet.)

---

Di tengah keramaian, Si Putih tampak semakin liar. Dia berlari mengejar kucing Angora, membuat kucing itu terloncat dan menghancurkan dekorasi kontes. Rian berusaha mengejar, tetapi terhalang oleh penonton yang terkejut.

Rian: "Aduh, ini bukan yang saya rencanakan!"

(Para juri dan penonton mulai tertawa melihat situasi yang konyol. Kucing-kucing lain juga ikut panik, membuat suasana semakin kacau.)

Juri 2: "Ini adalah kontes kecantikan atau adu kucing, sih?"

(Si Putih, yang kini berhasil mengganggu kucing-kucing lain, berlari-lari dengan gembira. Kucing Angora, yang bernama Princess, tampak marah dan mulai membalas dengan mengejar Si Putih.)

Rian: (panik) "Putih, jangan! Kita kan mau jadi pemenang!"

(Rian berlari mengejar Si Putih, yang kini menjadi pusat perhatian. Situasi semakin gila saat beberapa kucing lain mulai ikut berlari, menciptakan adegan seperti adu balapan kucing di panggung.)

---

Di antara kekacauan itu, Rian mulai menggunakan jurus ninja-nya. Dia berusaha mengejar Si Putih dengan gerakan cepat dan lincah.

Rian: "Ayo, Si Putih! Kembali ke sini! Kita bukan di taman bermain, ini kontes!"

(Namun, Si Putih malah bersembunyi di balik panggung dan terus memandang Rian, seolah menantangnya untuk mencarinya.)

Rian: "Bisa-bisanya kamu jadi ninja juga, ya!"

(Rian akhirnya berhasil menemukan Si Putih yang sedang asyik bermain dengan kucing lain. Ia mengangkat Si Putih dengan penuh perjuangan.)

Rian: "Akhirnya! Kita harus kembali ke panggung sebelum semua orang pergi!"

(Dengan Si Putih yang masih gelisah, Rian melangkah ke panggung lagi. Semua juri dan penonton masih tertawa melihat kekacauan yang baru saja terjadi.)

---

Ketika Rian dan Si Putih kembali ke panggung, semua orang memberi tepuk tangan, bukan karena penampilan, tetapi karena kelucuan mereka berdua.

Juri 1: "Kami belum pernah melihat penampilan seperti ini sebelumnya! Jadi, selamat datang di kontes kucing kecantikan versi ninja!"

Juri 2: "Si Putih mungkin tidak menang, tetapi dia telah menciptakan momen yang tak terlupakan!"

Rian: (tersenyum malu) "Ya, kami hanya ingin bersenang-senang!"

(Ketika pengumuman pemenang diumumkan, tentu saja Si Putih tidak menang, tetapi dia mendapatkan penghargaan khusus untuk "Kucing Paling Menghibur". Rian merasa bangga dan mengajak Si Putih untuk bersantai setelah kontes.)

---

Di perjalanan pulang, Rian merangkul Si Putih sambil tertawa.

Rian: "Lihat, Putih! Mungkin kita bukan pemenang, tapi kita pasti jadi bintang malam ini!"

(Si Putih hanya menguap, seolah-olah berkata, "Santai saja, bos. Aku lebih suka tidur daripada ikut kontes.")

Tamat

Dalam kehidupan Rian yang konyol ini, kadang kemenangan tidak diukur dari medali atau piala, tetapi dari kebahagiaan dan tawa yang dibagikan. Dan hari itu, dia dan Si Putih berhasil membawa senyum ke wajah banyak orang, meskipun dengan cara yang tidak terduga!

(Bab 17: Rian dan Si Putih dalam Petualangan di Taman)

Setelah momen konyol di kontes kucing kecantikan, Rian dan Si Putih menjadi terkenal di lingkungan mereka. Bahkan, tetangga-tetangga mulai memanggil mereka "Ninja dan Kucing Menghibur." Namun, hari ini, Rian merencanakan sesuatu yang berbeda—berlibur di taman.

---

Di pagi hari yang cerah, Rian bersiap-siap untuk pergi ke taman. Ia mengenakan pakaian santai dan memasukkan Si Putih ke dalam tas ransel khusus kucingnya.

Rian: "Ayo, Putih! Kita pergi ke taman! Kamu bisa bermain di rumput, dan aku bisa duduk santai sambil makan snack ninja!"

(Si Putih mengeluarkan suara kecil dan terlihat antusias saat Rian membawanya keluar rumah.)

---

Sesampainya di taman, Rian menemukan tempat yang sempurna untuk duduk dan bersantai. Ia mengeluarkan camilan dari tasnya dan membiarkan Si Putih keluar dari tasnya.

Rian: "Nah, Putih! Ini saatnya kamu bersenang-senang."

(Si Putih langsung melompat keluar, dan mulai menjelajahi area sekitarnya. Rian duduk di bawah pohon sambil menikmati snack-nya.)

---

Tak lama kemudian, Rian melihat sekelompok anak-anak yang sedang bermain bola. Satu anak tiba-tiba mengarahkan bola ke arah Rian.

Anak 1: "Maaf, Kak! Bolanya nyasar!"

(Rian mencoba menghindar, tetapi bola itu tepat mengenai wajahnya.)

Rian: "Aduh! Ini kenapa rasanya seperti sedang berlatih menghindar dari serangan ninja!"

(Anak-anak mulai tertawa. Rian berusaha tersenyum meski wajahnya terasa sakit.)

Rian: "Oke, siapa yang mau jadi lawan ninja? Siapa berani?"

(Anak-anak bersemangat dan berlari ke arah Rian.)

---

Rian pun terjebak dalam permainan bola dengan anak-anak. Ia mengubah gaya bermainnya dengan gerakan ninja—melompat dan berlari cepat, dan anak-anak pun terhibur melihatnya.

Anak 2: "Kak, kamu jago banget! Kapan-kapan kita harus main lagi!"

Rian: "Oke, tapi jangan salahkan ninja kalau kamu kalah, ya!"

(Sambil bermain, Si Putih terlihat tertarik dengan bola yang sedang dimainkan. Dia melompat ke arah bola dan berusaha menangkapnya.)

---

Anak-anak terkejut dan tertawa melihat Si Putih yang berlari mengejar bola.

Anak 3: "Lihat! Kucingnya juga mau ikut main!"

(Rian tertawa melihat Si Putih berlari dan melompat. Dalam sekejap, Si Putih berhasil merebut bola dari anak-anak dan mulai menggigitnya.)

Rian: "Putih, itu bola, bukan makanan!"

(Tapi Si Putih tetap bersikukuh menggigit bola, membuat semua anak tertawa terbahak-bahak.)

---

Setelah beberapa saat bermain, Rian merasa kelelahan dan memutuskan untuk beristirahat. Ia duduk kembali di bawah pohon dan memberi Si Putih beberapa camilan kucing.

Rian: "Nah, kamu sudah jadi bintang hari ini, Putih. Semua orang suka melihatmu!"

(Si Putih mengunyah camilan dengan santai, tampak puas.)

---

Namun, suasana berubah saat tiba-tiba sekelompok remaja muncul, membawa anjing besar dan mulai menggoda Si Putih.

Remaja 1: "Eh, lihat kucing kecil ini! Apa dia berani melawan anjingku?"

(Rian langsung berdiri dan melindungi Si Putih.)

Rian: "Hey! Tidak ada yang boleh menggoda kucing ninja saya! Siapa yang berani?"

(Remaja itu hanya tertawa dan mengeluarkan suara anjingnya.)

Remaja 2: "Ayo, anjing! Tunjukkan siapa yang lebih kuat!"

(Rian merasa terancam, tapi kemudian ia ingat bahwa dia adalah ninja. Ia tidak bisa membiarkan Si Putih tertekan.)

---

Dengan percaya diri, Rian memutuskan untuk menghadapi mereka.

Rian: "Oke, kalau mau adu, kita adu ketangkasan! Kita lihat siapa yang lebih cepat, anjing atau kucing!"

(Remaja-remaja itu saling bertukar pandang dan setuju. Mereka mengatur permainan di mana anjing harus mengejar Si Putih.)

Remaja 1: "Oke, kita hitung sampai tiga! Satu... dua... tiga!"

(Si Putih, yang tampaknya tidak peduli, malah duduk santai dan menguap. Rian panik.)

Rian: "Putih, ini bukan waktu untuk tidur! Ayo, lari!"

(Ketika anjing mulai berlari ke arah Si Putih, kucing itu tiba-tiba berdiri dan berlari secepat mungkin ke arah pohon. Semua orang terkejut melihat Si Putih berlari dengan cepat.)

---

Rian tak kalah terkejut, dan dia pun mengikuti Si Putih. Kucing itu melompat ke cabang pohon, meninggalkan anjing bingung di bawah.

Remaja 2: "Wah, kucingnya lincah banget!"

Rian: (dari atas pohon) "Itu namanya ninja! Dia bukan kucing sembarangan!"

(Semua orang mulai tertawa melihat kejenakaan Si Putih dan Rian. Rian duduk di atas cabang pohon sambil tersenyum, merasa bangga.)

---

Setelah situasi tenang, Rian dan Si Putih turun dari pohon. Remaja-remaja itu, yang awalnya menggoda, kini terlihat terhibur dan minta maaf.

Remaja 1: "Maaf ya, kita hanya bercanda. Kucingmu keren banget!"

Rian: "Tidak masalah! Yang penting, kita semua bersenang-senang."

(Setelah semua situasi mereda, Rian dan Si Putih kembali duduk di bawah pohon, menikmati momen tenang.)

---

Rian tersenyum melihat Si Putih, yang kini tampak bangga dengan penampilannya sebagai "kucing ninja."

Rian: "Putih, kita mungkin bukan bintang kontes, tapi hari ini kita jadi bintang di taman. Terima kasih sudah membuat hari ini spesial!"

(Si Putih menguap lagi, seolah berkata, "Santai saja, bos. Kita akan selalu bersenang-senang.")

Tamat

Hari yang penuh kejutan dan tawa ini mengingatkan Rian bahwa kehidupan ninja juga bisa diwarnai dengan kebahagiaan sederhana dan momen lucu. Dan siapa yang menyangka, Si Putih bukan hanya kucing peliharaan, tapi juga teman petualang yang selalu siap menghibur!

Episodes
1 Judul: Ninja Rian dari Surabaya
2 Misi Paket Rahasia untuk Presiden
3 Judul: Ninja Rian dari Surabaya
4 Ninja Rian vs Tukang Sayur di Pasar
5 Ninja Rian vs Manajer Perusahaan
6 Kontes Kucing Kecantikan yang Berujung Kacau)
7 Petualangan Rian dan Si Putih di Festival Makanan
8 Rian, James, dan Motor Tenaga Nuklir
9 Paket untuk Dukun
10 Rian dan James Berurusan dengan Boneka Nakal
11 Misi Paket ke Jepang
12 Pertemuan dengan Artis Jepang Nana Komatsu
13 Ninja vs. Pegulat Sumo
14 Belajar Bahasa Jepang
15 Reuni Teman Sekolah: Ajang Pamer Pekerjaan dan Kekayaan
16 Ninja Rian dan Vampir yang Mengancam Kota
17 Anjing Pitbull Tetangga Kabur
18 Kucing Ingin Kawin: Petualangan Si Pus dan Teman-Temannya
19 Ninja Rian dan Komplain Pelanggan
20 Judul: Ninja Rian Antar Paket ke Arab: Komedi Bahasa Arab yang Kocak
21 Judul: Ninja Rian Bertemu Shah Rukh Khan di Hollywood
22 Ninja Rian Menjadi Aktor Bollywood dengan Bahasa India Kocak
23 Ninja Rian dalam Adegan Romantis ala Mafia dengan Priyanka Chopra
24 Reaksi Lucu Tetangga Kampung Surabaya Saat Rian Masuk TV Hollywood India
25 Judul: Reaksi Lucu Hewan-hewan Melihat Rian di TV
26 Judul: Petualangan Rian: Mengantar Paket ke China dengan Berbahasa Cina
27 Judul: Pertemuan Kocak Rian dengan Biksu di China
28 Judul: Petualangan Konyol Rian di Thailand
29 kesempatan kedua
30 Judul: Misi Kocak Rian ke Palestina: Paket Batu dan Tentara Indonesia
31 Judul: Rian dan Teror Tuyul Pencuri Uang
32 Judul: Rian dan Jin Nakal
33 Judul: Rian dan Anak Anjing Pitbull
34 Judul: Rian dan Misi Mencari Pacar
35 Judul: Rian vs Massa Pendukung Bola
36 Judul: Rian dan Paket Misterius di Montor Harley
37 Judul: Rian dan Tanaman Pemakan Serangga
38 Judul: Rian Mengantar Paket ke Gym Bodybuilder
39 Judul: Obat Tampan dari Teman Rian, Ahli Fisika
40 Judul: Rian dan Mie Istimewa
41 Misi yang Tak terduga
42 Kembali ke Kehidupan Sehari-hari
43 Rian vs. Batman: Pertemuan Konyol
44 Rian dan Hulk Buto Ijo: Pertemuan Konyol di Surabaya
45 Rian dan Debat Lucu dengan Bapak Tukang Sayur
46 Rian dan Paket untuk Bule di Pantai Bali
47 Rian dan Pelayan Restoran
48 Rian dan Ular Penari
49 Ekspedisi ke Italia
50 Penjual Sate Madura
51 Hati yang terluka dilukai wanita tersayang
52 Ninja Rian dan Bakso Malam Bersama Hantu
53 Ultraman mau gelut
54 Monster Tokek vs Ultraman
55 Ninja Rian dan Jejak Si Gundul
56 Tayangan TV Jejak Si Gundul
57 Berita terkini kasus Sambo
58 Dukun Hujan di Sirkuit MotoGP Lombok"
59 Ninja Rian vs Wasit Negara Bahrain"
60 Pengiriman Nuklir ke Masa Lalu"
61 Persaingan Kurir"
62 Ninja Rian vs Mata-mata Amerika"
63 "Ninja Rian vs Mata-mata Amerika"
64 "Ninja Rian dan Doraemon"
65 Antony vs Ninja Rian"
66 "Ninja Rian vs Cristiano Ronaldo"
67 "Ninja Rian dan Roma Irama"
68 "Ninja Rian Bertemu Upin Ipin"
69 Ninja Rian Bersama Gibran, Wakil Presiden"
70 Ninja Rian Ditugaskan ke Amerika dengan Bahasa Inggris Kocak"
71 perjalan lucu ke Amerika
72 Kejadian Konyol Lanjutan"di Amerika
73 Meets President Trump: A Hilarious Encounter"
74 "Ninja Rian di China: Misi Konyol Mengantarkan Paket"
75 Ninja Rian di China: Misi Konyol Mengantarkan Paket - Bagian 2
76 lanjutan ke China
77 Ninja Rian dan Bruce Lee: Pertemuan Konyol di China"
78 Ninja Rian dan Petualangan Konyol di Mongolia"
79 Ninja Rian dan Pertarungan Gulat Konyol di Mongolia"
80 Ninja Rian dan Perang Konyol Bersama Jenghis Khan"
81 Misi kirim paket ke Africa
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Judul: Ninja Rian dari Surabaya
2
Misi Paket Rahasia untuk Presiden
3
Judul: Ninja Rian dari Surabaya
4
Ninja Rian vs Tukang Sayur di Pasar
5
Ninja Rian vs Manajer Perusahaan
6
Kontes Kucing Kecantikan yang Berujung Kacau)
7
Petualangan Rian dan Si Putih di Festival Makanan
8
Rian, James, dan Motor Tenaga Nuklir
9
Paket untuk Dukun
10
Rian dan James Berurusan dengan Boneka Nakal
11
Misi Paket ke Jepang
12
Pertemuan dengan Artis Jepang Nana Komatsu
13
Ninja vs. Pegulat Sumo
14
Belajar Bahasa Jepang
15
Reuni Teman Sekolah: Ajang Pamer Pekerjaan dan Kekayaan
16
Ninja Rian dan Vampir yang Mengancam Kota
17
Anjing Pitbull Tetangga Kabur
18
Kucing Ingin Kawin: Petualangan Si Pus dan Teman-Temannya
19
Ninja Rian dan Komplain Pelanggan
20
Judul: Ninja Rian Antar Paket ke Arab: Komedi Bahasa Arab yang Kocak
21
Judul: Ninja Rian Bertemu Shah Rukh Khan di Hollywood
22
Ninja Rian Menjadi Aktor Bollywood dengan Bahasa India Kocak
23
Ninja Rian dalam Adegan Romantis ala Mafia dengan Priyanka Chopra
24
Reaksi Lucu Tetangga Kampung Surabaya Saat Rian Masuk TV Hollywood India
25
Judul: Reaksi Lucu Hewan-hewan Melihat Rian di TV
26
Judul: Petualangan Rian: Mengantar Paket ke China dengan Berbahasa Cina
27
Judul: Pertemuan Kocak Rian dengan Biksu di China
28
Judul: Petualangan Konyol Rian di Thailand
29
kesempatan kedua
30
Judul: Misi Kocak Rian ke Palestina: Paket Batu dan Tentara Indonesia
31
Judul: Rian dan Teror Tuyul Pencuri Uang
32
Judul: Rian dan Jin Nakal
33
Judul: Rian dan Anak Anjing Pitbull
34
Judul: Rian dan Misi Mencari Pacar
35
Judul: Rian vs Massa Pendukung Bola
36
Judul: Rian dan Paket Misterius di Montor Harley
37
Judul: Rian dan Tanaman Pemakan Serangga
38
Judul: Rian Mengantar Paket ke Gym Bodybuilder
39
Judul: Obat Tampan dari Teman Rian, Ahli Fisika
40
Judul: Rian dan Mie Istimewa
41
Misi yang Tak terduga
42
Kembali ke Kehidupan Sehari-hari
43
Rian vs. Batman: Pertemuan Konyol
44
Rian dan Hulk Buto Ijo: Pertemuan Konyol di Surabaya
45
Rian dan Debat Lucu dengan Bapak Tukang Sayur
46
Rian dan Paket untuk Bule di Pantai Bali
47
Rian dan Pelayan Restoran
48
Rian dan Ular Penari
49
Ekspedisi ke Italia
50
Penjual Sate Madura
51
Hati yang terluka dilukai wanita tersayang
52
Ninja Rian dan Bakso Malam Bersama Hantu
53
Ultraman mau gelut
54
Monster Tokek vs Ultraman
55
Ninja Rian dan Jejak Si Gundul
56
Tayangan TV Jejak Si Gundul
57
Berita terkini kasus Sambo
58
Dukun Hujan di Sirkuit MotoGP Lombok"
59
Ninja Rian vs Wasit Negara Bahrain"
60
Pengiriman Nuklir ke Masa Lalu"
61
Persaingan Kurir"
62
Ninja Rian vs Mata-mata Amerika"
63
"Ninja Rian vs Mata-mata Amerika"
64
"Ninja Rian dan Doraemon"
65
Antony vs Ninja Rian"
66
"Ninja Rian vs Cristiano Ronaldo"
67
"Ninja Rian dan Roma Irama"
68
"Ninja Rian Bertemu Upin Ipin"
69
Ninja Rian Bersama Gibran, Wakil Presiden"
70
Ninja Rian Ditugaskan ke Amerika dengan Bahasa Inggris Kocak"
71
perjalan lucu ke Amerika
72
Kejadian Konyol Lanjutan"di Amerika
73
Meets President Trump: A Hilarious Encounter"
74
"Ninja Rian di China: Misi Konyol Mengantarkan Paket"
75
Ninja Rian di China: Misi Konyol Mengantarkan Paket - Bagian 2
76
lanjutan ke China
77
Ninja Rian dan Bruce Lee: Pertemuan Konyol di China"
78
Ninja Rian dan Petualangan Konyol di Mongolia"
79
Ninja Rian dan Pertarungan Gulat Konyol di Mongolia"
80
Ninja Rian dan Perang Konyol Bersama Jenghis Khan"
81
Misi kirim paket ke Africa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!