Kimetsu No Yaiba Cultivation Edition
Episode 3
Giyu pun mulai mencari hewan spirit ke sekeliling gunung Kumo
Tomioka Giyu
/melihat seekor hewan spirit
Tomioka Giyu
bagus, akhirnya ketemu
Tomioka Giyu
/sedikit menganalisis hewan spirit tersebut
Tomioka Giyu
hmm, serigala darah, hewan spirit tingkat 3
Tomioka Giyu
apa aku akan kuat ya untuk melawannya? Jika dulu, aku pasti akan mudah untuk mengalahkannya. Tapi sekarang, aku tidak yakin
Tomioka Giyu
yah, bisa atau tidak, aku coba saja
Tomioka Giyu
/menghampiri hewan spirit tersebut
Tomioka Giyu
rasakan ini /memukul dengan keras kepala serigala tersebut
serigala tersebut mundur beberapa langkah karena terkena serangan Giyu
Tomioka Giyu
sial, tingkat 3 memang hebat. Terkena pukulan keras saja hanya mundur beberapa langkah
serigala itu pun mulai menyarang dengan menggunakan taring dan cakarnya
Tomioka Giyu
sial /menghindari serangan sang serigala tersebut
sayangnya, serangan serigala itu cukup cepat. Giyu pun menderita beberapa luka yang cukup dalam akibat serangan serigala tersebut
Tomioka Giyu
sial, dia lumayan gesit /memegangi lukanya
tak berhenti sampai disitu, serigala itu pun terus menyerang secara beruntun yang membuat Giyu sedikit kewalahan dalam melawannya
Tomioka Giyu
kalau begini terus, aku akan tercabik-cabik olehnya
dan serigala itu mulai melancarkan teknik yang cukup kuat
Tomioka Giyu
sial /bersiap menerima serangan serigala tersebut dengan posisi bertahan
serangan dari serigala tersebut pun berhasil menembus pertahanan Giyu
Tomioka Giyu
uakhhhh /muntah darah
Tomioka Giyu
tidak bisa seperti ini terus /menjaga jarak
Tomioka Giyu
sepertinya, ini saat yang cocok untuk mencoba teknik yang diberikan oleh guru
Tomioka Giyu
/bersiap untuk melancarkan serangannya
tak memberi nafas, serigala tersebut juga siap untuk memberikan serangan terkuatnya
Tomioka Giyu
hiaaaah, rasakan ini. Tinju air penembus ombak /melancarkan pukulan
serigala itu pun tak gentar, ia menghadapi serangan tersebut dengan membuat dirinya seperti sebuah bor yang berputar
Tomioka Giyu
hiaaaahhh /menerima serangan serigala tersebut dan berusaha membalasnya
Tomioka Giyu
matilaah kauuu! /berhasil membalas serangan serigala tersebut
serangan tersebut akhirnya dapat membuat serigala darah tersebut mati
Tomioka Giyu
sialan, huh huh huh. Membuatku menguras tenaga yang banyak saja
Tomioka Giyu
ternyata, aku yang sekarang bisa mengalahkan hewan spirit tingkat 3
Tomioka Giyu
itu sudah lumayan
Tomioka Giyu
sudahlah, lebih baik aku memulihkan diri dahulu
saat Giyu ingin beranjak dari sana, Tiba-tiba ia dikejutkan dengan getaran tanah yang cukup besar yang membuatnya kaget
Tomioka Giyu
sial, getaran apa ini?
Tomioka Giyu
tunggu, jangan-jangan /melihat ke arah mayat serigala darah
Tomioka Giyu
benar juga, biasanya serigala darah selalu dalam kondisi bergerombolan. Tapi yang satu ini, dia sendirian
Tomioka Giyu
itu berarti, ia terpisah dari gerombolannya
Tomioka Giyu
dan pada saat ini, para gerombolannya tersebut telah mencium darah dari mayat sang serigala itu
Tomioka Giyu
kalau begini, bukannya gawat
Tomioka Giyu
sial, aku harus segera pergi
terlambat, sebelum sempat pergi, Giyu pun dikerubungi oleh belasan serigala darah yang merupakan gerombolan atau rombongan dari serigala darah yang baru saja ia bunuh
Tomioka Giyu
sial, aku terkepung
ges, itung ya berapa kali Giyu ngomong sial di episode ini
Tomioka Giyu
kalau sebanyak ini, aku tak akan bisa menghadapinya. Bisa-bisa, aku yang akan mati
Tomioka Giyu
mau bagaimana lagi, hanya ada satu jalan. Yaitu menghabisi mereka semua. Lagipula, mereka mana mungkin membiarkan ku kabur
saat Giyu hendak melawan mereka
hei yang di sana, apa kau memerlukan bantuan?
Tomioka Giyu
/menoleh ke arah suara
Kochou Shinobu
/turun dari atas pohon
Tomioka Giyu
hei, apa yang kau lakukan di sini? Di sini berbahaya
Kochou Shinobu
hei, jika aku tidak turun ke sini, aku rasa kau tidak akan bisa menghadapinya
Tomioka Giyu
aku memang tidak bisa menghadapinya, tapi jika ditambah dirimu apa bedanya? Kau saja masih di ranah pembentukan tulang tingkat 3. Hanya 1 tingkat lebih tinggi dari aku
Kochou Shinobu
memang tingkat kultivasi ku tidak tinggi. Tapi kau kira, untuk menghadapi para serigala itu, hanya bisa dengan kekuatan kultivasi saja kah
Kochou Shinobu
/memulai aksinya
para serigala yang sedari tadi bersiap, mereka pun langsung menyerang bersamaan
Kochou Shinobu
/menyebarkan area sekitarnya dengan sebuah serbuk misterius
setelah wanita itu menyebarkan serbuk misterius di sekitar mereka. Para serigala itu pun tiba-tiba langsung terjatuh lemas dan mulai kehilangan kesadaran mereka
Tomioka Giyu
bagaimana kau bisa melakukan hal itu?
Kochou Shinobu
kau kira, kau kuat saja sudah cukup? Aku bisa mengalahkan mereka tentu saja bukan karena bakat kultivasi ku. Melainkan karena racun yang aku gunakan
Tomioka Giyu
racun? Kalau begitu serbuk tadi.....
Kochou Shinobu
tenanglah, racun itu hanya berguna bagi hewan spirit, tidak berguna untuk tubuh manusia
Kochou Shinobu
lagipula, tubuhku ini sudah kebal racun sejak kecil. Kalau dirimu sih, aku tidak tau ya /tertawa kecil
Tomioka Giyu
sialan juga ya kau
Tomioka Giyu
tapi tetap saja, Terima kasih karena sudah menolongku. Aku bukan orang yang tidak tau berterima kasih saat sudah di tolong
Kochou Shinobu
Sama-sama, aku hanya kebetulan lewat saja. Lagipula, aku sedikit kasihan melihatmu dikepung oleh para hewan kecil itu /tertawa kecil
Tomioka Giyu
jelas-jelas dia sedang menertawai ku karena ketidakmampuan ku dalam menghadapi para serigala tersebut /dalam hati
Kochou Shinobu
yasudah, aku pergi dulu
Kochou Shinobu
ada apa lagi?
Tomioka Giyu
kau ingin kemana?
Kochou Shinobu
tengah hutan, di sana aku ada menyimpan tanaman herbal untuk bahan pembuatan obat dan racunku
Tomioka Giyu
rupanya begitu, bagaimana kalau kita pergi bersama? Kebetulan aku juga ingin pergi ke tengah hutan
Kochou Shinobu
hahaha, baiklah-baiklah. Aku akan melindungi mu sampai ke tengah hutan
Tomioka Giyu
hah? Kenapa harus begitu?
Kochou Shinobu
bukankah kau ingin pergi bersama denganku karena kau takut dengan hewan-hewan spirit di sini haha. Jangan khawatir, asalkan bukan tingkat 5, aku pasti akan bisa mengalahkannya
Tomioka Giyu
sial, dia meremehkan ku. Sudahlah, lebih baik kita ikuti saja dia dulu /dalam hati
mereka berdua pun berjalan bersama menuju tengah hutan gunung Kumo
Tomioka Giyu
hei, namamu siapa?
Kochou Shinobu
kenapa kau ingin tau? Apa jangan-jangan, kau terpana ya oleh kecantikanku?
Tomioka Giyu
jangan terlalu yakin ya kau
Tomioka Giyu
aku hanya penasaran dengan namamu saja
Kochou Shinobu
ya baiklah, namaku adalah Kochou Shinobu. Kau bisa memanggilku Shinobu kalau kau mau
Kochou Shinobu
kalau kau, siapa namamu?
Tomioka Giyu
namaku Tomioka Giyu. Panggil saja Giyu
Kochou Shinobu
baiklah, Giyu. Apa yang kau lakukan di hutan gunung Kumo ini?
Kochou Shinobu
dengan tingkatan mu yang rendah ini?
Tomioka Giyu
hei, meski tingkatan ku rendah, tidak perlu sampai semenghina itu lah
Kochou Shinobu
aku tidak bermaksud, hanya saja, tingkatan mu ini terlalu rendah, mana mungkin kau bisa bertahan di hutan ini. Tadi saja, kau hampir mati saat melawan gerombolan serigala darah
Tomioka Giyu
aku tau, tapi jika hanya satu serigala saja, aku bisa menang. Hanya saja, jumlah mereka terlalu banyak
Tomioka Giyu
lalu kau, apa maksudmu asalkan hewan spirit yang muncul bukan diatas tingkat 4, kau bisa mengalahkannya?
Kochou Shinobu
tentu saja dengan racun ku. Hanya saja, racun ku itu hanya berpengaruh pada hewan spirit dibawah tingkat 5. Jika sampai muncul tingkat 5 ke atas, maka efeknya tidak akan terasa
Tomioka Giyu
oh, jadi begitu. Berarti, kau adalah seorang tabib yang jenius lah ya
Kochou Shinobu
tidak bisa dibilang jenius juga. Aku hanya kebetulan bisa sedikit pengobatan saja
Kochou Shinobu
dibandingkan pengobatan, aku lebih ahli dalam pembuatan racun
tak terasa, saat mereka sedang asik-asiknya mengobrol, mereka pun sampai di tempat yang Shinobu bilang
Kochou Shinobu
ah, akhirnya kita sampai
Tomioka Giyu
wah, gubuk yang sederhana namun indah. Apa ini adalah rumahmu?
Kochou Shinobu
bisa dibilang iya
Tomioka Giyu
dia tinggal di dalam hutan ini sendirian, pasti dia kesepian. Dimana keluarganya ya? /dalam hati
Kochou Shinobu
hei Giyu, sini
Tomioka Giyu
/menghampiri Shinobu
Kochou Shinobu
sini, biar ku obati luka mu
Tomioka Giyu
eh, tidak perlu sampai seperti itu, aku..... /merasa malu karena belum pernah diperlakukan seperti ini oleh wanita selain ibu dan kakaknya
Kochou Shinobu
sudah tidak usah banyak omong. Tunjukan lukamu, biar ku obati dirimu
Tomioka Giyu
baiklah /menunjukan semua luka yang ia derita
Kochou Shinobu
/langsung mengobati Giyu dengan perlahan agar Giyu tidak merasakan sakit
Kochou Shinobu
/selesai mengobati Giyu
Kochou Shinobu
bagaimana? Sakit tidak?
Tomioka Giyu
tidak, setelah kau obati luka ku menjadi lebih baik
Kochou Shinobu
/melihat ke arah luar gubuk
Kochou Shinobu
eh, sudah mulai gelap. Lebih baik kau menginap saja dulu di sini sembari memulihkan luka mu. Besok baru kau pulang
Tomioka Giyu
eh tapi, keluarga ku akan khawatir jika seperti itu
Kochou Shinobu
lalu, kau akan pulang dengan keadaan begini? /sembari menunjukan seberapa parah luka yang di derita oleh Giyu
Tomioka Giyu
lalu kau, akan tidur dimana? Bukannya gubuk ini hanya ada satu kamar?
Kochou Shinobu
ya, bukannya tidak ada sofa
Tomioka Giyu
tidak bisa, kau saja yang tidur di kasur. Aku akan tidur di sofa
Kochou Shinobu
tidak-tidak, kau adalah pasien, jadi kau lah yang tidur di kasur
Tomioka Giyu
mana bisa begitu, dimana martabatku sebagai pria jika membiarkan mu tidur di sofa
Kochou Shinobu
tapi- /terpotong
Tomioka Giyu
tidak usah tapi-tapi, kau tidur di kasur dan aku di sofa mengerti!
Kochou Shinobu
ya baiklah, aku tidak bisa berdebat lebih lama lagi denganmu
sampai pada akhirnya, langit pun sudah mulai gelap dan malam pun datang
cukup sekian ya guys ya, jangan lupa di
Shinazugawa Sanemi
beri rating
Rengoku Kyojuro
beri hadiah
Tomioka Tsutako
beri saran
Tokito Muichiro
berkomentar yang baik
Himejima Gyomei
jaga kesehatan
Kamado Tanjirou
semangat selalu guys
Agatsuma Zenitsu
semoga kita semua
Hashibira Inosuke
diberikan kesehatan oleh
Shinazugawa Genya
Tuhan kita YME
Kamado Nezuko
dan sampai jumpa
Tsuyuri Kanao
di next episode
Kanzaki Aoi
atau chapter selanjutnya
Comments
es teh panas
lanjut thor
2024-06-29
1
Fahri Firdausillah
8 kata sial
2024-06-27
1
ikhsan
hmmmmm
sial:7
sialan:2
2024-06-25
1