Sedang Kritis

Aryo tampak menghela napas berat sebelum menjawab pertanyaan Elis.

"Perusahaan papa sekarang sedang kritis." kata Aryo yang membuat Elis terkejut.

"Apa yang terjadi pa ?" tanya Elis.

Mengapa tiba-tiba saja perusahaan jadi kritis. Padahal sebelumnya papanya tidak mengatakan apa-apa.

"Sebenarnya dalam beberapa bulan terakhir sudah terjadi penurunan pada perusahaan, papa pikir papa bisa mengatasinya. Tapi ternyata papa salah memprediksi dan keadaan semakin parah." jawab Aryo kemudian memijit kepada yang terasa pusing.

"Jadi bagaimana, apa yang harus kita lakukan ?" tanya Elis.

Elis tidak kuliah di jurusan bisnis, jadi dia tidak begitu mengerti tentang perusahaan. Tapi sebisa mungkin dia akan membantu sang ayah agar perusahaannya baik-baik saja.

"Tidak banyak yang bisa kita lakukan Elis. Kita harus secepatnya mencari pinjaman modal." jawab Aryo.

"Oh, kalau begitu papa bisa mengajukan pinjaman di bank." balas Elis.

Memang seperti itu kan seharusnya. Bank merupakan tempat orang-orang meminjam uang.

"Tapi papa tidak biasa melakukan itu."

"Kenapa ?"

"Sebelumnya papa sudah memiliki pinjaman di bank dan sekarang tidak ada lagi yang bisa papa jaminkan. Lagi pula prosedur di bank sangat sulit dan butuh waktu yang lama." terang Aryo.

Elis tampak berpikir sejenak mencari solusi untuk membantu sang ayah yang sedang dalam kesulitan.

"Papa pinjam saja sama kak Firman." kata Elis yang tiba-tiba teringat dengan kakak iparnya.

Meskipun baru beberapa kali bertemu dengan suami kakaknya, tapi Elis tahu jika keluarga kakak iparnya itu orang kaya. Jadi tentu saja kak Firman akan memberikan pinjaman.

Aryo kemudian menggeleng menanggapi ucapan putrinya.

"Papa sudah bicara dengan kakak mu dan Firman tidak bisa membantu memberikan pinjaman karena saat ini perusahaan mereka sedang menangani sebuah proyek besar dan membutuhkan modal yang juga tidak sedikit." jelas Aryo.

"Jadi papa akan mencari pinjaman di mana ?" tanya Elis lagi.

"Sebenarnya papa sudah memilih beberapa nama pengusaha untuk meminta bantuan. Apa kau mau membantu papa ?" tanya Aryo penuh harap.

"Apa yang bisa aku bantu pa ?" tanya Elis yang benar-benar tidak mengerti.

Belum sempat Aryo menjawab pertanyaan Elis, tiba-tiba seseorang mengetuk pintu.

"Tuan makan siangnya sudah siap." beritahu seorang pelayan.

Aryo mengangguk kemudian kembali menatap Elis.

"Nanti kita bicarakan lagi, sekarang ayo kita makan dulu." ajak Aryo sambil beranjak dari tempat duduknya.

Usai makan siang, Aryo harus kembali ke kantor begitu juga dengan Elis yang harus kembali ke cafe dan pembicaraan mereka lanjutkan di malam hari.

Aryo meminta kepada Elis untuk datang ke sebuah perusahaan dengan membawa proposal pinjaman.

"Baik pa, besok aku akan pergi." kata Elis dengan semangat bisa membantu sang ayah.

"Tidak Elis. Mereka sudah mengatur jadwalnya dua hari lagi, pukul delapan pagi." kata Aryo.

"Ini profil CEO nya, kau bisa membacanya dulu." lanjut Aryo lagi sambil memberikan sebuah berkas kepada Elis.

Elis mengambil berkas itu kemudian keluar dari ruangan kerja sang ayah.

Dua hari kemudian.

Sebelum pukul delapan Elis sudah tiba di perusahaan tujuannya. Ia langsung memarkirkan mobilnya di tempat yang sudah di sediakan. Setelah hampir dua bulan tinggal di sini Elis banyak tahu tentang jalan yang ada di kota ini.

Sepertinya tidak asing. Batin Elis menatap bangunan yang menjulang tinggi di depannya ini.

"Aku ingin bertemu dengan Tuan Louise Maxim." kata Elis pada staf yang ada di lobi perusahaan.

"Apa nona sudah membuat janji sebelumnya ?"

"Iya, atas nama Elisa Natawijaya."

Staf itu kemudian memeriksa komputernya.

"Saya akan mengantarkan ada ke ruangan CEO." kata staf itu sambil memberikan kartu pengunjung kepada Elis.

"Terima kasih."

Terpopuler

Comments

Aidah Djafar

Aidah Djafar

dasar papahmu licik Lis😏
ketemuan ke dua nih c Elis vs CEO 🤗

2025-01-21

0

Jaspit Elmiyanti

Jaspit Elmiyanti

Kayak ini akal akalan Aryo aja ni

2025-01-15

0

Sulis Tyawati

Sulis Tyawati

itu akal2an Aryo saja

2025-02-08

0

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan Pertama
2 Gedung Pencakar Langit
3 Putri Pengusaha Licik
4 Pria Yang Kemarin
5 Sedang Kritis
6 Tidak Asing
7 Syarat Yang Tidak Masuk Akal
8 Bersembunyi di Balik Tembok
9 Dua Perjanjian
10 Tidak Adil
11 Aku Akan Menikah
12 Kelicikan Yang Seimbang
13 Menikah
14 Sarapan Bersama
15 Bulan Madu
16 Pulang
17 Tukang Tidur
18 Berita Trending Topik
19 Kemenangan Aryo
20 Seandainya Kau Selingkuh
21 Imbalan Untukku
22 Menggoda dan Merayu
23 Hanya Ingin Dirimu
24 Aku Bosan
25 Bersikap Lembut
26 Bertemu Cristof
27 Menawarkan Diri
28 Ulang Tahun Aryo
29 Hadiah Dari Louise
30 Pura-pura Tidak Tahu
31 Lidia dan Firman
32 Louise Sakit
33 Penyakit Langka
34 Aku Menginginkanmu
35 Sebuah Berkas
36 Aku Atau Kau
37 Keluar Negeri
38 Penyakit Hati
39 Kelemahan Louise
40 Papa Ingin Bertemu
41 Hanya Ingin Menghentikannya
42 Menjadi Kucing Yang Baik
43 Memeriksa Elis
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bonus Bab
68 Bonus Bab
69 Bonus Bab
70 Bonus Bab
71 Bonus Bab
72 Bonus Bab
73 Bonus Bab
74 Bonus Bab
75 Bonus Bab
76 Bonus Bab Lagi
77 Bonus Bab Lagi
78 Bonus Bab
79 Bonus Bab Lagi
80 Bonus Bab Lagi
81 Bonus Bab
82 Bonus Bab
83 Bonus Lagi
84 Bonus Lagi
85 Bonus Bab Lagi
86 Bonus Lagi
87 Bonus Bab
88 Bonus Lagi
89 Bonus Bab Lagi
90 Bonus Lagi
91 Bonus Lagi
92 Bonus Lagi
93 Bonus Bab
94 Bonus Bab Lagi
95 Bonus Bab
96 Bonus Lagi
97 Bonus Bab Lagi
98 Bonus Bab
99 Bonus Bab Lagi
100 Bonus Bab
101 Bonus Bab
102 Bonus Lagi
103 Bonus Bab Lagi
104 Bonus Lagi
105 Bonus Lagi
106 Bonus Bab Lagi
107 Bonus Bab
108 Bonus Bab Lagi
109 Up Lagi
110 Bonus Bab
111 Bonus Lagi
112 Bonus Bab Lagi
113 Bonus Lagi
114 Bonus Lagi
115 Bonus Bab
116 Update Lagi
117 Up Lagi Ya
118 Up
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Pertemuan Pertama
2
Gedung Pencakar Langit
3
Putri Pengusaha Licik
4
Pria Yang Kemarin
5
Sedang Kritis
6
Tidak Asing
7
Syarat Yang Tidak Masuk Akal
8
Bersembunyi di Balik Tembok
9
Dua Perjanjian
10
Tidak Adil
11
Aku Akan Menikah
12
Kelicikan Yang Seimbang
13
Menikah
14
Sarapan Bersama
15
Bulan Madu
16
Pulang
17
Tukang Tidur
18
Berita Trending Topik
19
Kemenangan Aryo
20
Seandainya Kau Selingkuh
21
Imbalan Untukku
22
Menggoda dan Merayu
23
Hanya Ingin Dirimu
24
Aku Bosan
25
Bersikap Lembut
26
Bertemu Cristof
27
Menawarkan Diri
28
Ulang Tahun Aryo
29
Hadiah Dari Louise
30
Pura-pura Tidak Tahu
31
Lidia dan Firman
32
Louise Sakit
33
Penyakit Langka
34
Aku Menginginkanmu
35
Sebuah Berkas
36
Aku Atau Kau
37
Keluar Negeri
38
Penyakit Hati
39
Kelemahan Louise
40
Papa Ingin Bertemu
41
Hanya Ingin Menghentikannya
42
Menjadi Kucing Yang Baik
43
Memeriksa Elis
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bonus Bab
68
Bonus Bab
69
Bonus Bab
70
Bonus Bab
71
Bonus Bab
72
Bonus Bab
73
Bonus Bab
74
Bonus Bab
75
Bonus Bab
76
Bonus Bab Lagi
77
Bonus Bab Lagi
78
Bonus Bab
79
Bonus Bab Lagi
80
Bonus Bab Lagi
81
Bonus Bab
82
Bonus Bab
83
Bonus Lagi
84
Bonus Lagi
85
Bonus Bab Lagi
86
Bonus Lagi
87
Bonus Bab
88
Bonus Lagi
89
Bonus Bab Lagi
90
Bonus Lagi
91
Bonus Lagi
92
Bonus Lagi
93
Bonus Bab
94
Bonus Bab Lagi
95
Bonus Bab
96
Bonus Lagi
97
Bonus Bab Lagi
98
Bonus Bab
99
Bonus Bab Lagi
100
Bonus Bab
101
Bonus Bab
102
Bonus Lagi
103
Bonus Bab Lagi
104
Bonus Lagi
105
Bonus Lagi
106
Bonus Bab Lagi
107
Bonus Bab
108
Bonus Bab Lagi
109
Up Lagi
110
Bonus Bab
111
Bonus Lagi
112
Bonus Bab Lagi
113
Bonus Lagi
114
Bonus Lagi
115
Bonus Bab
116
Update Lagi
117
Up Lagi Ya
118
Up

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!