Bertunangan dengan tuan muda adalah kehormatan dalam hidupnya.Beraninya dia meremehkan tuan muda.
Anggara memberi isyarat pada anak buahnya untuk mundur dengan tangannya,Lalu jari - jari rampingnya menekan dagu Anabella.Anggara tidak menekan dengan kuat tapi pegangan ini penuh rasa bahaya.
"Gadis kecil,Karna kamu sudah berani melecehkan ku di depan umum,Kamu harus menerima konsekuensi nya dengan baik!"Ujar Anggara.
Anabella mengerutkan keningnya,Otak pria ini memang sedang rusak sepertinya.Guman Anabella.
Penampilannya hari ini sangat jelek,Tapi mengapa pria ini tidak mau melepaskannya.
Anabella menarik sudut mulutnya membentuk senyuman tipis.Matanya berkilat lalu berkata dengan nada halus.
"Baiklah kalau begitu,Apa sekarang aku boleh ke toilet?"Tanyanya pada dua pria yang berdiri di depannya ini.
Anggara tidak berkata apa - apa,Hanya melirik ke arah anak buahnya,Lalu memberi isyarat untuk mengantarnya ke toilet.
Beberapa menit kemudian,Erwin menghampiri Anggara dengan ekspresi serius.
"Tuan muda nona Anabella melompat keluar dari jendela toilet dan melarikan diri,Aku sudah menyuruh para pengawal untuk mengejarnya!"Ujar Erwin memberitahu tuannya.
Anggara mengunakan setelan jas dengan rapi,Berdiri di di dekat meja dengan malas dan santai.Seolah - olah dia sudah menebak akan hal ini.Wajah tampannya yang dingin tidak menunjukan perubahan apa - apa.Dia mengguncang pelan gelas anggur merah di tangannya.
"Ngak perlu mengejarnya,selidiki siapa wanita itu dan cari alamat rumahnya"Ujar Anggara dengan dingin.
"Baik!"Jawab Erwin.Sementara itu teman Anggara yang melihat semua itu jadi sangat penasaran.Apakah mungkin seorang tuan muda dari keluarga no satu di negara ini akan menikahi wanita gembel dan sangat bar - bar itu.
"Anggara kamu benar akan menikahi gadis kecil yang susah di kendalikan itu?,Sebenarnya.....!"Belum selesai Deny bicara Anggara sudah menyela pembicaraan mereka.
Anggara menjawab dengan penuh makna.
"Wanita seperti itulah yang cocok untuk posisi itu!"Jawab Anggara dengan santai.
Hari sudah malam saat Anabella pulang kerumahnya.
Begitu masuk kedalam rumah ayahnya Dante Rusdi langsung menamparnya.
"Masih berani pulang kamu?"Anabella merasakan panas di pipinya akibat tamparan tersebut.
Dante sangat marah ketika mendengar laporan dari Ria istrinya tentang Anabella yang telah membuat ulah di depan umum.
"Anabella ibumu dengan susah payah menemukan pria baik - baik untukmu,Kamu malah pergi kencan buta dengan pakaian seperti ini,Kamu juga menarik seorang pria lalu menciumnya di depan umum,Harga diri keluarga Rusdi hancur karna sikap liar mu,Kamu membuat ibu mu di salahkan oleh agen kencan buta,Cepat berlutut dan minta maaf pada ibumu!"Ujar Dante pada Anabella.
Anabella memasukan tangannya ke dalam saku jaketnya,Lalu menimpali dengan tatapan dingin.
"Dia bukan ibu ku!"Jawabnya.
Dia hanya seorang ibu tiri,Ibu tiri yang mencoba segala cara untuk menikahkan dia secepat mungkin agar tidak mendapatkan kekayaan keluarga Rusdi.
Ria Puspita berkata dengan kebaikan palsu.
"Dante aku baik - baik saja,Jangan marah sama Anabella,!"Jawabnya dengan wajah yang pura - pura sedih.
Dante malah tidak tega pada Ria,Karna sudah membela Anabella yang sudah berbuat salah.
Dia menoleh lalu lanjut memarahi Anabella.
"Anak ngak tahu bersyukur,Selama ini Ria memperlakukanmu dengan baik.Tapi kamu tetap tidak mau memangilnya ibu!"Ujar Dante pada Anabella.
Ria menyeka air mata palsunya dan membujuk dengan ekspresi pasrahnya.
"Dante ,Sudah - sudah ngak masalah kalau dia memanggilku Tante Ria aku ngak keberatan kok!"Jawabnya dengan muka sedih yang palsu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 108 Episodes
Comments
Nia Risma
aih ni papa nya juga rada bego,,
2025-03-13
1
Jamayah Tambi
Adakah cari jodoh dgn kencan buta.
2025-03-23
0
Ririn Nursisminingsih
a pling suja klau ceweknya badass gini..
2025-01-28
0