Selama berjalan memasuki istananya sendiri. Wajah Vano terlihat semakin cemas, karena sepanjanh berjalan memasuli istananya. Sama sekali ia tak melihat ada prajurit disana.
Padahal, Vano sudah selalu memperingati prajuritnya agar tidak membiarkan 1 pojok istana pun kehilanhan penjaga.
Comments