Kerjasama
Keesokan harinya Jeonatan ingin bertemu dengan Ferdinand
Karena sesuai saran Zidan, tawaran Ferdinand lebih menarik
Jeonatan datang ke sebuah gedung yang bertuliskan FD entertainment
Jeonatan masuk ke dalam gedung tersebut dan bertanya kepada resepsionis
Jeonatan
Permisi...
Saya ingin bertemu dengan Pak Ferdinand
Resepsionis
Apakah anda sudah ada janji dengan beliau?
Jeonatan
Hem belum.
Memang harus buat janji terlebih dahulu?
Resepsionis
Iya tuan..
Jika ingin bertemu dengan beliau, harus membuat janji sebelumnya.
Jeonatan
Yah...
Sekarang beliau sedang dimana ya?
Resepsionis
Ada di kantornya.
Jeonatan
Kalau misalnya, saya ketemu beliau saat makan siang diluar boleh?
Resepsionis
Kalau itu, tergantung pak Ferdinand-nya tuan..
Biasanya beliau keluar saat makan siang
Jeonatan
Oh begitu...
Ya sudah saya tunggu saja sampai beliau keluar
Resepsionis
kalau boleh tau, nama tuan siapa dan darimana?
Jeonatan
Saya Jeonatan.
Jadi kemarin pak Ferdinand menawarkan kerjasama melalui teman saya, tapi saya sendiri yang harus menemui beliau..
Makanya saya datang kesini untuk menemuinya, saya kira bisa langsung ketemu ternyata tidak bisa ya.
Resepsionis
Oh...
Sebentar ya tuan..
Saya coba hubungi pak Ferdinand, apakah beliau sibuk atau tidak.
Resepsionis menelpon Ferdinand
Resepsionis
📞 Pagi pak, maaf mengganggu. Didepan ada seseorang yang ingin bertemu dengan bapak namun belum ada janji dengan bapak..
Ferdinand
📞Atas nama siapa?
Resepsionis
📞 Jeonatan pak, dia bilang kesini atas perintah bapak karna mau diajak kerjasama melalui temannya.
Ferdinand
📞 Jeonatan? Oh dia penyanyi itu bukan?
Resepsionis bertanya kepada Jeonatan, apakah dia penyanyi?
Resepsionis
📞dia bilang iya pak benar
Ferdinand
📞Oh, oke..suruh masuk saja ke ruangan saya
Resepsionis
📞baik pak, terimakasih
Resepsionis
Mari saya antar ke ruangan beliau
Jeonatan pergi ke ruangan Ferdinand diantar oleh resepsionis
Ruangannya ada dilantai 3
Resepsionis
Ini pak, yang mencari bapak
Ferdinand
Oh...
Ya silahkan duduk
Resepsionis
Saya permisi keluar pak
Jeonatan duduk di sofa yang disediakan diruang Ferdinand
Jeonatan
Iya pak, saya Jeonatan...
Ferdinand
Salam kenal, nama saya Ferdinand
Ferdinand
baru kemarin ya saya bertemu dengan rekan anda, ternyata anda langsung datang menemui saya
Jeonatan
Iya pak..
Saya kesini atas kemauan saya sendiri.
Tapi saya ingin mengetahui lebih jelas apa yang bapak tawarkan kemarin, apakah benar?
Ferdinand
Ya benar.
Saya menawarkan anda, agar anda masuk agensi saya. Tapi sayangnya anda masih terikat kontrak dengan agensi lain.
Jeonatan
Tentu saja saya berminat dengan tawaran anda..
Namun kasih saya kesempatan pak, karna kontrak saya habis dalam waktu 3 bulan ini..
Ferdinand
Loh bukankah anda sedang mengerjakan album?
Jeonatan
Benar pak...
Tapi, setelah saya pikirkan kembali.
Entah ini salah atau tidak, saya akan menunda untuk album ini. Sampai masa kontrak saya habis di agensi ini pak
Ferdinand
Waw. Keputusan yang sangat berani ya?
Kamu rela meninggalkan agensi lama demi agensi saya?
Jeonatan
Bukan begitu pak...
Andai bapak tau, saya merasa tidak dihargai sebagai artis di agensi itu...
Jika saya protes, mereka hanya menyalahkan saya.
Karya yang saya buat terasa sia-sia, ditangan agensi itu
Ferdinand
Saya turut prihatin apa yang kamu rasakan.
Padahal karya yang anda buat bagus dan anda juga berbakat di bidang ini
Jeonatan
Terimakasih pak..
Maka dari itu, saya ingin penawaran anda ini serius dan jika memang benar saya pantas menjadi artis anda tentu saja saya tertarik.
Ferdinand
Saya selalu serius.
Apalagi masalah pekerjaan.
Mungkin saya masih terbilang baru dalam industri musik. Karena sebelumnya perusahaan ini hanya menerima artis/aktor drama atau film.
Jadi saya dipercaya untuk membuat bidang musik, untuk menciptakan penyanyi berbakat yang siap bersaing di industri musik.
Jeonatan
Baik pak saya mengerti.
Untuk itu saya berharap, bapak bisa membantu saya agar terus berkarir menjadi penyanyi...
Ferdinand
Namun untuk sekarang saya tidak bisa merencanakan apapun dengan anda, karna anda masih terikat kontrak dengan yang lain.
Jeonatan
Saya mengerti pak...
Namun kira-kira apa yang harus saya persiapkan, untuk menjadi artis di agensi ini?
Ferdinand
anda teruskan saja berkarya, karena waktu anda juga masih 3 bulan..
Tapi pastikan, anda keluar dari agensi itu secara baik-baik
Ferdinand
Saya akan menyiapkan kontrak, tapi saya harus memastikan anda apakah serius ikuti kontrak yang tertulis?
Jeonatan
Tentu saja pak saya akan ikuti kontrak yang tertulis, saya akan patuhi apapun isinya
Ferdinand
Baik...
astagaa sampai lupa memberikan anda minum..
Jeonatan
Tidak apa-apa pak, saya juga mau langsung pamit..
Terimakasih atas waktunya pak, maaf jika mengganggu
Ferdinand
Oh, tidak menggangu sama sekali. Saya senang, ada orang yang antusias ingin berkerjasama dengan saya.
Jeonatan
Siapa yang tidak tertarik dengan tawaran bapak, saya berharap banyak bisa bergabung dengan agensi bapak
Ferdinand
Oh ya, saya terharu mendengarnya..
Lain kali kita bertemu lagi.
Jeonatan
Siap pak, saya pamit sekarang. Terimakasih
Jeonatan pergi dari ruangan Ferdinand
Lizabeth baru sampai turun dari mobil
Lizabeth
Loh, itu kan Jeonatan?
Lizabeth
Bener kan itu dia?
Lizabeth
Dia abis ngapain kesini?
Lizabeth
Apa aku tanya aja kali ya ke dia?
Tapi...
Nanti dia nanya balik aku ngapain kesini..
Hufft, padahal aku kesini cuma nganterin kue dari mama buat Ferdinand.
Sejujurnya aku juga males kesini..
Jeonatan yang sudah pakai helm dan pergi dengan motornya, tidak melihat keberadaan Lizabeth
Resepsionis
Iya, ada yang bisa saya bantu?
Lizabeth
Kalau boleh tau, tadi kan ada lelaki yang tatoan itu keluar dari gedung ini, kira-kira ada apa ya ?
Resepsionis
Oh?
beliau habis bertemu dengan CEO Ferdinand..
Memang anda siapa?
Dan ada kepentingan apa kesini?
Lizabeth
Ooh??
E-eng, saya kesini hanya mau mengantarkan ini.
Tolong sampaikan pada Ferdinand ya.
Lizabeth memberikan sekotak kue kepada resepsionis
Resepsionis
Oh..Atas nama siapa?
Resepsionis
Baik, nanti saya sampaikan.
Tapi apa kakak tidak ingin bertemu dengan pak Ferdinand?
Lizabeth
Tidak..
Saya masih ada urusan.
Terimakasih ya
Lizabeth
Penasaran deh Jeonatan ngapain ketemu sama Ferdinand?
Lizabeth
Aku nanya ke Ferdinand aja apa ya?
Lizabeth
Oke nanti basa basi aja deh
Lizabeth pergi dengan mobilnya
Ferdinand keluar dari kantor
Resepsionis
Permisi pak Ferdinand
Resepsionis
Ini ada titipan, atas nama Lizabeth
Ferdinand
Ho?
Siapa yang mengantar kesini?
Resepsionis
Seorang gadis, apakah dia bernama Lizabeth?
Resepsionis
Cantik, rambut panjang, tinggi
Ferdinand
Oh.. Ya benar dia Liza..
Dia hanya menitipkan ini? Tidak ingin bertemu saya?
Resepsionis
Ya pak..
Dia bilang mau ada urusan lain, jadi tidak bisa menemui bapak
Ferdinand
Ohh..
Ya sudah ..
Terimakasih
Ferdinand menelpon Lizabeth
Ferdinand
📞Btw makasih yaa kuenya?
Kenapa kamu gak chat aja, biar kita ketemu dulu...
Lizabeth
📞 Sama-sama, itu dari mamih.. Dia yang bikin juga.. Oh sorry ya, aku masih ada urusan
Ferdinand
📞Oh..
kamu udah makan siang belum? Kalau belum, ayo kita makan siang bareng
Lizabeth
📞Gak bisa, aku lagi diluar. Terus ini kejebak macet
Ferdinand
📞Oh kamu lagi dijalan?
Setir sendiri atau sama supir?
Ferdinand
📞Astaga. Coba tadi ketemu aku dulu, pasti aku antar
Lizabeth
📞Hemm gak perlu Ferdinand, aku juga lagi pengen nyetir.. Udah dulu ya
Ferdinand
📞Oya, besok kan acara papih kamu? Besok aku jemput ya dirumah
Lizabeth
📞 Gak perlu, kita ketemu ditempat acaranya aja.
Ferdinand
📞Hem, oke... Hati-hati ya kamu
Lizabeth
Duh gak bisa, Ferdinand bersikap baik ke aku..
Nanti dikira aku kasih kesempatan, padahal aku masih punya Jeonatan
Lizabeth
Lagian mamih nyuruh aku anter kue segala sih ah
Comments