SAKIT
Author
JANGAN LUPA SEDEKAH GIFT, VOTE NYA😽
Jeniffer sedang sibuk di ruangan direktur saat ini. Jeniffer menggantikan sementara posisi direktur, perusahaan milik mendiang adiknya itu.
Derap langkah kaki Masuk kedalam ruangan itu. Jeniffer mengangkat kepalanya menatap sosok yg masuk tanpa permisi kedalam Ruangan nya.
Arthur
Mommy..
[ Duduk di depan Jeniffer ]
Jeniffer ( Tante Lea )
kenapa tidak bilang kamu sudah kembali?
Arthur
Aku Kembali karena kudengar Lea tinggal dengan Justine.
Jeniffer ( Tante Lea )
Kamu memata-matai mereka?
[ menaruh dokumen ]
Arthur
[ usap hidung ]
Aku merindukan nya..
Aku akan pergi ke kediaman Xanders.
Jenifer menatap putra nya dg Tatapan Tajam, Jenifer tidak ingin putranya itu menghancurkan rencananya.
Jeniffer ( Tante Lea )
Jangan berbuat ulah Arthur.
Jeniffer ( Tante Lea )
Lagipula Lea sebentar lagi akan pindah ke luar negeri,kamu jangan khawatir kan apapun.
Arthur
Aku hanya ingin menyapa nya.
Jeniffer menyandarkan kepalanya menatap putranya yg sedang duduk santai di depan nya.
Jeniffer ( Tante Lea )
Arthur? Apa kamu tahu siapa putra Angkat Justine? Juga anak kecil yg mirip dg Justine itu?
Arthur
[ berfikir ]
Nathan?
Jeniffer ( Tante Lea )
Apa status rahasia Justine sebenarnya?
[ berfikir]
Jeniffer ( Tante Lea )
Apa mungkin dia ketua Geng mafia itu?
Mungkinkah Dia memutuskan untuk meninggalkan geng itu dan mempunyai status baru?
[ Terperangah ]
Arthur
Mommy yg kenal dengan nya,dia adik tirimu.
Jeniffer ( Tante Lea )
Justine kesayangan kakek mu.
Arthur
[ ekspresi wajah tidak suka ]
Jeniffer ( Tante Lea )
Tiga tahun lalu Lea kecelakaan,dan koma selama dua bulan.
Tapi kemudian setelah terbangun dari koma, adikku memindahkan Lea ke luar kota.
Jeniffer ( Tante Lea )
Aku ingin tahu apa yg terjadi saat itu.
Arthur
[mengingat² sesuatu ]
Arthur jadi teringat saat malam di club' tepat hari ulangtahun Azalea ke 18 tahun. Arthur melihat saat dalam keadaan mabuknya,ada Justine saat itu,namun dia juga tidak ingat dgn jelas lagi karena ketika terbangun sudah berada di rumah nya di bantu supir pribadi nya.
=========================
Justine di bawa kedalam kamarnya saat ini di bantu Azzam dan Erik. Lea berdiri di pintu menatap Justine dg perasaan khawatir karena paman nya itu sedang demam tinggi.
Azalea Naimara
Paman Azzam?
paman Justine sedang demam,kamu periksa dia.
[ masih berdiri di pintu sambil memegang handel pintu]
Dr. Azam.
Seperti nya aku ada panggilan lain darurat ke rumah sakit.
Bagaimana ini?
Dr.Azzam menoleh pada Erik dan mengedipkan satu matanya memberikan isyarat.
Dr. Azam.
Erik kamu bagaimana?
Erik yg sudah di beritahu Niat Justine pada Lea segera menanggapi Isyarat dr.azzam.
Erik ( asisten & B'F Justine )
Ya!!!
[memekik ]
Azalea Naimara
???
[masih berdiri di pintu ]
Erik ( asisten & B'F Justine )
Aku,ada dialog presentasi yg harus ku rancang untuk besok menggantikan Justine.
Erik segera melangkah pergi meninggalkan kamar Justine menuju ke ruangan Lain tempat Justine merampungkan tugas kantor.
Hanya ada Azzam, Justine yg rebahan di kasur dg baju basah dan Lea yg masih berdiri di pintu memegang handel pintu yg tadinya ingin Lea tutup.
Azalea Naimara
Ah,apa aku panggil Nathan saja yg membantu paman?
[ segera melangkah ]
Justine Xanders
!!!
[ panik,segera Duduk ]
Dr. Azam.
Eu Nona Lea!
[memekik Menghentikan Lea yg ingin melangkah pergi ]
Lea pun refleks berhenti saat ingin melangkah pergi meninggalkan kamar Justine untuk memanggil Nathan.
Justine Xanders
Uhuk Uhuk Uhuk Uhuk Uhuk.
[ terbatuk-batuk ]
Dr. Azam.
Ah aku tidak punya banyak waktu,obat turun panas nya aku simpan di sini. Kau berikan saja padanya.
Dokter Azam menyimpan obat²an yg sudah ada sejak tadi di siapkan.
Dr.azzam memeluk Justine walaupun justine dalam keadaan basah.
Dr. Azam.
Justine,gue udah bantu Lo....
sisanya bagian Lo...
[ suara berbisik ]
Justine Xanders
..........
[ hanya diam mendengarkan ]
Azalea Naimara
........
[ menatap Justine dari kejauhan yg terlihat pucat ]
Tersirat dalam hati Lea begitu melihat wajah pucat dan polos Justine saat itu,Lea merasa kasihan melihat Paman nya. Lea pun akhirnya mengalah dan melangkah masuk menghampiri Justine dan dokter Azzam. Lea berdiri di samping Justine yg masih mengenakan pakaian basah.
Azalea Naimara
Kenapa paman ini seperti anak kecil saja?!😾
Dr. Azam.
Pfftt..
[ ingin tertawa ]
Justine Xanders
Akhhhh~
[ menggeser posisi duduk nya ]
Justine Xanders
Aku hanya ingin mengulang masa kecilku..
Tidak ada yg salah 😏
Azalea Naimara
Tidak ada yg salah jika tidak menyusahkan ku..😒
Dr. Azam.
Nona Lea?
Aku harus pamit pergi ke rumah sakit.
[ memasukkan alat pemeriksaan suhu tubuh ]
Dr. Azam.
Tolong rawat baik-baik pria malang ini.
[ tepuk bahu Justine ]
Justine Xanders
Ughhh ~
rasanya panas dingin.
[ Tarik selimut ]
Lea melihat pakaian Justine yg basah membasahi bed cover itu. Lea memanggil pelayan untuk membantu nya mengganti bed cover itu dg yg lain karena sudah basah. Sementara Justine diminta Lea untuk masuk ke kamar BATHROOM untuk mengganti pakaian.
Bed cover sudah di ganti oleh dua pelayan, kedua pelayan itu pamit undur diri dari kamar Justine.
Azalea Naimara
Dasar pria tua Menyebalkan!!!😾
[ gerutu nya sambil melangkah ke bathroom ]
Tampak Justine sedang menyandarkan kepalanya di ujung Bathub menoleh kearah Lea yg melangkah masuk kedalam bathroom.
Justine Xanders
Lea...?
[ Suara halus ]
Lea Terkesima melihat tatapan mata Justine padanya, sedikit membuat Lea berdenyut kaget jantungnya.
wanita itu berjalan menuju ke tempat penyimpanan Handuk,lalu mengambil satu Handuk Disana dan duduk di samping Bathub.
Azalea Naimara
Paman ganti pakaian mu.
[ mengulurkan handuk ]
Justine Xanders
Aku, kesulitan...
[ agak menggigil ]
Author
JANGAN LUPA SEDEKAH GIFT, VOTE NYA😽
Comments
Pipit Msi Bancar
aWok awokk hhh
2023-11-22
0
🩷잘리나🖤
upp lagi thor semangat
2023-11-08
0
Lili Queen
Pepet terus Justin sampe dapet , itu pada Miss komunikasi jdnya salpah sama perasaan masing2 🤣🤣 yuk satuin Thor biar cepet bisa bikin adek bayi
2023-11-08
1