Bab 20 Kesal

Hana terbangun mendengar suara Alarm ponselnya. Ia merasakan ada yang berat menimpa pinggangnya, ternyata itu tangan suaminya yang memeluk pinggangnya dari belakang, wajah suaminya menempel di rambutnya, Hana memindahkan tangan suaminya dengan hati-hati dan turun perlahan dari ranjang. Ia pergi untuk mandi dan berwudhuk.

Kegiatan Pagi Hana sama dengan pagi-pagi sebelumnya, tapi setelah dua hari ini ia punya tugas baru, ya sekarang tiap pagi ia membantu suaminya memakai pakaian kerjanya.

Saat suaminya mandi Hana berganti pakaiannya karena hari ini ia juga harus kuliah. Setelah berpakaian Hana memoles wajahnya dengan make up tipis. Meja letak kosmetiknya penuh dengan berbagai jenis kosmetik yang Hana sendiri juga bingung untuk apa fungsinya, semua benda-benda itu juga hadiah hukuman Hana.

Aditya keluar dari kamar mandi bersamaan dengan Hana yang juga baru selesai berdandan. Ia mengambil kameja suaminya lalu memakaikannya, Aditya menatap Hana yang begitu telaten memasang kancing kemejanya, lalu memasang dasi dan terakhir ia pakaikan jasnya.

Aditya tampak menikmati momen-momen saat bersama seperti ini dengan istrinya. Hana pun demikian ia terlihat sangat bahagia. Tak ada suara dari keduanya, terkadang sesekali mata mereka bertatapan, Hana hanya menuduk ketika sudah bertatapan dengan suaminya, ia merasa malu. Aditya tersenyum tipis melihat tingkah istrinya. Ia sangat suka melihat wajah Hana yang merona karena manahan malu.

"Ayo kita turun sarapan, " ajak Aditya.

" Iya mas, " jawab Hana sambil mengambil tasnya di atas meja.

Mereka turun tangga beriringan, papa dan mama Aditya tersenyum senang melihat anak dan menantunya sudah mulai terlihat akrab. ia sangat berharap Aditya dapat menerima Hana sebagai istrinya sepenuhnya.

Keduanya menyapa orang tua mereka yang sudah menunggu. lalu mereka sarapan bersama. Aldo datang ketika mereka hampir selesai, ia tidak ikut sarapan karena ia ingin sarapan di kantor. Aldo menunggu di ruang tamu.

Selesai sarapan Hana menghampiri Aldo sedangkan Aditya ada perlu ke kamar.

"Al, kamu terlibat peristiwa kemarin ya," tuduh Hana kesal.

" Peristiwa apa?" jawab Aldo heran.

" Kamu yang mengirim semua barang-barang yang kemarin kan?" tanya Hana mentap Aldo.

"Ooooo itu, Aku hanya menjalankan perintah Han, " jawab Aldo cuek.

"Soal pakaiannya tidurnya itu juga kerjaan kamu bukan? " tanya Hana malu.

Apaka telah terjadi sesuatu gara-gara pakaian itu.

"Kenapa senyum-senyum, jadi benar itu ulah kamu ya, " ucap Hana kesal.

" Aku tidak terlibat seperti yang kamu tuduhkan itu, semua itu menejer Dewi yang memilikan, " jawab Aldo berbohong.

Maaf Han saya terpaksa berbohong, aku hanya ingin hubunganmu dengan aditya membaik.

Hana tidak melanjutkan ucapannya karena melihat Aditya datang. Aldo bangkit dari tempat duduk nya dan berjalan duluan keluar.

"Kamu mau ke kampus?" tanya Aditya pada istrinya.

" Iya mas...

" Ya udah aku berangkat dulu, " lanjut Aditya.

" Mas tunggu...! "

Aditya menghentikan langkahnya, Hana menghampiri suaminya, ia menyalami Suaminya dan mencium tangannya. Aditya kaget melihat apa yang dilakukan istrinya, tapi ia berusaha menyembunyikan keterkejutanya.

" Mulai hari ini aku akan melakukan ini, " jelas Hana sambil tersenyum.

Aditya hanya menganggukan kepalanya dan berjalan meninggalkan Hana.

Ketika melewati gerbang rumahnya ia melihat seorang pria berjaket hijau sedang duduk diatas motornya, Aditya tau kalau itu adalah tukang ojek online tapi apa yang ia lakukan di depan rumahnya.

"Al, aku perhatikan sudah beberapa minggu ini, sering melihat tukang ojek online mangkal di depan rumahku, mereka bukan komplotan penjahat yang sedang menyamar bukan? " tanya Aditya menatap curiga.

" Kau ini pikirannya aneh-aneh saja, dia itu ojek pesanan Hana yang akan mengantarkannya, " jawab Aldo.

"Jadi istriku selalu naik ojek kalau pergi kuliah. "

"Tidak. ia hanya mengantar Hana sampai halte saja, setelah itu ia ke kampus naik bus."

"Kita berhenti dulu di sini Al, aku ingin kita mengikuti Hana ke kampusnya."

" Baiklah!" Aldo pun memarkirkan mobilnya tak jauh dari rumah Aditya.

Tak lama menunggu akhirnya Hana pun lewat, Aldo mengikutinya dari belakang. Sampai di halte Hana melanjutkan perjalanan dengan bus. Aldo dan Aditya mengikuti bus yang di naiki Hana, dan sekitar 20 menit bus sampai di halte kampus Hana.

Mobil Aditya berhenti tidak jauh dari halte, mereka melihat Hana turun dari bus, Hana tidak langsung masuk ke kampus nya, ia masih berdiri di samping halte. Kemudian sebuah sepeda motor menghampiri Hana, ia berbicara dengan si pengendara motor tersebut. Mereka terlihat sangat akrab, Aditya melihat Hana tertawa sambil mencubit pinggang pria itu, kemudian pria itu membantu Hana memasangkan helmnya, Hana naik berboncengan di sepeda motor, sepeda motor itu melaju menjauh dari kampus.

Aldo menatap wajah Aditya yang merah menahan emosi. Ia mengepalkan tangannya dan menendang mobilnya.

" Apakah kita mengikuti mereka?"

Aditya membuang napasnya kasar.

"Tidak usah kembali ke kantor. Nanti tolong kamu belikan saya sepeda motor yang lebih keren dari punya pria tadi, " perintah Aditya.

"Baik..!

Ternyata cemburu membuat orang terlihat bodoh, sampai harus membeli motor untuk menarik perhatian Hana

Tolong kamu cari tau siapa pria itu, dan apa hubungannya dengan Istriku."

" Kamu akan segera mendapatkannya!"

Istri ku, manisnya.

****

Aditya bekerja tidak konsentrasi, kejadian tadi pagi tidak bisa hilang dari pikirannya. Ia sungguh sangat tidak suka melihat Hana bersama pria itu.

Lamunannya terhenti mendengar ada yang mengetuk pintu ruangan nya,

Tok.. tok...

"Masuk!

" Maaf permisi Pak, ada yang ingin bertemu Bapak?

"Siapa?

" Itu.... nampak keraguan dari wajahnya

"Katanya calon kekasih nya Bapak, " lanjutnya takut.

" Saya tidak punya calon kekasih! suruh dia...

Belum selesai Aditya dengan ucapannya tiba-tiba seorang wanita menerobos masuk keruangannya.

" Sore Kak Adit," sapa wanita itu manja.

.

.

.

.

Bersambung

Readers..

Jangan lupa kasih like dan komen ya... 😄😄😄😄

Terpopuler

Comments

🍁мσση❣️💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ

🍁мσση❣️💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ

🤣🤣🤣🤣🤣

2023-02-26

0

Sugeng Yestiwi

Sugeng Yestiwi

udah 3kali baca, suka banget, tapi untuk part yg aldo aku ga suka, sampai di Hanna sama Aditya aja ya shayyy💐😘

2023-01-03

0

Ney maniez

Ney maniez

🤔🤔

2022-11-21

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Ibu sakit
2 Bab 2 keputusan besar
3 Bab 3 Perkenalan
4 Bab 4 Rencana bibi
5 Bab 5 Hari Pertama ( part 1)
6 Bab 6 Hari Pertama ( part 2)
7 Bab 7 Hari Pertama ( part 3)
8 Bab 8 Hari Pertama (Part 3)
9 Bab 9 Menemani Makan
10 Bab 10 Memberanikan diri.
11 Bab 11 Memilih
12 Bad 12 Hari pertama kuliah.
13 Bab 13 Keputusan Aditya ( part 1)
14 Bab 14 Keputusan Aditya ( part 2)
15 15 pernikahan.
16 Bab 16 After married
17 Bab 17 Tugas Baru
18 Bab 18 shoping
19 Bab 19 Kejutan
20 Bab 20 Kesal
21 Bab 21 Mengantar ke kampus
22 Bab 22 Cemburu
23 Bab 23 Tentang Rasa
24 Bab 24 Belanja Bareng Mertua
25 Bab 25 Bertemu Sahabat Lama.
26 Bab 26 Kecemasan
27 Bab 27 Penasaran
28 28 Kencan (Part 1)
29 Bab 29 kencan (Part 2)
30 Bab 30 Mengunjungi Mertua (Part 1)
31 Bab 31 Mengunjungi Mertua ( Part 2)
32 Bab 32 Hadiah
33 Bab 33 Curiga
34 Bab 34 Menyerahkan
35 Bab 35 Tertidur
36 Bab 36 Makan Siang
37 Bab 37 Kejujuran
38 Bab 38 Penjelasan
39 Bab 39 Memaafkan
40 Bab 40 Restoran
41 Bab 41 Geram
42 Bab 42 Pertemuan Tidak Terduga
43 Bab 43 Makan Bersama
44 Bab 44 Wisuda
45 Bab 45 Fitnah (Part 1)
46 Bab 46 Fitnah (Part 2)
47 Bab 47 Pengakuan Cinta
48 Bab 48 Hamil
49 Bab 49 Kabar Bahagia
50 Bab 50 Hal Aneh
51 Bab 51 Penawaran
52 Bab 52 Pertimbangan
53 Bab 53 Membantu Sahabat
54 Bab 54 Mencari Tahu
55 Bab 55 Terbongkar
56 Bab 56 Membujuk
57 Bab 57 Kejutan Berujung Cemburu
58 Bab 58 Memaksa
59 Bab 59 Tunangan
60 Bab 60 Nasi Goreng
61 Bab 61 Gosip Panas
62 Bab 62 Diluar Dugaan
63 Bab 63 Konferensi Pers
64 Bab 64 Nonton Bareng
65 Bab 65 Percakapan Yang Tidak Disengaja
66 Bab 66 Sakit
67 Bab 67 Kwatir
68 Bab 68 Kegilaan Frans
69 Bab 69 Marah ( part 1)
70 Bab 70 Marah ( Part 2)
71 Bab 71 penyesalan
72 Bab 72 Mengusili
73 Bab 73 I love you
74 Bab 74 Gugup
75 Bab 75 Dukung Sahabat
76 Bab 76 Menawarkan Lagi
77 Bab 77 Pernikahan Sahabat
78 Bab 78 Bertamu
79 Bab 79 Penculikan
80 Bab 80 Dalang penculikan Hana
81 Bab 81 Cepatlah sembuh
82 Bab 82 Menyesali
83 Bab 83 Kembalilah Sayang
84 Bab 84 Aku Tidak Menyimpan Dendam
85 bab 85 Jangan Menangis Lagi
86 Bab 86 Aku Tampan dan Menggoda
87 Bab 87 Belanja Perlengkapan Bayi
88 Bab 88 Maafkan Aku Dengan Hatiku
89 Bab 89 Tiada Terduga
90 Bab 90 Diluar Kuasaku
91 Bab 91 Perasaan Kwatir
92 Bab 92 Bertanya- tanya
93 Bab 93 Terima Kasih Cinta
94 Eksra part 1 Sungguh Kebetulan
95 Eksra Part 2 Perkenalan
96 Eksra part 3 Begitu dalamkah lukamu...
97 Eksra part 4 Berilah Aku Kesempatan
98 Eksra Part 5 Lebih baik jujur walaupun menyakitkan
99 Eksra part 6 Kau jahat...
100 Eksra Part 7 Kau sudah siap untuk menikah?
101 Eksra Part 8 Penasaran
102 Eksra Part 9 Aku rela melepaskanmu...
103 Eksra part 10 Kau milikku...
104 Eksra part 11 Aku memilih mundur
105 Eksra Part 12 Kenapa tidak memberitahuku?
106 Eksra Part 13 End
107 Pengumuman
Episodes

Updated 107 Episodes

1
Bab 1 Ibu sakit
2
Bab 2 keputusan besar
3
Bab 3 Perkenalan
4
Bab 4 Rencana bibi
5
Bab 5 Hari Pertama ( part 1)
6
Bab 6 Hari Pertama ( part 2)
7
Bab 7 Hari Pertama ( part 3)
8
Bab 8 Hari Pertama (Part 3)
9
Bab 9 Menemani Makan
10
Bab 10 Memberanikan diri.
11
Bab 11 Memilih
12
Bad 12 Hari pertama kuliah.
13
Bab 13 Keputusan Aditya ( part 1)
14
Bab 14 Keputusan Aditya ( part 2)
15
15 pernikahan.
16
Bab 16 After married
17
Bab 17 Tugas Baru
18
Bab 18 shoping
19
Bab 19 Kejutan
20
Bab 20 Kesal
21
Bab 21 Mengantar ke kampus
22
Bab 22 Cemburu
23
Bab 23 Tentang Rasa
24
Bab 24 Belanja Bareng Mertua
25
Bab 25 Bertemu Sahabat Lama.
26
Bab 26 Kecemasan
27
Bab 27 Penasaran
28
28 Kencan (Part 1)
29
Bab 29 kencan (Part 2)
30
Bab 30 Mengunjungi Mertua (Part 1)
31
Bab 31 Mengunjungi Mertua ( Part 2)
32
Bab 32 Hadiah
33
Bab 33 Curiga
34
Bab 34 Menyerahkan
35
Bab 35 Tertidur
36
Bab 36 Makan Siang
37
Bab 37 Kejujuran
38
Bab 38 Penjelasan
39
Bab 39 Memaafkan
40
Bab 40 Restoran
41
Bab 41 Geram
42
Bab 42 Pertemuan Tidak Terduga
43
Bab 43 Makan Bersama
44
Bab 44 Wisuda
45
Bab 45 Fitnah (Part 1)
46
Bab 46 Fitnah (Part 2)
47
Bab 47 Pengakuan Cinta
48
Bab 48 Hamil
49
Bab 49 Kabar Bahagia
50
Bab 50 Hal Aneh
51
Bab 51 Penawaran
52
Bab 52 Pertimbangan
53
Bab 53 Membantu Sahabat
54
Bab 54 Mencari Tahu
55
Bab 55 Terbongkar
56
Bab 56 Membujuk
57
Bab 57 Kejutan Berujung Cemburu
58
Bab 58 Memaksa
59
Bab 59 Tunangan
60
Bab 60 Nasi Goreng
61
Bab 61 Gosip Panas
62
Bab 62 Diluar Dugaan
63
Bab 63 Konferensi Pers
64
Bab 64 Nonton Bareng
65
Bab 65 Percakapan Yang Tidak Disengaja
66
Bab 66 Sakit
67
Bab 67 Kwatir
68
Bab 68 Kegilaan Frans
69
Bab 69 Marah ( part 1)
70
Bab 70 Marah ( Part 2)
71
Bab 71 penyesalan
72
Bab 72 Mengusili
73
Bab 73 I love you
74
Bab 74 Gugup
75
Bab 75 Dukung Sahabat
76
Bab 76 Menawarkan Lagi
77
Bab 77 Pernikahan Sahabat
78
Bab 78 Bertamu
79
Bab 79 Penculikan
80
Bab 80 Dalang penculikan Hana
81
Bab 81 Cepatlah sembuh
82
Bab 82 Menyesali
83
Bab 83 Kembalilah Sayang
84
Bab 84 Aku Tidak Menyimpan Dendam
85
bab 85 Jangan Menangis Lagi
86
Bab 86 Aku Tampan dan Menggoda
87
Bab 87 Belanja Perlengkapan Bayi
88
Bab 88 Maafkan Aku Dengan Hatiku
89
Bab 89 Tiada Terduga
90
Bab 90 Diluar Kuasaku
91
Bab 91 Perasaan Kwatir
92
Bab 92 Bertanya- tanya
93
Bab 93 Terima Kasih Cinta
94
Eksra part 1 Sungguh Kebetulan
95
Eksra Part 2 Perkenalan
96
Eksra part 3 Begitu dalamkah lukamu...
97
Eksra part 4 Berilah Aku Kesempatan
98
Eksra Part 5 Lebih baik jujur walaupun menyakitkan
99
Eksra part 6 Kau jahat...
100
Eksra Part 7 Kau sudah siap untuk menikah?
101
Eksra Part 8 Penasaran
102
Eksra Part 9 Aku rela melepaskanmu...
103
Eksra part 10 Kau milikku...
104
Eksra part 11 Aku memilih mundur
105
Eksra Part 12 Kenapa tidak memberitahuku?
106
Eksra Part 13 End
107
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!