Transmigrasi : I'M A Fighter!
Canggung
Rayna Anderson
Enggh
//kening berkerut//
Rayhan Kaisar Anderson
Ray?
Rayhan Kaisar Anderson
Dok
Rayna Anderson
//mengerjap//
Dokter Alex
Rayna? Bisa dengar saya?
Dokter Alex
//mengarahkan senter pada mata Rayna//
Rayna Anderson
Shh
//menyipitkan matanya//
Dokter Alex
Rayna, ini berapa?
Dokter Alex
Kamu berada di mana?
Rayna Anderson
Rumah sakit?
Dokter Alex
Siapa nama kamu?
Rayna Anderson
Ray...na...?
Dokter Alex
//menghela nafas//
Dokter Alex
Apa yang terjadi sebelumnya? Apa kamu memaksakan mengingat sesuatu?
Rayna Anderson
//menggeleng//
Dokter Alex
Ya sudah, sekarang istirahat ya
Dokter Alex
Nanti saya resepkan obat
Rayna Anderson
//mengangguk//
Rayna Anderson
Apa saya boleh pulang?
Rayhan Kaisar Anderson
Heh!
Dokter Alex
Kamu baru saja bangun dari koma selama satu bulan lebih dan tadi pingsan lagi
Dokter Alex
Tunggu beberapa hari dahulu
Rayna Anderson
//mendengus//
Dokter Alex
Saya permisi
//keluar ruangan//
Rayhan Kaisar Anderson
Gausah aneh-aneh
//menjitak//
Rayhan Kaisar Anderson
Diem, nurut
Rayhan Kaisar Anderson
//duduk//
Rayhan Kaisar Anderson
Lo bikin gue jantungan tau ga?
Rayhan Kaisar Anderson
Ck!
Rayhan Kaisar Anderson
Gue serius Ray
Rayhan Kaisar Anderson
Lo tiba-tiba pingsan
Rayhan Kaisar Anderson
//menghela nafas//
Rayhan Kaisar Anderson
Sekarang gimana perasaan lo?
Rayhan Kaisar Anderson
Jangan jutek sama gue dong
Rayhan Kaisar Anderson
Biasanya lo berisik
Rayhan Kaisar Anderson
Cerewet
Rayhan Kaisar Anderson
Manja...
Rayna Anderson
//mengalihkan pandangan//
Rayhan Kaisar Anderson
Emm
Rayhan Kaisar Anderson
Maksud gue
Rayna Anderson
//menarik selimut hingga muka//
Rayhan Kaisar Anderson
Ray
//berdiri//
Rayhan Kaisar Anderson
Sorry
Rayhan Kaisar Anderson
Gue ga...
Rayhan Kaisar Anderson
//mengepalkan tangan//
Rayhan Kaisar Anderson
Istirahat ya
Rayhan Kaisar Anderson
//mengelus kepala Rayna//
Rayhan Kaisar Anderson
//mengecupnya//
Rayhan Kaisar Anderson
Gue keluar dulu
Rayhan Kaisar Anderson
//pergi//
Rayna Anderson
//membuka selimut perlahan//
Rayna Anderson
Udah pergi
//gumam//
Rayna Anderson
(lo pasti masih belum terima gue amnesia kan?)
Rayna Anderson
(ah ralat, Rayna)
Rayna Anderson
//menghela nafas//
Gimana kalau lo tau kenyataannya...
Rayna Anderson
//keluar dari kamar mandi//
Rayhan Kaisar Anderson
//melirik sekilas//
Udah?
Rayhan Kaisar Anderson
//berdiri//
Ayo
Rayhan Kaisar Anderson
//keluar//
Rayna Anderson
//melihat punggung Rayhan yang menjauh//
Rayhan Kaisar Anderson
//menyetir//
Rayna Anderson
//memandang keluar jendela//
Rayhan Kaisar Anderson
Gue
Rayhan Kaisar Anderson
//menoleh sekilas//
Rayna Anderson
//melirik sekilas//
Rayhan Kaisar Anderson
Lo duluan aja
Rayhan Kaisar Anderson
Gue minta maaf
Rayhan Kaisar Anderson
Sejak waktu itu, gue...
Rayhan Kaisar Anderson
Menghindar
//suara mengecil//
Rayna Anderson
Hm?
//menoleh//
Rayhan Kaisar Anderson
Harusnya gue lebih sering nemenin lo
Rayhan Kaisar Anderson
Bukannya biarin lo sendiri
Rayna Anderson
(oh, ternyata sadar diri)
Rayhan Kaisar Anderson
Maaf, gue cuma
Rayhan Kaisar Anderson
...
Rayhan Kaisar Anderson
//mengangguk pelan//
Rayhan Kaisar Anderson
Karena sifat dan sikap lo beda, gue ga tau harus gimana
Rayna Anderson
Kaya biasa aja
//kembali menatap ke luar//
Rayna Anderson
Seperti sebelum saya koma
Rayhan Kaisar Anderson
Tapi--
Rayna Anderson
Saya juga akan berusaha
Rayna Anderson
Untuk terbiasa
Rayhan Kaisar Anderson
Rayna...
Rayna Anderson
Boleh saya tanya?
Rayhan Kaisar Anderson
Iya?
Rayna Anderson
Apa alasan saya koma?
Rayhan Kaisar Anderson
Ahh gue belum ngasih tau ya?
//mengelus tengkuknya//
Rayna Anderson
Hmm
(gue udah tau sih, pengen nanya aja)
Rayhan Kaisar Anderson
Lo kecelakaan waktu ngendarain mobil
Rayna Anderson
Kecelakaan?
Rayhan Kaisar Anderson
Waktu itu lagi hujan deras dan menurut polisi, lo kemungkinan lagi ngebut di belokan curam pegunungan selatan
Rayhan Kaisar Anderson
Akhirnya karena licin, mobil lo masuk jurang
Rayhan Kaisar Anderson
Untungnya lo terlempar ke sisi lain lembah
Rayna Anderson
Untung?!!
//menatap tidak percaya//
Rayhan Kaisar Anderson
M-maksud gue... Lo selamat dan ga ikut meledak sama mobil lo
Rayna Anderson
Oh
//mengangguk//
Rayhan Kaisar Anderson
(Karena gue ga tau harus gimana kalau sampai lo pergi Ray...)
Rayna Anderson
Oh ya, kita bukan yatim piatu kan?
Rayhan Kaisar Anderson
//terkejut//
Rayna Anderson
//menatap Rayhan//
Rayhan Kaisar Anderson
B-bukan
Rayhan Kaisar Anderson
Kita punya orang tua dan satu kakak perempuan
Rayna Anderson
//mengangguk//
Tapi selama ini ga ada yang jenguk ke rumah sakit...
Rayhan Kaisar Anderson
...
Rayhan Kaisar Anderson
Sorry, Gue belum jelasin apa-apa
Rayhan Kaisar Anderson
Tapi
Rayna Anderson
//menaikkan sebelah alisnya//
Rayhan Kaisar Anderson
Nanti lo liat aja sendiri
Rayna Anderson
Kenapa ga--
Rayhan Kaisar Anderson
Kita sampai
Rayna Anderson
//melihat ke depan//
Rayna Anderson
(kastil mini?)
Tidak lama kemudian, gerbang terbuka dan Rayhan memasukkan mobilnya ke garasi mansion besar itu.
Rayhan Kaisar Anderson
//membuka pintu rumah//
Rayhan Kaisar Anderson
Ayo
//berjalan masuk//
Rayna Anderson
//mengikuti dari belakang//
Saat melewati ruang keluarga, terlihat beberapa orang tengah berkumpul dan bercanda tawa.
Rayhan Kaisar Anderson
//melirik sekilas beberapa orang tersebut dan lanjut berjalan//
Rayna Anderson
//memperhatikan sambil berjalan//
Rayna Anderson
//berhenti//
Rayna Anderson
Hm?
//menunjuk dirinya sendiri//
Rayhan Kaisar Anderson
//berbalik//
Rayhan Kaisar Anderson
Hm
//menatap dingin//
Rayna Anderson
//terkejut dengan tatapan Rayhan//
-
//menghampiri Rayna//
Bangun juga lo
Rayna Anderson
//menaikkan sebelah alisnya//
Anda siapa?
-
//tertawa garing//
Ga usah pura-pura amnesia Ray
-
Lo cuma terjun ke jurang
Rayhan Kaisar Anderson
//mengepalkan tangan//
Rayhan Kaisar Anderson
//menggenggam tangan Rayna//
Ayo, jangan ditanggapin Ray
-
Jangan ga sopan sama gue Rayhan!
Rayhan Kaisar Anderson
//menarik Rayna menjauh//
Rayna Anderson
//menatap bingung Rayhan//
Rayna Anderson
(di ingatan Rayna, kayanya Rayhan ga se dingin itu sama kakaknya)
Rayhan Kaisar Anderson
Ini kamar lo
Rayhan Kaisar Anderson
Yang sebelahnya kamar gue
Rayhan Kaisar Anderson
Masuk sana, istirahat
Rayhan Kaisar Anderson
Nanti makan malam gue bangunin
Rayhan Kaisar Anderson
Kalau ada sesuatu langsung ke kamar gue aja
Rayna Anderson
//mengangguk//
Rayhan Kaisar Anderson
//mengelus kepala Rayna//
Rayhan Kaisar Anderson
Dah
//memasuki kamarnya//
Rayna Anderson
(keinget abang...)
"Jessy, istirahat yang cukup ya! Kalau ada apa-apa langsung hubungin gue atau siapapun di sekitar lo! ngerti?"
Rayna Anderson
//mengelap air matanya//
Rayna Anderson
//masuk kamar//
Rayna Anderson
Gue kira bakal lebih sederhana
Rayna Anderson
(secara ini anak buangan)
Rayna Anderson
//memeriksa setiap sudut kamar//
Rayna Anderson
Haa~
//melempar dua buah mic mini yang sudah rusak//
Rayna Anderson
Untung ga ada kamera
Rayna Anderson
Tapi ini, kenapa ga langsung dibuang setelah lo rusak Ray...?
Rayna Anderson
Yang satu dari bawah kasur, satunya lagi di meja rias
Rayna Anderson
(siapa pelakunya?)
Rayna Anderson
//berbaring di kasur//
Rayna Anderson
//menghela nafas//
Coba aja ingatan lo masuk semua
Rayna Anderson
Rayhan
//gumam//
Rayna Anderson
Dia keliatannya perhatian
Rayna Anderson
Sayang sama Rayna
Rayna Anderson
Bahkan setiap reaksinya tentang gue, rasanya asli
Rayna Anderson
Tapi kenapa dulu...beda?
Rayna Anderson
//perlahan tertidur//
Comments
penghuni isekai🥴
jahat betul mulutnya😔
2024-12-13
1
𓃠݊ꪀׅ꯱tׁׅ.ℓιвяα.¢αт∂σ»»————>𓃗
seketika jiwa misqin gw meronta-ronta😭😭
2024-07-02
12
jihoon
jir segitu besar nya dibilang mini lalu apa daya sama rumah gw 😭😭
2024-06-03
21