FL Eps 5
Junho Ravindra
*datang dengan membawa nampan berisi 2 minuman dan 2 dessert
Junho Ravindra
Kalian sedang membicarakanku? *menatap tajam
Sebastian Alexandro
Kami hanya mengobrol biasa kok ya kan Coco?❄❄
Junho Ravindra
Ini mocca Frappuccino dan dessertmu❄❄ *menyodorkan ke Rico
Rico Saputra
Gomawo berapa total milikku akan gutanti uangmu, Jun
Junho Ravindra
Gak usah❄❄❄
Rico Saputra
Eoh beneran gak papa nih membelikanku sebanyak ini Jun?
Junho Ravindra
Makanlah❄❄❄
Rico Saputra
*memakan dessertnya
Rico Saputra
Ini enak loh, Jun cobalah *menyodorkan ke mulut Jun
Junho Ravindra
Kamu makan sendiri aja❄❄
Rico Saputra
Ayo cobalah sedikit saja
Junho Ravindra
Apakah kamu gak mendengar yang kukatakan Co? ❄❄❄
Rico Saputra
*cepat² menyuapkan dessert ke mulut Junho
Junho Ravindra
*mengambil tissu
Rico Saputra
Coba kunyah dulu jangan dibuang sayang loh makanan jangan dibuang²
Junho Ravindra
nyam... nyam... nyam
Junho Ravindra
Hash jinjja??!!! Ck!!! Gue gak suka sama yg manis² jangan maksa gue makan manis²❄❄❄ *menatap tajam
Sebastian Alexandro
Berani banget Coco kek gitu? *batin
Chris Setiawan
Wih benar² salut aku sama keberanian Coco selama ini gak ada yg berani kek gitu ke Junho *batin
Rico Saputra
M-mian jangan marah ya Jun, aku cuma pengen kamu incipin dessertku soalnya enak jadi aku ingin membagikan padamu *menunduk
Junho Ravindra
CK!!!Aku cabut duluan ya Tian, Chris. *pergi
Rico Saputra
Aku juga ya bye👋*langsung mengejar Junho
Rico Saputra
Jun tungguin Coco *berlari ke pintu keluar lalu menuju ke arah Junho
Rico Saputra
*menimpa tubuh Junho dan tak sengaja bibirnya bersentuhan dengan bibir Junho
Junho Ravindra
*Mendorong tubuh Rico kuat
Rico Saputra
Awww s-sakit Jun
Junho Ravindra
CK!!! Nyusahin *mengulurkan tangannya
Rico Saputra
*menerima uluran tangan Junho
Junho Ravindra
*menarik Rico untuk berdiri
Rico Saputra
*berdiri kembali
Rico Saputra
Jun kakiku sakit *merengek
Junho Ravindra
Masih bisa jalan kan? Kakimu cuma lecet bukan patah❄❄❄ *berjalan menuju ke motornya
Rico Saputra
Huff😮💨 sabar² Co *berjalan sedikit pincang menuju ke motor Junho
Junho Ravindra
CK!!! Cepetan deh klo mau bareng klo kelamaan aku tinggal ya?!❄❄❄ *menyetarter motornya
Rico Saputra
Iya tunggu bentar Jun *berjalan cepat dengan menahan sakit kakinya
Rico Saputra
*naik ke motor Junho
Junho Ravindra
*langsung melajukan motornya dengan kecapatan penuh
Rico Saputra
*reflek memeluk erat Junho
Junho Ravindra
Nafasku sesak jangan memelukku seerat ini hash!!!❄❄❄
Rico Saputra
eoh mian Jun *mengendurkan pelukan
Junho Ravindra
Rumahmu dimana?❄❄❄
Rico Saputra
Di jalan xxxxx no xxx apakah kamu langsung mengantarkanku pulang di rumah
Ini tetap Junho sambil melajukan motornya ya
Junho Ravindra
Ya iyalah memang mau kemana lagi?❄❄❄
Rico Saputra
Tak bisakah kita jalan² dulu, aku ingin jalan ber2 denganmu
Junho Ravindra
Aku sedang gak mood!! ❄❄❄
Rico Saputra
Eoh baiklah antar aku pulang saja
Junho Ravindra
Benar ini kan rumahmu?❄❄❄
Rico Saputra
Nee Jun, apa kamu mau mampir?
Junho Ravindra
Gak aku langsung balik ❄❄❄
Rico Saputra
Hati² di jalan Jun
Junho Ravindra
Hm❄❄❄ *langsung melajukan motornya dengan kecepatan penuh
Rico Saputra
*berjalan menuju ke pintu utama
Rico Saputra
*menekan bell
Rico Saputra
Huff dia benar² sangat cuek padaku. Apa aku bisa mendapatkan hatinya ya? Bagaimana jika aku tak berhasil membuatnya menyukaiku dalam 2 bulan? Apakah setelah 2 bulan aku harus mengikhlaskan Junho? *batin
Bi Putri (Maid Kel. Saputra)
*membuka pintu
Bi Putri (Maid Kel. Saputra)
Silahkan masuk tuan muda
Rico Saputra
Gomawo Bi *masuk
Rico Saputra
*berjalan menuju ke ruang tamu
Rico Saputra
YUHUUU RICO PULANG EOMMA!!!
Daniel Harianto (Eomma Rico)
Sayang jangan berteriak²
Daniel Harianto (Eomma Rico)
Oh ya nanti saat makan malam kita kedatangan tamu
Rico Saputra
Tumben eomma, memangnya siapa?
Daniel Harianto (Eomma Rico)
Nanti kamu akan tau jadi sekarang beristirahatlah
Rico Saputra
Eoh baik eomma, Coco mau mandi dulu
Daniel Harianto (Eomma Rico)
Ya sayang
Rico Saputra
*berlari menuju tangga lalu menaiki tangga
Daniel Harianto (Eomma Rico)
Astaga jangan lari² sayang
Rico Saputra
*tak menghiraukan
Daniel Harianto (Eomma Rico)
Aigo sikapnya masih sangat kekanakan
Junho Ravindra
*menekan bell
Junho Ravindra
Huff hari pertama yg sangat melelahkan apalagi bertemu dengan Desta dan masih harus menghadapi Rico yg terus menempel padaku dan menggangguku. Ck!!! Sial banget deh hari ini aku. *gumam
Bi Arum (Maid Kel. Ravindra)
*membuka pintu
Bi Arum (Maid Kel. Ravindra)
Selamat datang tuan muda
Junho Ravindra
*tak menghiraukan dan langsung masuk
Junho Ravindra
*berjalan menuju ke ruang tamu
Septian Wijaya (Eomma Junho)
Sayang darimana saja kok baru pulang?
Junho Ravindra
*melirik eommanya
Junho Ravindra
Nongkrong sama temen❄
Septian Wijaya (Eomma Junho)
Nanti malam eomma dan appa akan ke rumah teman appa dan juga kakakmu
Septian Wijaya (Eomma Junho)
Jadi kamu ikutlah dan bersiap² ya
Septian Wijaya (Eomma Junho)
Iya sayang, jangan buat appamu marah ya kamu tau sendiri semenjak kejadian itu appamu bagaimana sikapnya ke kamu
Junho Ravindra
Kenapa eomma gak kek appa dan Johan hyung??❄
Septian Wijaya (Eomma Junho)
Eomma percaya klo anak eomma itu anak yg baik bukan pembunuh pasti ada yg salah waktu itu. Kenapa kamu gak mau menjelaskan ke semua orang saat itu kejadian sebenarnya?
Junho Ravindra
Aku gak ingin repot² menjelaskan jika hasilnya sama❄
Septian Wijaya (Eomma Junho)
Huff😮💨 Dasar kamu ini keras kepala sekali. Jika kamu gak menjelaskan orang² berpikir kamu itu pembunuh Deni kembaran Desta
Junho Ravindra
Terserah mereka saja jika meyakininua begitu ❄
Septian Wijaya (Eomma Junho)
Oh ayolah sayang jangan keras kepala setidaknya berceritalah pada eomma
Junho Ravindra
Sudahlah eomma sudah ribuan kali eomma membahas ini aku sampai muak mendengarnya.❄
Junho Ravindra
Sudah kubilang aku gak ada bukti jadi percuma kuceritakan eomma pun mungkin akan berpikir aku hanya membela diri atau membuat alibi tentang kematian Deni.
Septian Wijaya (Eomma Junho)
Kamu saja belum bercerita sayang kenapa bisa berpikir seperti itu?
Junho Ravindra
Semua orang sama dimataku, mereka hanya mengejudgeku monster karena mereka menganggapku membunuh Deni . Appa dan Johan hyung saja percaya aku membunuh jadi gak ada yg perlu dijelasin
Junho Ravindra
*berjalan cepat meninggalkan eomma nya tanpa menunggu respon eomma nya
Jangan lupa tinggalkan jejak like, koment, subscribe, hadiah dan vote
Comments