*Tantangan dan masalah iklim*

Walau pun perjuangan Priya dan teman - teman sudah berdampak positif bagi para petani desa dan terkenal di seluruh dunia akan tetapi, mereka selalu mendapatkan masalah di balik pejuang mereka.

Masuk pada bulan agustus 5 tahun sesudah kejayaan petani di Desa Karyamukti, berkat usah dan kerja keras Priya, Rama bersama teman - temannya dalam menciptakan pertanian moderen, kini terlihat dampak yang sangat besar bagi desa tersebut, para petani mulai gagal panen. Akibat kekeringan panjang yang melanda di Desa tersebut. Suatu hari warga di desa pun saling berkumpul untuk memberitahukan hal ini kepada Priya dan teman - tamannya.

Sebelumnya menemui Priya dan teman - temannya, warga pun melaporkan masalah ini kepada pak Kades.

"Pak Kades, kami gagal panen total di musim ini mohon agar Pak Kades bisa menyampaikan hal ini kepada Dinas pertani di bagian pemerintahan!" tanya salah satu warga, penuh perasaaan sedih.

"Iya saya akan ajukan masalah ini kepada pemerintah setempat?" jawab Pak Kades dengan hati yang pasrah.

"Bagaiman kalo kita sampaikan masalah ini kepada priya dan teman - temannya!" kata salah satu warga Desa.

Pada saat itu pula, Ayah Rama berada di balik kerumunan warga. iya pun langsung menjawab bahwa Rama, Priya, Dr. Arjun sedang berada di luar kota, mereka sekarang lagi sibuk urus bisnis yang mereka kembangkan di sana, jadi mereka masih lama di kota.

"Pak Rama, apakah Pak Rama bisa memberikan kontak mereka kepada ku!" Tanya Pak Kades gelisah.

"Iya Pak Kades ini Kontak mereka, tolong sampaikan Masalah ini kepada mereka!" ujar Pak Rama.

"Ayo.. ayo bubar kita serakah masalah ini kepada Pak Kades dan Anak- anak kita yang sudah sukses!" tegas warga Desa.

Setelah semua warga bubar, Pak Kades pun langsung menghubungi Rama melalui panggilan telpon.

Pak Kades dengan hati yang cemas menekan nomor kontak yang diberikan oleh Ayah Rama. Dia berharap agar dapat menghubungi Rama dan timnya untuk mengatasi masalah kekeringan yang melanda Desa Karyamukti.

Telepon berdering beberapa kali sebelum akhirnya diangkat oleh Rama. "Halo, Pak Kades. Ada yang bisa saya bantu?" tanya Rama dengan suara hangat.

"Pak Rama, ini Pak Kades dari Desa Karyamukti," kata Pak Kades dengan nada kekhawatiran.

Rama merasakan ketegangan dalam suara Pak Kades. "Ada apa, Pak Kades? Ada masalah yang harus saya selesaikan?"

Pak Kades menjelaskan situasi kekeringan yang melanda desa mereka, menyebabkan gagal panen total. Dia memohon bantuan Rama dan timnya untuk mencari solusi dalam menghadapi masalah tersebut.

Rama mendengarkan dengan serius dan segera merasa prihatin. "Terima kasih telah memberitahu kami tentang masalah ini, Pak Kades. Kami akan segera mengambil tindakan."

Pak Kades merasa lega mendengar bahwa Rama dan timnya bersedia membantu. Mereka sepakat untuk bertemu segera guna mendiskusikan langkah-langkah yang harus diambil.

Setelah beberapa hari, Rama, Priya, dan Dr. Arjun tiba di Desa Karyamukti. Mereka disambut oleh Pak Kades dan warga desa yang penuh harapan. Pertemuan darurat diadakan di balai desa, dihadiri oleh warga desa dan para petani yang terdampak.

Pak Kades memulai pertemuan dengan menjelaskan situasi yang melanda desa. "Pak Rama, kami mengalami kekeringan yang parah dan gagal panen total. Kami memohon bantuan Anda untuk menemukan solusi agar para petani kami dapat kembali mendapatkan hasil panen yang baik."

Rama menatap wajah-wajah khawatir para petani dan warga desa dengan penuh empati. "Saya mengerti betapa sulitnya situasi ini bagi Anda semua. Kami akan berusaha keras untuk menemukan solusi terbaik."

Dr. Arjun menambahkan, "Kekeringan ini membutuhkan pendekatan yang holistik. Kami akan menggabungkan pengetahuan kami dalam pertanian berkelanjutan dan teknologi untuk mencari solusi yang sesuai dengan kondisi desa ini."

Priya, dengan semangatnya, berbicara kepada warga desa, "Kami berjanji untuk bekerja keras dan mencari solusi yang dapat membantu desa ini melewati masa sulit ini. Kita akan bekerja sama sebagai satu tim untuk menghadapi tantangan ini."

Bersama-sama, mereka membentuk tim yang terdiri dari warga desa, petani, dan tim Harmoni Dunia. Mereka mulai mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi kekeringan dan membantu para petani dalam menghadapi masa depan yang lebih baik.

"Tim Harmoni ini bergerak di bidang apa?" tanya Pak Kades penuh kebingungan.

"Tim Harmoni ini adalah organisasi dunia yang bergerak di bagian pertani, dan mereka bisa membantu masalah dari pertanian di dunia!" jawab Priya penuh perhatian.

"Iya baik kalo begitu!" sambung Pak Kades.

Tim Harmoni Dunia bekerja keras untuk mengembangkan strategi dan program penanggulangan kekeringan. Mereka menyusun rencana penyediaan air irigasi yang lebih efisien, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, dan pelatihan bagi petani mengenai praktik irigasi yang baik.

Selain itu, mereka juga berkolaborasi dengan dinas pertanian setempat dan institusi penelitian untuk mendapatkan dukungan ilmiah dan teknis dalam menghadapi kekeringan tersebut.

Warga desa ikut terlibat dalam implementasi program-program tersebut. Mereka bekerja bersama tim Harmoni Dunia dalam membangun infrastruktur irigasi yang lebih baik, mengembangkan sumur-sumur air bersih, dan mempelajari praktik pertanian yang tahan kekeringan.

Selama berbulan-bulan, tim bekerja keras untuk mewujudkan solusi yang mereka rancang. Meskipun tantangan yang mereka hadapi sangat besar, mereka tidak pernah menyerah.

Suasana hari telah senja, angin bertiup pelan di Desa Karyamukti. Warga desa dan tim Harmoni Dunia berkumpul di tengah sawah yang sedang dikerjakan. Mereka saling berbagi tugas dan bekerja keras untuk mewujudkan solusi kekeringan.

Priya, dengan penuh semangat, berbicara kepada warga desa, "Kita harus bekerja sama dalam mengatasi kekeringan ini. Mari kita bangun infrastruktur irigasi yang lebih baik agar air dapat mengalir dengan baik ke lahan pertanian kita."

Seorang petani tua mengangkat tangannya dan berkata, "Tapi bagaimana caranya, Bu Priya? Kami belum memiliki cukup dana untuk membangun infrastruktur tersebut."

Dr. Arjun menghampiri petani tua tersebut dan menjawab, "Kita akan mencari cara yang terbaik, Pak. Kami akan menghubungi lembaga dan mitra yang dapat memberikan bantuan finansial untuk membangun infrastruktur irigasi. Kita tidak sendiri dalam perjuangan ini."

Rama melihat sekeliling dan menyadari rasa kekhawatiran warga desa. Dia berjalan ke tengah-tengah mereka dan berbicara dengan penuh keyakinan, "Saya percaya kita bisa melewati ini bersama-sama. Mari kita belajar bersama tentang praktik pertanian yang tahan kekeringan. Dengan pengetahuan yang tepat, kita dapat mengoptimalkan penggunaan air dan meningkatkan produktivitas lahan kita."

*****

Part ini berakhir dengan perjuangan Rama, Priya, Dr. Arjun, dan tim Harmoni Dunia dalam menghadapi kekeringan yang melanda Desa Karyamukti. Mereka berjanji untuk terus bekerja bersama warga desa dalam mencari solusi yang berkelanjutan dan membantu petani menghadapi masa depan yang lebih cerah.

Teruslah membaca untuk mengetahui bagaimana Rama, Priya, Dr. Arjun, dan warga desa bekerja sama untuk mengatasi masalah kekeringan dan mengembalikan harapan bagi petani Desa Karyamukti.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!