"Whatt!! Udah jam setengah 10" Teriak Aya
"Makanya cepetan gue anter" ucap Aldo
"Gak ah gue mau nyari Elsa sama lia biar pulang bareng" ucap aya dan sebelum Aya melangkahkan kakinya
Dreett dreett dreett
"Mamah telfon" ucap aya dengan muka paniknya
Aya pun mengangkat telfon sang mamah
"Halo mah" ucap aya saat sudah mengangkat telfon nya
"Kamu masih dimana sayang??" Tanya mamah Melinda
"Ak masih ditaman mah" jawab Aya
"Pulang sayang ini udah malem loh ,kalo papah bangun terus tau kamu belom pulang bisa gk dibolehin main lagi kamu Sama papah sayang" ucap mamah Melinda
"Iyah mah ni Aya pulang mau ko" jawab Aya
"Yaudah pulang cepetan yah sayang mamah tunggu" ucap mamah Melinda
"Oke mah" jawab Aya
Aya pun mematikan telfonnya dan melirik ke arah Aldo
"Gue udah bilang gue anter Nayla Amalia Azahra" tegas Aldo
"Terus gimana Elsa sama Lia??" tanya Aya
"Punya hp kan? Tinggal bilang lewat chat gampang ay jaman sekarang" ucap Aldo
"Iyah gue bilang dulu ke mereka" ucap aya dan mengetik sesuatu ke grup mereka bertiga
'gays gue pulang dulu yah, gue udah ditelfonin sama mamah gue'
'kalian juga cepet pulang jangan malem-malem yah gays'
Karena mereka mungkin tengah sibuk mencari-cari makanan chat dari Aya pun hanya centang satu
"Yaudah ayo cepetan anterin gue pulang" ucap aya
"Iyah bentar gue ambil motor dulu"
Aldo pun berlari kecil menuju motornya
"Mau kemana bos??" Tanya Gino
"Mau anter aya pulang" jawab Gino
"Pulang beneran loh bos jangan diberhentiin dihotel" ejek Gino
"Berisik" ucap Aldo dengan menatap tajam Gino
Aldo pun menarik gas motornya dan melaju menuju tempat Aya berada
"Ayo naik" ajak Aldo yang sudah memakai helm yang hanya terlihat matanya
"Helm gue manah?" Tanya Aya
"Ouh Iyah gue lupa" jawab Aldo
"Gino!!!" Teriak Aldo dan Gino pun langsung menghampiri mereka berdua
"Kenapa bos?" Tanya Gino
"Ambil helm satria " ucap Aldo
"Kenapa gak helm gue ajah bos??" Tanya Gino
"Banyak nanya Lo, ini tu buat Aya , satria kan helm bogo pantes buat Aya" jawab Aldo lagi
"Ouh Iyah bos lupa, gue ambil dulu"
Setelah mengatakan itu Gino pun berlari dan mengambil helm satria dan kembali lagi berlari menuju Aldo dan Aya
"Ni ay pake" ucap Gino dengan menyerahkan helm tersebut
"Makasih no" ucap aya dan memakai helm itu
Aya pun langsung menaiki motor sport Aldo
"Pegangan nanti jatuh lo" perintah Aldo
"Ga usah gue juga bisa jaga diri gue sendiri dibelakang" jawab aya
"Okeh kalo Lo gak dengerin omongan gue" ucap Aldo dan melajukan motornya dengan kecepatan sedang, tapi disaat mereka keluar dari taman dengan isengnya Aldo pun mengerjai Aya, dengan menancapkan gasnya dengan kecepatan tinggi
Brummmmm
Karena Aya yang tidak pernah naik motor kebut-kebutan pun reflek langsung memeluk Aldo karena ketakutan
"Ahhhhhh aldooo!!" Teriak Aya dengan memeluk Aldo, Aldo pun menyengir tipis dibalik helm nya
"Ahhhhhhh mamahhh tolongin ayaa " ucap aya
Karena memang Aldo si rese dia pun lebih menambah kecepatan nya itu, dan pelukan Aya pun semakin erat
"Aldooo udah berhenti hiks gue takut hiks" ucap aya dibalik punggung Aldo dan meneteskan air mata nya dijaket Aldo
"Pliss al berhenti" ucap lirih Aya ,karena memang kecepatan tinggi membuat Aya sangat takut, bisa membuat Aya pingsan atau lemas dan pusing
Aldo yang mendengar Aya seperti sangat takut pun mengurangi kecepatan nya yang kini hanya 40km
Dan Aldo pun berhenti ditepi jalan dan menengok wajah Aya yang pucat dibelakang
"Aya Lo gapapa??" Tanya cemas Aldo yang kini turun dan mengangkat tubuh mungil Aya, ala Bridle style dan mendudukkan Aya dikursi dan melepaskan helm Aya.
Karena mereka berhenti seperti ditaman yang sangat mini yang sialnya tidak ada satupun penjual air mineral untuk Aya minum
"Lo jahat banget si hiks hiks" ucap tangis Aya
"Habisnya Lo gamau pegangan" jawab Aldo
"Maaf aya maafin gue yah?" mohon Aldo
"Gue itu takut naik motor dengan kecepatan kaya tadi hiks hiks" ucap tangis Aya lagi
Aldo pun memeluk tubuh mungil aya
"Gue minta maaf sekali lagi yah, gue gak tau kalo Lo bakal kaya gini" ucap lembut Aldo dengan mengelus-elus rambut panjang Aya
Aya pun semakin mengeratkan pelukannya
"Udah tenang yah ay ada gue disini" ucap Aldo lagi
"Gue takut banget al hiks" ucap aya dan menjatuhkan bulir-bulir air mata didada six pack Aldo
"Kita mau pulang ajah??" Tanya Aldo yang melepaskan pelukannya dan menatap wajah sayu Aya
"Tapi Lo janji yah jangan bawa motor kaya tadi" ucap lirih Aya
"Iyah ay gue janji ko gak bakal bawa kaya tadi lagi" jawab lembut Aldo dengan senyum manisnya
(Jarang sekali Aldo senyum semanis itu didepan cewe)
"Ayo kita pulang nanti keburu malem" ajak Aldo
"Lo bisa jalan ke motor sendiri??" Tanya Aldo
Aya pun tak menjawab dan melangkah kan kakinya ke motor Aldo tapi sialnya satu langkah saja sudah membuat Aya sangat pusing
"Aduhhh " ucap aya dengan memegang keningnya yang terasa pusing
"Ga bisa kan?" Tanya Aldo dan Aldo pun langsung mengangkat tubuh Aya lagi
Karena memang Aya sedang sangat pusing pun tidak memikirkan perlakuan Aldo ke dirinya
Saat sudah menaruh Aya dikursi belakang hingga kini memakaikan helm Aya.
Aldo pun langsung ikut menaiki motornya dan memakai helm nya
"Pegangan ay" ucap Aldo dan Aya pun hanya menurut dan langsung memeluk tubuh kekar Aldo
Mereka pun berlalu pergi dari taman mini itu dan Aldo pun melajukan motornya
Saat sudah sampai dipertigaan jalan karena Aldo tidak tahu rumah Aya pun berhenti ditepi jalan dan menoleh ke arah Aya
"Ay rumah Lo dimana?" Tanya Aldo
Karena sudah terlanjur lemas pun hanya menjawab
"Belok kanan dikomplek bunga indah" ucap aya dengan masih menggelamkan wajahnya dipunggung Aldo
Setelah mendengar jawaban Aya Aldo pun langsung melajukan motornya kembali
Saat setelah sampai dikomplek bunga indah Aldo pun kembali berhenti dan menolehkan lagi wajahnya ke Aya
"Ini yang mana rumah Lo aya?" Tanya Aldo
Lagi-lagi Aya enggan untuk mengangkat wajahnya dari punggung Aldo hanya menjawab
"Nomer 10" jawab Aya
Dan Aldo pun melajukan lagi motornya dan mencari rumah nomer 10, setelah rumah yang dicari pun ketemu aldo langsung berhenti didepan rumah megah itu
"Ay kita udah sampe" ucap Aldo
Aya pun mengangkat wajahnya dari punggung Aldo
"Ha udah sampe yah" jawab Aya dengan tatapan mata lemahnya
Aldo yang melihat tatapan Aya lemah pun merasa bersalah kepada aya
'gue bodoh banget si' kesal Aldo kini dibatinnya
Aldo pun langsung mengangkat kembali tubuh Aya dan berdiri didepan pintu besar rumah megah itu
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" jawab mamah Melinda dan langsung membuka pintu tersebut
Dan nampak lah Aldo dengan menggendong Aya lemah
"Loh Aya kenapa??" Tanya mamah Melinda panik
"Boleh aku langsung bawa Aya ke kamarnya ajah Tante??" Tanya Aldo
"Boleh-boleh ,ayo masuk " ucap mamah Melinda dan menuntun aldo ke kamar Aya
Saat setelah sampai dikamar Aya ,Aldo pun menaruh tubuh mungil Aya ke kasur besarnya
"Tidur yah Aya" ucap Aldo dengan mengelus-elus puncuk rambut Aya
"Sekali lagi maafin gue" ucap Aldo lagi dengan sorot mata tulusnya
Aya pun hanya membalas dengan senyum manisnya
"Aku jelasin diluar yah Tante ,biar Aya istirahat nya tenang" ucap Aldo dan diangguki oleh mamah Melinda
Saat setelah sampai diruang tamu dan Aldo kini duduk di sofa besar rumah megah itu
"Jadi ada apa sama aya? Kenapa bisa sama kamu juga? Tanya mamah Melinda
"Maaf Tante sebelumnya kalo Aya pulang dengan keadaan seperti ini" ucap tulus Aldo
"Iyah gapapa yang penting gada hal buruk yang menimpa Aya" ucap mamah Melinda
Aldo pun menceritakan semua kejadian dari awal sampai akhir
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments