Aku tak ingin membuatmu rindu padaku karena rindu itu artinya sedih dan aku tak ingin menjadi alasanmu bersedih.
_
_
_
𝐎𝐛𝐬𝐞𝐬𝐢 𝐂𝐢𝐧𝐭𝐚, 𝐃𝐚𝐝𝐝𝐲 𝐆𝐢𝐥𝐚.
.
.
.
Merasa keadaan tak aman, Amel pun perlahan berhenti mengikuti Gavin dan mulai mundur perlahan-lahan.
Gavin Hann
Kita sampai [❄]
Amel
[ Tersentak terkejut ]
Gavin Hann
Ayo masuk [❄]
Gavin Hann
[ Ucapnya dengan dingin ]
Amel
"B-benarkah kita akan bercinta di tempat ini? "
Amel
"Padahal rumah nya besar, tapi kenapa malah mau bercinta di tempat seperti ini?! "
Amel
[ Kesalnya ]
Dengan terpaksa Amel pun mengikuti Gavin kembali.
Jika bukan karena ia ingin merasakan kembali goyangan nikmat Casanova itu, ia tidak sudi berada di sini.
Wanita malam semahal dirinya, yang laki-laki pun harus membayar puluhan juta untuk bisa tidur dengan nya. Bagaimana mungkin bercinta di tempat gelap dan kotor seperti itu?
-
Amel
[ Masuk ke dalam ruangan ]
Ruangan yang luas namun gelap itu terlihat ada satu buah ranjang di tengah nya.
Amel
[ Mata berbinar senang ]
Amel
"Ternyata kami benar-benar akan bercinta"
Amel
"Tidak apa-apa jika bercinta di sini sekalipun, yang penting aku bisa merasakan nya lagi.. "
Gavin Hann
Naiklah ke atas ranjang [❄]
Amel
[ Mengangguk dengan senang nya ]
Amel
Baikk 😍
Gavin Hann
[ Menatap dingin ]
Amel dengan langkah senang nya berjalan menuju ranjang itu.
Lalu dirinya mulai merangkak menaiki ranjang itu. Sembari dengan cepat langsung melepaskan pakaian nya.
Agar Gavin tergoda akan tubuh nya dan bisa cepat-cepat bercinta plok.. plok.. plok.
Amel
Daddy, Ayoh...
Amel
Aku sudah siap.
Amel
[ Terlentang di atas ranjang ]
Gavin Hann
Cih!
Suara sinis Gavin membuat Amel mengkerut kan keningnya bingung. Namun saat akan bangun tiba-tiba.
Kret!
Kret!
Amel
A-ada apa ini?!
Amel
[ Terkejut nya ]
Tiba-tiba saja sebuah rantai mengikat kedua tangan Amel dan kakinya juga secara bersamaan.
Pergerakan Amel terkunci, belum lagi saat ini kakinya mengangkang karena kedua kakinya di rantai di ujung² sudut ranjang. You know?
Amel
D-daddy, ada apa ini?
Amel
Kenapa kau mengikat ku seperti ini?
Amel
[ Paniknya ]
Gavin Hann
Tenang lah...
Gavin Hann
Amel [❄]
Tak!
Lampu menyala, dan terlihat lah, di belakang Gavin beberapa orang berbaju hitam.
Gavin duduk di kursi king size yang berukuran cukup besar, seperti singgasana untuk raja.
Comments