lisya melihat regan yang tertidur pulas di kursi samping ranjangnya
ANGELISYA
aku ternyata berada di rumah sakit
ANGELISYA
sshhh.... tanganku kenapa di gips
REGANTARA
uggh....sayang...."terbangun"
REGANTARA
akhirnya kamu sadar juga
ANGELISYA
tanganku kenapa regan
REGANTARA
sayang, kata dokter tanganmu patah
REGANTARA
tapi kamu tenang saja tangan kamu akan sembuh jika kamu selalu control ke dokter
grep
REGANTARA
aku takut banget kamu kenapa-napa sayang, hari dimana kamu kecelakaan aku melihat banyak sekali darah ditubuhmu "mengengam erat tangan lisya"
ANGELISYA
aneh, kenapa dia selalu berada di sampingku, padahal aku dan dia bukan siapa-siapa "batin"
ANGELISYA
tapi kenapa dia selalu peduli kepadaku, padahal aku tidak mau dikasihani oleh siapapun "melamun"
REGANTARA
sayang, kamu mikirin apa, kenapa kamu melamun
ANGELISYA
sebaiknya kamu pergi dari sini "dingin"
REGANTARA
sayang, kamu bicara apa
REGANTARA
aku disini menjaga dirimu
ANGELISYA
aku gak butuh diperhatikan atau dikasihani "datar"
ANGELISYA
dan kamu itu bukan siapa-siapanya aku
ANGELISYA
aku bisa jaga diri aku sendiri
REGANTARA
kalau kamu bisa jaga diri kamu sendiri, kenapa kamu bisa kecelakaan seperti ini
ANGELISYA
....
REGANTARA
jawab aku sayang
ANGELISYA
dengar ini regan, apapun yang terjadi kepadaku itu urusan ku dan bukan urusan mu
REGANTARA
mungkin yang aku katakan ini kamu anggap sebagai candaan
REGANTARA
tapi dengarkan ini sayang
REGANTARA
aku mencintaimu
deg
REGANTARA
aku mencintaimu, aku baru pertama kali merasakan yang namanya jatuh cinta
REGANTARA
dan saat pertemuan pertama ku melihatmu di arena balap aku merasakan hatiku sangat senang sekali melihat dirimu, rasanya aku ingin selalu dekat dengan dirimu
REGANTARA
sampai aku memberanikan diri untuk bisa dekat dengan dirimu seperti saat ini karna aku ingin kamu bisa merasakan kalau aku mencintai dirimu
REGANTARA
aku tidak pernah merasa terbebani dengan kehadiran dirimu sayang, malahan aku ingin selalu kamu butuhkan didalam keadaan kamu sedang sudah maupun senang
REGANTARA
aku begitu mencintai dirimu, maukah kamu menjadi kekasihku "menatap tulus lisya"
lisya termenung mendengar pernyataan cinta dari regan, sebuah ingatan di masa lalu membuat dirinya merasa bahwa hidupnya tidak pantas bersama orang-orang baik disekitarnya
Comments
Vin Yu Lie
urusan ku dan bukan urusan mu, begitu thor,
2023-06-12
0