Dalam sekejap sepuluh Zombie itu berhasil mereka kalahkan. Xiao Cao memulihkan stamina Yu Wen dan kelelahan yang menumpuk perlahan mulai membaik.
Zhuo Fan mengangkat tangannya, "Fire Ball"
Bola Api melesat dengan kecepatan yang tinggi dan dibalik semak terdapat Mutan Zombie yang sedang bersembunyi. Bola Api itu tepat mengenainya dan menghancurkan tubuhnya hingga berkeping-keping.
Jika Zhuo Fan tidak memiliki Skill Truth Eyes yang dapat melihat segala bentuk energi maka dia mungkin tidak akan menyadari Zombie Mutan yang bersembunyi.
"Gods... mengapa Zombie ini jauh lebih pintar dari yang lainya ?" Tanya Zhuo Fan dalam hati.
(Zombie Mutan ini hanya setara dengan Hunter Rank F dan memiliki kemampuan khusus untuk memanggil Zombie lainya. Membunuhnya terlebih dahulu adalah hal yang harus diutamakan.)
Zhuo Fan sangat terkejut dengan hal ini dan tidak menyangka kalau Zombie Mutan dapat melakukan hal semacam ini. Jika saja ini Hunter yang lain maka mereka akan terjebak dalam pertarungan yang panjang, mungkin Zombie itu memang lemah tapi kemampuan khususnya itu sangat merepotkan.
Zhuo Fan meminta mereka untuk melanjutkan perjalanan karena hari yang mulai gelap, dia menemukan sebuah bangunan kosong dan tidak mendeteksi monster. Zhuo Fan dan yang lainya naik kelantai dua dan beristirahat disana.
Mo Hei terlihat sangat kelelahan dengan membawa beban sebanyak itu. Zhuo Fan memintanya untuk istirahat namun tidak untuk penyembuhan.
"Yu Wen... lain kali jangan gunakan magic power milikmu hanya untuk membunuh Zombie lemah seperti itu. Saat ini kita berada di Alam Liar dan banyak hal yang tak terduga mungkin terjadi, sebisa mungkin kita harus bertarung dengan cara yang paling efektif." Kata Zhuo Fan dengan tegas.
Yu Wen mengakui kalau dirinya sudah melakukan hal yang bodoh dan terbawa suasana, karena ini adalah pertama kalinya dia keluar untuk menjelajah dan dia ingin membuat Zhuo Fan sedikit kagum situasinya berakhir buruk karena kelelahan dengan cara bertarungnya yang tidak efektif.
"Untukmu Xiao Cao... kerja bagus karena tidak panik dan tetap tenang menilai situasi." Kata Zhuo Fan dengan penuh pujian.
"Aku tahu kalau Kakak Zhuo Fan kuat dan sebelumnya kita sudah membuat siasat. Aku akan bergerak ketika pertarungan berakhir atau perintah langung dari Kakak Zhuo." Kata Xiao Cao dengan jujur.
"Lanjutkan seperti itu... kalian bertiga bisa tidur dan biarkan aku yang berjaga sekarang !" Kata Zhuo Fan dengan santai.
"Biar aku saja !" Yu Wen mengusulkan dirinya sendiri dan naik keatap untuk berjaga.
Zhuo Fan sekilas melihat ekspresi Yu Wen yang sedih, dia hanya bisa menghela nafas dan menyusulnya. Mo Hei langsung tertidur dan Xiao Cao merawatnya tanpa memberikan pemulihan sesuai dengan perkataan Zhuo Fan.
Yu Wen melihat pemandangan reruntuhan dari atas dan Zhuo Fan berjalan kesampingnya, "Apakah kau marah denganku ?"
"Tidak... saranmu itu sangat masuk akal dan tidak salah. Tapi ada satu hal yang membuatku gelisah, Xiao Cao... menurutmu bagaimana dirinya ?" Tanya Yu Wen dengan penasaran.
"Xiao Cao sangat baik, cantik dan penurut. Walau sedikit naif tapi aku berpikir kalau dia bukan wanita yang buruk." Jawab Zhuo Fan dengan jujur.
Yu Wen menundukkan kepalanya dan berkata, "Apakah kau menyukainya ?"
"Dalam segi pandangan pertemanan maka iya, jika kau itu adalah apa yang kau bayangkan maka jawabannya tidak. Aku tidak suka merebut yang sudah menjadi milik orang lain, apakah aku belum mengatakan kalau Mo Hei dan Xiao Cao adalah sepasang Kekasih yang sudah lama mengenal sejak kecil." Kata Zhuo Fan dengan jujur.
Yu Wen sangat terkejut dan malu karena ketidaktahuannya tentang masalah ini, dia memalingkan wajahnya dan entah mengapa dia merasa sangat senang ketika mendengar hal ini langsung dari mulut Zhuo Fan.
Zhuo Fan sedikit mengintip dan berkata, "Jika kau ingin melompat karena senang maka aku tidak keberatan untuk melihatnya ?"
Yu Wen mundur dan duduk bersandar ditembok, "Jangan terlalu percaya diri... aku... aku hanya ingin memastikan hubungan kalian saja !"
Zhuo Fan melepaskan jaketnya dan menyelimuti Yu Wen, "Udara disini sangatlah dingin ?"
"Apakah kau juga tidak kedinginan ?" Tanya Yu Wen dengan santai.
"Tentu saja dingin... tapi lebih baik aku sendiri yang merasakannya. Kau cukup tidur dengan nyaman." Kata Zhuo Fan dengan santai.
"Kemarilah !" Yu Wen meminta Zhuo Fan duduk dan Yu Wen duduk dipangkuannya, "Peluk aku... kita bisa menghangatkan diri dengan cara ini, kau harus bersyukur karena kau adalah satu-satunya pria yang dapat melakukan ini kepadaku. Namun jangan salah paham, kita hanya saling membantu menghangatkan diri satu sama lain !"
Zhuo Fan memeluknya dengan erat dan merasakan wangi tubuh dari Yu Wen, rangsangan ini benar-benar membuatnya gila dan secara teori yang dikatakan oleh Mo Hei tidak semudah melakukannya langsung.
Nafas Yu Wen mulai terasa berat dan dia sangat malu, namun dialah orang yang menyarankan cara ini dan menariknya kembali akan membuatnya semakin malu.
"Kenapa wanita selalu berbelit... apa sulitnya jika kau berkata kalau kau sangat menyukaiku !" Kata Zhuo Fan dengan pelan.
Yu Wen berbalik dan berkata, "Tidak... aku tidak menyukaimu."
"Memang seharusnya begitu... masa depanku masih tidak jelas, aku miskin dan terlihat sangat buruk. Gadis cantik sepertimu layak mendapatkan orang yang lebih hebat." Kata Zhuo Fan dengan pelan.
"Aku tidak menganggapmu seperti itu !" Kata Yu Wen dengan panik.
"Lalu tidak bisakah kau bertindak dengan jujur setidaknya pada dirimu sendiri." Zhuo Fan mendekatkan wajahnya dan mata mereka saling bertemu.
Tubuh Yu Wen semakin kaku dan berkata dengan gagap, "A... aku !"
Zhuo Fan merasa kalau ini adalah waktu yang tepat, perlahan dia mengusap wajah Yu Wen dan mencium bibirnya. Sensasi lembut memenuhi mulutnya dan nafas mereka saling menyatu, Zhuo Fan menghentikannya lebih awal dan Yu Wen tenggelam dalam pelukannya dengan ekspresi yang malu.
"Tidurlah karena besok mungkin akan menjadi hari yang berat." Kata Zhuo Fan sambil mengusap punggung Yu Wen.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 112 Episodes
Comments
Nazrul
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
2024-01-21
0
Harman LokeST
berciuman 💏💏💏💏💏💏💏💏💏💏💏
2023-09-22
0
dinozzo
hari yang berat
2023-05-01
3