Enam

Sampai dirumah Hana, ketiganya pun masuk. Hana mempersilahkan Ilyas dan David. Karena hari telah senja dan artinya waktu magrib tiba. Hana membersihkan diri dan shalat magrib di kamarnya. Sedangkan David dan Ilyas disilahkan menggunakan kamar tamu. David dan juga Ilyas diperbolehkan menggunakan pakaian almarhun ayahnya jika hendak mengganti pakaiannya. Setelah semua ritual Hana selesai, diapun turun menuju dapur untuk memasak. Dia mengenakan pakaian santai dengan rok menutupi lututnya. Hana memang tak suka mengenakan pakaian yang kurang bahan terlebih ada laki laki dirumahnya. Pintu rumahpun dibiarkan terbuka agar tak terjadi fitnah. Dengan cekatan Hana mengiris bumbu dan mulai memasak. Tak lama kemudian, David juga Ilyas telah selesai. David menghampiri Hana sedangkan Ilyas memilih duduk diruang tamu.

"Mau saya bantu?" tawar David.

"Memangnya bapak bisa masak?" tanya Hana.

"Kalau cuma potong potong sih bisa"

"Gak usah dech pak. Bapak duduk manis saja nanti kalau sudah selesai saya panggil" tolaknya halus.

Davidpun duduk dan memandangi Hana yang sedang memasak. Hana terlihat sexi dimata David dengan baju santainya itu. Apalagi melihat Hana yang cekatan memainkan tangannya mengolah masakan, David semakin terpesona. Semakin mengenal Hana David semakin yakin kalau pilihannya tidak salah. Pilihan yang hanya berdasarkan feeling yang mungkin saja menjerumuskannya. Namun sepertinya Dewi Fortuna memihaknya. Pilihan feelingnya sangatlah sempurna. Setelah cukup lama menunggu akhirnya masakan Hana matang juga. David mencoba membantu menatanya dimeja makan. Ketika Hana hendak memanggil Ilyas, dia ditahan oleh David.

"Biar saya saja" kata David.

Tanpa menunggu jawaban Hana, David melangkah memhampiri Ilyas dan mereka kini tengah berada di meja makan.

"Selamat makan pak David, pak Ilyas maaf hanya hidangan sederhana" Hana mempersilahkan tamunya menikmati suguhannya.

"Emmn enak masakan non Hana. Padahal hanya hidangan rumahan tapi rasanya gak kalah sama yang direstoran" puji Ilyas.

"Makasih pak. Tapi itu terlalu berlebihan. Hanya sayur kangkung dan ikan asin aja kok" Hana merendah.

"Benar yang dibilang pak Ilyas. Masakan kamu enak. Aku mau nanti kalau kita sudah nikah, kamu yang masakin aku" kata David membenarkan ucapan Ilyas.

Mendengar kata pernikahan, Hana teringat sesuatu.

"Emmm pak David, sepertinya berkas yang bapak minta belum lengkap dech. Ada sebagian yang belum ada copyannya" jelas Hana.

"Kamu tenang saja nanti biar pak Ilyas yang copykan. Jadi kamu sudah benar benar siap menjadi Nyonya David?" goda David.

"Kok pak David nanyanya gitu? Bukankah bapak yang maksa saya?" tanyanya tegas. Merasa tersinggung dengan ucapan David seolah olah dia yang menegejar gelar tersebut.

"Gak niat kabur kan?" godanya lagi yang mengabaikan kedongkolan Hana.

"Andai saya bisa pasti sudah saya lakukan. Tapi apa dayalah diri ini yang tak sanggup melihat sahabatku menderita" ucap Hana mendramatisir keadaannya.

"Hahahahaha... bisa drama juga kamu ya?" David tertawa lepas membuat Hana melongo.

"Ini barusan Pak David yang tertawa?" gumannya agak keras sehingga David dan Ilyas mendengarnya.

Haahahaahahaa.... David pun semakin tergelak dan Ilyas juga ikut tertawa mendengar ucapan Hana terlebih melihat wajah Hana yang melongo tak percaya.

"Kenapa kamu heran?" tanya David disela sela tawanya.

"Bapak punya kepribadian ganda ya?" tanyanya polos.

"Hahahahahahaha itu belum semuanya yang non Hana tahu. Masih banyak sifat tuan muda yang akan membuat Non Hana terkejut nanti" kali Ilyas yang menjawab. Ilyas paham betul dengan sifat majikannya itu. Ilyas sudah mengabdikan dirinya sejak David masih SMP.

"Masak sih pak? Memangnya pak David itu orang seperti apa?" tanya Hana pada Ilyas. Hana menopang dagunya dengan kedua tangannya siap untuk mendengarkan cerita Ilyas. Saat Ilyas sudah siap akan bicara, dia mendapatkan tatapan tajam dari David membuat Ilyas urung untuk bercerita.

" emmmm soal itu lebih baik non tanya langsung saja sama tuan muda. heheheh" jawabnya dengan cengengesan plus takut dengan tatapan majikannya.

"Apaan sih gak jelas deh pak Ilyas ketawanya" Hana memoncongkan bibirnya karena tak berhasil mendapatkan informasi tentang bosnya.

"Kamu tinggal sendiri?" tanya David mengalihkan pembicaraan.

"Iya" jawab Hana singkat

"Dirumah yang sebesar ini non?" tanya Ilyas tak percaya. Hana hanya mengangguk.

"Orangtuamu dimana?" lanjut David.

Mendapat pertanyaan seperti itu membuat Hana menunduk.

"Sudah tiada" jawabnya lirih namun masih bisa didengar David maupun Ilyas.

"Maaf aku tak tahu kalau..."

"Tidak apa apa pak. Pak David juga berhak tahu akan kondisi saya" kata Hana memotong ucapan David. Suasana kini menjadi mellow akibat obrolan tadi.

"Apa aku boleh ke makam orangtuamu?" tanya David hati hati.

"Untuk apa bapak kesana?" masih lesu.

"Meminta restu untuk menikahi anak gadisnya yang berhasil mencuri hatiku" Jawaban David sukses membuat Hana mendongak.

"Bisa gombal juga pak?" tanyanya spontan dibarengi dengan menutup mulutnya. Kebiasaan Hana yang suka berkomentar membuatnya jarang bisa mengontrol mulutnya.

David hanya tersenyum melihat tingkah konyol Hana. Dia sangat senang dan menikmati raut wajah saltingnya Hana.

"Gadis ini kalau mengungkapkan rasa herannya selalu dengan pertanyaan ya?" batin David.

Obrolan demi obrolan pun mengalir hingga David lupa menagih penjelasan pada Hana.

.....

David tiba dirumah dan langsung menemui ayahnya.

"Pa ini berkas calon menantu papa" menyerahkan data yang sudah dicopy oleh Ilyas.

Prasetyo melihat sekilas datanya.

"Ini Hana yang dibagian keuangan kan?" tanya Prasetyo

"Iya pa"

"Kamu yakin?" memincingkan kedua matanya.

"Papa tak percaya padaku?" tanyanya menantang

"Apa kau tak salah pilih?"

"Tentu saja tidak. Kalaupun aku salah pilih kan bukan kesalahanku sepenuhnya. Ada papa yang ikut andil"

"Lho kok papa juga salah?" tanyanya heran.

"Siapa suruh mencari istri hanya empat hari" jawab David santai.

Hahahahahahaha... tawa Pras membahana. Waktu empat hari dan dihari pertama sudah menyodorkan calon.

" Kalau papa gak ACC gimana?" tanya Pras menggoda.

"Ya David gak akan nikah dalam waktu empat hari" jawab David seenaknya.

"Hemmm papa kok jadi curiga ya?"

"Apa yang papa curigai?" tanya David penasaran.

"Kayaknya ada udang dibalik rempeyek dech. Apa Hana merencanakan sesuatu?"

"Maksud papa?" tanya David tak mengerti.

"Hana itu bukan cewek gampangan terus tiba tiba mau nikah denganmu. Bukankah itu aneh?" tanya Prasetyo.

"Kenapa papa malah curiga pada Hana tidak padaku?" tanya David misterius.

"Maksud kamu?" tanya Pras bingung.

Hahahaahahaa...... Kali ini ganti tawa David yang membahana. Prasetyo masih bingung tak mengerti dengan sikap anaknya itu.

"Papa tahu? David harus mengerahkan segenap jiwa dan raga untuk menakhlukkan gadis yang bernama Farhana Idrayani itu. Bahkan dia sempat minta resign hanya untuk menolak menikah denganku" cerita David dan Prasetyo hanya manggut manggut.

"Lalu bagaimana bisa dia mau menikah denganmu? Kau tak merenggut kehormatannya kan?" tanya Prasetyo yang sudah berfikir negatif.

"Ya gaklah pa. Aku masih waras. Tapi tenang saja pa pasti akan kurenggut nanti kalau sudah sah jadi istriku. Hahaha" timpal David

"Dasar kau ini otaknya mesum. Sekarang jawab papa bagaimana bisa ha?"

" Papa papa. Jangan sebut aku David Prasetyo kalau tak bisa menakhlukkan Hana. Hahahaha.." jawab David dengan menepuk dadanya bangga.

"Uuuh sombong" sungut Prasetyo.

"Sudahlah pa aku mau istirahat. Hari ini tenagaku terkuras oleh gadis itu. Aku mau shalat lalu istirahat" kata David.

"Makanlah dulu baru tidur" kata Prasetyo.

"Aku sudah makan dimasakin sama calon istri. Hehehehehe" jawab David nyengir dan berlalu meninggalkan Prasetyo yang bengong. Melihat tingkah anaknya Prasetyo menyimpulkan bahwa David telah jatuh cinta pada Hana.

"Putraku memang Hebat. Ternyata dia benar benar telah dewasa" guman Prasetyo dan tersenyum. Dia melangkah kekamar untuk mempersiapkan diri. Besok dia akan mengurus surat untuk pernikahan anaknya.

.....

NEXT

.....

Maaf ya kalau banyak typo.

Terpopuler

Comments

Priskha

Priskha

bagus banget ceritanya thor

2021-12-25

1

Elly Putri

Elly Putri

bagus ne tp tlg jgn ada org ke 3 ya. sekali2 baca novel mulus gt

2021-12-16

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

bagus david gak jaim

2021-08-26

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!