Kekasih Tengil Tuan Mafia
Chapter # 11
Karennina Kaviandra
Halo...
Erick Shin
Honeey where are you?!
Karennina Kaviandra
Baru aja landed...
Erick Shin
Ok aku cari ya...
Karennina Kaviandra
Emang bisa?
Karennina Kaviandra
|Tersipu|
Karen tengah keluar dari pesawat menuju keluar airport. Dia terkejut kekasihnya tengah berada di hadapannya dengan satu buket mawar merah merekah membuat Karen semakin jatuh cinta dengan prianya.
Erick Shin
Welcome to Paris honey!
My sweetie pie!!
Karen memeluk erat kekasihnya begitu pula Erick. Dia bahkan berani meminta lebih dengan mencium bibir yang tak kalah merekah dengan bunga yang ia pegang.
Erick Shin
Untuk wanita tercantik ku!!
Erick menyerahkan buket bunga pada kekasihnya.
Karennina Kaviandra
Makasii sayaang...
Kamu emang buaya paling tahu bikin cewek klepek-klepek di tanganmu!!
Erick Shin
Aku dulu memang buaya, tapi percaya lah sekarang buaya ini cuma terpaut dengan satu hati saja.
Erick Shin
Kamu sayang!
Karennina...
Karennina Kaviandra
Gombal ih!!
Raut wajah Karen semakin memerah mendapatkan perlakuan manis kekasihnya.
Erick Shin
Kita ke hotel sekarang?
Karennina Kaviandra
Hmm |Mengangguk|
Keduanya bergegas keluar airport. Erick menyewa sebuah mobil disana. Dia langsung membawa kekasihnya menuju hotel yang sudah di pesan sebelumnya. Tak berapa lama mereka telah sampai...
Karennina Kaviandra
Aarrghh!
Honeey...
Erick Shin
I miss you badly hon!!
Baru memasuki kamar Erick telah menerkam Karen, memeluknya erat dan menciumi leher jenjang wanitanya.
Karennina Kaviandra
Mmmm....
Erick Shin
Aarrgh...
May I?
Erick Shin
Boleh aku milikin kamu sekarang?!
Erick mendorong tubuh Karen hingga gadis itu tidak bisa lagi menghindarinya.
Karennina Kaviandra
Kamu nikahin aku dulu ya sayaang...
Erick Shin
Aku pasti nikahin kamu sayang!!
Erick Shin
Kita pacaran udah satu tahun... Sampai saat ini kita tidak pernah melakukan hal di luar batasan.
Erick Shin
Kita coba sekarang ya...
Karennina Kaviandra
No honeeey...
Karennina Kaviandra
Kamu tahu kan alasanku...
Karennina Kaviandra
Kamu mau kayak gitu, sana cari aja perempuan lain...
Karen menepis tangan kekasihnya yang sudah bergerilya di atas tubuhnya mencoba melucuti pakaiannya.
Erick Shin
I'm sorry...
Aku sangat mencintaimu Karen...
Karennina Kaviandra
......
Erick Shin
Maafin aku ya...
Erick Shin
Aku ga akan minta macam-macam...
Erick Shin
Kita dah jauh-jauh kesini masa berantem...
Karennina Kaviandra
......
Karennina Kaviandra
Aarrghh...
Honeeey.... Arrrghhh!!
Erick Shin
Aku merindukan mu, tidak mungkin kamu melarangku mencumbu tubuh mu yang lainnya.
Karennina Kaviandra
Pelan ya jangan di gigit!!
Erick Shin
Tenang sayang paling cuma merah-merah ajaa...
Erick kembali menjatuhkan tubuh kekasihnya di atas ranjang dan mencumbunya. Sekuat tenaga dia menahan hasratnya. Dikarenakan senjatanya tengah terbangun sempurna.
Karennina Kaviandra
Oh....
Erick Shin
Enaak kan sayaaang...
Karennina Kaviandra
Hmmm...
Erick Shin
Aku bisa kasih yang lebih enak lagi...
Karennina Kaviandra
...... |Menggigit bibirnya|
Erick Shin
Jangan seperti itu, aku semakin ingin...
Tangan Erick menyingkap bawah dress kekasihnya. Mengusapnya lembut membuat gairah Karen semakin tidak terkendali. Dengan senyum menyeringai Erick terus saja menghujani Karen dengan sentuhan sensualitasnya. Erick bahkan berani membuka kancing baju Karen
Karennina Kaviandra
Oohh honeeey... Aahh...
Erick Shin
Gimana sayaaang...
Mau ga...
Karen bingung, selama 20 tahun dia menjaga kesuciannya. Tidak mungkin dia berikan pada yang bukan suaminya. Namun serangan prianya membuat dia gelisah dan tubuhnya merespon kebalikan dari hati dan pikirannya.
Comments
author gacorr wkwk
mudah bener neng mau nya
2023-05-10
3