Akhirnya Aurora sampai ke rumah , tetapi betapa mengejutkannya ternyata paman dan bibi Aurora tahu semuanya .
"Dari mana saja kamu cepat kemari kami mau bertanya ??"ucap bibi .
"Kemari lah sebentar Aurora??"ucap pamannya.
"Ada apa bibi ada apa paman ??"jawab Aurora .
"Kamu ini wanita macam apa bagaimana bisa kamu hamil kamu memang pembawa sial untuk keluarga kami?? "ucap bibi .
"Jadi begini tadi paman mau buang sampah tapi paman menemukan testpack dan menyatakan itu positif apa itu punya kamu ??"ucap paman.
"Ya punya siapa lagi , aku gak hamil apalagi Dini masih kecil masih SMP gak mungkin kan ,siapa lagi kalau bukan dia ??"ucap bibi.
"Punya kamu ??"ucap paman.
"Jawab dong jangan diam aja kamu ini bikin orang stres aja bicara kek cepat lah "ucap bibi.
"Iya paman itu punya Aurora "jawab Aurora .
"Tuh kan lihat itu punya dia , jadi itu anak siapa atau jangan jangan kamu jadi wanita *****, dasar kamu anak gak tau diri ,kamu ini numpang di rumah saya ,kalau kamu hamil siapa yang kena bahan gibah tetangga , bereskan baju kamu dan pergilah dari rumah ini malam ini juga "ucap bibi.
"Tapi bibi ini sudah malam "jawab Aurora.
"Kamu ini jangan seperti ini ini nanti bisa di selesaikan dengan baik jangan seperti ini "ucap paman.
"Gak bisa malam ini juga keluar dari rumah kami ,keluar sana cepat "ucap bibi.
"Gak papa Paman aku keluar saja "dijawab Aurora .
Aurora pun mengemas barang barangnya lalu pergi dari rumah itu . paman Aurora merasa khawatir tentang Aurora tetapi tidak dengan bibinya yang merasa bahagia sejak Aurora meninggalkan rumah mereka , Dini pun merasa hampa tidak ada Aurora di sana , Aurora terus berjalan dan berhenti di suatu tempat .
(Dalam hati Aurora berkata) "kenapa aku tidak seberuntung mereka di sana yang bisa heaven bisa bebas semau mereka ,aku juga ingin ya Tuhan tapi aku juga kasihan dengan anak yang tidak berdosa ini , tapi aku malu dengan keadaan seperti ini ya tuhan ."
Aurora berhenti di depan rumah Kevin , kemudian seseorang datang dari belakang Aurora dan berkata " Kamu siapa ...?!"ucapnya .
"Ah maaf saya salah rumah , maafkan saya pamit dulu permisi ya "ucap Aurora .
"Kamu Aurora ya "ucap perempuan tadi.
Mendengar hal itu Aurora langsung melihat wanita dan ternyata wanita itu Bos pemilik kafe tempat kerja Aurora .
"Ah ibu maaf Bu saya gak tau kalau rumah ini milik ibu , saya kira ini rumah Kevin Bu maaf ya "ucap Aurora.
"Aurora kamu gak salah kok ini benar rumah Kevin , rumah saya juga Kevin sebenarnya anak kandung saya , saya membuatnya kerja di sana agar terbiasa nanti , karena Kevin nanti akan jadi pemilik kafe itu ,"ucap mamah Kevin.
"Tante ...??"(seseorang datang ).
"Eh kamu udah datang sini sayang kenalin ini Aurora mantan karyawan di kafe tante , Aurora ini kenalin Dinda calon mantu saya berarti tunangan nya Kevin kamu tau kan kalau Kevin punya tunangan kamu kan dekat sama Kevin "ucap mamah Kevin .
"Owh gitu iya Bu kalau begitu saya permisi ya "ucap Aurora .
"Loh gak masuk lagi kamu belum ketemu sama Kevin Lo " ucap mamah Kevin.
"gak usah Bu permisi ya "jawab Aurora .
Aurora pun meninggalkan tempat itu dan pergi mencari tempat kost kecil , sudah beberapa jam dia berjalan tapi tidak menemukan rumah ditambah lagi hujan yang bercurah tinggi dan disertai petir yang kuat yang membuat Aurora menagis keras dibawah hujan yang lebat mau tidak mau Aurora harus tetap berjalan agar menemukan rumah dan tiba tiba sebuah mobil melaju ke arah jalan yang di lewati oleh Aurora dan hampir menabrak Aurora , Aurora terkejut dan pingsan di tempat .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
LISA
Aq mampir Kak..keliatannya bagus nih kisahnya..
2022-08-28
0