" sialan! "
Jordan menyadari bahwa dia masuk ke dalam perangkap yang di persiapkan Camden's untuk memancingnya keluar.
Ryan berjalan keluar lurus menuju Jordan dan meneriakinya, " Lepaskan seragam dan juga topi yang kamu pakai! "
Dengan wajah bingung, Jordan kemudian bertanya, " Apa maksud anda? "
Pada saat ini,Drew menyeringai sambil berjalan mendekat.
"Kamu tahu siapa dia?, dia itu Ryan Dunn, dia itu bosmu! Dia itu agen Umum di Uber Eats Orlando!"
Ryan mendengus dingin, " Jika kamu tidak percaya kepadaku, aku akan meminta Manager , Claire untuk meneleponmu! "
Kemudian Claire menelepon Jordan.
" Jordan, apa yang telah kau lakukan sampai memprovokasi tuan Dunn? Dia telah memecatmu! "
Jordan mencibir, dia tidak mengira jika karirnya sebagai kurir berakhir dalam keadaan seperti ini.
Sejujurnya, Jordan menikmati karirnya sebagai kurir pesan antar, karena dia dapat bertemu berbagai lapisan golongan masyarakat, dan sekalian memungkinkan dia melatih temperamen dan karakter terhadap masyarakat.
Dia ingin mengakhiri karir kurir pesan antarnya dengan sempurna, tetapi bajingan Ryan Dunn menghancurkan rencananya!
Ryan kemudian berteriak kepada Jordan, "Cepatlah lepaskanlah seragammu! aku telah memecatmu!"
Baju, topi, dan motornya semuanya milik Uber Eats. Semenjak Jordan dipecat, dia tidak berhak menggunakan itu semua.
" Tentu. " Jawab Jordan.
Dengan ekpresi suram, Jordan melepaskan seragam Kuning yang merupakan seragam kurir di depan semua orang.
"Ha Ha Ha! Dia seperti aniing! " Drew tertawa keras sampai mencondongkan tubuhnya ke belakang.
Herman berteriak, " Orang yang tidak berguna, kemana perginya arogansimu yang tadi? Sampai punya nyali memukul anakku, jika kamu punya keberanian lakukan lagi sekarang! "
Jordan saat ini merupakan karyawan Ryan sekarang, tetapi dia tidak punya pilihan selain mendengarkannya.
Jordan melepas seragamnya dan menaruhnya di atas motor.
" Tuan Dunn, aku dengar kekuasaanmu di Uber Eats akan berakhir tahun ini, apa benar? "
Ryan tertegun sejenak dan kemudian bertanya, "apa hubungannya denganmu?"
Jordan tertawa kecil, dan berkata, "kamu tidak perlu kembali ke kantor pusat untuk mendiskusikan perihal pembaharuan kontrak kerjamu. Kamu tidak akan lagi menjabat sebagai agen Umum."
Jordan mengingat siapa sebenarnya pemilik Uber Eats, kakek Jordan telah menolak proposal kerjasama dengan Steele beberapa tahun lalu.
Dengan satu Telepon Jordan, Nama Ryan Dunn akan segera menghilang dari Orlando.
Ryan masih berharap mendapatkan uang dan keuntungan sebagai agen Umum, maka dari itu dia menjadi marah.
"Kamu pikir kamu siapa!?! Apakah aku berhenti dari kekuasaanku sebagai agen umum hanya karena kamu berkata begitu? Apakah kamu tahu seberapa dekatnya aku dengan pemilik Uber Eats?"
"Saat itu tidak ada yang optimis dengan layanan pesan antar, tapi aku memberikan uangku untuk menyelamatkannya! Kali ini, aku akan menghabiskan jutaan dollar! "
Jordan mencibir dan berkata,
" Tidak peduli berapa jumlah yang kau keluarkan, itu tidak akan mengubah keadaan, kau tetap tidak akan menjadi agen Umum lagi selamanya. Kamu boleh mencobanya jika tidak percaya padaku. "
Ryan berkata, " Kamu!!!... "
Pada Saat ini nenek Camden angkat bicara.
" Jordan, kamu orang yang tidak berguna, jangan membual!"
" Pertama kamu mencurangi Hailey, lalu kamu menghajar Cucu laki-laki ku. Hari ini, aku akan menghukummu sesuai dengan peraturan keluarga!"
"Apakah kamu berani masuk!?! "
Jordan berdeham, " Mengapa tidak!?!"
Jordan melirik pintu masuk Hotel Marriott's.
Selain Camden's yang bergengsi, di sana juga terdapat banyak tamu lain yang juga menghadiri perayaan.
Jordan tahu para tamu tersebut merupakan tokoh terkemuka di Orlando!
Mereka semua adalah pegawai pemerintah, para bos mafia, serta beberapa artis yang kekuatannya tidak dapat dibayangkan oleh orang biasa!
Meski begitu Jordan tidak ada rasa takut sedikitpun di wajahnya melihat para orang besar tersebut!
Status mereka seperti itu hanya di kota kecil Orlando!
Mereka yang kehilangan keuntungan atau kekuatan akan diremehkan!
Jordan mengikuti Camden's masuk ke lobi hotel dengan langkah yang mantap.
Mereka memesan semua area Hotel untuk perayaan ulang tahun nenek Camden, dan karenanya tidak boleh satupun orang luar dapat masuk ke lobi hotel, kecuali para tamu undangan.
Setelah Jordan masuk, para undangan menghindari mereka.
Nenek Camden duduk di kursi di tengah ruang tamu, meski tingginya hanya 160cm , tetapi dia terlihat berwibawa dan agung!
"Bajingan, berlutut sekarang! "
Jordan melihat sekeliling dan bertanya, "Mengapa aku harus melakukannya?"
Nenek Camden bertanya,
" Tiga tahun lalu, kamu telah menjadi menantu keluarga Camden's, dan kamu berjanji dan bersedia dihukum menurut peraturan keluarga jika kamu mengecewakan kami. Apakah janjimu itu masih berlaku?"
Jordan menegakkan posturnya dan berkata, " Tentu saja, itu pasti!"
Nenek Camden berkata, " Bawa kemari penggaris Nagaku!"
Nenek Camden memerintahkan dan Herman segera memberikan " Penggaris Naga" Yang sudah dipersiapkan dari tadi.
Penggaris besi Naga, merupakan peninggalan warisan turun temurun dari keluarga Camden, ukurannya lebih besar dari penggaris biasa.
Pada awalnya, hanya digunakan untuk alat mengukur, lalu terakhir sampai saat ini telah menjadi alat hukuman bagi keluarga Camden.
Setelah terkena pukulan dari penggaris tersebut, dampak lukanya akan terasa sampai 3 hari.
Menggegam penggaris raksasa Naga, nenek Camden berkata, " Bagus jika kamu mengakuinya, seseorang pukul dia hingga 20 kali!"
"Baik!"
Herman sudah lama menantikan untuk membela anaknya dan karenanya dia yang pertama kali maju ke depan.
Namun, Benedict merenggut penggaris Naga tersebut dari tangan Herman dengan satu tangan.
" Ibu, aku gagal mendidik menantuku, dengan tanganku biar aku yang memberikan pelajaran kepadanya!"
Segera setelah Benedict memegang penggaris tersebut, Sylvie merenggutnya dari tangannya.
"Aku sudah menunggu ini untuk menjadi yang pertama menamparnya, biarkan aku yang lakukan!"
Di saat beberapa orang masih berebut untuk memukul Jordan.
Jordan, bagaimanapun, tidak menyangka bahwa Hailey ikut andil bicara.
" Dia suamiku, biar aku yang melakukannya!"
Hailey mengambil penggaris Naga tersebut dengan tangan rampingnya yang tidak pernah di sentuh oleh Jordan selama tiga tahun berlalu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 967 Episodes
Comments
Mmh Arif
Jordan ko ngalah sih.. lawan lah
2024-12-26
0
Imam Sutoto
gile keren banget lanjut
2024-03-10
0
Bajul Sayuto
Cerita SAMPAH
2024-02-07
3