Mengejar Cinta Kakak Kelas Ku
"
masih dengan keadan yang sama di mana fellia sedang berada di toilet dan masih dalam keadan nangis
FELLIA CARLOS
hikss ya tuhan bantu aku
[nangis di hadapan cermin]
FELLIA CARLOS
aku tidak tau apa yang harus ku perbuat sekrang
[stay nngis]
fellia bengong ia tak tahu apa yang harus lah lakukan
someone
[memagang bahu fellia]
FELLIA CARLOS
sa-ni-a
[gugup]
SANIA VILINDA
yeah it's me
SANIA VILINDA
sekrng gw tau apa masalah lho caa
FELLIA CARLOS
san pless jangan bilang sama yang lain
[menghapus airmatanya]
SANIA VILINDA
caa emang nya lho anggap kami itu siapa sih
SANIA VILINDA
gw dan yang lain itu sahabat kamu lho kenapa sih masalah sebasar ini lho g mau ngasih tau kekita
[kesal]
FELLIA CARLOS
gw punya maksud buat ga ngasih tau klian san
FELLIA CARLOS
gw ga mau kalian berurusan smaa jekey
[suara sarak]
SANIA VILINDA
hyee apapun masalah lho akan jadi masalah gw dan yg lain
[memaluk fellia]
FELLIA CARLOS
hikss thnks
[menangis dalam pelukan sania]
FELLIA CARLOS
lagian kenapa lho tau gw di sini sih
[melapas pelukan]
SANIA VILINDA
gw ngekor lho tadi
SANIA VILINDA
abis pulang kampus gw langsung ke mansion lho dan gw ngeliat lho naik mobil jadi gw ngekor ternyata ke apotek dan di tarik seorang ketoilet
[menjelaskan]
SANIA VILINDA
dan itu jekey kan
FELLIA CARLOS
dia g mau tanggung jawab san
SANIA VILINDA
udah udah tenang sekarang mending lho check sana dan liat apa hasil nya
FELLIA CARLOS
oke bntr
[berjalan ketoilet]
SANIA VILINDA
apa hasil nya.
dengan ragu fellia menyarahkan tespack ke sania
FELLIA CARLOS
[memajam kan matanya]
yupss hasil nya garis dua itu menandakan bahwa fellia hamil
SANIA VILINDA
are u okey?.!
FELLIA CARLOS
gw ga tau apa yang harus gw perbuat sekrang
[senyum paksa]
FELLIA CARLOS
gw bahagia sebalik nya gw takut
SANIA VILINDA
tenang sekrg kita pulang dulu dan kita cari solusi nya
dengan keaadan takut gelisa fellia pulang bersama sania
FARLINA MARLASTO
kenapa lho manggil kita
LUSIANA FARKO
HAAAH?
[kaget]
FARLINA MARLASTO
lho bercandakan san
FELLIA CARLOS
ga apa yang di bilang sania benar gw hamil
FARLINA MARLASTO
siapa yang ngahmilin lho caa
FELLIA CARLOS
dia memparkosa gw far
LUSIANA FARKO
astaga caa apa yg harus kita jawab klo tante riana tau
FELLIA CARLOS
justru itu yang gw takutin
FARLINA MARLASTO
g mungkin kn lho gugurin anak itu
FARLINA MARLASTO
dia g salah
FELLIA CARLOS
terus gw harus gimnaa
FELLIA CARLOS
skrg tu otak gw kosongg
FENNI SAZERAN
udah jangan di gugurin
FENNI SAZERAN
kita jaga sama sama anak itu
FENNI SAZERAN
sewaktu dia udah lahir
FENNI SAZERAN
gw bakal akui dia adik gw ntar gw runding sma nyokap gw
FELLIA CARLOS
hikss fen dia ank gw
FELLIA CARLOS
gw ga mau nasipnya buruk
[nangis]
FENNI SAZERAN
kamu harus kuatt
[menanangkan fellia]
LUSIANA FARKO
ga gw bakal akuin dia anak gw setalah dia lahirr gw akan rawat dia dan icaa lho boleh terusin cita cita mu
FELLIA CARLOS
hikss mekasi gusy
FELLIA CARLOS
klian uda mau nolongin gw
tampak nya lusiana yang akan berkorban demi fellia dia tidak mau fellia tersakiti dia akan menanggung nya
karna ia juga sudah lulus kuliah
dia hanya bersuka suka ngampus di kampusnya fellia
selama seminggu fellia tidak masuk kampus dengan alasan sakit
lah benar fellia selalu saja mual dan pusing
dan hari ini fellia sudah memutuskan untuk kekampus
FELLIA CARLOS
huftt
[mencuci tangan]
FEVIA KIARANA
baru masuk upsss pasti seminggu ini lho ngajalang kan
[berdiri di samping fellia]
FELLIA CARLOS
jangan sindir diri sendiri ntar ga enak di dengarin
[menatap mls fevia]
FELLIA CARLOS
[balik badan]
FEVIA KIARANA
[mendorong kuat kelantai fellia]
FELLIA CARLOS
ahkk
[terdorong]
fevia sengaja mendorong fellia ia tak tahu bahwa fellia sedang mengandung anak jekey
fevia tersenyum puas karna ia berhasil mendorong fellia
FEVIA KIARANA
rasain tuh
[pergi]
FELLIA CARLOS
arhh shitt
[memagang perutnya kesakitan]
tak sengaja fellia melihat darah yang mengalir di lantai
FELLIA CARLOS
[memagang darah ]
dengan panik fellia meraih ponsel nya yang ada dalam poket baju nya dan menghubungi sahabatnya
yang tak lain adalah sania
FELLIA CARLOS
san ketoilet skrg cptan
[mematikan sepihak]
dengan tergasa gasa sania berlari menuju toilet
SANIA VILINDA
[melihat darah]
SANIA VILINDA
fel lho kenapa
[panik]
FELLIA CARLOS
gw di dorong sma jlng sialan itu
[menahan sakit]
SANIA VILINDA
ayo skrg kita ke rumh sakit
[mempapah fellia]
SANIA VILINDA
gimana keaadan fellia dok
doctor
anda siapanya nona fellia
SANIA VILINDA
saya sahabatnya
doctor
boleh kita bincang di ruangan saya sebantar
doctor
sebalum nya maafkan kami
doctor
karna kami tidak bisa menyalamatkan bayi nona fellia
doctor
separti nya nona fellia di dorong sngt kuat sehingga pendarahan sebanyak itu
[menjelaskan]
SANIA VILINDA
arhh jadi skrg fellia masih pingsan?
doctor
kalau saya boleh tau di mana suami ibu fellia
SANIA VILINDA
ah itu dia di luar negari
[alasan]
doctor
ah baiklah anda boleh menjangguk nona fellia
dengan hati yang gelisah sania berjalan memasuki kamar VVIP fellia
SANIA VILINDA
lho udah sadar caa
[duduk di tepi ranjang fellia]
FELLIA CARLOS
gmna anak gw san
[menatap sedih sania]
SANIA VILINDA
maaf caa kata doctor lho keguguran
[gugup]
FELLIA CARLOS
apa!!
[syok]
FELLIA CARLOS
arhh ini semua ulah jlng sialan itu
[frustasi]
SANIA VILINDA
lho harus sbar.
[menanangkan fellia]
FELLIA CARLOS
hikss gw bakal bls dendam sama jekey dan fevia arhh
[teriak frustasi]
SANIA VILINDA
oke oke tenang dulu tenang
SANIA VILINDA
gw bkl bantuin lho apapun
walaupun fellia tidak menginginkan kehadiran bayi itu tapi ia tau mau kehilangan karna lah tahu bayi itu tak bersalah
justru dia dan jekey la yang bersalah karna sudah membuat bayi itu hadir
namun tak di sangka baru saja mencapai 2 minggu fellia sudah keguguran
Comments