BAB 4

Zeros menghampiri Mana Core Monster lalu mengambilnya

Zeros menatap Mana Core di tangannya lalu mengegam dengan erat

Mana Core Langsung pecah tetapi Aura Putih merambat ke tubuh Zeros

Seluruh tubuh Zeros diselimuti Aura Putih Menyala , Ditambah Urat urat nadi diseluruh tubuh Zeros terlihat menandakan Zeros sedang menahan kesakitan

Zeros merasakan tubuh seperti ditusuk 100 Jarum panas ,tapi bersamaan itu juga Zeros merasakan mana dan kekuatan Sihirnya meningkat drastis

Darah keluar dari 7 lubang di tubuh Zeros ,Tanpa Sadar Zeros membekukan sekitar Area

Beberapa saat kemudian Zeros berhenti mengeram kesakitan lalu dia memuntahkan darah dari mulutnya ,Setelah itu berhenti dan berkata

"Sial ,Walaupun sudah pernah merasakan kesakitan seperti ini tapi tetap saja Tubuh Bocah 10 Tahun sangat lemah" Zeros mengusap Darah di mulutnya

Zeros berdiri lagi dan Memegang dada kiri nya ,dia merasakan yang Mana di dalamnya meningkat hanya karna menyerap Mana Core Wolfki

"4B? Cepat sekali ,Setidaknya harusnya Mana Core Monster Tier lebih tinggi dariku jika 2-3 kali penerobosan Tier" Zeros tercengang

"Yaampun apakah orang bereinkarnasi sering mendapatkan anugrah yang berlebihan?" Zeros

Zeros melihat sekitaran dan melihat jika Area didekatnya Membeku menjadi Es

"Tanpa sadar aku sudah membeku kan area ini ,Karna instingku mengatakan mungkin ada Monster yang mencoba mendekati ku" Zeros

Zeros menengok kearah Bahu kirinya lukanya sudah sembuh karna menyerap Mana Core Monster

"Tetap saja Bajuku tetap sobek ,bahkan Bentuk sobekan nya seperti Cakaran" Zeros tersenyum pahit

Zeros berjalan mengarah ke Barat berniat kembali ke Ibu Kota Melric

Beberapa saat kemudian Zeros sudah sampai disamping jalan menuju Gerbang Timur Ibu Kota Melric .Setelah itu Zeros mengikuti Jalan yang menuju kearah Ibu Kota Melric

Dia melihat Beberapa Petualang yang sedang berjalan berlawanan dengan Zeros

Zeros melihat Party Petaualang , 3 Pria dengan 2 Wanita

Pria yang berjalan yang paling didepan mempunyai penampilan Wajah Tampan dengan Rambut Pirang yang tampak Rapi dan tampanya yang sangat percaya diri .Membawa Armor lengkap dengan Pedang di Pinggangnya

Pria dibelakangnya Mempunyai Wajah Tampan namun sedikit Murung seperti takut sesatu yang akan datang dengan Rambut Acak Acakan Membawa Pedang dengan Dipegang dengan Kedua Tangannya Bernama Elbert

Pria satunya lagi sedang menggoda 2 Wanita mempunyai Paras Wajah Playboy ,Berambut Pirang Dikucir Kuda ,Membawa Tombak ,Taoyama

2 Wanita tersebut Hampir memiliki Wajah yang sama memiliki Rambut Blonde berponi Cara membedakan nya adalah memiliki Irs Mata berbeda Satunya mempunyai Iris mata Hitam dan satunya Merah Biasa ,Bernama Ran yang mempunyai Iris Mata Hitam sedangkan Merah adalah Rin

Zeros melihat Party Petualang sedikit mengerutkan keningnya

"Tier 5B?" Zeros sambil menatap ke arah Pria Berambut Pirang Rapi

Zeros tau jika Pria Didepannya adalah Petualang Ternama memasukki Peringkat 6,Petualang terkuat di Ibukota Melric Bernama Reid ,Memilikit Atribut Api Walaupun hanya bisa memantra Sihir bukan mengompres Api seperti Zeros tetap saja sangat Kuat karna Orang yang berada Tier lebih maka akan lebih kuat juga kekuatannya

Oramg Orang Dibelakangnya Berada dibawah Tier Reis. Seperti Taoyama berada di Tier 3B , Elbert Tier 3A ,Sedangkan Kedua wanita itu sama sama berada di Tier 3B

Reis melihat Zeros berjalan berlawanan arah dan Melihat Pakaiannya seperti terkena serangan langsung menghampiri Zeros

"Kamu !!,Apa Kamu baik baik saja?" Reis tampak Khawatir melihat Sobekan di Bahu Kiri Zeros

"Aku baik baik saja" Zeros melambaikan tangnnya lalu melewati Reis

Reis berbalik badan Memegang Bahu Kanan Zeros Lalu berkata

"Kamu pasti Enggan meminta bantuan kepadaku karna takut dimintai uang,Tenang saja aku tidak akan meminta uang darimu ,Ayo kesini Biar Temanku yang menyembuhkan mu" Reis dengan Wajah Kasihan dengan Zeros

Zeros Hanya mengerutkan Keningnya

'Melihat dia sangat baik kepada orang asing ,Aku seperti melihat Tokoh Utama di Film saja' Pikir Zeros

Zeros menampar Tangan Reis Membuat Reis tercengang

"Aku tidak butuh bantuan mu" Zeros berjalan meninggalkan Reis Terkejut dan Melewati Elbert yang Hanya diam dari tadi melihat Zeros menolak pertolongan Reis dan berjalan melewati dia ,Taoyama yang sedang menggoda Ran dan Rin terhenti juga melihat Zeros melewatinya

Rin menghampiri Reis dan Berkata

"Ada Apa Tuan Reis? Ada Apa dengan dia?" Rin dengan Nada bertanya

"Dia terluka di bahu nya ,Aku berniat membantunya tapi dia menolak nya" Reis

"Hmph ,Benar benar tidak sopan kepada orang lain" Taoyama mendekati Reis

"Menurutku bukan itu dia hanya Enggan Meminta bantuan" Reis

"Kamu terlalu Baik Tuan Reis ,kalo Sifat mu begitu terus akan menjadi Kelemahanya sendiri bagi Tuan Reis" Rin

"Benar sekali Tuan Reis ,Sifatmu bisa Jadi Senjata bagimu sendiri" Elbert mendekati Reis diikuti Dan Dibelakangnya

"Kalian Semua..." Reis Terharu

Disisi Zeros

Zeros sekarang sudah jauh dari Party Reis dan Sudah sampai didepan Gerbang timur Ibu Kota Melric ,Ibu kota Melric dipenuhi Tembok tembok yang tinggi membentuk lingkaran

Tujuannya adalah untuk melindungi Penduduk Kota dari Serangan Monster dengan Ukuran yang tidak Normal seperti Titan ,dan tujuan lainnya juga adalah bisa melihat Pergerakan musuh yang mau menyergap Ibu Kota Melric

Sedangkan Istana sendiri berada ditengah Ibu Kota Melric

Zeros berjalan kedepan Pintu Gerbang yang sedang dijaga oleh 2 Prajurit

Salah Satu prajurit melihat Zeros datang langsung memberi Hormat dengan Membungkukkan badannya

"Tuan Muda Selamat datang kembali" Prajurit dengan Nada Hormat

Lalu Satu Prajurit ikut menghormati Zeros dengan Membungkukkan badannya

"Berdirilah" Zeros

Kedua Prajurit kembali berdiri tegak memandang Zeros dengan Hormat ,Karna Zeros adalah Anak dari Mantan Paladin Kerajaan sudah Biasa jika Para Prajurit menghormatinya karna Disaat Keluar Zeros memperlihatkan Lencana Keluarga Karyama menandakkan memang benar dia adalah Anaknya Zerd

Sebenarnya Zeros sendiri sedikit Risih melihat Para Kesatria yang Menghormatinya

Salah satu melihat Sobekan di Bahu kiri Zeros langsung stagnan

"Tuan Muda apakah anda baik baik saja?" Sontak Prajurit

"Aku Baik baik saja" Zeros melewati Kedua prajurit yang khawatir lalu masuk ke gerbang

Setelah memasukki gerbang ,Zeros melihat banyak sekali Orang berjalan jalan di Jalanan kota ,Banyak pedagang yang sedang berjualan ,Para Petualang dengan Partynya yang sedang berdiskusi di Pinggir Jalan

Pemandangan yang enak dilihat, apalagi tidak ada Polusi udara

Zeros berjalan lurus berniat pergi ke Mansion nya ,Zeros melihat sekitaran dan Melihat ada beberapa Ras Elf dan Manusia Setengah Binatang yang sedang di rantai di lehernya sedang berjalan Berbaris menuju ke Kereta Kuda yang mempunyai Penampilan Jeruji Besi

"Budakkah.." Gumam Zeros

Zeros mengerti Konsep Dunia Fantasy yang mempunyai konsep perbudakan Makhluk seperti Ras Elf atau Ras Manusia setengah hewan karna itulah Elf tidak ada di Kota kota manusia jika ada pasti akan diburu atau Manusia Setengah Binatang

Zeros mengabaikan pemandangan tersebut lalu kembali berjalan ke arah Mansion

.....Beberapa saat Kemudian.....

Zeros sudah berada didepan Gerbang Mansion kediaman Karyama

Prajurit menjaga Gerbang Kediaman Zeros langsung memberi hormat dengan membungkukkan kepalanya dan Membukakan Pintu Gerbang dan berkata

"Selamat Datang ,Tuan Muda" Kedua Prajurit serempak

"Tangkap ini" Zeros melempar Katana dengan Sarungnya kearah salah satu kesatria

"Ini.." Prajurit kebingungan

"Sembunyikan dari Ibunda " Zeros

"Tapi Tu-" Prajurit tersela

"Sembunyikan saja" Zeros dengan Nada Dingin

Prajurit tersebut langsung menuruti nya ,Menyembunyikannya di dalam Mansion sebelum ibu Zeros datang

Zeros Masuk Gerbang,Disana dia disambut oleh banyak Maid yang sedang menyapu halaman depan Mansion

Ibu nya mendengar Kesatria melapor kedatangan anaknya langsung keluar dari Mansion

"Anakku darimana saja kamu? Ibu merindukan mu lho" Ibu Zeros mendekati Zeros dan Memeluknya

"Padahal masih belum 1 Jam" Zeros

"Tetap saja Ibu sangat rindu dan sangat senang jika kamu baik baik saja" Ibu Zeros berhenti memeluk Zeros

Lalu Ibu Zeros Stagnan melihat Sobekan bahu kiri Zeros

"Nak ,Apa kamu baik baik saja? Aku akan panggilkan Erd" Ibu Zeros pucat melihat Sobekan Zeros walaupun luka sudah hilang tapi darah masih ada di kain

"Tenang saja Ibunda ini cuma tergores saat tadi bermain main,Bahkan sudah Disembuhkan oleh ibu temanku" Zeros tersenyum Hangat

Lalu Ibu Zeros melihat Kulit bahu kiri ternyata tidak terluka sama sekali hanya kainnya saja yang terluka

"Syukurlah,Sekarang kamu ganti baju dulu" Ibu Zeros sambil menghela lega

Zeros mengagukkan kepalanya lalu berkata

"Pak tua itu dimana dia?" Zeros

Ibu Zeros mengerutkan keningnya mendengar anak berkata seperti itu

"Ayahmu berada di Istana sedang melakukan pelatihan terhadap Paladin newbie walaupun dia mantan Paladin tapi ayahmu sangat ingin melatih ,dan Kamu tidak seharusnya memanggil ayahmu seperti itu tidak sopan Nak" Ibu Zeros dengan nada menasehati

"Habisnya Pak tua sering maksa buat jadi Paladin membuatku risih mendengarnya" Zeros

"Walaupun begitu di itu tetaplah ayahmu nak" Ibu Zeros

Zeros hanya mengagukkan kepalanya ,Lalu Erd datang dan mengarahkan Zeros ke ruang ganti baju

END

Terpopuler

Comments

anhar005

anhar005

anjay 7 (hidung kanan dan kiri, telinga kanan dan kiri lubang penixss ,lubang panteet dan terakhir lubang mulut🤣🤣

2024-02-11

0

True_Lolicon

True_Lolicon

kayanya tier 11 - 13 @ tier demigod

2022-10-23

1

The Next Guardians Nusantara

The Next Guardians Nusantara

knpa gk sembilan aja thor

2022-09-26

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 10
12 BAB 11
13 BAB 12
14 BAB 13
15 BAB 14
16 BAB 15
17 BAB 16
18 BAB 17
19 BAB 18
20 BAB 19
21 BAB 20
22 BAB 21
23 BAB 22
24 BAB 23
25 BAB 24
26 BAB 25
27 BAB 26
28 BAB 27
29 BAB 28
30 BAB 29
31 BAB 30
32 BAB 31
33 BAB 32
34 BAB 33
35 BAB 34
36 BAB 35
37 BAB 36
38 BAB 37
39 BAB 38
40 BAB 39
41 BAB 40
42 BAB 41
43 BAB 42
44 BAB 43
45 BAB 44
46 BAB 45
47 BAB 46
48 BAB 47
49 Pengumuman
50 BAB 48
51 BAB 49
52 BAB 50
53 BAB 51
54 BAB 52
55 BAB 53
56 BAB 54
57 BAB 55
58 BAB 56
59 BAB 57
60 BAB 58
61 BAB 59
62 BAB 60
63 BAB 61
64 BAB 62
65 BAB 63
66 BAB 64
67 BAB 65
68 BAB 66
69 BAB 67
70 BAB 68
71 BAB 69
72 BAB 70
73 BAB 71
74 BAB 72
75 BAB 73
76 BAB 74
77 BAB 75
78 BAB 76
79 BAB 77
80 BAB 78
81 BAB 78
82 BAB 79
83 BAB 80
84 BAB 81
85 BAB 82
86 BAB 83
87 BAB 84
88 BAB 85
89 BAB 86
90 BAB 87
91 BAB 88
92 BAB 89
93 BAB 90
94 BAB 91
95 BAB 92
96 BAB 93
97 BAB 94
98 BAB 95
99 BAB 96
100 BAB 97
101 BAB 98
102 BAB 99
103 BAB 100
104 BAB 101
105 BAB 102
106 BAB 103
107 BAB 104
108 BAB 105
109 BAB 106
110 BAB 107
111 BAB 108
112 BAB 109
113 BAB 110
114 BAB 111
115 BAB 112
116 BAB 113
117 BAB 114
118 BAB 115
119 BAB 116
120 BAB 117
121 BAB 118
122 BAB 119
123 BAB 120
124 BAB 121
125 BAB 122
126 BAB 123
127 BAB 124
128 BAB 125
129 BAB 126
130 BAB 127
131 BAB 128
132 BAB 129
133 BAB 130
134 BAB 131
135 BAB 132
136 BAB 133
137 BAB 134
138 BAB 135
139 BAB 136
140 BAB 137
141 BAB 138
142 BAB 139
143 BAB 140
144 BAB 141
145 BAB 142
146 BAB 143
147 BAB 144
148 BAB 145
149 BAB 146
150 BAB 147
151 BAB 148
152 HIATUS
153 Pengumuman
154 BAB 150
155 BAB 151
156 BAB 152
157 BAB 153
158 BAB 154
159 BAB 155
160 BAB 156
161 BAB 157
162 BAB 158
163 BAB 159
164 BAB 160
165 BAB 161
166 BAB 162
167 BAB 163
168 BAB 164
169 BAB 165
170 BAB 166 : END
Episodes

Updated 170 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 10
12
BAB 11
13
BAB 12
14
BAB 13
15
BAB 14
16
BAB 15
17
BAB 16
18
BAB 17
19
BAB 18
20
BAB 19
21
BAB 20
22
BAB 21
23
BAB 22
24
BAB 23
25
BAB 24
26
BAB 25
27
BAB 26
28
BAB 27
29
BAB 28
30
BAB 29
31
BAB 30
32
BAB 31
33
BAB 32
34
BAB 33
35
BAB 34
36
BAB 35
37
BAB 36
38
BAB 37
39
BAB 38
40
BAB 39
41
BAB 40
42
BAB 41
43
BAB 42
44
BAB 43
45
BAB 44
46
BAB 45
47
BAB 46
48
BAB 47
49
Pengumuman
50
BAB 48
51
BAB 49
52
BAB 50
53
BAB 51
54
BAB 52
55
BAB 53
56
BAB 54
57
BAB 55
58
BAB 56
59
BAB 57
60
BAB 58
61
BAB 59
62
BAB 60
63
BAB 61
64
BAB 62
65
BAB 63
66
BAB 64
67
BAB 65
68
BAB 66
69
BAB 67
70
BAB 68
71
BAB 69
72
BAB 70
73
BAB 71
74
BAB 72
75
BAB 73
76
BAB 74
77
BAB 75
78
BAB 76
79
BAB 77
80
BAB 78
81
BAB 78
82
BAB 79
83
BAB 80
84
BAB 81
85
BAB 82
86
BAB 83
87
BAB 84
88
BAB 85
89
BAB 86
90
BAB 87
91
BAB 88
92
BAB 89
93
BAB 90
94
BAB 91
95
BAB 92
96
BAB 93
97
BAB 94
98
BAB 95
99
BAB 96
100
BAB 97
101
BAB 98
102
BAB 99
103
BAB 100
104
BAB 101
105
BAB 102
106
BAB 103
107
BAB 104
108
BAB 105
109
BAB 106
110
BAB 107
111
BAB 108
112
BAB 109
113
BAB 110
114
BAB 111
115
BAB 112
116
BAB 113
117
BAB 114
118
BAB 115
119
BAB 116
120
BAB 117
121
BAB 118
122
BAB 119
123
BAB 120
124
BAB 121
125
BAB 122
126
BAB 123
127
BAB 124
128
BAB 125
129
BAB 126
130
BAB 127
131
BAB 128
132
BAB 129
133
BAB 130
134
BAB 131
135
BAB 132
136
BAB 133
137
BAB 134
138
BAB 135
139
BAB 136
140
BAB 137
141
BAB 138
142
BAB 139
143
BAB 140
144
BAB 141
145
BAB 142
146
BAB 143
147
BAB 144
148
BAB 145
149
BAB 146
150
BAB 147
151
BAB 148
152
HIATUS
153
Pengumuman
154
BAB 150
155
BAB 151
156
BAB 152
157
BAB 153
158
BAB 154
159
BAB 155
160
BAB 156
161
BAB 157
162
BAB 158
163
BAB 159
164
BAB 160
165
BAB 161
166
BAB 162
167
BAB 163
168
BAB 164
169
BAB 165
170
BAB 166 : END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!