Raymon,denis dan lexi keluar dari ruangan prifat, mereka bertiga menuruni anak tangga, saat tiba di ujung tangga raymon menghentikan langkah nya di ikuti juga oleh denis dan lexi,saat anton dan beberapa teman nya menghadang langkah mereka.
"Wah lihat siapa yang baru keluar dari ruangan yang paling mahal di bar ini" ucap anton tersenyum sinis
"Wah bukan kah ini adik ipar mu yang miskin itu" ledek teman anton
"Aku tidak merasa punya adik ipar seperti dia" jawab anton
"Wah sayang sekali anton, kenapa alexa tidak memilih kamu menjadi suami nya,malah memilih dia yang asal usul nya saja tidak jelas" ? tanya adam teman anton satu nya
"karna alexa tahu, mana yang busuk dan tidak busuk" jawab lexi menghina anton
"Aku tidak bertanya dengan mu" kesal anton mengepalkan tangan nya
"Aku cuma menjawab apa ada nya, sayang sekali cassy menikahi pria yang masih mencintai adik ipar nya" ucap lexi tersenyum sinis
"Tutup mulut mu bajingan" kesal anton
"Di sini siapa yang bajingan "? tanya denis
Anton diam menahan kesal
"Aku kasian sama lexa,lexa yang capek-capek kerja tapi suami nya yang menghabiskan dalam 1 malam di bar ini ? ucap anton
"Hei, bukan kah dia juga kerja di bengkel"? tanya coki teman anton
"Apa kau tak tahu kerja di bengkel itu gaji nya berapa"? tanya adam menoleh ke arah coki
coki menggelengkan kepala nya
"Dia harus mengumpulkan uang gaji nya selama mungkin 3 atau 5 thn untuk bisa masuk ke ruang prifat di bar ini" jawab adam sambil mengangkat jari nya seperti menghitung
"ya benar, lexa harus tahu anton,kelakuan suami nya yang menghabiskan uang nya hanya dalam semalam" ucap coki
"Urus saja urusan mu tidak usah mengurusi ku" ucap raymon dingin
"hu...." dengus anton "Pasti kamu takut kan kalau sampai lexa atau papa mertua tahu kelakuan kamu " ucap anton
"Terserah kamu mau bilang apa, yang jelas aku tidak menggunakan uang alexa" ucap raymon
"Alah ngaku aja, mana mungkin kamu bisa masuk ke sini kalau bukan dengan uang alexa" tuduh adam
"Kalau kalian ke sini cuma buat keributan lebih baik kalian ke luar" kesal denis
"Hei siapa kau menyuruh kami untuk ke luar"? tanya coki dengan senyum mencemooh
"kami ini kenal dengan pemilik bar ini, jadi jangan macam-macam kalau ingin selamat keluar dari tempat ini" ucap adam sombong sambil menepuk pipi denis
lexi mengerutkan kening nya,
"kenapa kalian diam takut...."? tanya anton
"lebih baik kalian mencium kaki anton," suruh coki
"Dan aku pasti kan lexa dan papa mertua tidak akan tahu" ucap anton
Raymon diam
"kalau kalian kenal sama pemilik bar ini, panggil kami ingin melihat nya" ucap denis yang geram dengan anton dan teman nya yang merendahkan raymon
"Hai buat apa, aku takut kalian akan kencing di celana, kalau melihat pemilik bar ini" ucap adam
lexi tetsenyum menyeringai
"Ayo panggil" suruh lexi
"jangan menyesal kalau nanti melihat dia" ucap coki
"bacot, panggil dia" kesal denis
Raymon memegang bahu denis ketika denis ingin menyerang coki
"Awas kalau kamu nanti mengaku-ngaku adik ipar aku" ucap anton
"Sebenar nya kalian kenal sama pemilik bar ini tidak,"? tanya denis kesal
"Dari tadi muter-muter terus" kesal lexi juga
"tunggu aku panggil dia " ucap adam dan berlalu meninggal kan mereka masuk ke sebuah ruangan.
Lexi,denis dan raymon penasaran dengan orang yang di maksud mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 133 Episodes
Comments
Abdullah
update
2022-09-27
2