Perjodohan Yang Tak Disangka Sangka
‧͙⁺˚*・༓ sadar ༓・*˚⁺‧͙
nuri handayani
*terbangun*
nuri handayani
kenapa aku ada disini? *lirihnya+memegangi kepalanya*
pintu terbuka menampakan doni yang sedang membawa kresek hitam berisi makanan
sedangkan tari dia masih tertidur di sofa ruangan nuri
doni pratama
Ehk, nuri kamu udh bangun *menghampiri nuri*
nuri handayani
iya kak *lirihnya*
doni pratama
kamu mau duduk?
nuri handayani
hmm *menganggukkan kepala*
doni pratama
yaudh kakak bantu *membantu nuri duduk*
nuri handayani
*duduk* makasih kak *lirih+senyum*
doni pratama
sama sama *senyum*
doni pratama
yaudh kakak bangunin tari dulu yah
nuri handayani
iya kak *lirih*
doni pun membangunkan tari
tari pun terbangun dan dia pun terkejut melihat nuri duduk sambil melihatnya
tari lestari
nuri, lu dah bangun? *mendekati nuri*
nuri handayani
*menganggukkan kepala*
tari lestari
syukurlah lu dah sadar *memeluk nuri*
nuri handayani
*balas peluk"
tari lestari
*melepas* lu tau siapa orang yang buat lu gini? *menatap nuri*
nuri handayani
*geleng kepala*
doni pratama
udh tari dia baru aja bangun, biarin dia istirahat dulu
tari lestari
hmm *menganggukkan kepala*
tari lestari
yaudh lu istirahat dulu yah
pintu terbuka menampilkan icha dan rafael
icha julianty
nuri *kaget*
icha julianty
lu dah sadar
rafael anggara
biarin dia istirahat dulu cha❄
waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam
semuanya pun menoleh, kecuali nuri dia sudah tertidur
daren prayoga
dia sudah bangun? ❄
doni pratama
tadi dia bangun dan sekarang sedang tertidur
daren prayoga
*melihat doni dan rafael* ikut aku❄
tari lestari
kalian mau kemana?
doni pratama
ada urusan sedikit *senyum*
daren prayoga
kakak titip nuri❄
mereka pun keluar dari ruangan nuri
sedangkan tari dan icha mereka memutuskan untuk tidur sebentar
Comments