halo semuanya selamat datang di Tahun 2022 dihari kedua, semangat untuk memulai meraih target-target di tahun ini.
...
setelah hampir 1 bulan lebih Lin Tian belajar tentang pengetahuan dasar-dasar kultivasi, dan juga proses dalam penyembuhan luka luarnya, akhirnya hari ini dia akan mulai berlatih bersama Guru Feng.
dan sudah hampir semua buku yang sudah Lin Tian baca, mulai dari pengetahuan kultivasi, alkemis, penempaan senjata, mantra formasi hingga Lin Tian mengetahui tingkatan-tingkatan dunia, dan membuat Lin Tian tau bahwa dunia yang dia tempati saat ini adalah dunia paling rendah, dan paling lemah.
sehingga membuat semangat Lin Tian semakin kuat untuk berlatih lebih giat lagi, supaya nantinya dia bisa naik kedunia yang lebih tinggi lagi dan berpetualang disana nantinya.
namun kata gurunya, Lin Tian akan di bawa ke suatu tempat untuk mulai pelatihannya nanti, dan disana lah nanti Lin Tian akan berlatih mulai dari fisik hingga menaikan tingkat kultivasinya.
setelah bersiap dan sarapan pagi, Lin Tian pun pergi menemui gurunya.
sesampainya dia ditempat gurunya, Lin Tian bertanya tentang keberangkatannya.
" Guru, apakah kita akan berangkat sekarang " ucap Lin Tian.
" jika kamu sudah siap kita bisa berangkat sekarang, tempatnya pun juga dekat jadi tidak perlu membawa barang-barang terlalu banyak " jawab Jin Feng.
" baik guru, saya sudah siap, mari kita berangkat " ucap Lin Tian.
lalu Jin Feng pun bangkit berdiri dan keluar dari ruangannya, namun jalan yang dia tuju bukan jalan keluar dari tempat ini, melainkan masuk lebih dalam dari tempat ini.
hal ini membuat Lin Tian bingung, apakah gurunya akan mengambil sesuatu untuk dibawa nantinya, namun dugaan Lin Tian salah saat gurunya menyuruh Lin Tian untuk mengikuti.
" ikuti aku, kita akan berangkat sekarang " ucap Jin Feng.
dengan wajah bingung Lin Tian pun menjawab.
" baik guru ".
setelah berjalan kurang lebih 500 meter, Lin Tian melihat sebuah pintu yang berwarna putih dengan gambar petir di daun pintunya.
yang membuat Lin Tian terkejut karena Pintu itu berada di tengah-tengah ruangan tanpa ada dinding atau hal apapun disekitarnya, seakan pintu itu seperti berdiri ditempat yang salah.
" baik mari kita ke tempat mu berlatih, setelah melewati pintu itu, guru akan jelaskan nanti tempatnya " ucap Jin Feng yang melihat jejak kebingungan di wajah Lin Tian.
" baik guru " balas Lin Tian.
setelah itu Jin Feng menempelkan tangannya ke daun pintu, lalu pintu itu mengeluarkan cahayanya, yang membuat Lin Tian harus menutup matanya, karena cahaya itu sangat menyilaukan.
setelah beberapa saat, cahaya itu mulai meredup, dan akhirnya hilang.
namun, saat Lin Tian membuka matanya secara perlahan, dia melihat kalau dia sudah tidak lagi berada didalam goa tadi, melainkan disuatu tempat yang sangat luas, dan sejauh memandang dia melihat pemandangan yang sangat menyejukkan mata.
setelah terpaku beberapa saat, Lin Tian pun bertanya kepada gurunya.
" Guru dimana kah kita sekarang ini, tempat ini sungguh indah, bahkan energi alamnya cukup melimpah " tanya Lin Tian.
" Ini bisa disebut dengan Dunia Kecil, yang aku ciptakan sendiri " ucap Jin Feng.
" dan disinilah nantinya kamu akan berlatih, ayo ikuti guru untuk ke tempat Latihan pertamamu " lanjut Jin Feng.
lalu Jin Feng mulai terbang menuju suatu tempat, bisa dikatakan salah satu bukit yang ada disana, dan Lin Tian pun mengikutinya dengan berlari, karena Lin Tian belum meningkatkan kultivasinya sehingga dia belum bisa terbang.
dibukit tersebut Lin Tian melihat banyak sekali tersimpan tanaman obat dan buah-buahan abadi yang dapat membantu meningkatkan tingkat kultivasi seorang kultivator.
bahkan di dunianya Lin Tian akan sangat sulit untuk mendapatkan sumber daya itu, karena tingkan kepadatan energi alam nya tak sepadat ditempat ini.
seandainya, dia membawa pulang sumber daya ini untuk keluarganya, pastinya keluarganya akan menjadi keluarga terkuat di dunia ini.
setelah sampai puncak bukit, Lin Tian pun melihat sebuah kolam dengan luas kira-kira 2.000 meter per segi.
tapi yang membuat Lin Tian lebih takjub lagi adalah kolam itu berwarna emas dengan petir" berwarna emas menghiasi nya, seakan seperti efek yang dibuat untuk menambah keindahan kolam itu.
karena takjub dengan apa yang dia lihat, Lin Tian sampai lupa tujuan yang akan dia lakukan ditempat itu, sampai - sampai harus di tegur oleh Jin Feng.
" Lin Tian.. " tegur Jin Feng.
" Lin Tian.. "
" Lin Tian... " sambil mengeraskan suaranya.
dengan terkejut Lin Tian menjawab.
" iya Guru, maaf karena terlalu takjub saya sampai tidak mendengar suara panggilan guru " jawab Lin Tian.
" sudahlah, sekarang kamu masuk lah kedalam kolam itu, untuk melatih kekuatan fisikmu, jika bisa sekalian kamu serap petir yang ada dikolam itu agar kamu bisa meningkatkan elemen petirmu " ucap Jin Feng.
" baik guru " jawab Lin Tian.
setelah menjawab, Lin Tian pun segera melepas pakaiannya, dan hanya menyisahkan celana nya saja, lalu masuk kedalam kolam secara perlahan.
" aaarrrrgggg... aaarrrgggg... " teriak kesakitan Lin Tian.
" Tahanlah, itu akan membantumu menguatkan tulang dan dagingmu, kalau bisa cobalah menyerap petir emas itu " teriak Jin Feng lebih keras dari Lin Tian.
setelah mendengar ucapan gurunya, Lin Tian pun berusaha untuk menahan dan tidak berteriak, serta berusaha untuk menyerap sedikit demi sedikit petir emas itu.
disisi lain Jin Feng pun segera meninggalkan Lin Tian yang sudah bisa mengendalikan diri dipinggiran danau petir emas itu.
Jin Feng pergi ke sebuah istana yang berada di dunia kecil itu, jarak dari istana hingga ke kolam petir emas, tidak terlalu jauh hanya 2 tarikan nafas saja jika dengan teleportasi.
...
hari berganti hari, minggu berganti minggu dan bulan berganti bulan
selama satu tahun ini Lin Tian selalu berlatih didalam kolam petir emas, hingga sekarang dia bisa menjangkau titik tengah dimana pusat dari petir emas keluar dan menjalar ke setiap sisinya.
...
selama setahun pula Lin Tian tidak melupakan untuk memperlajari tehnik beladirinya juga.
disisi lain, dikediaman keluarga Lin Tian, ibu Lin Tian sedang memikirkan keadaan anaknya yang selama 1 bulan lebih, tidak ada kabar sama sekali dari Lin Tian sejak kepergiannya menuju hutan gunung petir.
tetapi ibunya tetap mendoakan keselamatan putranya, dilihat dari giok kehidupan Lin Tian yang tetap baik-baik saja, tidak seperti beberapa minggu yang lalu, yang sempat mengalami keretakan.
saat itu bertepatan dengan hari dimana Lin Tian menghadapi serigala petir, yang membuat Lin Tian terluka parah dan hampir menemui Dewa Kematian.
tapi semuanya perlahan giok itu memperbaiki dirinya, yang artinya Lin Tian saat itu sedang dalam proses penyembuhan.
selain ibu Lin Tian, ayah Lin Tian yang melihat giok kehidupan putranya retak pun juga menyuruh beberapa tetua tingkat rendah untuk melihat keadaan di Hutan Gunung Petir, serta untuk mencari tau kondisi dan posisi Lin Tian saat Itu, tetapi setelah para tetua itu kembali mereka tidak menemukan posisi Lin Tian dan tidak mengetahui kondisi Lin Tian sehingga mereka hanya melihat bekas pertarungan antara Lin Tian dan serigala petir itu saja.
tetapi saat para tetua itu kembali dan melaporkan tugas mereka, ternyata giok kehidupan dari Lin Tian memperbaiki dirinya sendiri, sehingga membuat semua keluarganya mulai tenang dengan melihat bahwa giok itu sudah kembali seperti semula, itu artinya Lin Tian sudah baik-baik saja.
....
...^^^sampai sini dulu ya guys^^^...
...nanti lanjut part berikutnya kita akan memulai perjalanan dari Lin Tian sampai menjadi pengusa sejati...
...salam dari author yang masih belajar guys...
...jangan lupa like dan vote yah guys...
...serta comment apa aja kekurangan dari cerita ini bantu author agar bisa mengembangkan cerita menjadi lebih baik lagi, dan supaya kalian jadi semangat jika ceritanya semakin hari semakin bagus....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 62 Episodes
Comments
Seung
eh berarti perbedaan waktu didunia kecil nya guru nya Lin Tian bersama?
2023-06-23
0
Pammang Pabbura
💪💪💪👍👍
2023-05-05
0
As Dono
menarikk...
2023-05-01
0