Chapter 17

“Sky ... Kau kemana saja, Nak?” Hanna meraih tubuh Sky tanpa mengindahkan kehadiran Evan. Memeluk dan membenamkan kecupan demi kecupan. Seluruh kekhawatiran yang tadi menghantuinya seketika sirna. 

“Maafkan aku, Mommy.” Tangan kecil Sky mengusap wajah Hanna demi menghapus lelehan air mata. 

Melirik paper bag di tangan Evan, Hanna sudah menebak bahwa Sky diam-diam pergi ke kafe dan meminta kebab untuk Star. Ya, Sky sangat menyayangi adiknya dan akan melakukan apapun demi Star. 

Ketika melihat Hanna berjalan membelakanginya, Evan melangkah masuk walaupun belum mendapat izin dari sang pemilik rumah. Evan terhenyak, pandangannya menyapu seisi rumah kecil itu. Di sisi kiri ada dua kursi dan sebuah meja makan. Terdapat kamar mandi berukuran kecil di sudut ruangan, lantai hanya dialasi oleh terpal berbahan plastik dan sebuah tirai penghalang di bagian kiri. Melalui celah tirai itu, Evan dapat melihat Star terbaring di atas sebuah kasur berukuran kecil. Detik itu juga, cairan bening seakan mendobrak. Evan tak tahan lagi membayangkan hari demi hari Hanna dan kedua anaknya menghabiskan waktu di rumah itu. 

“Terima kasih sudah mengantar Sky pulang. Kau boleh pergi,” ucap Hanna mendudukkan Sky di kursi. 

Evan mengusap air mata yang baru saja menetes dan menyembunyikan agar Hanna tak melihat. Ia menarik napas dalam demi menguatkan hatinya. “Aku dengar dari Sky bahwa Star sedang sakit. Apa aku boleh melihatnya?” 

Hanna seketika membungkam, namun kebisuan seolah menjawab segalanya. Isak tangis mulai menggema. Meskipun Hanna adalah seorang wanita dengan pendirian kuat, ia tetaplah seorang ibu yang lemah ketika anaknya dalam keadaan sakit. Bagaimana pun juga, Star membutuhkan seorang dokter dan ketidakberdayaan ini berhasil menundukkan-nya. 

Evan merasakan getaran di setiap langkahnya menuju sosok kecil yang tampak begitu lemah. Kemudian berhenti saat berada di tepi pembaringan. Dari tempatnya berdiri, ia dapat mendengar setiap tarikan napas Star yang berat. Evan menatap dari ujung kaki ke ujung kepala. Tubuh Star terbalut selimut tipis hingga batas leher, hanya wajahnya yang terlihat memucat.

Tangan Evan mengulur menyentuh kening. Bola matanya terpejam ketika merasakan suhu tubuh Star yang jauh di atas normal.

“Star ...” Evan merengkuh tubuh lemah itu dan mendekapnya dalam tangisan. Sesaat kemudian, ia bangkit dan membawa Star dalam gendongannya. Keluar melewati tirai pembatas itu.

“Ayo cepat, Star butuh perawatan. Kita harus membawanya ke rumah sakit.” 

Gerakan cepat Evan membuat Hanna tak ada waktu untuk berpikir. Ia lantas mengulurkan tangan pada Sky dan ikut keluar. Berjalan dengan tergesa di belakang Evan yang sudah keluar dari rumah lebih dulu dan menuju sebuah mobil yang terparkir di ujung gang kecil itu. 

"Cepat naik!" Evan membuka pintu mobil belakang sehingga Hanna segera naik. Ia meletakkan Star di pangkuan Hanna. "Sky ... Kau di depan!"

Secepat kilat mobil melaju, melesat di keramaian jalan. Sambil menyetir, Evan meraih ponsel yang berada di dalam dashboard.

“Demir, bisakah kau siapkan satu ruangan anak untukku? Ya, aku ada pasien emergency. Tolong kau hubungi juga Dokter Alaz. Katakan aku butuh bantuannya,” ucap Evan pada seseorang yang baru dihubunginya melalui telepon. 

__

__

__

Suasana menjadi lebih tenang sekarang. Star sudah berada dalam penanganan beberapa dokter ahli anak. Hanna diam berdiri dan hanya melihat dari balik jendela kaca. Tampak beberapa alat medis terpasang di tubuh Star. Tatapannya kosong, seakan tiada daya bahkan untuk sekedar menangis. 

“Mommy ...” Panggilan lembut itu berhasil menyadarkannya dari lamunan, mengembalikan akal sehatnya yang hampir hilang. Setidaknya ia memiliki Sky yang juga butuh perhatian. 

“Iya, Nak ...” Hanna mundur beberapa langkah dan duduk di sisi Sky. Memeluknya dan membenamkan ciuman di kening.

“Star akan sembuh kan, Mommy. Star akan baik-baik saja?” Pertanyaan itu menimbulkan rasa bersalah yang besar. Merasa yang terjadi adalah karena kelalaiannya mengawasi Star hingga pergi tanpa sepengetahuannya. 

“Star akan baik-baik saja, jangan khawatir,” ujar Evan mengukir senyum di wajahnya dan duduk berjongkok di hadapan Sky, tangannya mengulur mengusap puncak kepala. “Adikmu sangat kuat. Sebentar lagi dia pasti akan sembuh.” 

Sky tersenyum, lalu menggenggam jemari Hanna. “Dengar kan, Mommy. Star akan  segera sembuh.” 

Hanna masih bungkam dan menciptakan kecanggungan di antara mereka. Evan pun berdiri dari duduknya. Ia masih ada urusan penting.

“Baiklah ... Aku ada urusan sebentar. Kalau butuh sesuatu, aku ada di ruangan pojok kanan.” 

Hanna hanya menjawab dengan anggukan kepala. 

_

_

_

Evan menuju sebuah ruangan setelah memastikan keadaan Star cukup stabil. Tampak seorang dokter menyambutnya ketika memasuki ruangan itu.

"Alaz, aku sangat membutuhkan bantuanmu," ucap Evan menjatuhkan tubuhnya di kursi.

"Ya, aku tahu. Kau sudah mengatakannya di telepon tadi. Tapi ... apa kau yakin dengan kecurigaanmu?"

"Karena itulah aku butuh memastikan dengan melakukan tes DNA," ujarnya. "Aku tidak ada pilihan lain. Hanna sangat keras kepala, kalau aku bertanya langsung padanya, dia tidak akan mau jujur."

Evan menggeser sebuah kotak kecil ke hadapan Dokter Alaz, yang mana membuat dahi dokter ahli genetika itu berkerut.

"Apa ini sampel rambut anak itu?" Dokter Alaz meraih kotak berisi sampel rambut.

Evan mengangguk. Tanpa sepengetahuan Hanna, ia mengambil rambut Sky dan Star untuk diserahkan kepala Dokter Alaz agar dilakukan tes DNA. Setelah melihat kemiripannya dengan Sky dan Star, serta mendengar pengakuan Sky tadi, ia semakin yakin bahwa sepasang anak kembar itu adalah anaknya dan gadis yang bersamanya tujuh tahun lalu adalah Hanna.

"Aku perlu mengetahui hasilnya secepat mungkin untuk membuktikan bahwa mereka memang anakku."

****

Terpopuler

Comments

maysha

maysha

aduh tor aku lagi puasa tapi baca novel mu aku jadi nangis terus, batal ya puasaku 🙈

2024-04-02

1

ira

ira

gitu dong gercep

2024-03-31

0

Wani Ihwani

Wani Ihwani

gercep ni babang evan

2024-02-06

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Capture 39
40 Chapter 40
41 Capture 41
42 Capture 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapture 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Capture 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Capture 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 103- Rekomendasi Bacaan
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Capture 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Capture 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140-Jangan Diskip!!!
141 OTOR SESAT BAGI-BAGI PULSA
142 EXTRA PART 01
143 PELANGI BERSELIMUT AWAN
144 PENGANTIN TUAN ADAM
145 Suami Bohongan
146 MY SEXY LITTLE WIFE
147 Pengkhianatan Di Malam Pertama
148 Catatan Kelam Gadis Malang
149 Season 2 Me And The Rich Man Rilis
Episodes

Updated 149 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Capture 39
40
Chapter 40
41
Capture 41
42
Capture 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapture 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Capture 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Capture 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
103- Rekomendasi Bacaan
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Capture 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Capture 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140-Jangan Diskip!!!
141
OTOR SESAT BAGI-BAGI PULSA
142
EXTRA PART 01
143
PELANGI BERSELIMUT AWAN
144
PENGANTIN TUAN ADAM
145
Suami Bohongan
146
MY SEXY LITTLE WIFE
147
Pengkhianatan Di Malam Pertama
148
Catatan Kelam Gadis Malang
149
Season 2 Me And The Rich Man Rilis

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!