''jangan ada yang berisik ya ''
ucap kiara lalu memejamkan mata nya untuk memanggil mira dan kila untuk ikut membantu.
''kak mira sama kila kalian harus temenin aku sama melly, aku rasa tubuh halus dari papah nya melly itu lagi di kurung dan yang menguasai tubuh kasar nya pasti bukan manusia ''
ucap kiara pada mira dan kila yang sudah dia panggil
''oke, kita bakalan bantu apa rencana nya? ''
tanya mira
''gini nanti kak mira sama kamu kila kalian harus cari tubuh halus nya papah nya melly dan aku yang bakal keluarin mahluk ghaib itu keluar dari tubuh kasar nya papah nya melly ''
jelas kiara
''oke kita bakal cari tubuh halus nya ''
sambung kila
kiara menganggukkan kepala nya lalu, menatap ke arah melly yang mendengar semua omongan kiara , mira dan kila.
''kiara maksud kamu yang ada di rumah itu bukan papah aku? ''
tanya melly sambil menatap ke arah kiara
'' sebenar nya tubuh nya memang tubuh papah kamu tapi kalau jiwa nya bukan jiwa papah kamu. jiwa papah kamu di kurung di suatu tempat di rumah kamu mell. ''
ucap kiara
''tapi kamu pasti bisa kan nyelamatin jiwa papah aku? ''
tanya melly menatap penuh harap ke kiara
''iya mell, insya Allah aku akan berusaha sekuat tenaga ''
ucap kiara
setelah itu hening di dalam mobil sampai mereka ke tempat tujuan mini market.
''ayok buruan ''
ucap kiara sembari menarik tangan melly dan raka,
sedangkan melly dan raka hanya pasrah karena yang tau rencana nya hanya kiara.
di super market kiara mengambil garam , segenggam bawang putih, 3 buah kayu manis,
dan merica.
setelah membayar kiara mengajak raka dan melly ke tempat penjual tanaman.
kiara meminta 6 lembar daun bidara.
setelah itu kiara, melly dan raka akhir nya pergi ke rumah melly.
''kiara kamu yakin barang-barang ini ngebantu? ''
tanya raka yang penasaran
''ngebantu, oh ya kalian harus pegang daun bidara ini ''
ucap kiara sambil menyerahkan daun bidara kepada melly dan raka.
mereka sudah sampai di rumah melly, kiara merasakan ada aura negatif di seluruh rumah melly.
''mell , ayok ''
ucap kiara saat melihat melly ragu menekan bel rumah nya
melly menganggukkan kepala nya dan menekan bel rumah nya
wanita paruh baya yang tak lain adalah anita ibu dari melly.
melly melihat anita yang dalam keadaan dahi nya terdapat darah mengering, bagian tangan nya terdapat luka memar dan biru.
melly yang melihat itu langsung menangis dan memeluk sang mamah tercinta.
''mamah maafin melly mah , hiks..... hiks.... hiks ''
ucap melly sesenggukan
''melly kamu kemana aja melly mama kangen sama kamu ''
ucap anita sambil membalas pelukan putri tersayang nya itu.
setelah melly dan mama nya selesai berpelukan. akhir nya kiara mengatakan apa maksud kedatangan nya ke rumah melly, dan menyerahkan daun bidara kepada anita untuk melindungi diri.
''ayo masuk ''
ucap kiara
setelah masuk mata kiara langsung melihat papah nya melly bukan, tapi sosok seperti nenek-nenek dengan rambut acak-acakan , kepala belakang nya pecah dan memperlihatkan banyak belatung dan nanah serta lelehan otak yang menyeramkan.
kiara bergidik tapi dia mencoba berkomunikasi dengan sosok yang mengambil alih tubuh papah nya melly. sedangkan melly, raka, dan mama nya melly berdiri di belakang kiara.
''kowe sopo, kenapa kowe mlebu awake? ''
tanya kiara
''Aku mrene amarga ana wong sing ngutus aku ''
ucap hantu yang ada di dalam tubuh papah nya melly
''metu saka papan sing sampeyan ora ana ing kene, bali menyang jagad sampeyan ''
ucap kiara
''ojo ngganggu gaweyanku ''
ucap sosok di dalam tubuh papah nya melly
kiara bingung harus apa saat sosok itu mengamuk. kiara takut nanti nya sosok itu malah akan mencelakai tubuh kasar papah nya melly.
saat kemudian mira dan kila datang dan mengatakan sudah menemukan tubuh halus papah nya melly.
kemudian kiara memejamkan mata nya sambil melempar garam ia beli di mini market kiara juga, melemparkan bawang putih agar makhluk itu cepat keluar dari tubuh kasar papah nya melly.
makhluk itu kepanasan sekaligus marah kepada kiara , saat makhluk itu ingin mencekik kiara tapi malah merasakan hawa panas yang membuat makhluk itu mundur. karena makhluk itu tau kiara mempunyai daun bidara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 147 Episodes
Comments