Masa Lalu Rheina dan Gerald 2.

Masih flashback ya

"Gerald?" tegur ketiga temannya, melotot tapi Gerald acuh mendatangi wanita dewasa itu yang lagi serius makan bakso.

"Sore, kak." sapa Gerald.

Rheina tak bergeming, dia masih asyik makan bakso Gerald menelan ludah menahan sesak didada.

Ditempat lain..

Ketiga temannya cekikikan ala-ala mbak Kunti mungkin lebih dari mbak Kunti.

"Emang enak dicuekin?".ejek Asrul yang disambut tawa kedua temannya.

Beberapa menit kemudian...

Rheina menatap Gerald...dingin mata sayunya serius menatap Gerald dari atas sampai bawah.

"Kak, sudah dong jangan ditatap terus kayak gitu, entar naksir lho." kata Gerald memuji diri sendiri.

"Ck...siapa yang naksir, coba?" Rheina berdecak, kesal.

"Ya...siapa tahu aja iya?" goda Gerald yang disambut gelengan Rheina.

"Mengapa, kak?"

"Karena saya lebih tua darimu, saya juga pekerja lagipula kamu kan masih sma mengapa gak cari seumuran kamu aja?" tanya Rheina.

"Saya mau cari wanita seperti kakak, saya gak suka yang seumuran." jawab Gerald pantang menyerah.

Rheina menarik nafas, lalu..

"Sayangnya, saya sudah memiliki tunangan dan kami akan resmi menikah bulan depan." tekan Rheina sambil memperlihatkan cincin yang tersemat dijari manisnya.

"Ya...patah hati deh."

"Sudah, cari saja yang lain lagipula kamu masih sma kan?masih muda, jalan kamu masih panjang belajarlah yang giat sampai tingkat akademi lalu cari pekerjaan, pulang sekolah jangan kabur kemal langsung pulang." omel Rheina sambil beranjak meninggalkan Gerald yang terbengong-bengong sedangkan ketiga temannya tidak bisa menahan tawa.

"Tapi, saya sukanya sama kakak,gmana dong?" Gerald belum juga menyerah.

Rheina mengkerutkan keningnya dalam hati kaget baru pertama kali ada lelaki yang bilang suka padanya masih sma, pula sedangkan Dani, tunangannya dulu tidak segampang itu bilang suka.

"Saya sudah bilangkan kalau.saya lebih tua dari kamu?" balas Rheina.

"Tapi, kalau cinta gak mandang, kak." kejar Gerald.

"Iya, benar tapi saya sudah ada yang punya, mana mungkin saya berpaling darinya, maaf saya menolakmu." tekan Rheina sambil berlalu.

Langkah Rheina tiba-tiba terhenti karena sebuah tangan kokoh menariknya.

"Sayangnya, aku tak akan mundur.begitu saja dan tak akan menyerah untuk mendapatkan kakak." bisiknya membuat Rheina bergetar.

"Dasar, gila!" gerutu.Rheina, pelan tapi.suaranya masih terdengar.ditelinga Gerald.

"Saya memang gila, tergila-gila padamu." sahut Gerald yang membuat Rheina menggeleng.

Flashback off...

Rheina tak hentinya berteriak dan menghentikan pertikaian antara Dani dan Gerald, Dani bukan hanya kalah tinggi dari Gerald tapi juga kalah dalam mempermainkan kaki dan tangan, Gerald yang bisa membaca tubuh Dani langsung menangkis serangan Dani.

"Kurang.ajar! ternyata aku bisa kalah oleh anak itu!tidak! aku tidak boleh kalah!awas kau!" sungut Dani sambil membasuh luka dibibirnya dan akan menyerang Gerald.

"Dani, sudah! Gerald.ayo kita pulang!" bujuk Rheina.

Tapi sayang nya.Dani sudah menyerang duluan sayang nya juga Gerald menangkis serangan itu dan memeluk Rheina ...erat!

Lagi-lagi Dani terseok karena kekalahannya.

"Sudahlah, Dani kamu.sudah kalah." tegur Rheina.

"Gak, Rhei aku gak akan menyerah sebelum mendapatkanmu.".sahut Dani, bersikeras.

"Mengapa kamu gak lakukan itu dari dulu?mengapa baru sekarang?heh?mengapa dulu kamu meninggalkan aku?" tanya Rheina bertubi-tubi sambil menenggelamkan kepalanya didada Gerald dan menangis.

"Maafkan aku, Rhei." ucap Dani yang sekarang tersungkur tak berdaya.

Gerald mengusap kepala Rheina dengan lembut lalu mengeratkan pelukannya.

"Tapi aku gak bisa kembali padamu Dani setelah kamu memutuskan pernikahan kita dan meninggalkanku karena aku cacat." tekan Rheina.

"Cacat?" Gerald mengkerutkan keningnya.

Bersambung

Episodes
1 1.Maukah Kau?
2 2. Santai Saja.
3 3. Panik.
4 Kecemasan Rheina.
5 5.Tuduhan Risa.
6 6.Kabar Gembira Buatmu.
7 Rencana picik.
8 keromantisan Rheina dan Gerald.
9 9.Foto Praweding.
10 Foto Praweding(Tema).
11 Puisi Tentangmu.
12 Puisi Tentangmu.2 Siapa nih..yang mau.di buatin puisi sama Gerald.ddd?
13 Hari Pertama.
14 Bertemu Mantan.
15 Pengumuman
16 Masa lalu Rheina dan Gerald
17 Masa Lalu Rheina dan Gerald 2.
18 Masa Kelam Rheina.
19 Masa Kelam Rheina 2.
20 Masa Kelam Rheina 3
21 Masa Kelam Rheina 4
22 Masa Kelam Rheina 5
23 Rencana Silwi.
24 Penasaran.
25 Terungkap.
26 Terungkap 2
27 Manager Hotel yang Sombong.
28 Manager Hotel yang Sombong 2
29 Menjelang Hari H
30 Menjelang Hari H 2
31 Tentang Rheina
32 Tentang Rheina 2
33 Mendekati Perkawinan
34 Rahasia Terpendam
35 Rahasia itu Hanya Kita yang Tahu
36 Masalah
37 Masalah Besar
38 Masalah Besar 2
39 Masalah Besar 3.
40 Penyesalan Tak Berarti
41 Fiting Baju Pengantin.
42 Rencana Penculikan
43 Semakin Mendekati Hari
44 Penculikan yang Gagal.
45 Ternoda
46 Kejutan dari Ivran
47 Ke Bogor Saja
48 Bulan Madu ke Bogor.
49 Tiga Hari Tiga Malam di Bogor
50 Malam Pertama
51 Risa Hamil.
52 Jalan-jalan ke Kampung Eropa.
53 Jalan-jalan ke Kampung Eropa 2.
54 Hilang nya Risa.
55 Pendarahan.
56 Keputusan Final.
57 Berada di Mana?
58 Lapar Tengah Malam.
59 Baru Mencari
60 Hari Terakhir di Bogor.
61 Ucapan Terima Kasih.
62 kambuh
63 Lupa Ingatan.
64 Melepas Rindu.
65 Kembali ke Sekolah.
66 Dimana Rheina?
67 Misteri Hilangnya Rheina.
68 Terungkap Sudah
69 Amarah Gerald
70 Trauma Rheina.
71 Hilangnya Senita
72 Kabar Bahagia.
73 Rahasia.
74 Kembali Pada Masa Lalu.
75 Rencana yang Gagal
76 Kenyataan Pahit.
77 Aku Sudah Tahu Semuanya
78 Terungkap Semua.
79 kemarahan Sang Ayah.
80 Rapat Bersama
81 Merencanakan Sandiwara
82 Pedonor Misterius.
83 Lebih Baik Kita Cerai Saja.
84 Rheina Kabur.
85 Seharusnya Tidak Ada Rahasia.
86 Masih Ada Kesempatan.
87 Surat Cerai?
88 Kedatangan Tamu.
89 Aku Tidak Mau Tahu.
90 Sebuah Penjelasan.
91 Salah Paham.
92 Mencari Informasi Tentang Risa.
93 Rheina Kambuh Lagi.
94 Mencari Seorang Putri.
95 Keadaan Cafe Pelangi.
96 Merasa Dekat
97 Gak Percaya.
98 Malu.
99 Plesiran.
100 Belum Tahu.
101 Keberadaan Sang Putri
102 Namanya Gak Suprise.
103 Bertaut
104 Tidak Ingat.
105 Sandiwara Terus Berlanjut.
106 Tanda-tanda Keajaiban.
107 pertemuan yang Mengharukan.
108 Itu Kenyataan nya
109 Tertangkap Saat Pesta Narkoba.
110 Renald Abbas Dary.
111 Aku Gak Serius Dengannya.
112 Bertemu Nathan.
113 Terlambat Sudah.
114 Mama Masuk Rumah Sakit Lagi
115 Telanjur Sakit Hati.
116 Nama yang Gagah
117 Epilog
Episodes

Updated 117 Episodes

1
1.Maukah Kau?
2
2. Santai Saja.
3
3. Panik.
4
Kecemasan Rheina.
5
5.Tuduhan Risa.
6
6.Kabar Gembira Buatmu.
7
Rencana picik.
8
keromantisan Rheina dan Gerald.
9
9.Foto Praweding.
10
Foto Praweding(Tema).
11
Puisi Tentangmu.
12
Puisi Tentangmu.2 Siapa nih..yang mau.di buatin puisi sama Gerald.ddd?
13
Hari Pertama.
14
Bertemu Mantan.
15
Pengumuman
16
Masa lalu Rheina dan Gerald
17
Masa Lalu Rheina dan Gerald 2.
18
Masa Kelam Rheina.
19
Masa Kelam Rheina 2.
20
Masa Kelam Rheina 3
21
Masa Kelam Rheina 4
22
Masa Kelam Rheina 5
23
Rencana Silwi.
24
Penasaran.
25
Terungkap.
26
Terungkap 2
27
Manager Hotel yang Sombong.
28
Manager Hotel yang Sombong 2
29
Menjelang Hari H
30
Menjelang Hari H 2
31
Tentang Rheina
32
Tentang Rheina 2
33
Mendekati Perkawinan
34
Rahasia Terpendam
35
Rahasia itu Hanya Kita yang Tahu
36
Masalah
37
Masalah Besar
38
Masalah Besar 2
39
Masalah Besar 3.
40
Penyesalan Tak Berarti
41
Fiting Baju Pengantin.
42
Rencana Penculikan
43
Semakin Mendekati Hari
44
Penculikan yang Gagal.
45
Ternoda
46
Kejutan dari Ivran
47
Ke Bogor Saja
48
Bulan Madu ke Bogor.
49
Tiga Hari Tiga Malam di Bogor
50
Malam Pertama
51
Risa Hamil.
52
Jalan-jalan ke Kampung Eropa.
53
Jalan-jalan ke Kampung Eropa 2.
54
Hilang nya Risa.
55
Pendarahan.
56
Keputusan Final.
57
Berada di Mana?
58
Lapar Tengah Malam.
59
Baru Mencari
60
Hari Terakhir di Bogor.
61
Ucapan Terima Kasih.
62
kambuh
63
Lupa Ingatan.
64
Melepas Rindu.
65
Kembali ke Sekolah.
66
Dimana Rheina?
67
Misteri Hilangnya Rheina.
68
Terungkap Sudah
69
Amarah Gerald
70
Trauma Rheina.
71
Hilangnya Senita
72
Kabar Bahagia.
73
Rahasia.
74
Kembali Pada Masa Lalu.
75
Rencana yang Gagal
76
Kenyataan Pahit.
77
Aku Sudah Tahu Semuanya
78
Terungkap Semua.
79
kemarahan Sang Ayah.
80
Rapat Bersama
81
Merencanakan Sandiwara
82
Pedonor Misterius.
83
Lebih Baik Kita Cerai Saja.
84
Rheina Kabur.
85
Seharusnya Tidak Ada Rahasia.
86
Masih Ada Kesempatan.
87
Surat Cerai?
88
Kedatangan Tamu.
89
Aku Tidak Mau Tahu.
90
Sebuah Penjelasan.
91
Salah Paham.
92
Mencari Informasi Tentang Risa.
93
Rheina Kambuh Lagi.
94
Mencari Seorang Putri.
95
Keadaan Cafe Pelangi.
96
Merasa Dekat
97
Gak Percaya.
98
Malu.
99
Plesiran.
100
Belum Tahu.
101
Keberadaan Sang Putri
102
Namanya Gak Suprise.
103
Bertaut
104
Tidak Ingat.
105
Sandiwara Terus Berlanjut.
106
Tanda-tanda Keajaiban.
107
pertemuan yang Mengharukan.
108
Itu Kenyataan nya
109
Tertangkap Saat Pesta Narkoba.
110
Renald Abbas Dary.
111
Aku Gak Serius Dengannya.
112
Bertemu Nathan.
113
Terlambat Sudah.
114
Mama Masuk Rumah Sakit Lagi
115
Telanjur Sakit Hati.
116
Nama yang Gagah
117
Epilog

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!