Sekuat apapun tangan menggenggam, jika dia bukan untukmu, selalu ada cara untuk lepas.
Begitupun sebalik nya, jika Dia sudah digariskan untukmu, sejauh apapun langkah kaki saling menjauhi, selalu ada jalan untuk saling menemukan.
Sebuah bangku panjang di atas trotoar Kota Surabaya, Dimas dan Anisa saling diam, duduk dengan jarak setengah meter, Anisa hanya mampu menunduk melihat ujung sepatu flat Shoes nya. Mata sudah berkaca-kaca, ada gejolak di hati yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.
Sedangkan Dimas, Pria itu pun sama, Gadis yang selalu Ia sebut dalam doa nya di sepertiga malam kini sedang berada di hadapan nya.
Setengah mati Dimas berusaha melupakan Anisa, mencoba menghapus nama seseorang yang telah terpatri di dalam sanubari, namun semakin Dimas berusaha melupan, Ia justru semakin mengingat Anisa. Tidak mudah bagi Dimas menghapus nama Anisa dari dalam hati nya.
Sekian menit berlalu, kedua sejoli itu masih tetap diam, sibuk dengan pikiran masing masing, hingga ahir nya..
Comments
Nayla Rahmadani
lanjut 🤗
2022-05-14
3