Api Suci

Setelah beberapa jam kemudian,perlawanan jiwa dari api suci Bintang Malam mulai melemah karena terus ditekan jiwa Yi Yun dengan bantuan dari pohon Sumber kehidupan.Ketika hampir mendekati tengah malam,jiwa dari api suci Bintang Malam akhirnya menyerah kepada jiwa Yi Yun dan rela dikuasai oleh Yi Yun.Dengan secara perlahan Yi Yun mulai menyerap api suci Bintang Malam ini masuk kedalam dirinya.

Menjelang pagi hari,Yi Yun telah berhasil menyerap semua api suci Bintang Malam dengan sukses tanpa ada kendala.Setelah berhasil menyerapnya,tubuh Yi Yun tiba-tiba terasa panas yang sangat menyengat tak terkendali.Dan akhirnya disekujur tubuh Yi Yun keluar nyala api yang sangat panas yang membakar apapun disekitarnya.

Pakaian Yi Yun yang sebelumnya terlihat compang-camping ikut terbakar tanpa ada sisa sedikitpun yang menempel dibadannya.Yi Yun sangat bingung saat ini mengenai apa yang sedang terjadi pada dirinya.Yi Yun sudah putus asa untuk dapat mengontrol api suci Bintang Malam tetapi tidak pernah berhasil.

Akhirnya Yi Yunpun mulai menenangkan dirinya dari perasaan panik yang berlebihan.Walaupun rasa panas itu sangat menyiksa Yi Yun sampai ketulang-tulang,Yi Yun menghiraukannya dan tetap fokus menenangkan dirinya.Yi Yunpun mulai secara perlahan belajar cara mengendalikan api suci Bintang Malam secara otodidak.

Dengan bantuan untaian jiwa yang menguasai jiwa api suci Bintang Malam,Yi Yun mulai belajar cara mengontrol api suci Bintang Malam dengan perlahan.Yi Yun belajar mengendalikan api suci Bintang Malam dengan penuh konsentrasi tingkat tinggi.Setiap kegagalan akan menjadi hal-hal yang memacu Yi Yun untuk lebih berhasil mengendalikan api suci Bintang Malam.

Jiwa Jiang Chen yang menetahui hal tersebut dari jauh hanya bisa tertawa melihat kelakuan Yi Yun.Jiang Chen teringat dirinya ketika pertama sekali menyerap inti api yang juga mengalami hal serupa.Pada waktu itu,tidak ada seorangpun yang melihat Jiang Chen mengalami seperti yang dialami Yi Yun sehingga harga dirinya tetap terjaga.

Jiang Chen tidak mendekati Yi Yun dan membimbingnya dengan tepat agar dapat dengan mudah mengendalikan api suci Bintang Malam.Jiang Chen justru membiarkan Yi Yun dengan usahanya sendiri untuk dapat mengendalikan api suci itu.Bagi Jiang Chen,setiap individu akan memiliki caranya sendiri untuk mengatasi apapun permasalahannya dan dapat memberikan pengalaman tambahan dalam hal pengetahuan yang akan berguna dimasa depan.

Jiang Chen yang melihat cepatnya perkembangan Yi Yun dalam mengendalikan api suci Bintang Malam hanya dapat tersenyum ringan.Tidak salah Jiang Chen memilih Yi Yun sebagai ahli waris dari semua yang dia miliki saat ini.Seorang jenius yang baru lahir dan akan memporak-porandakan surga dan mengguncang neraka.

Kembali kepada Yi Yun yang kini secara berlahan sudah dapat mengendalikan api suci Bintang Malam.Dan kini api suci itu hanya muncul dikedua telapak tangan yang telah dikendalikan oleh Yi Yun.Nyala api itu terlihat sangat indah dipandang tetapi sangat mematikan apabila terkena api suci itu.

Yi Yun mulai melakukan percobaan tentang kendalinya atas api suci Bintang Malam ini.Berbagai cara mengendalikan api suci Bintang Malam secara perlahan Yi Yun buat secara otodidak dengan dasar pengalaman selama dia belajar mengendalikan api suci tersebut.Walaupun sering gagal,Yi Yun tetap fokus belajar cara-cara mengendalikan api suci .

Dan menjelang siang hari,akhirnya Yi Yun berhasil belajar dalam mengendalikan api suci Bintang Malam.Yi Yun kegirangan karena berhasil dan tanpa sadar dia melompat-lompat dibawah naungan pohon sumber kehidupan.Yi Yun puas melompat-lompat dan berguling-guling dipasir ditepi danau.

Jiang Chen yang melihat Yi Yun melompat-lompat dan berguling-guling dipasir ditepi danau segera melemparkan Yi Yun kedalam danau dengan kekuatan jiwanya.Jiang Chenpun berjalan mendekati Yi Yun yang kini berada didalam danau.Yi Yun heran kenapa gurunya melemparnya kedalam danau.

"Apa yang sedang kau lakukan tadi?Apakah kamu pikir tindakan mu tadi dapat ditolerir?"kata Jiang Chen kepada Yi Yun yang kebingungan didalam danau.

"Maksud guru bagaimana??....Murid ini tidak mengerti apa yang guru maksud!?"jawab Yi Yun yang kebingungan.

"Dasar anak kecil....Itu saja kamu tidak tahu...."kata Jiang dengan marah dan menenggelamkan Yi Yun dengan kekuatan jiwanya.

"Ampun guru.....!!Murid salah.....!!!"jerit Yi Yun ketakutan melihat kemarahan gurunya yang meledak-ledak.

"Sekarang kamu mengakui kamu salah....Jadi kamu sudah tahu apa kesalahanmu haa!"kata Jiang Chen dengan serius kepada Yi Yun.

Mendengar perkataan Jiang Chen itu Yi Yun jadi garut-garut kepala karena Yi Yun tidak tahu apa salahnya.Yi Yun mencoba berpikir kesalahan besar apa yang telah dia lakukan sehingga gurunya sangat marah kepadanya.Tetapi Yi Yun tidak tetap tidak tahu kesalahan besar apa yang telah dia lakukan.

"Maaf guru...Murid tidak mengerti apa kesalahan yang murid lakukan sehingga guru menjadi sangat marah kepada murid"kata Yi Yun dengan polosnya kepada Jiang Chen.

"A.....P......A!!!!!!!!!!!"teriak Jiang Chen dengan penuh amarah dan mulai menenggelamkan Yi Yun dengan marahnya.

"Ampun...........Guru...............Murid.....Salah."teriak Yi Yun penuh ketakutan melihat sang Guru Jiang Chen yang penuh amarah ingin menenggelamkannya.

"Baik aku beri kamu kesempatan sekali lagi...apa kamu tahu apa kesalahan yang telah kamu lakukan?"tanya Jiang Chen sekali lagi dengan serius kepada Yi Yun.

Sampai saat ini Yi Yun juga masih tidak tahu kesalahan besar apa yang telah dia lakukan sehingga gurunya sangat marah kepadanya.Yi Yun sampai stress memikirkannya tapi tidak tahu apa penyebabnya.Dengan muka polosnya,akhirnya Yi Yun bertanya kepada gurunya apa sebenarnya kesalahan yang dia lakukan sehingga gurunya sangat marah kepadanya.

"Jadi kamu tidak tahu penyebabnya gurumu sampai marah kepadamu?"tanya Jiang Chen kepada Yi Yun yang tertunduk malu.

Tiba-tiba Yi Yun melihat kondisi tubuhnya dan menyadari bahwa kini tubuhnya sepenuhnya telanjang.Tidak ada sehelai benang yang menempel kulitnya saat ini.Dan dengan polosnya Yi Yun tersenyum dipaksakan kepada Jiang Chen.

"Hehehehe....Maaf guru .....Murid sudah sadar.....Murid sudah tahu apa kesalahan murid"kata Yi Yun kepada Jiang Chen sambil menyengir.

"Jadi kamu sudah tahu rupanya....Apa kesalahan yang telah kamu lakukan"tanya Jiang Chen kepada Yi Yun yang saat ini berdiri dengan menyamping.

"Murid ternyata tidak memiliki pakaian lagi guru...Heheheh...Murid juga tidak mempunyai cadangan pakaian yang bisa dipakai untuk menutupi tubuh murid guru"kata Yi Yun memasang muka sedih dan suara yang dibuat sangat menyedihkan.

"Jadi selama ini kamu tidak mempunyai baju pengganti ya..mengapa kamu diam saja dan tidak memberitahukan kepada gurumu mengenai hal ini"tanya Jiang chen kepada Yi Yun yang salah tingkah didepan Jiang Chen.

"Murid tidak berani guru....Murid pikir guru tahu akan keadaan murid ini....Sehingga murid hanya bisa diam saja....."jelas Yi Yun.

"Ya sudah......Kamu masuk kedalam pagoda pelindung....Disana ada banyak pakaian baru dan bekas...Ada juga pakaian biasa dan pakaian untuk para kultivator....kamu bebas memilihnya..."kata Jiang Chen kepada Yi Yun.

Mendengar hal itu,Yi Yun kesenangan didalam hati.Tetapi dia bingung caranya mau masuk kedalam pagoda pelindung karena Jiang Chen tepat berada didepannya.Yi Yun kembali merasakan sakit kepala melihat gurunya berdiri tepat didepan nya.

Terpopuler

Comments

Harman LokeST

Harman LokeST

karena terlalu senang Yi Yun lupa bahwa dirinya dalam keadaan telanjang bulat

2023-10-03

0

Ibad Moulay

Ibad Moulay

Api Suci

2022-01-06

1

Farit Pratama

Farit Pratama

kok aku jd bingung sm jln ceritanya ini sbenarnya mcnya ini siapa sih....jiang chen / yi yun thor

2021-10-25

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!