(◍•ᴗ•◍)_6
Alarm berbunyi nyaring membangunkan mereka berdua.
Ai meraih jam alarm disampingnya dan mematikannya.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Ra.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Yura.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Aku mandi dulu yaa.
Ai beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi.
15 menit kemudian Ai keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju meja rias.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Ra, aku udah selesai mandi.
Han Yura (Yura/Ra)
Iya.
(turun dari kasur dan menuju kamar mandi)
Ai berias dan Yura mandi.
10 menit kemudian Yura keluar dari kamar mandi.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(selesai berias)
Ra, riasanku berlebihan tidak?
(menunjukkan hasil riasannya ke Yura)
Han Yura (Yura/Ra)
(memperhatikan wajah Ai)
Tidak, sudah bagus kok.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Okay.
(beranjak dari meja rias dan memilih baju)
Han Yura (Yura/Ra)
Kamu berangkat naik apa?
Kantor pak Vadera lebih dekat daripada kantor pak Allan.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Aku naik bis, hanya 2 pemberhentian sudah sampai.
Yura merias wajahnya dan Ai berganti pakaian.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Ra, bagaimana penampilan ku?
Han Yura (Yura/Ra)
(memperhatikan Ai)
Han Yura (Yura/Ra)
Cantik dan menawan.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Hehehe
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Aku berangkat dulu yaa.
(beranjak dan mengambil tasnya)
Han Yura (Yura/Ra)
Hehhh.. pagi-pagi gini?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Lebih baik aku antisipasi karena ini hari pertamaku.
Han Yura (Yura/Ra)
Ohh, baguslah.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Aku berangkat.
(berjalan keluar rumah)
Han Yura (Yura/Ra)
Hati-hati.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Hmmm
Ai berjalan menuju halte bis didekat rumahnya, hanya butuh 5 menit saja.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Semoga hari ini semuanya lancar.
(gumamnya dalam hati)
Tiba dihalte dan menunggu bis jurusannya.
Beberapa menit kemudian bis itu datang
Ai menaiki bis, setelah 2 pemberhentian akhirnya ia turun.
Berjalan 10 menit dari halte menuju kantor.
Ai menuju meja resepsionis.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Permisi kak.
Resepsionis
Iya kak, ada yang bisa saya bantu?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(mengeluarkan surat mutasi dan menunjukkannya)
Saya dimutasi ke kantor ini dari perusahaan Hanseul Group.
Ruangan sekretaris di lantai berapa ya kak?
Resepsionis
(melihat surat mutasi)
Kakak silahkan naik ke lantai 20, disitu ruangan sekretaris dan direktur.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(memasukkan kembali surat mutasi ke dalam tas)
Terimakasih kak.
Resepsionis
Sama-sama kak.
Menaiki lift menuju lantai 20.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Dimana ruangannya😟
(bertanya-tanya didalam hati)
Ai melihat seseorang dan menghampirinya.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Permisi kak, saya mau tanya ruangan sekretaris disebelah mana ya?
Sara Ariana (Sara)
Ini lurus lalu belok kanan.
(menunjukkan arah)
Sara Ariana (Sara)
Kamu ada urusan apa ya?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Terimakasih kak.
Saya di mutasi ke kantor ini kak.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Permisi kak.
(berjalan ke arah yang ditunjukkan)
Ai mengikuti arahan dari kakak tadi.
Terlihat sebuah meja disana, meja sekretaris. Namun hanya terdapat satu meja.
Seseorang berjalan mendekati Ai.
Sara Ariana (Sara)
Hey, ini ruangan sekretaris.
(menunjuk meja didepannya)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Oh, iya kak.
Sara Ariana (Sara)
Kamu dimutasi ke bagian mana?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Sekretaris kak.
Sara Ariana (Sara)
Kok tidak ada pemberitahuan ke saya ya🤔
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Hmm..tidak tahu kak.
Sara Ariana (Sara)
Kamu tunggu disini sebentar, saya akan bertanya ke pak direktur.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya kak.
Sara Ariana (Sara)
Kamu bawa surat mutasinya?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(mengeluarkan dari tas dan memberikannya)
Ini kak suratnya.
Sara Ariana (Sara)
(mengambil suratnya)
Okay, tunggu sebentar ya.
Sara Ariana (Sara)
Duduk saja.
(menunjuk sofa yang tersedia disitu)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya kak.
Wanita itu memasuki ruangan tidak jauh dari meja sekretaris. Ai duduk disofa.
Sara Ariana (Sara)
Permisi pak.
Sara Ariana (Sara)
Pak, apa benar ada sekretaris baru yang dimutasi ke kantor ini?
(memberikan surat mutasinya)
Vadera Alrefaldo
(menerima dan membacanya)
Hmm.. Airaa Anasthasya.
Vadera Alrefaldo
(menunjukkan senyum yang sulit diartikan)
Suruh dia ke ruangan saya sekarang.
Sara Ariana (Sara)
Baik pak.
(pergi keluar ruangan)
Wanita itu berjalan menghampiri Ai yang duduk disofa.
Sara Ariana (Sara)
Hey, kamu dipanggil pak direktur kedalam.
(menunjuk ruangan yang tadi dimasuki)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(beranjak berdiri)
Iya kak.
Wanita itu duduk dimeja sekretaris dan Ai berjalan menuju ruangan.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Hmm, sepertinya kakak itu sekretaris.
(batinnya)
Ai mengetuk pintu ruangan.
Ai berjalan memasuki ruangan.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Permisi pak.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(Ai duduk disofa)
Vadera Alrefaldo
Kamu ingat saya?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya pak, maaf soal kemeja bapak yang kotor karena saya.
Vadera Alrefaldo
Bagus kamu ingat.
Vadera Alrefaldo
Sekarang pergi ke meja mu!
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(tampak kebingungan)
Tapi pak meja sekretaris diluar hanya satu.
Vadera Alrefaldo
Siapa yang menyuruhmu kesana?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Ruang sekretaris kan disana pak.
(masih bingung)
Vadera Alrefaldo
Siapa yang bilang kamu disini sebagai sekretaris?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(sangat bingung)
Memang tidak ada pak, tapi profesi saya sebelumnya sekretaris.
Vadera Alrefaldo
Kamu asisten pribadi saya.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Whatt!! apa yang harus ku lakukan?!
(batinnya dalam hati)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Ma-maksud bapak, saya asisten pribadi bapak?
(memastikan pendengarannya)
Vadera Alrefaldo
Iya. Saya tidak suka mengulangi perkataan saya.
Vadera Alrefaldo
Pergi ke meja mu sekarang.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
I-iya pak.
(kebingungan, dimana mejanya)
Vadera Alrefaldo
Itu meja mu.
(menunjuk meja dipojok ruangan)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya pak.
(berjalan ke meja)
Vadera Alrefaldo
Atur semua jadwal saya, kamu minta jadwal saya ke Sara.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(langkahnya terhenti dan berbalik badan)
Iya pak.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Maaf pak, Sara itu siapa?
Vadera Alrefaldo
Sekretaris saya, yang tadi menyuruhmu masuk.
Vadera Alrefaldo
Minta jadwal saya sekarang.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya pak.
(berjalan dengan cepat)
Ai menaruh tasnya di meja dan keluar ruangan menunju meja Sara.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Kak
Sara Ariana (Sara)
Iya, ada yang bisa saya bantu?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Kak, saya minta seluruh jadwal pak Vadera.
Sara Ariana (Sara)
Sebentar, ini.
(memberikan map berisi jadwal direktur)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya kak
Sara Ariana (Sara)
Saya akan kirimkan yang bentuk file ke emailmu.
Tulis disini alamat email mu.
(memberikan kertas dan pulpen)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya.
(menulis alamat email)
Sara Ariana (Sara)
Sara, panggil saya Sara.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya Sara, saya Airaa.
Sara Ariana (Sara)
Kamu dimutasi sebagai apa?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Asisten pribadi pak Vadera.
Sara Ariana (Sara)
Wahh.. pasti akan sangat sibuk karena jadwal pak direktur sangat padat.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Benarkah??
(sedikit cemas)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Aku masuk dulu Sara.
Sara Ariana (Sara)
Iya, aku akan mengirimkan ke email mu setelah ini.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Terimakasih Sara.
Sara Ariana (Sara)
Sama-sama
Ai berjalan menuju ruang direktur.
Memasuki ruangan, berjalan menuju mejanya.
Menyalakan komputer dan mengecek email masuk.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Ah, emailnya sudah masuk.
(batinnya)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(membaca dan mengecek dengan cermat jadwal yang dikirimkan)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Ohh, jam 11 ada pertemuan dengan investor direstoran hotel Amanda.
(gumamnya)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(mencatat seluruh jadwal hari ini)
Ai berdiri menghampiri direktur yang sedang memainkan handphone dimejanya.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Pak, bapak ada pertemuan di restoran hotel Amanda jam 11 dengan investor dari Cina.
Vadera Alrefaldo
Iya, jam berapa kita berangkat?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Sekarang pak. Tapi saya tidak tahu bagaimana menyiapkan mobil bapak.
Vadera Alrefaldo
(melempar kunci mobil ke atas meja)
Kamu yang nyetir mobil saya.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
(sedikit bingung)
Ma-maksud bapak?
Vadera Alrefaldo
Saya bilang, saya tidak suka mengulangi perkataan saya. (suaranya sedikit meninggi)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Maaf pak.
(menunduk karena takut)
Vadera Alrefaldo
Kamu bisa nyetir kan?
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Bisa pak.
Vadera Alrefaldo
Bagus. Cepat ambil kuncinya!
(mengisyaratkan dengan mata)
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya pak.
(mengambil kunci mobil dimeja)
Vadera Alrefaldo
(berdiri, berjalan keluar)
Ayo berangkat.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya pak.
(mengambil tasnya dan mengikuti langkah direktur)
Ai dan direktur berjalan menuju lift dan turun ke lantai satu.
Vadera Alrefaldo
Mobil saya diparkiran A08.
Airaa Anasthasya (Airaa/Ai)
Iya pak.
(berlari ke arah parkiran)
Vadera Alrefaldo
(berjalan keluar gedung dan menunggu)
Ai tiba di parkiran basement dan mencari mobil direktur.
Setelah menemukannya, Ai langsung mengendarainya keluar basement.
Author (Yuna)
Mampir ke CS author yang lain yukk😍
Judul: Posesif Bos
Author (Yuna)
Jangan lupa,
•ikuti
•like
•komen
•favorit
•vote
yaa😉
Author akan rajin up jika mendapat banyak dukungan dari kalian😊
Comments
Uitzy
mandi aja si ai harus lapor 🥲
2022-09-07
2
Nia Nia
pasti mau di jailin dulu sama pak bos... lama2 demen jadi bucin deh
2021-09-29
1
follow ig @liza2219md
wow..dari asisten jadi istri🤭
2021-09-22
1