Shanelle nyengir. Perlahan-lahan perempuan itu menarik selimutnya untuk menutupi bagian dadanya, yang menjadi fokus dari kedua mata Matias.
"Nackal lu, yah. Matanya ngarah ke t**** gue mulu, hehe,..." desah Shanelle menggoda.
Matias meneguk salivanya. Awalnya ia mengira Kezia yang ia tiduri. Nyatanya Shanelle orangnya yang semalam suntuk ia beradu-kasih. Dan, Shanelle yang dulunya rada tomboy dan petakilan itu sejujurnya memang memiliki fisik yang tak mengecewakan.
Shanelle terkekeh-kekeh. "Kenapa, sih? Ada yang aneh sama tubuh gue? Eh, apa baiknya kita pake aku-kamu aja, biar lebih mesra, walau gue masih rada canggung. Soalnya sejak SD, kita lebih sering pake gue-elu."
Matias menggeleng-gelengkan kepalanya. Lagi-lagi ia menelan saliva.
"Masih nggak percaya sama yang terjadi semalam? Gue juga beneren nggak percaya sama yang gue denger pas lu ngajakin gue masuk club. Lu pikir gue juga bakal seratus persen percaya, yang ngelihat lu mabok ampe muntah di sepatu mahal orang. Ampe tekor gue semalam, Matias."
Hah? Benarkah yang didengar Matias? Matias semalam minum alkohol sampai mabuk berat? Jujur dia juga tak memungkiri dirinya pernah meminum alkohol. Alkohol pertamanya itu anggur merah cap orangtua. Itu juga karena didesak teman-teman kuliahnya untuk mencicipi setutup-botol. Namun, selama dirinya minum alkohol, Matias belum pernah sampai mabuk berat, yang membuatnya sampai melakukan hubungan badan dengan seorang perempuan. Jelas itu bukan bagian dari tabiatnya. Setan jenis apa yang merasukinya semalam?
"Lu nggak bohong, kan?" tanya Matias yang serasa tak percaya mendengarkan kesaksian Shanelle barusan. "Terus, ini juga di mana? Lu ngebawa gue ke motel? Gitu?"
Shanelle tertawa terbahak-bahak. "Ini apartemen gue. Gue belum pernah cerita, yah, gue tinggal sendirian di apartemen sejak kematian nyokap gue? Dan, kalo lu nggak percaya, whatever. Gue nggak pernah maksa orang buat percaya segala cerita gue. Maksa orang buat percaya, itu nggak ada dalam kamus gue, Matias."
Shanel…
Rainy Couple
Masih Tak Percaya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 164 Episodes
Comments