Episode 12 - Misteri Gunung Patuha (2)

Di tajug Padepokan Sirna Raga, Kyai Pamenang sedang berzikir sambil menunggu saat shalat Ashar tiba, tiba-tiba ia seperti mendengar suara Dharmadipa murid sekaligus anak angkatnya yang terkasih berteriak memanggil namanya, Kyai Pamenang pun terkejut lalu membuka matanya, ia menatap berkeliling “Dharmadipa… Dimana kamu?” bisiknya.

Setelah menghela nafasnya beberapa kali sambil mengusap wajahnya, sang Kyai lalu menutup kedua mantanya dan membaca doa untuk Dharmadipa “Allahuakbar… Laillahaillallah… Gusti Allah yang maha mendengar lagi maha melihat, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penolong, hamba mohon tolonglah anak hamba, murid hamba Dharmadipa… Sesungguhnya ENGKAU Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, hanya kepadaMU lah hamba memohon”.

***

Dharmadipa membuka matanya, ketika itu pula seluruh nyeri dari luka di tubuhnya terasa, ia mengerang kesakitan, setelah kesadarannya pulih, ia melihat kalau ia sedang berada di sebuah gubug reyot, hari pun telah malam. Dengan matanya yang berkunang-kunang ia melihat ada dua sosok orang yang mendekatinya, ternyata mereka adalah si Aki dan Nini yang ia temui di hutan.

Mereka berdua menghampiri Dharmadipa “Aki dan Nini siapa? Dimana aku sekarang?” Tanya pemuda ini.

“Tenanglah sep, Asep jangan banyak bergerak dulu, sekarang Asep ada di rumah kami” jawab si Kakek, sementara si Nenek mengolesi luka-luka di tubuh Dharmadipa dengan semacam parem.

“Alhamdulillah Asep telah selamat, suami saya menemukan tubuh Asep tergeletak didasar jurang” sambung si Nini.

Dengan kepala yang masih pusing, Dharmadipa mengingat-ngingat apa yang telah terjadi pada dirinya, “Ya aku ingat sekarang, saat melewati sebuah pohon beringin besar tiba-tiba seluruh hutan dipenuhi kabut yang pekat, dan saat kabut menghilang aku berada diatas bukit cadas dan hari telah malam, saat kebingungan sambil mencari jalan, tiba-tiba aku jatuh masuk kedalam jurang, padahal saat itu dihadapanku tidak ada jurang” ceritanya.

“Untunglah Tubuh Asep tertahan semak belukar, kalau tidak, entah apa yang akan terjadi pada Asep, bersyukurlah pada Tuhan Sep” sahut si Kakek.

Dharmadipa seakan baru teringat pada Tuhannya, selama ia meninggalkan padepokannya ia seolah terlupa pada agamanya “Alhamdulillah…” ucapnya dengan penuh rasa lega, “Hatur nuhun Aki dan Nini sudah menolong saya”.

“Sama-sama, kami hanya kebetulan lewat ke Jurang, rupanya Gusti Allah masih sayang pada Asep dan menuntun kami untuk menemukan Asep” ucap si Aki.

“Dan kami sudah memperingatkan Asep, tidak semua orang bisa masuk ke kawasan Gunung Patuha, tapi nampaknya Asep bersikeras pergi kesana” sambung si Nini.

“Aahhh…” Dharmadipa mengerang sambil bangun untuk duduk “Ya sekarang saya baru yakin, Gunung Patuha memang penuh rahasia seperti yang dikatakan oleh semua orang yang saya tanyai ketika menuju kesini”, pemuda yang mempunyai bentuk rahang yang kokoh ini menghela nafasnya.

“Saya seperti orang bodoh, tiba-tiba seperti orang kebingungan, dan tersesat jalan, bahkan seluruh panca indraku seolah tidak berfungsi sebagaimana mestinya!”

Si Aki lalu memijit pundak Dharmadipa “Banyak yang mengalami nasib seperti Asep, dan sebagian besar kurang mujur, mereka tewas jatuh kedalam jurang”.

Dharmadipa mengangguk-ngangguk “Ada apa sebenarnya di sana Ki?”

Si Aki menghela nafas “Entahlah sep, penduduk desa Ciwaas maupun penduduk desa lainnya disekitar gunung ini tidak ada yang berani kesana, bahkan ke tempat asep bertemu kami kemarin siang pun mereka tidak berani, tapi keanehan gunung yang selalu ditutupi kabut putih ini pun sering kami rasakan”.

“Kemarin siang? Berarti saya sudah pingsan cukup lama?” Tanya Dharmadipa yang kaget.

“Benar Asep” jawab si Nini.

Dharmadipa pun menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal, “Lalu bagaimana dengan gadis belia yang menaiki kereta hitam yang saya tanyakan?” Tanya lagi Dharmadipa dengan penuh penasaran.

“Oh ya… Gadis belia yang menaiki kereta hitam yang melintasi jalanan di pinggir hutan ini… Kalau ingatanku tidak salah, sejak kecil ia sering bolak-balik kemari, hingga sekitar empat tahun yang lalu kami tidak pernah melihatnya lagi, tapi tiba-tiba beberapa bulan yang lalu kami melihatnya lagi melintasi hutan ini” ucap si Kakek.

“Jadi dulu sewaktu ia masih kecil pun sering melintasi jalan ini menuju ke puncak Patuha?” Tanya Dharmadipa.

“Benar, ia tidak pernah mau untuk singgah di desa, ia selalu singgah di sungai sebelah sana untuk mandi dan minum… Tapi sebenarnya kami tidak ada yang tahu pasti siapa sebenarnya dia, entah apa yang ia lakukan di atas puncak gunung sana… Oya Kuda Asep kami temukan dalam hutan, dia berlari-lari tapi hanya berputar-putar saja, ia seperti ketakutan tapi tidak bisa meninggalkan hutan ini”.

“Ya terimakasih… Tapi dimakah ini sebenarnya Ki? Kalau ini di desa mengapa tempat ini terasa sunyi dan sepi sekali?”.

Si Aki menghela nafas “Gubug ini berada di luar desa Ciwaas, tepat di mulut hutan menuju ke lereng Gunung Patuha, kami memlih hidup disini untuk menyepi”.

Si Nini lalu menepuk bahu Dharmadipa “Sebaiknya Asep istirahat dulu agar asep lekas sembuh, hari sudah larut… Menginaplah dulu di gubug kami ini sampai luka-luka Asep sembuh”.

Dharmadipa mengangguk sambil tersenyum pada si Aki dan Nini “Terimakasih…”

Di Tajug Padepokan Sirna Raga, Tak henti-hentinya Kyai Pamenang mengirim doanya untuk Dharmadipa, setelah sholat Tahajud dan membaca doa-doa, dia memanggil Dharmadipa “Dharmadipa… Pulanglah, kamu masih memerlukan aku, kamu masih harus banyak belajar, banyak yang belum kau ketahui tentang hidup, pulanglah…”.

Dharmadipa yang tertidur di gubug sepasang Aki dan Nini tidak dikenal tiba-tiba terbangun, ia seperti mendengar suara Kyai Pamenang memanggil-manggil namanya, ia pun teringat pada ayah dan ibu angkatnya, air matanya pun mulai mengucur “Ayah… Ibu… Maafkan aku…” semalam itu pun ia tidak bisa tidur dan terus menangis terisak-isak.

***

Di sebuah hutan dekat Padepokan Sirna Raga, Jaka terus melatih pukulan Sirna Raga yang baru saja ia kuasai batu-batu kapur yang besar menjadi sasaran dari pukulan sakti milik Jaka, akan tetapi pukulan sakti yang dimilikinya tersebut masih belum sehebat milik Dharmadipa sebab tenaga dalam Dharmadipa lebih unggul setingkat darinya.

Kyai Pamenang yang melihat latihan Jaka menghampirinya “Bagaimana Jaka?” tanyanya.

Jaka segera menghentikan latihannya, ia langsung menjura hormat pada gurunya “Alhamdulillah murid sudah mulai bisa menguasainya guru”.

Kyai Pamenang menepuk-nepuk bahu Jaka dengan bangga, hanya dalam tempo beberapa hari, Jaka sudah dapat menguasai ajian pamungkas yang ia ciptakan “Bagus Jaka, kau harus terus menyempurnakan pukulan itu, tapi jangan terlalu memaksakan diri, lukamu belum sepenuhnya sembuh… Bagaimana keadaan lukamu?”

“Sudah tidak apa-apa guru, hanya bekas luka bakar di pinggang saya terkadang masih terasa nyeri” jawab Jaka.

“Alhamdulillah, Allah mengabulkan doa kita, karena hakekatnya IA jualah yang memberikan kesembuhan, aku Cuma alat, obat hanya lantaran, ingatlah itu baik-baik Jaka, semua yang terjadi di alam semesta ini adalah kehendak Gusti Allah” ucap Kyai Pamenang.

“Baik Guru, murid akan mengingatnya” sahut Jaka.

“Tapi maaf Guru kalau murid lancang… Saya menyesal telah gagal menahan kepergian Kakang Dharmadipa, malah murid meladeni tantangannya” ucap Jaka.

Kyai Pamenang tersenyum sambil menepuk-nepuk bahu Jaka “Orang beriman tidak akan menyesali apa yang sudah terjadi, yang penting ia membuatnya kesalahannya di masa lalu untuk mengingatkan dirinya agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa datang”.

Jaka tersenyum mendengar petuah dari gurunya yang bijak itu, “Ternyata saya sama saja dengan Kakang Dharmadipa, masih menjadi budak hawa nafsu”.

Kyai Pamenang tertawa kecil mendengar ucapan murid terkasihnya tersebut “Hehehe… Tipu daya iblis itu memang licik muridku, dia paling gampang masuk lewat harga diri, orang selalu merasa tidak bersalah kalau melakukan apa saja demi harga diri hingga ia tidak sadar sudah terperangkap dalam sikap sombong, angkuh, dan takabur! Padahal antara Harga diri, kesombongan, takabur dan keangkuhan, sulit dibedakan… Maka dari itu pandai-pandailah merendahkan dirimu, bukan untuk menjual harga dirimu, tapi ingatlah bahwa kita semua tidak ada apa-apanya dimata Gusti Allah, dimataNYA kita semua sama, tidak pandang kaya atau miskin, tidak pandang rakyat atau priyayi” jelas Kyai Pamenang sambil tersenyum yang rasanya sangat menyejukan hati Jaka, petuah itu ia resapi dalam-dalam.

Kyai Pamenang lalu melangkah, matanya menatap menerawang keatas langit biru yang cerah tanpa awan “Kau adalah muridku yang paling dekat dengan Dharmadipa Jaka, jangan bosan-bosan memberi nasehat dan pengertian-pengertian padanya, kau harus membatu aku mendidiknya Jaka”.

Jaka menangguk “Iya guru, saya akan menjalankan pesan guru”.

***

Pada suatu pagi, Dharmadipa yang sudah sembuh keluar dari gubug si Aki dan Nini yang sampai saat ini pun tidak ia ketahui namanya, ia lalu berjalan mengambil tali kekang kudanya “Sekali lagi saya ucapkan terimakasih untuk Aki dan Nini yang sudah merawat saya sampai sembuh” ucapnya.

Si Aki dan Nini tersenyum “Sama-sama Asep, Asep juga boleh berkunjung lagi kemari kapanpun Asep mau” jawab si Aki.

Dharmadipa pun mengangguk sambil tersenyum, lalu setelah ia mengucapkan salam, ia mulai menjalankan kudanya, tujuh langkah kemudian, sebuah angin besar yang deras bertiup, Dharmadipa melindungi matanya, setelah angin itu reda, ia membuka kembali matanya, alangkah terkejutnya ia ketika melihat tempat dimana ia berada, ia berada di tempat ketika pertama kali bertemu dengan si Aki dan si Nini beberapa hari yang lalu sebelum ia jatuh ke jurang, dengan penuh rasa penasaran, ia menoleh ke belakang, bukan main terkejutnya ia, ternyata ia tidak melihat rumah gubuk si Aki dan Nini yang beberapa hari kemarin ia tempati, ia malah melihat pohon beringin besar yang tempo hari ia lihat didalam hutan yang lebat nan gelap.

Seketika itu juga bulu kuduknya berdiri, tanpa pikir panjang ia memacu kudanya keluar dari hutan itu, untunglah kali ini ia tidak “Disesatkan” atau “Dipermainkan” lagi, ia dapat melihat jalan setapak yang ia lalui beberapa hari yang lalu, ia terus memasuki kudanya memasuki desa Ciwaas, ia kemudian berhenti sejenak di warung makan untuk mengisi perutnya, menurut keterangan pemilik warung, dulu memang ada sepasang kakek nenek yang hidup didalam hutan di sana, tapi mereka sudah meninggal dua puluh tahun yang lalu! Pemuda yang cepat naik darah inipun berusaha menindih keterkejutannya, setelah selesai makan ia langsung memacu kudanya pulang ke Padepokan Sirna Raga.

 

 

Terpopuler

Comments

🍭ͪ ͩ𝕸y💞🅰️nnyᥫ᭡🍁❣️

🍭ͪ ͩ𝕸y💞🅰️nnyᥫ᭡🍁❣️

nah kan... jd aki-nini siapa itu?

2021-02-17

2

Umar Baydowie

Umar Baydowie

inilah perbedaan antara novel bernuansa dari luar dengan novel nuansa indonesia

2020-02-22

7

Wawan Travella

Wawan Travella

jadi merinding..

2020-01-22

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 - Prolog
2 Episode 2 - Perjanjian Wasiat Iblis (1)
3 Episode 3 - Perjanjian Wasiat Iblis (2)
4 Episode 4 - Putra Petaka Kabangan
5 Episode 5 - Putri Mega Sari (1)
6 Episode 6 - Putri Mega Sari (2)
7 Episode 7 - Putri Mega Sari (3)
8 Episode 8 - Putri Mega Sari (4)
9 Episode 9 - Dharmadipa (1)
10 Episode 10 - Dharmadipa (2)
11 Episode 11 - Misteri Gunung Patuha (1)
12 Episode 12 - Misteri Gunung Patuha (2)
13 Episode 13 - Rajah Cakra Bisma (1)
14 Episode 14 - Rajah Cakra Bisma (2)
15 Episode 15 - Rajah Cakra Bisma (3)
16 Episode 16 - Rajah Cakra Bisma (4)
17 Episode 17 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (1)
18 Episode 18 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (2)
19 Episode 19 - Mimpi Pertanda (1)
20 Episode 20 - Mimpi Pertanda (2)
21 Episode 21 - Pelet Sang Putri (1)
22 Episode 22 - Pelet Sang Putri (2)
23 Episode 23 - Awal Dendam Kesumat (1)
24 Episode 24 - Awal Dendam Kesumat (2)
25 Episode 25 - Duel Dua Saudara (1)
26 Episode 26 - Duel Dua Saudara (2)
27 Episode 27 - Tautan Janji (1)
28 Episode 28 - Tautan Janji (2)
29 Episode 29 - Kyai Supit Pramana (1)
30 Episode 30 - Kyai Supit Pramana (2)
31 Episode 31 - Bisikan Iblis (1)
32 Episode 32 - Bisikan Iblis (2)
33 Episode 33 - Bisikan Iblis (3)
34 Episode 34 - Bisikan Iblis (4)
35 Episode 35 - Bisikan Iblis (5)
36 Episode 36 - Bisikan Iblis (6)
37 Episode 37 - Jaya Laksana (1)
38 Episode 38 - Jaya Laksana (2)
39 Episode 39 - Tabib Dari Tionggoan (1)
40 Episode 40 - Tabib Dari Tionggoan (2)
41 Episode 41 - Tabib Dari Tionggoan (3)
42 Episode 42 - Tabib Dari Tionggoan (4)
43 Episode 43 - Tabib Dari Tionggoan (5)
44 Episode 44 - Tabib Dari Tionggoan (6)
45 Episode 45 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
46 Episode 46 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
47 Episode 47 - Geromobolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
48 Episode 48 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
49 Episode 49 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
50 Episode 50 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
51 Episode 51 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
52 Episode 52 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
53 Episode 53 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (5)
54 Episode 54 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (6)
55 Episode 55 - Cincin Mustika Kalimasada (1)
56 Episode 56 - Cincin Mustika Kalimasada (2)
57 Episode 57 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (1)
58 Episode 58 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (2)
59 Episode 59 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (3)
60 Episode 60 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (4)
61 Episode 61 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (5)
62 Episode 62 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (6)
63 Episode 63 - Guna-Guna Siluman Ular (1)
64 Episode 64 - Guna-Guna Siluman Ular (2)
65 Episode 65 - Guna-Guna Siluman Ular (3)
66 Episode 66 - Guna-Guna Siluman Ular (4)
67 Episode 67 - Ki Patih Balangnipa (1)
68 Episode 68 - Ki Patih Balangnipa (2)
69 Episode 69 - Perpisahan Di Persimpangan (1)
70 Episode 70 - Perpisahan Di Persimpangan (2)
71 Episode 71 - Siasat Sang Pendekar (1)
72 Episode 72 - Siasat Sang Pendekar (2)
73 Episode 73 - Siasat Sang Pendekar (3)
74 Episode 74 - Siasat Sang Pendekar (4)
75 Episode 75 - Cermin Noda (1)
76 Episode 76 - Cermin Noda (2)
77 Episode 77 - Cermin Noda (3)
78 Episode 78 - Cermin Noda (4)
79 Episode 79 - Pangeran Adipati Bogaseta (1)
80 Episode 80 - Pangeran Adipati Bogaseta (2)
81 Episode 81 - Tersibaknya Tabir (1)
82 Episode 82 - Tersibaknya Tabir (2)
83 Episode 83 - Tersibaknya Tabir (3)
84 Episode 84 - Tersibaknya Tabir (4)
85 Episode 85 - Kepekatan Dalam Dendam (1)
86 Episode 86 - Kepekatan Dalam Dendam (2)
87 Episode 87 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (1)
88 Episode 88 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (2)
89 Episode 89 - Siluman Srigala Putih (1)
90 Episode 90 - Siluman Srigala Putih (2)
91 Episode 91 - Galuh Parwati (1)
92 Episode 92 - Galuh Parwati (2)
93 Episode 93 - Kala Mega Kian Mendung (1)
94 Episode 94 - Kala Mega Kian Mendung (2)
95 Episode 95 - Kala Mega Kian Mendung (3)
96 Episode 96 - Kala Mega Kian Mendung (4)
97 Episode 97 - Kala Mega Kian Mendung (5)
98 Episode 98 - Kala Mega Kian Mendung (6)
99 Episode 99 - Langit Merah di Mega Mendung (1)
100 Episode 100 - Langit Merah Di Mega Mendung (2)
101 Episode 101 - Langit Merah Di Mega Mendung (3)
102 Episode 102 - Langit Merah Di Mega Mendung (4)
103 Episode 103 - Langit Merah Di Mega Mendung (5)
104 Episode 104 - Langit Merah Di Mega Mendung (6)
105 Episode 105 - Pelangi Di Mega Mendung (1)
106 Episode 106 - Pelangi Di Mega Mendung (2)
107 Episode 107 - Keris Kyai Segara Geni (1)
108 Episode 108 - Keris Kyai Segara Geni (2)
109 Episode 109 - Dendam Tak Bertepi (1)
110 Episode 110 - Dendam Tak Bertepi (2)
111 Episode 111 - Pernikahan Sepasang Pendekar (1)
112 Episode 112 - Pernikahan Sepasang Pendekar (2)
113 Episode 113 - Kehidupan Kedua (1)
114 Episode 114 - Kehidupan Kedua (2)
115 Episode 115 - Tumenggung Jaya Laksana (1)
116 Episode 116 - Tumenggung Jaya Laksana (2)
117 Episode 117 - Tumenggung Jaya Laksana (3)
118 Episode 118 - Tumenggung Jaya Laksana (4)
119 Episode 119 - Tumenggung Jaya Laksana (5)
120 Episode 120 - Tumenggung Jaya Laksana (6)
121 Episode 121 - Jin Bagaspati (1)
122 Episode 122 - Jin Bagaspati (2)
123 Episode 123 - Korban Pertama (1)
124 Episode 124 - Korban Pertama (2)
125 Episode 125 - Pesan Pembawa Petaka (1)
126 Episode 126 - Pesan Pembawa Petaka (2)
127 Episode 127 - Pesan Pembawa Petaka (3)
128 Episode 128 - Pesan Pembawa Petaka (4)
129 Episode 129 - Perjalanan Ke Selatan (1)
130 Episode 130 - Perjalanan Ke Selatan (2)
131 Episode 131 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (1)
132 Episode 132 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (2)
133 Episode 133 - Petuah Sang Guru (1)
134 Episode 134 - Petuah Sang Guru (2)
135 Episode 135 - Santun Petaka (1)
136 Episode 136 - Santun Petaka (2)
137 Episode 137 - Sang Rajapati (1)
138 Episode 138 - Sang Rajapati (2)
139 Episode 139 - Racun Raja Kobra Hitam (1)
140 Episode 140 - Racun Raja Kobra Hitam (2)
141 Episode 141 - Racun Raja Kobra Hitam (3)
142 Episode 142 - Racun Raja Kobra Hitam (4)
143 Episode 143 - Akhir Sebuah Mimpi (1)
144 Episode 144 - Akhir Sebuah Mimpi (2)
145 Episode 145 - Ajian Bajra Panjara
146 Episode 146 - Panglima Gandawijaya
147 Episode 147 - Sirnanya Wahyu Keprabon
148 Episode 148 - Uga Siliwangi
149 Episode 149 - Langkah Pertama Banten...
150 Episode 150 - Wangsit Sang Dewi
151 Episode 151 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (1)
152 Episode 152 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (2)
153 Episode 153 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (3)
154 Episode 154 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (4)
155 Episode 155 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (5)
156 Episode 156 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (6)
157 Episode 157 - Kiamat Di Mega Mendung (1)
158 Episode 158 - Kiamat Di Mega Mendung (2)
159 Episode 159 - Kiamat Di Mega Mendung (3)
160 Episode 160 - Kiamat Di Mega Mendung (4)
161 Episode 161 - Kiamat Di Mega Mendung (5)
162 Episode 162 - Kiamat Di Mega Mendung (6)
163 Episode 163 - Kiamat Di Mega Mendung (7)
164 Episode 164 - Kiamat Di Mega Mendung (8)
165 Episode 165 - Kiamat Di Mega Mendung (9)
166 Episode 166 - Wangsit Dharmadipa (1)
167 Episode 167 - Perjalanan Menuju Banten
168 Episode 168 - Sesampainya Di Banten...
169 Episode 169 - Wangsit Siliwangi
170 Episode 170 - Menuju Medan Danalaga
171 Episode 171 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (1)
172 Episode 172 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (2)
173 Episode 173 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (3)
174 Episode 174 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (4)
175 Episode 175 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (5)
176 Episode 176 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (6)
177 Episode 177 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (7)
178 Episode 178 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (8)
179 Episode 179 - Perpisahan Yang Terpaksa (1)
180 Episode 180 - Perpisahan Yang Terpaksa (2)
181 Episode 181 - Ikhlas...
182 Episode 182 - Kyai Surakarna (1)
183 Episode 183 - Kyai Surakarna (2)
184 Episode 184 - Kyai Surakarna (3)
185 Episode 185 - Petaka Dari Masa Lalu (1)
186 Episode 186 - Petaka Dari Masa Lalu (2)
187 Episode 187 - Mimpi Kutukan (1)
188 Episode 188 - Mimpi Kutukan (2)
189 Episode 189 - Menghadap Sultan Banten
190 Episode 190 - Wangsit Dharmadipa (2)
191 Episode 191 - Menuju Rajamandala (1)
192 Episode 192 - Menuju Rajamandala (2)
193 Episode 193 - Duka Sang Pendekar (1)
194 Episode 194 - Duka Sang Pendekar (2)
195 Episode 195 - Duka Sang Pendekar (3)
196 Episode 196 - Duka Sang Pendekar (4)
197 Episode 197 - Epilog
198 PENGUMUMAN : Karya Terbaru Author "Elang Mataram"
199 Pengumuman : Karya Author Terbaru "Elang Mataram"
Episodes

Updated 199 Episodes

1
Episode 1 - Prolog
2
Episode 2 - Perjanjian Wasiat Iblis (1)
3
Episode 3 - Perjanjian Wasiat Iblis (2)
4
Episode 4 - Putra Petaka Kabangan
5
Episode 5 - Putri Mega Sari (1)
6
Episode 6 - Putri Mega Sari (2)
7
Episode 7 - Putri Mega Sari (3)
8
Episode 8 - Putri Mega Sari (4)
9
Episode 9 - Dharmadipa (1)
10
Episode 10 - Dharmadipa (2)
11
Episode 11 - Misteri Gunung Patuha (1)
12
Episode 12 - Misteri Gunung Patuha (2)
13
Episode 13 - Rajah Cakra Bisma (1)
14
Episode 14 - Rajah Cakra Bisma (2)
15
Episode 15 - Rajah Cakra Bisma (3)
16
Episode 16 - Rajah Cakra Bisma (4)
17
Episode 17 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (1)
18
Episode 18 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (2)
19
Episode 19 - Mimpi Pertanda (1)
20
Episode 20 - Mimpi Pertanda (2)
21
Episode 21 - Pelet Sang Putri (1)
22
Episode 22 - Pelet Sang Putri (2)
23
Episode 23 - Awal Dendam Kesumat (1)
24
Episode 24 - Awal Dendam Kesumat (2)
25
Episode 25 - Duel Dua Saudara (1)
26
Episode 26 - Duel Dua Saudara (2)
27
Episode 27 - Tautan Janji (1)
28
Episode 28 - Tautan Janji (2)
29
Episode 29 - Kyai Supit Pramana (1)
30
Episode 30 - Kyai Supit Pramana (2)
31
Episode 31 - Bisikan Iblis (1)
32
Episode 32 - Bisikan Iblis (2)
33
Episode 33 - Bisikan Iblis (3)
34
Episode 34 - Bisikan Iblis (4)
35
Episode 35 - Bisikan Iblis (5)
36
Episode 36 - Bisikan Iblis (6)
37
Episode 37 - Jaya Laksana (1)
38
Episode 38 - Jaya Laksana (2)
39
Episode 39 - Tabib Dari Tionggoan (1)
40
Episode 40 - Tabib Dari Tionggoan (2)
41
Episode 41 - Tabib Dari Tionggoan (3)
42
Episode 42 - Tabib Dari Tionggoan (4)
43
Episode 43 - Tabib Dari Tionggoan (5)
44
Episode 44 - Tabib Dari Tionggoan (6)
45
Episode 45 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
46
Episode 46 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
47
Episode 47 - Geromobolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
48
Episode 48 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
49
Episode 49 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
50
Episode 50 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
51
Episode 51 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
52
Episode 52 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
53
Episode 53 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (5)
54
Episode 54 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (6)
55
Episode 55 - Cincin Mustika Kalimasada (1)
56
Episode 56 - Cincin Mustika Kalimasada (2)
57
Episode 57 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (1)
58
Episode 58 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (2)
59
Episode 59 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (3)
60
Episode 60 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (4)
61
Episode 61 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (5)
62
Episode 62 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (6)
63
Episode 63 - Guna-Guna Siluman Ular (1)
64
Episode 64 - Guna-Guna Siluman Ular (2)
65
Episode 65 - Guna-Guna Siluman Ular (3)
66
Episode 66 - Guna-Guna Siluman Ular (4)
67
Episode 67 - Ki Patih Balangnipa (1)
68
Episode 68 - Ki Patih Balangnipa (2)
69
Episode 69 - Perpisahan Di Persimpangan (1)
70
Episode 70 - Perpisahan Di Persimpangan (2)
71
Episode 71 - Siasat Sang Pendekar (1)
72
Episode 72 - Siasat Sang Pendekar (2)
73
Episode 73 - Siasat Sang Pendekar (3)
74
Episode 74 - Siasat Sang Pendekar (4)
75
Episode 75 - Cermin Noda (1)
76
Episode 76 - Cermin Noda (2)
77
Episode 77 - Cermin Noda (3)
78
Episode 78 - Cermin Noda (4)
79
Episode 79 - Pangeran Adipati Bogaseta (1)
80
Episode 80 - Pangeran Adipati Bogaseta (2)
81
Episode 81 - Tersibaknya Tabir (1)
82
Episode 82 - Tersibaknya Tabir (2)
83
Episode 83 - Tersibaknya Tabir (3)
84
Episode 84 - Tersibaknya Tabir (4)
85
Episode 85 - Kepekatan Dalam Dendam (1)
86
Episode 86 - Kepekatan Dalam Dendam (2)
87
Episode 87 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (1)
88
Episode 88 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (2)
89
Episode 89 - Siluman Srigala Putih (1)
90
Episode 90 - Siluman Srigala Putih (2)
91
Episode 91 - Galuh Parwati (1)
92
Episode 92 - Galuh Parwati (2)
93
Episode 93 - Kala Mega Kian Mendung (1)
94
Episode 94 - Kala Mega Kian Mendung (2)
95
Episode 95 - Kala Mega Kian Mendung (3)
96
Episode 96 - Kala Mega Kian Mendung (4)
97
Episode 97 - Kala Mega Kian Mendung (5)
98
Episode 98 - Kala Mega Kian Mendung (6)
99
Episode 99 - Langit Merah di Mega Mendung (1)
100
Episode 100 - Langit Merah Di Mega Mendung (2)
101
Episode 101 - Langit Merah Di Mega Mendung (3)
102
Episode 102 - Langit Merah Di Mega Mendung (4)
103
Episode 103 - Langit Merah Di Mega Mendung (5)
104
Episode 104 - Langit Merah Di Mega Mendung (6)
105
Episode 105 - Pelangi Di Mega Mendung (1)
106
Episode 106 - Pelangi Di Mega Mendung (2)
107
Episode 107 - Keris Kyai Segara Geni (1)
108
Episode 108 - Keris Kyai Segara Geni (2)
109
Episode 109 - Dendam Tak Bertepi (1)
110
Episode 110 - Dendam Tak Bertepi (2)
111
Episode 111 - Pernikahan Sepasang Pendekar (1)
112
Episode 112 - Pernikahan Sepasang Pendekar (2)
113
Episode 113 - Kehidupan Kedua (1)
114
Episode 114 - Kehidupan Kedua (2)
115
Episode 115 - Tumenggung Jaya Laksana (1)
116
Episode 116 - Tumenggung Jaya Laksana (2)
117
Episode 117 - Tumenggung Jaya Laksana (3)
118
Episode 118 - Tumenggung Jaya Laksana (4)
119
Episode 119 - Tumenggung Jaya Laksana (5)
120
Episode 120 - Tumenggung Jaya Laksana (6)
121
Episode 121 - Jin Bagaspati (1)
122
Episode 122 - Jin Bagaspati (2)
123
Episode 123 - Korban Pertama (1)
124
Episode 124 - Korban Pertama (2)
125
Episode 125 - Pesan Pembawa Petaka (1)
126
Episode 126 - Pesan Pembawa Petaka (2)
127
Episode 127 - Pesan Pembawa Petaka (3)
128
Episode 128 - Pesan Pembawa Petaka (4)
129
Episode 129 - Perjalanan Ke Selatan (1)
130
Episode 130 - Perjalanan Ke Selatan (2)
131
Episode 131 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (1)
132
Episode 132 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (2)
133
Episode 133 - Petuah Sang Guru (1)
134
Episode 134 - Petuah Sang Guru (2)
135
Episode 135 - Santun Petaka (1)
136
Episode 136 - Santun Petaka (2)
137
Episode 137 - Sang Rajapati (1)
138
Episode 138 - Sang Rajapati (2)
139
Episode 139 - Racun Raja Kobra Hitam (1)
140
Episode 140 - Racun Raja Kobra Hitam (2)
141
Episode 141 - Racun Raja Kobra Hitam (3)
142
Episode 142 - Racun Raja Kobra Hitam (4)
143
Episode 143 - Akhir Sebuah Mimpi (1)
144
Episode 144 - Akhir Sebuah Mimpi (2)
145
Episode 145 - Ajian Bajra Panjara
146
Episode 146 - Panglima Gandawijaya
147
Episode 147 - Sirnanya Wahyu Keprabon
148
Episode 148 - Uga Siliwangi
149
Episode 149 - Langkah Pertama Banten...
150
Episode 150 - Wangsit Sang Dewi
151
Episode 151 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (1)
152
Episode 152 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (2)
153
Episode 153 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (3)
154
Episode 154 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (4)
155
Episode 155 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (5)
156
Episode 156 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (6)
157
Episode 157 - Kiamat Di Mega Mendung (1)
158
Episode 158 - Kiamat Di Mega Mendung (2)
159
Episode 159 - Kiamat Di Mega Mendung (3)
160
Episode 160 - Kiamat Di Mega Mendung (4)
161
Episode 161 - Kiamat Di Mega Mendung (5)
162
Episode 162 - Kiamat Di Mega Mendung (6)
163
Episode 163 - Kiamat Di Mega Mendung (7)
164
Episode 164 - Kiamat Di Mega Mendung (8)
165
Episode 165 - Kiamat Di Mega Mendung (9)
166
Episode 166 - Wangsit Dharmadipa (1)
167
Episode 167 - Perjalanan Menuju Banten
168
Episode 168 - Sesampainya Di Banten...
169
Episode 169 - Wangsit Siliwangi
170
Episode 170 - Menuju Medan Danalaga
171
Episode 171 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (1)
172
Episode 172 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (2)
173
Episode 173 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (3)
174
Episode 174 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (4)
175
Episode 175 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (5)
176
Episode 176 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (6)
177
Episode 177 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (7)
178
Episode 178 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (8)
179
Episode 179 - Perpisahan Yang Terpaksa (1)
180
Episode 180 - Perpisahan Yang Terpaksa (2)
181
Episode 181 - Ikhlas...
182
Episode 182 - Kyai Surakarna (1)
183
Episode 183 - Kyai Surakarna (2)
184
Episode 184 - Kyai Surakarna (3)
185
Episode 185 - Petaka Dari Masa Lalu (1)
186
Episode 186 - Petaka Dari Masa Lalu (2)
187
Episode 187 - Mimpi Kutukan (1)
188
Episode 188 - Mimpi Kutukan (2)
189
Episode 189 - Menghadap Sultan Banten
190
Episode 190 - Wangsit Dharmadipa (2)
191
Episode 191 - Menuju Rajamandala (1)
192
Episode 192 - Menuju Rajamandala (2)
193
Episode 193 - Duka Sang Pendekar (1)
194
Episode 194 - Duka Sang Pendekar (2)
195
Episode 195 - Duka Sang Pendekar (3)
196
Episode 196 - Duka Sang Pendekar (4)
197
Episode 197 - Epilog
198
PENGUMUMAN : Karya Terbaru Author "Elang Mataram"
199
Pengumuman : Karya Author Terbaru "Elang Mataram"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!