Episode 11 - Misteri Gunung Patuha (1)

Dharmadipa terus berjalan menunggangi kudanya meninggalkan padepokan Sirna Raga dan kawasan Tagok Apu, wajahnya kelam membesi memerah pertanda ia masih diliputi hawa amarahnya, hingga di suatu tepian sungai ia menghentikan kudanya, ia lalu minum dan membasuh wajahnya sambil memberi kudanya minum, seketika itu juga ia teringat pada Jaka adik seperguruannya sekaligus sahabatnya yang ia celakai tadi dengan pukulan sirna raga, ia lalu menatap tangan kanannya yang tadi pagi melepaskan pukulan Sirna Raga pada Jaka.

“Jaka… Oh…” desahnya ketika mengingat wajah Jaka yang kesakitan ketika pinggangnya terkena pukulan Sirna Raga, kini barulah ia menyesali mengapa ia tidak bisa menahan dirinya sampai ia mencelakai Jaka dengan pukulan pamungkasnya yang seharusnya tak boleh ia gunakan sembarangan.

Perlahan penyesalan itu berubah menjadi rasa sakit yang mendera hatinya, air mata penyesalannya mulai menetes “Oh guru… Mengapa aku selalu tak bisa menahan diri hingga selalu berbuat sesuatu yang kusesali kemudian?!” ratapnya, sekonyong-konyong ia terbangun, menaiki kudanya dan memacunya bagaikan kesetanan menuju ke selatan, mulutnya tak henti-hentinya meratap menyesali perbuatannya tadi, di pelupuk matanya terbayang hubungan persaudaraan mereka berdua yang sudah terjalin sejak kecil.

Dia terus berkuda ke arah selatan menuju ke gunung Patuha, hutan demi hutan ia masuki, sungai demi sungai ia lewati, desa demi desa ia lalui untuk mencari jalan ke gunung Patuha demi bisa bertemu dengan Mega Sari, namun karena ia tidak pernah pergi jauh dari padepokan, maka agak sulit baginya untuk menemukan jalan ke Gunung patuha, tak terhitung ia beberapa kali harus tersesat.

Hingga pada suatu hari ia melewati pesawahan yang berada di suatu mulut desa, Dharmadipa melihat ada beberapa orang petani sedang menggarap sawahnya, ia pun segera menghampiri petani itu “Punten” sapanya, para petani itu pun menoleh pada Dharmadipa “Punten bade tumaros, apa nama desa ini?” tanyanya. (Permisi mau Tanya).

“Ini desa Ciwaas Ki Dulur” jawab salah satu petani itu.

Dharmadipa lalu menatap jalan setapak yang lurus terus masuk ke desa sampai ke luar desa, “Jalan ini kalau terus menuju ke mana?” Tanya pemuda itu lagi.

Para petani di sana saling pandang lalu menatap Dharmadipa seolah menyelidik pemuda itu yang membuat Dharmadipa menjadi kurang nyaman, “Kaditu katonggoh, ke lereng gunung Patuha” jawab petani itu. (Kaditu Ka ltonggoh = Kesana keatas).

Dharmadipa memperhatikan lagi jalan setapak lurus itu “Apa masih ada desa di sana?”

Seorang petani yang nampaknya paling tua di antara mereka menghampiri Dharmadipa sambil membuka topi capingnya, sepasang mata tuanya memandang Dharmadipa tanpa berkesip “Tidak ada, desa inilah yang terakhir yang paling ujung di kaki gunung Patuha ini… Punten, kalau boleh tahu Ki Dulur mau ke mana?”

“Hatur nuhun Bapak semuanya” pungkas DHarmadipa yang tak mau menjawab pertanyaan petani tua tadi, dia langsung menggebrak kudanya, memacu dengan cepat kudanya melewati jalan setapak tersebut.

Para petani yang ada di sana saling pandang dengan rasa penuh penasaran “Selama ini tidak ada orang yang mau ke gunung Patuha selain untuk menempuh jalan hidup sesat dan ilmu hitam” ucap salah satu dari mereka.

“Ya aku pun ingat ketika melihat satu kereta hitam yang melintas dengan cepat melewati desa kita menuju ke Gunung Patuha beberapa bulan yang lalu” sahut kawannya.

“Sudah kita jangan mengurusi urusan orang lain, sebaiknya kita lanjutkan pekerjaan kita dan selalu memohon kepada Gusti Allah agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan!” pungkas si petani tua.

Menjelang tengah hari, Dharmadipa sudah melewati batas desa ciwaas, jalan setapak tersebut lama kelamaan menghilang menjadi jalanan yang penuh semak belukar, para penduduk desa Ciwaas yang melihatnya nampak ketakutan melihat Dharmadipa yang memacu kudanya ke arah lereng Gunung Patuha namun pemuda ini tidak memperdulikannya, dan akhirnya ia memasuki sebuah hutan perawan yang cukup lebat, dia menghentikan kudanya sejenak dan memandang berkeliling mencari jalan, tiba-tiba telinganya yang tajam mendengar suara orang yang sedang membelah atau memotong kayu, dia pun mengikuti suara itu.

Ternyata suara itu membawanya ke bagian hutan yang lebih lebat, kuda yang yang tumpangi menjadi gelisah, ia sendiri ikut gelisah melihat kerapatan hutan ini, ditambah bulu kuduknya yang tiba-tiba berdiri, untunglah ia melihat seorang kakek dan nenek yang sedang memotong kayu bakar beberapa meter dihadapannya, ia pun segera menghampirinya.

“Punten, apa aki dan nini tahu daerah ini?” tanyanya.

Kedua kakek nenek itu menatap DHarmadipa dengan keheranan tapi juga dengan menyelidik, “Punten, Asep ini siapa?” Tanya si Kakek.

“Saya dari padepokan Sirna Raga, aku ingin tahu apa disekitar gunung Patuha ini ada rumah tempat tinggal atau semacamnya?” sahut Dharmadipa.

Si Kakek dan Nenek itu melongo mendengar pertanyaan Dharmadipa “Jangankan ada orang yang tinggal di sana, tidak ada seorang pun yang berani menapakan kakinya kesana Den, bahkan untuk sampai ke tempat ini saja sudah banyak yang tidak berani” jawab si Kakek dengan suara bergetar.

Dharmadipa keheranan dengan jawaban si Kakek “Mengapa? Mengapa tidak ada yang berani?”

Kini wajah si Kakek dan Nenek itu berubah ketakutan “Tidak… kami tidak berani mengatakannya” ucap si Nenek bergidik.

Dhramadipa semakin keheranan juga penasaran, si Kakek pun menjadi penasaran dengan Dharmadipa “Apakah Asep mencari seseorang?”

Dharmmadipa mengangguk “Iya, apakah Aki dan Nini melihat sebuah kereta berwarna hitam menuju ke Gunung Patuha?”

Si Kakek dan Nenek itu tampak terkejut di tengah ketakutannya, “Tidak, kami tidak pernah melihat” jawab si Kakek.

Dharmadipa menatap kedua orang berusia lanjut ini dengan penuh selidik “Aku tahu Aki dan Nini merahasiakan sesuatu” pikirnya, ia lalu turun dari kudanya “Aku tidak mempunyai maksud buruk datang ke tempat ini, aku hanya ingin bertemu dengan orang yang menaiki kereta itu!”

Mendengar ucapan Dharmadipa, kedua orang tua itu malah mengkerut semakin ketakutan, penasaran Dharmadipa pun mendekati mereka “Kenapa? Kenapa Aki dan Nini seperti ketakutan?”

Si Kakek nyengir menyembunyikan ekspresi dan gestur tubuhnya “Oh tidak, saya memang pernah mendengar orang-orang di desa-desa sekitar sini menceritakan tentang seorang gadis muda yang masih belia yang mengenakan kereta hitam menuju jalan ini, melewati lereng Gunung menuju ke puncak gunung Patuha, tapi tidak ada seorang pun yang mengenalnya”.

Dharmadipa mengangguk-ngangguk “Hmm… Kalau begitu pasti diatas sana ada tempat tinggal seseorang, saya dengar gadis itu berguru pada seseorang yang berdiam di puncak Patuha sana, tidak mungkin gadis itu pergi kesana kalau tidak ada orang yang mau ditemuinya”.

Mendengar itu, si Nenek menarik-narik baju si Kakek, si Kakek itu paham dengan maksud si Nenek segera mengambil seluruh kayu bakarnya “Maaf Sep, kami tidak berani mengatakan apa-apa lagi pada Asep, selamat tinggal” Kakek dan Nenek itupun meninggalkan Dharmadipa.

“Tolonglah, aku hanya ingin penjelasan kalian!” pinta Dharmadipa.

Kedua orang tua membalikan tubuhnya “Saya sarankan Asep membatalkan niat asep, ada sesuatu yang tidak bisa asep atasi diatas sana, sesuatu yang diliputi misteri yang sangat rahasia, bahkan orang-orang desa disekitar gunung ini tidak ada yang tahu persis ada apa sebenarnya di puncak gunung Patuha ini, punten asep, kami duluan!” setelah berkata begitu kedua orang tua itu langsung berlalu tanpa menoleh lagi.

Dharmadipa semakin keheranan dan penasaran “Ada apa sebenarnya dengan Gunung Patuha ini?” tanyanya pada diri sendiri sambil memandang berkeliling hutan perawan yang lebat dan ditumbuhi pohon-pohon besar itu.

Dengan semakin diliputi keheranan dan rasa penasaran, Dharmadipa melangkah melepaskan tali kudanya, tiba-tiba kuda itu itu menjadi binal dan meringkik-ringkik, Dharmadipa pun dengan susah payah menenangkan hewan itu, kemudian dengan kira-kira saja ia melanjutkan perjalanannya mengikuti arah angin.

Hutan yang ia masuki semakin lebat membuat pemandangan disekitarnya menjadi gelap, padahal waktu masih tengah hari! Ia terus masuk ke hutan itu namun nampaklah suatu keanehan, ia malah kembali ke tempat tadi ia bertemu dengan aki dan nini yang sedang mencari kayu bakar “Aneh, kenapa aku bisa berada disini lagi?” pikirnya.

Dia lalu kembali masuk kedalam hutan yang lebat yang tadi ia masuki, tapi lagi lagi ia kembali ke tempat tadi, “Apa tadi seharusnya aku mengambil jalan yang kekanan? Aneh… Mustahil aku bisa nyasar! Aku kan biasa tinggal di pegunungan”. Dengan rasa penasaran yang semakin besar, ia kembali memasuki hutan yang gelap tersebut, di bawah sebuah pohon beringin besar, kuda yang tumpangi menjadi semakin binal sampai Dharmadipa terjatuh dari kudanya, lalu kuda itu kabur berlari meninggalkannya.

Dharmadipa segera bangun dan menguasai dirinya lagi, ia lalu duduk bersila menatap pohon beringin raksasa ini, dia lalu bersidekap mengheningkan cipta sambil mengerahkan tenaga dalamnya “Punten, maafkan saya apabila Eyang disini kurang berkenan wilayahnya dimasuki oleh saya, tapi saya minta izin untuk lewat jalan ini, saya hendak menuju ke puncak gunung Patuha”.

Selesai ia berkata seperti itu tiba-tiba angin berseoran menggoyankan ranting-ranting pohon disekitar sana, daun-daun pun berguguran sehingga menambah seram suasana di hutan lebat nan gelap itu. Dharmadipa lalu bangun dan dengan nekat ia melanjutkan langkahnya, sekonyong-konyong tempat itu dipenuhi kabut putih pekat yang mengalangi pandangan Dharmadipa, ia pun mendengar suara gamelan yang disertai suara rebab dan seruling khas Sunda memainkan lagu yang menyayat hati, untuk kesekian kalinya bulu kuduk pemuda ini berdiri, karena ia merasa tidak ada pilihan, ia pun terus melangkah menembus kabut pekat itu sambil mengerahkan seluruh tenaga dalamnya untuk bersiap-siap.

Beberapa saat kemudian kabut itu pun mulai menipis, semakin menipis hingga akhirnya lenyap, tapi Dharmadipa terkejut dan keheranan ketika melihat tempat ia berada sekarang, ia seperti berada di sebuah bukit cadas, ke manapun mata memandang hanya nampak bongkahan cadas-cadas saja, tidak ada pohon maupun tumbuhan lainnya seperti hutan tempat ia berada tadi, dan yang paling aneh adalah hari telah malam ketika ia berada di bukit cadas itu, padahal ketika berada di hutan tadi hari masih siang, bahkan saat Ashar pun belum! Di tengah rasa anehnya, Dharmadipa terus berjalan berkeliling, tiba-tiba… Srookkkk!!! Ia jatuh ke jurang padahal di matanya didepannya tidak ada jurang! “Aaaahhh Guru!!!” jeritnya.

Terpopuler

Comments

Iwan Ilyas

Iwan Ilyas

semangat terus thor up ... boleh.. boleh siplah

2020-10-05

1

MR. AR...

MR. AR...

sebenarnya bukan asep kalau asep nama orang sunda.. jadi untuk sebutan orang yang dipandang lebih dihormati tepatnya ncep kalau untuk sunda. kalau biasa sebutan Acep... mungkin kata Asep harus di edit jadi Acep. Mungkin kita sekilas dengar Asep padahal yang benarnya itu Acep

2020-06-28

2

Mubarraq AL Hasan

Mubarraq AL Hasan

semangat terus..cerita paling mantap

2020-02-29

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 - Prolog
2 Episode 2 - Perjanjian Wasiat Iblis (1)
3 Episode 3 - Perjanjian Wasiat Iblis (2)
4 Episode 4 - Putra Petaka Kabangan
5 Episode 5 - Putri Mega Sari (1)
6 Episode 6 - Putri Mega Sari (2)
7 Episode 7 - Putri Mega Sari (3)
8 Episode 8 - Putri Mega Sari (4)
9 Episode 9 - Dharmadipa (1)
10 Episode 10 - Dharmadipa (2)
11 Episode 11 - Misteri Gunung Patuha (1)
12 Episode 12 - Misteri Gunung Patuha (2)
13 Episode 13 - Rajah Cakra Bisma (1)
14 Episode 14 - Rajah Cakra Bisma (2)
15 Episode 15 - Rajah Cakra Bisma (3)
16 Episode 16 - Rajah Cakra Bisma (4)
17 Episode 17 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (1)
18 Episode 18 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (2)
19 Episode 19 - Mimpi Pertanda (1)
20 Episode 20 - Mimpi Pertanda (2)
21 Episode 21 - Pelet Sang Putri (1)
22 Episode 22 - Pelet Sang Putri (2)
23 Episode 23 - Awal Dendam Kesumat (1)
24 Episode 24 - Awal Dendam Kesumat (2)
25 Episode 25 - Duel Dua Saudara (1)
26 Episode 26 - Duel Dua Saudara (2)
27 Episode 27 - Tautan Janji (1)
28 Episode 28 - Tautan Janji (2)
29 Episode 29 - Kyai Supit Pramana (1)
30 Episode 30 - Kyai Supit Pramana (2)
31 Episode 31 - Bisikan Iblis (1)
32 Episode 32 - Bisikan Iblis (2)
33 Episode 33 - Bisikan Iblis (3)
34 Episode 34 - Bisikan Iblis (4)
35 Episode 35 - Bisikan Iblis (5)
36 Episode 36 - Bisikan Iblis (6)
37 Episode 37 - Jaya Laksana (1)
38 Episode 38 - Jaya Laksana (2)
39 Episode 39 - Tabib Dari Tionggoan (1)
40 Episode 40 - Tabib Dari Tionggoan (2)
41 Episode 41 - Tabib Dari Tionggoan (3)
42 Episode 42 - Tabib Dari Tionggoan (4)
43 Episode 43 - Tabib Dari Tionggoan (5)
44 Episode 44 - Tabib Dari Tionggoan (6)
45 Episode 45 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
46 Episode 46 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
47 Episode 47 - Geromobolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
48 Episode 48 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
49 Episode 49 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
50 Episode 50 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
51 Episode 51 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
52 Episode 52 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
53 Episode 53 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (5)
54 Episode 54 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (6)
55 Episode 55 - Cincin Mustika Kalimasada (1)
56 Episode 56 - Cincin Mustika Kalimasada (2)
57 Episode 57 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (1)
58 Episode 58 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (2)
59 Episode 59 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (3)
60 Episode 60 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (4)
61 Episode 61 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (5)
62 Episode 62 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (6)
63 Episode 63 - Guna-Guna Siluman Ular (1)
64 Episode 64 - Guna-Guna Siluman Ular (2)
65 Episode 65 - Guna-Guna Siluman Ular (3)
66 Episode 66 - Guna-Guna Siluman Ular (4)
67 Episode 67 - Ki Patih Balangnipa (1)
68 Episode 68 - Ki Patih Balangnipa (2)
69 Episode 69 - Perpisahan Di Persimpangan (1)
70 Episode 70 - Perpisahan Di Persimpangan (2)
71 Episode 71 - Siasat Sang Pendekar (1)
72 Episode 72 - Siasat Sang Pendekar (2)
73 Episode 73 - Siasat Sang Pendekar (3)
74 Episode 74 - Siasat Sang Pendekar (4)
75 Episode 75 - Cermin Noda (1)
76 Episode 76 - Cermin Noda (2)
77 Episode 77 - Cermin Noda (3)
78 Episode 78 - Cermin Noda (4)
79 Episode 79 - Pangeran Adipati Bogaseta (1)
80 Episode 80 - Pangeran Adipati Bogaseta (2)
81 Episode 81 - Tersibaknya Tabir (1)
82 Episode 82 - Tersibaknya Tabir (2)
83 Episode 83 - Tersibaknya Tabir (3)
84 Episode 84 - Tersibaknya Tabir (4)
85 Episode 85 - Kepekatan Dalam Dendam (1)
86 Episode 86 - Kepekatan Dalam Dendam (2)
87 Episode 87 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (1)
88 Episode 88 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (2)
89 Episode 89 - Siluman Srigala Putih (1)
90 Episode 90 - Siluman Srigala Putih (2)
91 Episode 91 - Galuh Parwati (1)
92 Episode 92 - Galuh Parwati (2)
93 Episode 93 - Kala Mega Kian Mendung (1)
94 Episode 94 - Kala Mega Kian Mendung (2)
95 Episode 95 - Kala Mega Kian Mendung (3)
96 Episode 96 - Kala Mega Kian Mendung (4)
97 Episode 97 - Kala Mega Kian Mendung (5)
98 Episode 98 - Kala Mega Kian Mendung (6)
99 Episode 99 - Langit Merah di Mega Mendung (1)
100 Episode 100 - Langit Merah Di Mega Mendung (2)
101 Episode 101 - Langit Merah Di Mega Mendung (3)
102 Episode 102 - Langit Merah Di Mega Mendung (4)
103 Episode 103 - Langit Merah Di Mega Mendung (5)
104 Episode 104 - Langit Merah Di Mega Mendung (6)
105 Episode 105 - Pelangi Di Mega Mendung (1)
106 Episode 106 - Pelangi Di Mega Mendung (2)
107 Episode 107 - Keris Kyai Segara Geni (1)
108 Episode 108 - Keris Kyai Segara Geni (2)
109 Episode 109 - Dendam Tak Bertepi (1)
110 Episode 110 - Dendam Tak Bertepi (2)
111 Episode 111 - Pernikahan Sepasang Pendekar (1)
112 Episode 112 - Pernikahan Sepasang Pendekar (2)
113 Episode 113 - Kehidupan Kedua (1)
114 Episode 114 - Kehidupan Kedua (2)
115 Episode 115 - Tumenggung Jaya Laksana (1)
116 Episode 116 - Tumenggung Jaya Laksana (2)
117 Episode 117 - Tumenggung Jaya Laksana (3)
118 Episode 118 - Tumenggung Jaya Laksana (4)
119 Episode 119 - Tumenggung Jaya Laksana (5)
120 Episode 120 - Tumenggung Jaya Laksana (6)
121 Episode 121 - Jin Bagaspati (1)
122 Episode 122 - Jin Bagaspati (2)
123 Episode 123 - Korban Pertama (1)
124 Episode 124 - Korban Pertama (2)
125 Episode 125 - Pesan Pembawa Petaka (1)
126 Episode 126 - Pesan Pembawa Petaka (2)
127 Episode 127 - Pesan Pembawa Petaka (3)
128 Episode 128 - Pesan Pembawa Petaka (4)
129 Episode 129 - Perjalanan Ke Selatan (1)
130 Episode 130 - Perjalanan Ke Selatan (2)
131 Episode 131 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (1)
132 Episode 132 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (2)
133 Episode 133 - Petuah Sang Guru (1)
134 Episode 134 - Petuah Sang Guru (2)
135 Episode 135 - Santun Petaka (1)
136 Episode 136 - Santun Petaka (2)
137 Episode 137 - Sang Rajapati (1)
138 Episode 138 - Sang Rajapati (2)
139 Episode 139 - Racun Raja Kobra Hitam (1)
140 Episode 140 - Racun Raja Kobra Hitam (2)
141 Episode 141 - Racun Raja Kobra Hitam (3)
142 Episode 142 - Racun Raja Kobra Hitam (4)
143 Episode 143 - Akhir Sebuah Mimpi (1)
144 Episode 144 - Akhir Sebuah Mimpi (2)
145 Episode 145 - Ajian Bajra Panjara
146 Episode 146 - Panglima Gandawijaya
147 Episode 147 - Sirnanya Wahyu Keprabon
148 Episode 148 - Uga Siliwangi
149 Episode 149 - Langkah Pertama Banten...
150 Episode 150 - Wangsit Sang Dewi
151 Episode 151 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (1)
152 Episode 152 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (2)
153 Episode 153 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (3)
154 Episode 154 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (4)
155 Episode 155 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (5)
156 Episode 156 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (6)
157 Episode 157 - Kiamat Di Mega Mendung (1)
158 Episode 158 - Kiamat Di Mega Mendung (2)
159 Episode 159 - Kiamat Di Mega Mendung (3)
160 Episode 160 - Kiamat Di Mega Mendung (4)
161 Episode 161 - Kiamat Di Mega Mendung (5)
162 Episode 162 - Kiamat Di Mega Mendung (6)
163 Episode 163 - Kiamat Di Mega Mendung (7)
164 Episode 164 - Kiamat Di Mega Mendung (8)
165 Episode 165 - Kiamat Di Mega Mendung (9)
166 Episode 166 - Wangsit Dharmadipa (1)
167 Episode 167 - Perjalanan Menuju Banten
168 Episode 168 - Sesampainya Di Banten...
169 Episode 169 - Wangsit Siliwangi
170 Episode 170 - Menuju Medan Danalaga
171 Episode 171 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (1)
172 Episode 172 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (2)
173 Episode 173 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (3)
174 Episode 174 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (4)
175 Episode 175 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (5)
176 Episode 176 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (6)
177 Episode 177 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (7)
178 Episode 178 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (8)
179 Episode 179 - Perpisahan Yang Terpaksa (1)
180 Episode 180 - Perpisahan Yang Terpaksa (2)
181 Episode 181 - Ikhlas...
182 Episode 182 - Kyai Surakarna (1)
183 Episode 183 - Kyai Surakarna (2)
184 Episode 184 - Kyai Surakarna (3)
185 Episode 185 - Petaka Dari Masa Lalu (1)
186 Episode 186 - Petaka Dari Masa Lalu (2)
187 Episode 187 - Mimpi Kutukan (1)
188 Episode 188 - Mimpi Kutukan (2)
189 Episode 189 - Menghadap Sultan Banten
190 Episode 190 - Wangsit Dharmadipa (2)
191 Episode 191 - Menuju Rajamandala (1)
192 Episode 192 - Menuju Rajamandala (2)
193 Episode 193 - Duka Sang Pendekar (1)
194 Episode 194 - Duka Sang Pendekar (2)
195 Episode 195 - Duka Sang Pendekar (3)
196 Episode 196 - Duka Sang Pendekar (4)
197 Episode 197 - Epilog
198 PENGUMUMAN : Karya Terbaru Author "Elang Mataram"
199 Pengumuman : Karya Author Terbaru "Elang Mataram"
Episodes

Updated 199 Episodes

1
Episode 1 - Prolog
2
Episode 2 - Perjanjian Wasiat Iblis (1)
3
Episode 3 - Perjanjian Wasiat Iblis (2)
4
Episode 4 - Putra Petaka Kabangan
5
Episode 5 - Putri Mega Sari (1)
6
Episode 6 - Putri Mega Sari (2)
7
Episode 7 - Putri Mega Sari (3)
8
Episode 8 - Putri Mega Sari (4)
9
Episode 9 - Dharmadipa (1)
10
Episode 10 - Dharmadipa (2)
11
Episode 11 - Misteri Gunung Patuha (1)
12
Episode 12 - Misteri Gunung Patuha (2)
13
Episode 13 - Rajah Cakra Bisma (1)
14
Episode 14 - Rajah Cakra Bisma (2)
15
Episode 15 - Rajah Cakra Bisma (3)
16
Episode 16 - Rajah Cakra Bisma (4)
17
Episode 17 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (1)
18
Episode 18 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (2)
19
Episode 19 - Mimpi Pertanda (1)
20
Episode 20 - Mimpi Pertanda (2)
21
Episode 21 - Pelet Sang Putri (1)
22
Episode 22 - Pelet Sang Putri (2)
23
Episode 23 - Awal Dendam Kesumat (1)
24
Episode 24 - Awal Dendam Kesumat (2)
25
Episode 25 - Duel Dua Saudara (1)
26
Episode 26 - Duel Dua Saudara (2)
27
Episode 27 - Tautan Janji (1)
28
Episode 28 - Tautan Janji (2)
29
Episode 29 - Kyai Supit Pramana (1)
30
Episode 30 - Kyai Supit Pramana (2)
31
Episode 31 - Bisikan Iblis (1)
32
Episode 32 - Bisikan Iblis (2)
33
Episode 33 - Bisikan Iblis (3)
34
Episode 34 - Bisikan Iblis (4)
35
Episode 35 - Bisikan Iblis (5)
36
Episode 36 - Bisikan Iblis (6)
37
Episode 37 - Jaya Laksana (1)
38
Episode 38 - Jaya Laksana (2)
39
Episode 39 - Tabib Dari Tionggoan (1)
40
Episode 40 - Tabib Dari Tionggoan (2)
41
Episode 41 - Tabib Dari Tionggoan (3)
42
Episode 42 - Tabib Dari Tionggoan (4)
43
Episode 43 - Tabib Dari Tionggoan (5)
44
Episode 44 - Tabib Dari Tionggoan (6)
45
Episode 45 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
46
Episode 46 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
47
Episode 47 - Geromobolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
48
Episode 48 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
49
Episode 49 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
50
Episode 50 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
51
Episode 51 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
52
Episode 52 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
53
Episode 53 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (5)
54
Episode 54 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (6)
55
Episode 55 - Cincin Mustika Kalimasada (1)
56
Episode 56 - Cincin Mustika Kalimasada (2)
57
Episode 57 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (1)
58
Episode 58 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (2)
59
Episode 59 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (3)
60
Episode 60 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (4)
61
Episode 61 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (5)
62
Episode 62 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (6)
63
Episode 63 - Guna-Guna Siluman Ular (1)
64
Episode 64 - Guna-Guna Siluman Ular (2)
65
Episode 65 - Guna-Guna Siluman Ular (3)
66
Episode 66 - Guna-Guna Siluman Ular (4)
67
Episode 67 - Ki Patih Balangnipa (1)
68
Episode 68 - Ki Patih Balangnipa (2)
69
Episode 69 - Perpisahan Di Persimpangan (1)
70
Episode 70 - Perpisahan Di Persimpangan (2)
71
Episode 71 - Siasat Sang Pendekar (1)
72
Episode 72 - Siasat Sang Pendekar (2)
73
Episode 73 - Siasat Sang Pendekar (3)
74
Episode 74 - Siasat Sang Pendekar (4)
75
Episode 75 - Cermin Noda (1)
76
Episode 76 - Cermin Noda (2)
77
Episode 77 - Cermin Noda (3)
78
Episode 78 - Cermin Noda (4)
79
Episode 79 - Pangeran Adipati Bogaseta (1)
80
Episode 80 - Pangeran Adipati Bogaseta (2)
81
Episode 81 - Tersibaknya Tabir (1)
82
Episode 82 - Tersibaknya Tabir (2)
83
Episode 83 - Tersibaknya Tabir (3)
84
Episode 84 - Tersibaknya Tabir (4)
85
Episode 85 - Kepekatan Dalam Dendam (1)
86
Episode 86 - Kepekatan Dalam Dendam (2)
87
Episode 87 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (1)
88
Episode 88 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (2)
89
Episode 89 - Siluman Srigala Putih (1)
90
Episode 90 - Siluman Srigala Putih (2)
91
Episode 91 - Galuh Parwati (1)
92
Episode 92 - Galuh Parwati (2)
93
Episode 93 - Kala Mega Kian Mendung (1)
94
Episode 94 - Kala Mega Kian Mendung (2)
95
Episode 95 - Kala Mega Kian Mendung (3)
96
Episode 96 - Kala Mega Kian Mendung (4)
97
Episode 97 - Kala Mega Kian Mendung (5)
98
Episode 98 - Kala Mega Kian Mendung (6)
99
Episode 99 - Langit Merah di Mega Mendung (1)
100
Episode 100 - Langit Merah Di Mega Mendung (2)
101
Episode 101 - Langit Merah Di Mega Mendung (3)
102
Episode 102 - Langit Merah Di Mega Mendung (4)
103
Episode 103 - Langit Merah Di Mega Mendung (5)
104
Episode 104 - Langit Merah Di Mega Mendung (6)
105
Episode 105 - Pelangi Di Mega Mendung (1)
106
Episode 106 - Pelangi Di Mega Mendung (2)
107
Episode 107 - Keris Kyai Segara Geni (1)
108
Episode 108 - Keris Kyai Segara Geni (2)
109
Episode 109 - Dendam Tak Bertepi (1)
110
Episode 110 - Dendam Tak Bertepi (2)
111
Episode 111 - Pernikahan Sepasang Pendekar (1)
112
Episode 112 - Pernikahan Sepasang Pendekar (2)
113
Episode 113 - Kehidupan Kedua (1)
114
Episode 114 - Kehidupan Kedua (2)
115
Episode 115 - Tumenggung Jaya Laksana (1)
116
Episode 116 - Tumenggung Jaya Laksana (2)
117
Episode 117 - Tumenggung Jaya Laksana (3)
118
Episode 118 - Tumenggung Jaya Laksana (4)
119
Episode 119 - Tumenggung Jaya Laksana (5)
120
Episode 120 - Tumenggung Jaya Laksana (6)
121
Episode 121 - Jin Bagaspati (1)
122
Episode 122 - Jin Bagaspati (2)
123
Episode 123 - Korban Pertama (1)
124
Episode 124 - Korban Pertama (2)
125
Episode 125 - Pesan Pembawa Petaka (1)
126
Episode 126 - Pesan Pembawa Petaka (2)
127
Episode 127 - Pesan Pembawa Petaka (3)
128
Episode 128 - Pesan Pembawa Petaka (4)
129
Episode 129 - Perjalanan Ke Selatan (1)
130
Episode 130 - Perjalanan Ke Selatan (2)
131
Episode 131 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (1)
132
Episode 132 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (2)
133
Episode 133 - Petuah Sang Guru (1)
134
Episode 134 - Petuah Sang Guru (2)
135
Episode 135 - Santun Petaka (1)
136
Episode 136 - Santun Petaka (2)
137
Episode 137 - Sang Rajapati (1)
138
Episode 138 - Sang Rajapati (2)
139
Episode 139 - Racun Raja Kobra Hitam (1)
140
Episode 140 - Racun Raja Kobra Hitam (2)
141
Episode 141 - Racun Raja Kobra Hitam (3)
142
Episode 142 - Racun Raja Kobra Hitam (4)
143
Episode 143 - Akhir Sebuah Mimpi (1)
144
Episode 144 - Akhir Sebuah Mimpi (2)
145
Episode 145 - Ajian Bajra Panjara
146
Episode 146 - Panglima Gandawijaya
147
Episode 147 - Sirnanya Wahyu Keprabon
148
Episode 148 - Uga Siliwangi
149
Episode 149 - Langkah Pertama Banten...
150
Episode 150 - Wangsit Sang Dewi
151
Episode 151 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (1)
152
Episode 152 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (2)
153
Episode 153 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (3)
154
Episode 154 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (4)
155
Episode 155 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (5)
156
Episode 156 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (6)
157
Episode 157 - Kiamat Di Mega Mendung (1)
158
Episode 158 - Kiamat Di Mega Mendung (2)
159
Episode 159 - Kiamat Di Mega Mendung (3)
160
Episode 160 - Kiamat Di Mega Mendung (4)
161
Episode 161 - Kiamat Di Mega Mendung (5)
162
Episode 162 - Kiamat Di Mega Mendung (6)
163
Episode 163 - Kiamat Di Mega Mendung (7)
164
Episode 164 - Kiamat Di Mega Mendung (8)
165
Episode 165 - Kiamat Di Mega Mendung (9)
166
Episode 166 - Wangsit Dharmadipa (1)
167
Episode 167 - Perjalanan Menuju Banten
168
Episode 168 - Sesampainya Di Banten...
169
Episode 169 - Wangsit Siliwangi
170
Episode 170 - Menuju Medan Danalaga
171
Episode 171 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (1)
172
Episode 172 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (2)
173
Episode 173 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (3)
174
Episode 174 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (4)
175
Episode 175 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (5)
176
Episode 176 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (6)
177
Episode 177 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (7)
178
Episode 178 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (8)
179
Episode 179 - Perpisahan Yang Terpaksa (1)
180
Episode 180 - Perpisahan Yang Terpaksa (2)
181
Episode 181 - Ikhlas...
182
Episode 182 - Kyai Surakarna (1)
183
Episode 183 - Kyai Surakarna (2)
184
Episode 184 - Kyai Surakarna (3)
185
Episode 185 - Petaka Dari Masa Lalu (1)
186
Episode 186 - Petaka Dari Masa Lalu (2)
187
Episode 187 - Mimpi Kutukan (1)
188
Episode 188 - Mimpi Kutukan (2)
189
Episode 189 - Menghadap Sultan Banten
190
Episode 190 - Wangsit Dharmadipa (2)
191
Episode 191 - Menuju Rajamandala (1)
192
Episode 192 - Menuju Rajamandala (2)
193
Episode 193 - Duka Sang Pendekar (1)
194
Episode 194 - Duka Sang Pendekar (2)
195
Episode 195 - Duka Sang Pendekar (3)
196
Episode 196 - Duka Sang Pendekar (4)
197
Episode 197 - Epilog
198
PENGUMUMAN : Karya Terbaru Author "Elang Mataram"
199
Pengumuman : Karya Author Terbaru "Elang Mataram"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!