Episode 5 - Putri Mega Sari (1)

Empat belas tahun kemudian...

Sebuah kereta kuda berlambang kerajaan Mega Mendung dengan dikawal oleh puluhan pasukan khusus Balamati pengawal raja Nampak memasuki padepokan Sirna Raga, dua orang anak lelaki kecil yang sedang berlatih silat menghentikan latihan mereka menatap kedatangan tamu agung dari Rajamandala tersebut.

“Kakang Dharmadipa, lihatlah, tidak biasanya ada tamu dari kerajaan ke padepokan ini, dari manakah gerangan tamu agung itu?” Tanya seorang anak yang mengenakan ikat kepala bermotif batik pada kawan berlatihnya.

Anak laki-laki yang bernama Dharmadipa yang lebih tua satu tahun dari kawannya itu mengamati kereta dan bendera yang tamu itu “Hmm… Kalau dari kereta dan atribut tentaranya aku yakin kalau mereka dari Mega Mendung, Jaka” jawabnya pada kawannya yang bernama Jaka Lelana itu.

Seorang prajurit segera membukakan pintu kereta kuda itu dengan hati-hati, dari dalam kereta kuda keluarlah seorang pria berkumis melintang bertampang gagah yang tak lain adalah Prabu Kertapati lalu disusul oleh seorang gadis cilik yang cantik berkulit putih bersih mengenakan kebaya serba hijau dan kain batik cokelat sebagai kain sampingnya, rambutnya yang lurus bagus hitam panjang disanggulkan sedikit menyisakan sedikit rambutnya menjuntai menutupi kuduknya yang putih.

Meskipun Jaka Lelana dan Dharmadipa sering melihat santriwati di padepokan ini (yang tempatnya terpisah dari tempat para putera), mereka berdua sangat terpana melihat kecantikan gadis cilik yang baru saja turun dari kereta kuda itu, apalagi ketika mereka melihat kain si gadis itu sedikit tersingkap ketika turun dari kereta kudanya, pahanya yang putih mulus seakan bercahaya itu seperti menyilaukan mata mereka. Tumbuhlah suatu perasaan aneh yang hangat di hati mereka masing-masing yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya, membuat jantung mereka berdegup kencang!

Si gadis cilik itu nampaknya merasa kalau dia sedang diperhatikan oleh dua orang anak lelaki yang berada tak jauh dari tempat ia berada. Ia lalu melirik pada mereka berdua dan melemparkan senyumnya yang manis, setelah itu ia kembali melangkah mengikuti ayahnya masuk kedalam balai riung padepokan.

“Jaka, kau lihat gadis itu? Bertapa cantik dirinya!” ucap Dharmadipa yang juga Kakak Seperguruan Jaka pada adik seperguruannya yang juga masih terbengong-bengong setelah melihat gadis itu tadi.

“Tentu saja aku melihatnya Kakang, tentunya dia seorang tuan puteri dari Mega Mendung. Ada apakah gerangan maksud kedatangannya kemari?” sahut Jaka Lelana.

“Kalau begitu mari lihat apa maksud mereka kemari!” usul Dharmadipa.

“Tapi bukankan ini pertemuan tertutup Kakang? Lihat, Kakak-kakak kita saja tidak diizinkan masuk kedalam oleh guru!” jawab Jaka.

“Ah sudahlah kalau kamu tidak mau ikut, aku akan melihatnya sendiri!” hardik Dharmadipa. Dharmadipa yang merupakan anak angkat dari Kyai Pamenang dan Nyai Mantili memang memiliki sifat yang keras kepala, kalau kemauannya tidak dituruti maka ia akan nekat melakukannya seorang diri.

Dharmadipa melompat keatas pohon, melihat Kakaknya berbuat nekat, maka Jaka juga mengikutinya, dia ikut melompat keatas pohon, setelah itu mereka berdua melompat keatas genting balairiung padepokan dan menguping pembicaraan didalam.

Di dalam ruangan, setelah saling mengucapkan salam. Prabu Kertapati pun membuka pembicaraan “Kyai, maksud kedatangan saya kemari adalah untuk menitipkan putri saya satu-satunya Mega Sari di padepokan ini untuk diajari ilmu agama dan ilmu pengetahuan”.

Kyai Pamenang dan Nyai Mantili terkejut dan terheran-heran mendengar maksud dari Prabu Kertapati sebab menurut adat kebiasaan, seorang putri keturunan raja harus berdiam di kaputren keraton, “Mohon maaf Gusti Prabu, mengapa gusti hendak menitipkan putri Gusti kepada kami?” tanya Kyai Pamenang.

Prabu Kertapati mafhum dengan maksud pertanyaan Kyai Pamenang, mengusap-usap dagunya sambil tersenyum “Aku ingin putriku ini menjadi seorang yang taat beragama dan mempunyai bekal ilmu agar ia dapat melindungi dirinya sendiri kelak, apalagi ia putri saya satu-satunya yang kelak akan mewarisi tahta Mega Mendung sebab saya tidak mempunyai anak lagi. Apakah Kyai keberatan?”

Kyai Pamenang termenung sejenak sambil menatap Mega Sari dengan perasaan tidak enak. Dia teringat ketika Mega Sari masih bayi dulu, waktu itu Kyai Pamenang diundang ke istana untuk mendoakan Mega Sari yang masih bayi, waktu itu ia melihat ada suatu tanda aneh di bawah pusar diatas kemaluan Mega Sari, tanda itu berupa tanda pusaran hitam.

Menurut kepercayaan, tanda itu adalah tanda bahwa si pemiliknya memiliki perangai yang jahat serta pembawa malapetaka bagi siapa saja yang hidup bersama dengan si pemilik tanda tersebut. Namun karena ini adalah permintaan rajanya, maka ia tidak mempunyai kuasa untuk menolaknya, maka terpaksa ia menyanggupinya “Tentu saja tidak gusti prabu, hamba bersedia untuk mendidik putri paduka.”

Saat itu Prabu Kertapati, Kyai Pamenang, dan Nyai Mantili merasakan ada desiran angin dari atas atap. Maka berkatalah Kyai Pamenang dengan lantang “Siapa yang berani kurang ajar menguping pembicaraan orang?!”

Di atas genting, Dharmadipa dan Jaka terkejut bukan main! “Celaka! Jaka kita ketahuan!” keluh Dharmadipa. Mereka berdua pun langsung melompat ke pohon yang berada disebelahnya, lalu melompat lagi ke sebuah pohon yang lebih tinggi dan rimbun, kemudian bersembunyi di sana.

Kyai Pamenang, Nyai Mantili, Prabu Kertapati, dan Mega Sari segera keluar dari Balairiun padepokan. Kyai Pamenang lalu menatap keatas pohon tempat Dharmadipa dan Jaka bersembunyi, sang Kyai pun tersenyum “Dasar anak-anak nakal” ucapnya, lalu dia mendorongkan tangan kananya kearah pohon tersebut, tiba-tiba bertiuplah angin dahsyat yang menggocangkan pohon tersebut. Dua sosok tubuh anak kecil pun jatuh dari atas pohon tersebut.

“Dasar anak-anak nakal! Tidak tahu sopan satun dan adat budaya! Kalian harus dihukum karena telah melakukan kesalahan! Sekarang mohon ampunilah dulu pada Gusti Prabu!” semprot Kyai Pamenang pada Dharmadipa dan Jaka yang masih mengaduh-aduh kesakitan akibat terjatuh dari pohon yang tinggi tersebut, sementara Mega Sari hanya tertawa dengan menutup mulutnya melihat tingkah Dharmadipa dan Jaka.

Akan tetapi, lain halnya dengan Prabu Kertapati, dia terkejut ketika melihat Jaka, apalagi ketika ia memperhatikan kain batik yang diikat di kepala Jaka yang ia pakai untuk menutupi lukanya di kening sebelah kanan pas diatas mata kanannya. Sedang ia termenung seperti itu, Dharmadipa dan Jaka bersujud di bawah telapak kakinya “Maafkan hamba Gusti Prabu” ucap mereka berdua berbarengan.

Prabu Kertapati lalu membungkuk membangunkan Jaka, dia lalu memperhatikan wajah Jaka dengan seksama yang membuat Jaka dan semua yang ada di sana keheranan, “Siapa namamu Nak?” Tanya Prabu Kertapati.

“Nama hamba Jaka Lelana, Gusti” jawab Jaka sambil menundukan wajahnya ketika mendapati tatapan penuh selidik dari Prabu Kertapati.

Jawaban nama tersebut membuat hati Prabu Kertapati tersentak, dia lalu bertanya lagi “Siapakah orang tuamu?”

“Hamba tidak pernah bertemu dengan orang tua hamba, menurut cerita Guru, ayah hamba meninggal ketika menitipkan hamba kepada Guru, sedangkan hamba tidak pernah tahu tentang Ibu hamba” jawab Jaka perlahan sambil tetap menundukan kepalanya.

Kyai Pamenang yang merasa tidak enak dengan keanehan itu ikut bicara “Mohon ampun Gusti Prabu, ada apakah dengan murid saya yang bengal ini?”

Merasa tersadarkan oleh perkataan Kyai Pamenang, Prabu Kertapati segera menindih dan menekan perasaannya, dia lalu menoleh pada Kyai Pamenang “Tidak apa-apa Kyai, aku hanya melihat berdua memiliki bakat yang luar biasa, bila sudah dewasa izinkanlah mereka untuk mengabdi pada Mega Mendung!”.

“Daulat Gusti Prabu, tentu saja apabila bekal mereka telah cukup, hamba akan kirim mereka ke Rajamandala agar mereka bisa mengabdikan jiwa raganya pada negeri Mega Mendung” sahut Kyai Pamenang.

Setelah itu, Prabu Kertapati berangkat pulang ke Rajamandala meninggalkan Mega Sari putri semata wayangnya. Alangkah bahagianya Jaka Lelana dan Dharmadipa mengetahui bahwa Mega Sari akan tinggal menimba ilmu di Padepokan mereka, begitupula Mega Sari, ia merasa senang dapat melihat dunia luar, apalagi ketika ia mengetahui ada dua orang anak laki-laki yang menaruh perhatian padanya, ada suatu perasaan aneh yang terasa hangat di hatinya yang belum pernah ia rasakan selama ini, maklum ia adalah seorang putri raja yang selama ini harus tinggal di kaputren keraton, sekarang walaupun mereka tinggal di bangunan yang berbeda dan terpisah, tapi masih satu padepokan, diam-diam ia pun senang mencuri pandang pada Jaka Lelana dan Dharmadipa. Gejolak perasaan seorang gadis yang sedang mengalami masa pubernya telah dibangkitkan oleh perhatian kedua anak laki-laki saudara seperguruannya itu.

Terpopuler

Comments

jagadcell 31singkut

jagadcell 31singkut

bahasanya tolong di perhatikan Thor...klu cerita silat kerajaan jgn pakai istilah "Atribut" (Umbul"Pratanda)

2023-12-29

0

tarjun

tarjun

madodep mantap josht gandosss kotos kotossssss

2022-01-06

0

Fauzi Jamil

Fauzi Jamil

kelebet opo itu

2020-11-14

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 - Prolog
2 Episode 2 - Perjanjian Wasiat Iblis (1)
3 Episode 3 - Perjanjian Wasiat Iblis (2)
4 Episode 4 - Putra Petaka Kabangan
5 Episode 5 - Putri Mega Sari (1)
6 Episode 6 - Putri Mega Sari (2)
7 Episode 7 - Putri Mega Sari (3)
8 Episode 8 - Putri Mega Sari (4)
9 Episode 9 - Dharmadipa (1)
10 Episode 10 - Dharmadipa (2)
11 Episode 11 - Misteri Gunung Patuha (1)
12 Episode 12 - Misteri Gunung Patuha (2)
13 Episode 13 - Rajah Cakra Bisma (1)
14 Episode 14 - Rajah Cakra Bisma (2)
15 Episode 15 - Rajah Cakra Bisma (3)
16 Episode 16 - Rajah Cakra Bisma (4)
17 Episode 17 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (1)
18 Episode 18 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (2)
19 Episode 19 - Mimpi Pertanda (1)
20 Episode 20 - Mimpi Pertanda (2)
21 Episode 21 - Pelet Sang Putri (1)
22 Episode 22 - Pelet Sang Putri (2)
23 Episode 23 - Awal Dendam Kesumat (1)
24 Episode 24 - Awal Dendam Kesumat (2)
25 Episode 25 - Duel Dua Saudara (1)
26 Episode 26 - Duel Dua Saudara (2)
27 Episode 27 - Tautan Janji (1)
28 Episode 28 - Tautan Janji (2)
29 Episode 29 - Kyai Supit Pramana (1)
30 Episode 30 - Kyai Supit Pramana (2)
31 Episode 31 - Bisikan Iblis (1)
32 Episode 32 - Bisikan Iblis (2)
33 Episode 33 - Bisikan Iblis (3)
34 Episode 34 - Bisikan Iblis (4)
35 Episode 35 - Bisikan Iblis (5)
36 Episode 36 - Bisikan Iblis (6)
37 Episode 37 - Jaya Laksana (1)
38 Episode 38 - Jaya Laksana (2)
39 Episode 39 - Tabib Dari Tionggoan (1)
40 Episode 40 - Tabib Dari Tionggoan (2)
41 Episode 41 - Tabib Dari Tionggoan (3)
42 Episode 42 - Tabib Dari Tionggoan (4)
43 Episode 43 - Tabib Dari Tionggoan (5)
44 Episode 44 - Tabib Dari Tionggoan (6)
45 Episode 45 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
46 Episode 46 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
47 Episode 47 - Geromobolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
48 Episode 48 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
49 Episode 49 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
50 Episode 50 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
51 Episode 51 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
52 Episode 52 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
53 Episode 53 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (5)
54 Episode 54 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (6)
55 Episode 55 - Cincin Mustika Kalimasada (1)
56 Episode 56 - Cincin Mustika Kalimasada (2)
57 Episode 57 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (1)
58 Episode 58 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (2)
59 Episode 59 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (3)
60 Episode 60 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (4)
61 Episode 61 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (5)
62 Episode 62 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (6)
63 Episode 63 - Guna-Guna Siluman Ular (1)
64 Episode 64 - Guna-Guna Siluman Ular (2)
65 Episode 65 - Guna-Guna Siluman Ular (3)
66 Episode 66 - Guna-Guna Siluman Ular (4)
67 Episode 67 - Ki Patih Balangnipa (1)
68 Episode 68 - Ki Patih Balangnipa (2)
69 Episode 69 - Perpisahan Di Persimpangan (1)
70 Episode 70 - Perpisahan Di Persimpangan (2)
71 Episode 71 - Siasat Sang Pendekar (1)
72 Episode 72 - Siasat Sang Pendekar (2)
73 Episode 73 - Siasat Sang Pendekar (3)
74 Episode 74 - Siasat Sang Pendekar (4)
75 Episode 75 - Cermin Noda (1)
76 Episode 76 - Cermin Noda (2)
77 Episode 77 - Cermin Noda (3)
78 Episode 78 - Cermin Noda (4)
79 Episode 79 - Pangeran Adipati Bogaseta (1)
80 Episode 80 - Pangeran Adipati Bogaseta (2)
81 Episode 81 - Tersibaknya Tabir (1)
82 Episode 82 - Tersibaknya Tabir (2)
83 Episode 83 - Tersibaknya Tabir (3)
84 Episode 84 - Tersibaknya Tabir (4)
85 Episode 85 - Kepekatan Dalam Dendam (1)
86 Episode 86 - Kepekatan Dalam Dendam (2)
87 Episode 87 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (1)
88 Episode 88 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (2)
89 Episode 89 - Siluman Srigala Putih (1)
90 Episode 90 - Siluman Srigala Putih (2)
91 Episode 91 - Galuh Parwati (1)
92 Episode 92 - Galuh Parwati (2)
93 Episode 93 - Kala Mega Kian Mendung (1)
94 Episode 94 - Kala Mega Kian Mendung (2)
95 Episode 95 - Kala Mega Kian Mendung (3)
96 Episode 96 - Kala Mega Kian Mendung (4)
97 Episode 97 - Kala Mega Kian Mendung (5)
98 Episode 98 - Kala Mega Kian Mendung (6)
99 Episode 99 - Langit Merah di Mega Mendung (1)
100 Episode 100 - Langit Merah Di Mega Mendung (2)
101 Episode 101 - Langit Merah Di Mega Mendung (3)
102 Episode 102 - Langit Merah Di Mega Mendung (4)
103 Episode 103 - Langit Merah Di Mega Mendung (5)
104 Episode 104 - Langit Merah Di Mega Mendung (6)
105 Episode 105 - Pelangi Di Mega Mendung (1)
106 Episode 106 - Pelangi Di Mega Mendung (2)
107 Episode 107 - Keris Kyai Segara Geni (1)
108 Episode 108 - Keris Kyai Segara Geni (2)
109 Episode 109 - Dendam Tak Bertepi (1)
110 Episode 110 - Dendam Tak Bertepi (2)
111 Episode 111 - Pernikahan Sepasang Pendekar (1)
112 Episode 112 - Pernikahan Sepasang Pendekar (2)
113 Episode 113 - Kehidupan Kedua (1)
114 Episode 114 - Kehidupan Kedua (2)
115 Episode 115 - Tumenggung Jaya Laksana (1)
116 Episode 116 - Tumenggung Jaya Laksana (2)
117 Episode 117 - Tumenggung Jaya Laksana (3)
118 Episode 118 - Tumenggung Jaya Laksana (4)
119 Episode 119 - Tumenggung Jaya Laksana (5)
120 Episode 120 - Tumenggung Jaya Laksana (6)
121 Episode 121 - Jin Bagaspati (1)
122 Episode 122 - Jin Bagaspati (2)
123 Episode 123 - Korban Pertama (1)
124 Episode 124 - Korban Pertama (2)
125 Episode 125 - Pesan Pembawa Petaka (1)
126 Episode 126 - Pesan Pembawa Petaka (2)
127 Episode 127 - Pesan Pembawa Petaka (3)
128 Episode 128 - Pesan Pembawa Petaka (4)
129 Episode 129 - Perjalanan Ke Selatan (1)
130 Episode 130 - Perjalanan Ke Selatan (2)
131 Episode 131 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (1)
132 Episode 132 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (2)
133 Episode 133 - Petuah Sang Guru (1)
134 Episode 134 - Petuah Sang Guru (2)
135 Episode 135 - Santun Petaka (1)
136 Episode 136 - Santun Petaka (2)
137 Episode 137 - Sang Rajapati (1)
138 Episode 138 - Sang Rajapati (2)
139 Episode 139 - Racun Raja Kobra Hitam (1)
140 Episode 140 - Racun Raja Kobra Hitam (2)
141 Episode 141 - Racun Raja Kobra Hitam (3)
142 Episode 142 - Racun Raja Kobra Hitam (4)
143 Episode 143 - Akhir Sebuah Mimpi (1)
144 Episode 144 - Akhir Sebuah Mimpi (2)
145 Episode 145 - Ajian Bajra Panjara
146 Episode 146 - Panglima Gandawijaya
147 Episode 147 - Sirnanya Wahyu Keprabon
148 Episode 148 - Uga Siliwangi
149 Episode 149 - Langkah Pertama Banten...
150 Episode 150 - Wangsit Sang Dewi
151 Episode 151 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (1)
152 Episode 152 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (2)
153 Episode 153 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (3)
154 Episode 154 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (4)
155 Episode 155 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (5)
156 Episode 156 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (6)
157 Episode 157 - Kiamat Di Mega Mendung (1)
158 Episode 158 - Kiamat Di Mega Mendung (2)
159 Episode 159 - Kiamat Di Mega Mendung (3)
160 Episode 160 - Kiamat Di Mega Mendung (4)
161 Episode 161 - Kiamat Di Mega Mendung (5)
162 Episode 162 - Kiamat Di Mega Mendung (6)
163 Episode 163 - Kiamat Di Mega Mendung (7)
164 Episode 164 - Kiamat Di Mega Mendung (8)
165 Episode 165 - Kiamat Di Mega Mendung (9)
166 Episode 166 - Wangsit Dharmadipa (1)
167 Episode 167 - Perjalanan Menuju Banten
168 Episode 168 - Sesampainya Di Banten...
169 Episode 169 - Wangsit Siliwangi
170 Episode 170 - Menuju Medan Danalaga
171 Episode 171 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (1)
172 Episode 172 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (2)
173 Episode 173 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (3)
174 Episode 174 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (4)
175 Episode 175 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (5)
176 Episode 176 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (6)
177 Episode 177 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (7)
178 Episode 178 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (8)
179 Episode 179 - Perpisahan Yang Terpaksa (1)
180 Episode 180 - Perpisahan Yang Terpaksa (2)
181 Episode 181 - Ikhlas...
182 Episode 182 - Kyai Surakarna (1)
183 Episode 183 - Kyai Surakarna (2)
184 Episode 184 - Kyai Surakarna (3)
185 Episode 185 - Petaka Dari Masa Lalu (1)
186 Episode 186 - Petaka Dari Masa Lalu (2)
187 Episode 187 - Mimpi Kutukan (1)
188 Episode 188 - Mimpi Kutukan (2)
189 Episode 189 - Menghadap Sultan Banten
190 Episode 190 - Wangsit Dharmadipa (2)
191 Episode 191 - Menuju Rajamandala (1)
192 Episode 192 - Menuju Rajamandala (2)
193 Episode 193 - Duka Sang Pendekar (1)
194 Episode 194 - Duka Sang Pendekar (2)
195 Episode 195 - Duka Sang Pendekar (3)
196 Episode 196 - Duka Sang Pendekar (4)
197 Episode 197 - Epilog
198 PENGUMUMAN : Karya Terbaru Author "Elang Mataram"
199 Pengumuman : Karya Author Terbaru "Elang Mataram"
Episodes

Updated 199 Episodes

1
Episode 1 - Prolog
2
Episode 2 - Perjanjian Wasiat Iblis (1)
3
Episode 3 - Perjanjian Wasiat Iblis (2)
4
Episode 4 - Putra Petaka Kabangan
5
Episode 5 - Putri Mega Sari (1)
6
Episode 6 - Putri Mega Sari (2)
7
Episode 7 - Putri Mega Sari (3)
8
Episode 8 - Putri Mega Sari (4)
9
Episode 9 - Dharmadipa (1)
10
Episode 10 - Dharmadipa (2)
11
Episode 11 - Misteri Gunung Patuha (1)
12
Episode 12 - Misteri Gunung Patuha (2)
13
Episode 13 - Rajah Cakra Bisma (1)
14
Episode 14 - Rajah Cakra Bisma (2)
15
Episode 15 - Rajah Cakra Bisma (3)
16
Episode 16 - Rajah Cakra Bisma (4)
17
Episode 17 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (1)
18
Episode 18 - Ilmu Teluh Ngareh Jiwa (2)
19
Episode 19 - Mimpi Pertanda (1)
20
Episode 20 - Mimpi Pertanda (2)
21
Episode 21 - Pelet Sang Putri (1)
22
Episode 22 - Pelet Sang Putri (2)
23
Episode 23 - Awal Dendam Kesumat (1)
24
Episode 24 - Awal Dendam Kesumat (2)
25
Episode 25 - Duel Dua Saudara (1)
26
Episode 26 - Duel Dua Saudara (2)
27
Episode 27 - Tautan Janji (1)
28
Episode 28 - Tautan Janji (2)
29
Episode 29 - Kyai Supit Pramana (1)
30
Episode 30 - Kyai Supit Pramana (2)
31
Episode 31 - Bisikan Iblis (1)
32
Episode 32 - Bisikan Iblis (2)
33
Episode 33 - Bisikan Iblis (3)
34
Episode 34 - Bisikan Iblis (4)
35
Episode 35 - Bisikan Iblis (5)
36
Episode 36 - Bisikan Iblis (6)
37
Episode 37 - Jaya Laksana (1)
38
Episode 38 - Jaya Laksana (2)
39
Episode 39 - Tabib Dari Tionggoan (1)
40
Episode 40 - Tabib Dari Tionggoan (2)
41
Episode 41 - Tabib Dari Tionggoan (3)
42
Episode 42 - Tabib Dari Tionggoan (4)
43
Episode 43 - Tabib Dari Tionggoan (5)
44
Episode 44 - Tabib Dari Tionggoan (6)
45
Episode 45 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
46
Episode 46 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
47
Episode 47 - Geromobolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
48
Episode 48 - Gerombolan Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
49
Episode 49 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (1)
50
Episode 50 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (2)
51
Episode 51 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (3)
52
Episode 52 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (4)
53
Episode 53 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (5)
54
Episode 54 - Dewi Pengemis Dari Bukit Tunggul (6)
55
Episode 55 - Cincin Mustika Kalimasada (1)
56
Episode 56 - Cincin Mustika Kalimasada (2)
57
Episode 57 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (1)
58
Episode 58 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (2)
59
Episode 59 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (3)
60
Episode 60 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (4)
61
Episode 61 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (5)
62
Episode 62 - Pendekar Dari Lembah Akhirat (6)
63
Episode 63 - Guna-Guna Siluman Ular (1)
64
Episode 64 - Guna-Guna Siluman Ular (2)
65
Episode 65 - Guna-Guna Siluman Ular (3)
66
Episode 66 - Guna-Guna Siluman Ular (4)
67
Episode 67 - Ki Patih Balangnipa (1)
68
Episode 68 - Ki Patih Balangnipa (2)
69
Episode 69 - Perpisahan Di Persimpangan (1)
70
Episode 70 - Perpisahan Di Persimpangan (2)
71
Episode 71 - Siasat Sang Pendekar (1)
72
Episode 72 - Siasat Sang Pendekar (2)
73
Episode 73 - Siasat Sang Pendekar (3)
74
Episode 74 - Siasat Sang Pendekar (4)
75
Episode 75 - Cermin Noda (1)
76
Episode 76 - Cermin Noda (2)
77
Episode 77 - Cermin Noda (3)
78
Episode 78 - Cermin Noda (4)
79
Episode 79 - Pangeran Adipati Bogaseta (1)
80
Episode 80 - Pangeran Adipati Bogaseta (2)
81
Episode 81 - Tersibaknya Tabir (1)
82
Episode 82 - Tersibaknya Tabir (2)
83
Episode 83 - Tersibaknya Tabir (3)
84
Episode 84 - Tersibaknya Tabir (4)
85
Episode 85 - Kepekatan Dalam Dendam (1)
86
Episode 86 - Kepekatan Dalam Dendam (2)
87
Episode 87 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (1)
88
Episode 88 - Dalam Kebeningan Cinta Kasih (2)
89
Episode 89 - Siluman Srigala Putih (1)
90
Episode 90 - Siluman Srigala Putih (2)
91
Episode 91 - Galuh Parwati (1)
92
Episode 92 - Galuh Parwati (2)
93
Episode 93 - Kala Mega Kian Mendung (1)
94
Episode 94 - Kala Mega Kian Mendung (2)
95
Episode 95 - Kala Mega Kian Mendung (3)
96
Episode 96 - Kala Mega Kian Mendung (4)
97
Episode 97 - Kala Mega Kian Mendung (5)
98
Episode 98 - Kala Mega Kian Mendung (6)
99
Episode 99 - Langit Merah di Mega Mendung (1)
100
Episode 100 - Langit Merah Di Mega Mendung (2)
101
Episode 101 - Langit Merah Di Mega Mendung (3)
102
Episode 102 - Langit Merah Di Mega Mendung (4)
103
Episode 103 - Langit Merah Di Mega Mendung (5)
104
Episode 104 - Langit Merah Di Mega Mendung (6)
105
Episode 105 - Pelangi Di Mega Mendung (1)
106
Episode 106 - Pelangi Di Mega Mendung (2)
107
Episode 107 - Keris Kyai Segara Geni (1)
108
Episode 108 - Keris Kyai Segara Geni (2)
109
Episode 109 - Dendam Tak Bertepi (1)
110
Episode 110 - Dendam Tak Bertepi (2)
111
Episode 111 - Pernikahan Sepasang Pendekar (1)
112
Episode 112 - Pernikahan Sepasang Pendekar (2)
113
Episode 113 - Kehidupan Kedua (1)
114
Episode 114 - Kehidupan Kedua (2)
115
Episode 115 - Tumenggung Jaya Laksana (1)
116
Episode 116 - Tumenggung Jaya Laksana (2)
117
Episode 117 - Tumenggung Jaya Laksana (3)
118
Episode 118 - Tumenggung Jaya Laksana (4)
119
Episode 119 - Tumenggung Jaya Laksana (5)
120
Episode 120 - Tumenggung Jaya Laksana (6)
121
Episode 121 - Jin Bagaspati (1)
122
Episode 122 - Jin Bagaspati (2)
123
Episode 123 - Korban Pertama (1)
124
Episode 124 - Korban Pertama (2)
125
Episode 125 - Pesan Pembawa Petaka (1)
126
Episode 126 - Pesan Pembawa Petaka (2)
127
Episode 127 - Pesan Pembawa Petaka (3)
128
Episode 128 - Pesan Pembawa Petaka (4)
129
Episode 129 - Perjalanan Ke Selatan (1)
130
Episode 130 - Perjalanan Ke Selatan (2)
131
Episode 131 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (1)
132
Episode 132 - Wasiat Sang Prabu Siliwangi (2)
133
Episode 133 - Petuah Sang Guru (1)
134
Episode 134 - Petuah Sang Guru (2)
135
Episode 135 - Santun Petaka (1)
136
Episode 136 - Santun Petaka (2)
137
Episode 137 - Sang Rajapati (1)
138
Episode 138 - Sang Rajapati (2)
139
Episode 139 - Racun Raja Kobra Hitam (1)
140
Episode 140 - Racun Raja Kobra Hitam (2)
141
Episode 141 - Racun Raja Kobra Hitam (3)
142
Episode 142 - Racun Raja Kobra Hitam (4)
143
Episode 143 - Akhir Sebuah Mimpi (1)
144
Episode 144 - Akhir Sebuah Mimpi (2)
145
Episode 145 - Ajian Bajra Panjara
146
Episode 146 - Panglima Gandawijaya
147
Episode 147 - Sirnanya Wahyu Keprabon
148
Episode 148 - Uga Siliwangi
149
Episode 149 - Langkah Pertama Banten...
150
Episode 150 - Wangsit Sang Dewi
151
Episode 151 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (1)
152
Episode 152 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (2)
153
Episode 153 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (3)
154
Episode 154 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (4)
155
Episode 155 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (5)
156
Episode 156 - Maut Bernyanyi Di Mega Mendung (6)
157
Episode 157 - Kiamat Di Mega Mendung (1)
158
Episode 158 - Kiamat Di Mega Mendung (2)
159
Episode 159 - Kiamat Di Mega Mendung (3)
160
Episode 160 - Kiamat Di Mega Mendung (4)
161
Episode 161 - Kiamat Di Mega Mendung (5)
162
Episode 162 - Kiamat Di Mega Mendung (6)
163
Episode 163 - Kiamat Di Mega Mendung (7)
164
Episode 164 - Kiamat Di Mega Mendung (8)
165
Episode 165 - Kiamat Di Mega Mendung (9)
166
Episode 166 - Wangsit Dharmadipa (1)
167
Episode 167 - Perjalanan Menuju Banten
168
Episode 168 - Sesampainya Di Banten...
169
Episode 169 - Wangsit Siliwangi
170
Episode 170 - Menuju Medan Danalaga
171
Episode 171 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (1)
172
Episode 172 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (2)
173
Episode 173 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (3)
174
Episode 174 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (4)
175
Episode 175 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (5)
176
Episode 176 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (6)
177
Episode 177 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (7)
178
Episode 178 - Pajajaran Sirna Ing Bumi (8)
179
Episode 179 - Perpisahan Yang Terpaksa (1)
180
Episode 180 - Perpisahan Yang Terpaksa (2)
181
Episode 181 - Ikhlas...
182
Episode 182 - Kyai Surakarna (1)
183
Episode 183 - Kyai Surakarna (2)
184
Episode 184 - Kyai Surakarna (3)
185
Episode 185 - Petaka Dari Masa Lalu (1)
186
Episode 186 - Petaka Dari Masa Lalu (2)
187
Episode 187 - Mimpi Kutukan (1)
188
Episode 188 - Mimpi Kutukan (2)
189
Episode 189 - Menghadap Sultan Banten
190
Episode 190 - Wangsit Dharmadipa (2)
191
Episode 191 - Menuju Rajamandala (1)
192
Episode 192 - Menuju Rajamandala (2)
193
Episode 193 - Duka Sang Pendekar (1)
194
Episode 194 - Duka Sang Pendekar (2)
195
Episode 195 - Duka Sang Pendekar (3)
196
Episode 196 - Duka Sang Pendekar (4)
197
Episode 197 - Epilog
198
PENGUMUMAN : Karya Terbaru Author "Elang Mataram"
199
Pengumuman : Karya Author Terbaru "Elang Mataram"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!